0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan16 halaman

SOP Operasional Polres Bungo 2023

Dokumen ini adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk Bagian Operasional Polres Bungo yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan Polri kepada masyarakat. SOP ini mencakup latar belakang, dasar hukum, maksud dan tujuan, serta ruang lingkup pelaksanaan tugas operasional kepolisian. Dengan adanya SOP ini, diharapkan Polres Bungo dapat beroperasi secara efektif, efisien, dan transparan dalam menjalankan tugasnya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan16 halaman

SOP Operasional Polres Bungo 2023

Dokumen ini adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk Bagian Operasional Polres Bungo yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan Polri kepada masyarakat. SOP ini mencakup latar belakang, dasar hukum, maksud dan tujuan, serta ruang lingkup pelaksanaan tugas operasional kepolisian. Dengan adanya SOP ini, diharapkan Polres Bungo dapat beroperasi secara efektif, efisien, dan transparan dalam menjalankan tugasnya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DAERAH JAMBI
RESOR BUNGO

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP )


BAG OPS POLRES BUNGO

Muara Bungo, 1 Januari 2023


KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH JAMBI
RESOR BUNGO

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


BAG OPS POLRES BUNGO

BAB I

I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

a. Bahwa intitusi Polri tidak pernah terlepas dari sorotan publik karena memiliki
tugas Pokok, Fungsi, Peran dan wewenang ,sebagai salah satu bagian dari Fungsi
Pemerintahan Negara dibidang pemeliharaan keamanan dalam Negeri
/Kamtibmas , Aparatur penegak Hukum , Pelindung , Pengayom, Pelayan kepada
Masyarakat, sehingga Kinerja Polri tidak pernah luput dari penilaian masyarakat
khususnya menyangkut complain dari masyarakat atau Instansi Pemerintah
terhadap kinerja Polri terutama menyangkut sikap Prilaku anggota Polri/ PNS
Polri dilapangan.

b. Dalam menindak lanjuti tuntutan dan harapan masyarakat terhadap


pelayanan prima Polri sebagai bagian dari unsur Penyelenggara Negara yang
bebas KKN terkait tuntutan masyarakat terhadap transparasi dan
Angkutabilitas Kinerja maka jajaran Polri telah dan terus melakukan
Reformasi Birokrasi dilingkungan Polri baik menyangkut aspek Instrumental ,
struktural dan Kultural, agar kedepan Polri lebih dapat meningkatkan
kinerjanya secara optimal dan profesional , proaktif , peka dan peduli serta
dinamis , sehingga Polri kedepan diharapkan dapat memberikan Pelayanan
Prima Polri secara berhasil dan berdaya guna.

c. Dalam rangka untuk kesamaan Visi persepsi dan pola tindak yang sama
terhadap implementasi penyelenggaraan administrasi Bagian Operasional
Polres Bungo , maka dipandang perlu membuat pedoman tentang Standar
Operasional Prosedur ( SOP ) bagian Operasional Polres Bungo yang
mengatur secara tegas dan jelas reaktualisasi kegiatan Operasional
Kepolisian.

/d. Sistem...
2

d. Sistem Operasional Polri adalah suatu keseluruhan fungsi polri yang


terintegrasi dan saling berinteraksi dalam melaksanakan tugas operasional
kepolisian secara berkesinambungan.

e. Kegiatan kepolisian adalah kegiatan kepolisian yang dilaksanakan oleh Polri


secara rutin setiap hari dan sepanjang tahun dalam rangka menjaga dan
memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

f. Operasional kepolisian adalah serangkaian tindakan Polri dalam rangka


menanggulangi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang
diselenggarakan dalam kurun waktu tertentu , kekuatan, dan dukungan
sumber daya tertentu oleh beberapa fungsi kepolisian dalam bentuk satuan
tugas.

g. Dengan menyusun SOP Bagian Operasional Polres Bungo dimaksud adalah


merupakan pedoman dasar , acuan / kerangka kerja bagi unsur pelaksana
Operasional kepolisian sehingga diharapkan akan dapat dinilai tingkat keberhasilan
dan kegagalan pelaksanaan tugas Bagian Operasional yang Out put dan outcomenya
dapat dirasakan serta dapat dinilai dan diterima oleh masyarakat disamping untuk
meningkatkan citra Polri.

2. Dasar

a. Undang-undang No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik


Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168);

b. Undang-undang No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka


Panjang Nasional Tahun 2005-2025;

c. Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik;

d. Undang-undang No.25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

e. Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 70 Tahun 2002 tentang


Organisasi dan tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia;

f. Permeneg Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor : 15/[Link]/7/2008


tentang Pedoman Umum Reformasi (9 Progam, 23 Kegiatan);

/g. Grand....
3

g. Peraturan Kapolri Nomor : 23 tahun 2010, tentang Organisasi dan tata kerja
Satuan-satuan Organisasi pada tingkat Kepolisian Negara Republik Indonesia;

h. Program Promoter Kapolri (Profesional Modern terpercaya)

i. Rencana Kerja Polres Bungo TA.2022;

3. Maksud dan tujuan

a. Maksud

Maksud Penyusunan Pedoman Standar Operasaional Prosedur ( SOP )


Bagian Operasional adalah :

1) Polres Bungo dalam pelaksanaan kegiatan / tugas administrasi


operasional kepolisian , sehingga lebih terkoordinasi efekti efisien dan
dapat dipertanggung jawabkan .

2) Untuk memastikan penerapan Prinsip dan standar (SOP) guna


terwujudnya persamaan Visi, Persepsi , Kesatuan Tindak dan
Keseragaman dalam pelaksanaan tugas , sehingga tercapai standarisasi
mutu kegiatan , materi dan sasaran serta memudahkan dalam
pelaksanaan.
3) Sebagai pedoman atau kerangka kerja bagi semua unsur operasional
kepolisian agar selalu mendasari prinsip-prinsip yang terkandung
didalam Buku “ Pedoman Standar Operasional (SOP) dalam
melaksanakan kegiatan tugas pokok fungsi dan perannya.

4. Ruang Lingkup

Adapun Ruang Lingkup Penyusunan Naskah Sementara Pedoman Standar


Operasional Prosedur (SOP) Bagian Operasional Polres Bungo meliputi :

a. Pelaksanaan Tugas pokok Fungsi dan peran bagian Operasional dan


satuan Fungsi operasional Polres Bungo.

b. Standar Kinerja Bagian Operasional Polres Bungo dalam rangka


reformasi birokrasi Polri.

/5. Sistematika....
4

5. Sistematika

Sistematika Penyusunan Pedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) bagian


Operasional Polres Bungo adalah sebagai berikut :

I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang;

2. Dasar;

3. Maksud dan Tujuan;

4. Ruang lingkup dan;

5. Sistematika;

II. TUGAS POKOK

III. PELAKSANAAN

6. Kegiatan yang dilaksanakan;

7. Cara bertindak

IV. ADMINISTRASI DAN ANGGARAN

V. PENUTUP

/ Tugas .....
5

II. TUGAS POKOK

Bagian Operasi atau Bagops selaku unsur Pelaksana dan pembantu pimpinan yang
berada di bawah Kapolres, bertugas merencanakan dan mengendalikan administrasi
operasi kepolisian, pengamanan kegiatan masyarakat dan/atau instansi pemerintah,
menyajikan informasi maupun dokumentasi kegiatan Polres serta mengendalikan
pengamanan markas (Mako). Secara umum pelaksanaan Tugas Pokok , fungsi dan Peran
bagian Operasional tersebut diatas , diselenggarakan secara terkoordinasi , terintegrasi
dan efektif selaras dengan kewenangan yang telah ditetapkan baik sebagaimana
tertuang dalam konsep Standar Operasional Prosedur (SOP) bagian Operasional sebagai
berikut :

1. Unsur Staf bagian Operasional meliputi : a. Sub Bagian Pembinaan Operasi

1) Menyusun perencanaan operasi dan pelatihan pra operasi serta


menyelenggarakan administrasi operasi.

2) Melaksanakan koordinasi antar fungsi dan instasi /lembaga terkaitb


dalam rangka pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat
dan/atau pemerintah.

b. Sub Bagian Pengendalian Operasi

1) Melaksanakan pengendalian operasi dan Pengamanan kepolisian.

2) Mengumpulkan, mengolah serta menyajikan data dan pelaporan


operasi Kepolisian serta kegiatan Pengamanan.

3) Mengendalikan pelaksanaan pengamanan markas dilingkungan polres.

c. Sub Bagian Hubungan Masyarakat

1) Mengumpulkan dan mengolah data, serta menyajikan informasi dan


dokumentasi kegiatan kepolisian yang berkaitan dengan penyampaian
berita dilingkungan Polres.

2) Meliput, memantau, memproduksi dan mendokumentasikan informasi


yang berkaitan dengan tugas Polres.

d. Urusan administrasi
1) Menyusun rencana kegiatan kebutuhan sarana dan prasarana,
personel.
/2) Melakukan....
6
2) Melakukan pemeliharaan , perawatan administrasi dan ketata
usahaan serta penataan kearsipan.

3) Menyusun rencana kegiatan serta laporan harian , mingguan, bulanan


dan tahunan.

4) Membuat surat perintah tugas dalam kegiatan operasional Kepolisian


serta kegiatan pengamanan kegiatan masyarakat dan/ atau instansi
pemerintah.

5) Menyusun rencana pengamanan kepolisian , rencana tindakan


menghadapi kontijensi , rencana sistem pengamanan kota serta
rencana sistem pengamanan mako.

6) Pengelolaan tata naskah surat masuk dan keluar serta melaksanakan .

7) Membuat Anev gangguan kamtibmas bulanan serta tahunan.

8) Pendistribusian surat-surat keluar.

2. Unsur Pelaksana Utama Satuan fungsi Operasional , meliputi :

a. Sat Reskrim
b. Sat Intelkam
c. Sat lantas
d. Sat Sabhara
e. Sat Binmas
f. Sat Res Narkoba
g. Sat Tahti

[Link]

6. Kegiatan Yang dilaksanakan Sebagai

berikut : a. Eksternal

1) Pelayanan permohonan pengamanan kegiatan masyarakat ,


instansi dan Pemerintah Daerah.
2) Permohonan permintaan informasi oleh masyarakat dan instansi
terkait serta Pemerintah Daerah.
3) Pelayanan Pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi / unjuk
rasa oleh masyarakat.
b. Internal..........
7
b. Internal

1) Kegiatan Kepolisian.

2) Operasi Kepolisian

3) Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi.

7. Cara Bertindak :

a. Eksternal

1) Pelayanan permohonan pengamanan kegiatan masyarakat dan


Pemerintah daerah :

a. Umum :

1) Surat permohonan bantuan pengamanan kegiatan masyarakat


instansi dan pemerintah daerah yang di tujukan Kepada Kapolres
Bungo.

2) Surat Ijin keramaian yang dikeluarkan oleh Sat Intelkam.

3) Koordinasi antara masyarakat , instansi terkait dan Pemerintah


Daerah yang mengajukan permohonan bantuan Pengamanan .

4) Melakukan koordinasi dengan satuan Fungsi terkait pengamanan.

5) Melakukan pengecekan kekuatan personil , sarana prasarana dan


materil serta membuat rencana pengamanan.

6) Melakukan pendistribusian surat perintah pengamanan.

7) Setelah selesai pelaksanaan tugas membuat laporan hasil


pelaksanaan tugas pengamanan, melakukan pengecekan kembali
terhadap personil , sarpras dan materil serta melakukan analisa
dan evaluasi menyangkut kegiatan pengamanan yang telah
dilaksanakan.

b) Khusus :

1) Sat Lantas

a. Melakukan kegiatan yang bersifat preventif yaitu


Turjawali disekitar tempat pelaksanaan kegiatan.

[Link].....
8

b. Melakukan penegakan hukum terhadap para pelanggar


lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan dan
keamanan berlalu lintas.

2) Sat Sabhara :
a. Melakukan kegiatan bersifat preventif dengan
melakukan penjagaan / pengamanan secara terbuka
disekitar tempat pelaksanaan kegiatan.

b. Melakukan koordinasi dengan satuan fungsi kepolisian lainnya.

3) Sat Bimas
Melakukan kegiatan yang bersifat Preemtif dengan
melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat.

4) Sat Intelkam

a. Melakukan deteksi dini untuk mengumpulkan bahan informasi


yang berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan.

b. Memberikan masukan kepada pimpinan tentang kegiatan


yang dilaksanakan guna menentukan cara bertindak ,
kekuatan yang akan digelar dan lain sebagainya.

5) Sat Reskrim

1. Melakukan pengamanan tertutup.

2. Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak


pidana yang terjadi berkaitan dengan kegiatan yang
dilaksanakan.

3. Mengamankan para pelaku , barang bukti tindak pidana ,


yang digunakan untuk melakukan tindak pidana.

4. Melakukan koordinasi dengan instasi CJS.

6) Sat Res Narkoba

1. Melakukan pengamanan tertutup.

2. Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak


pidana Narkoba yang terjadi berkaitan dengan kegiatan
yang dilaksanakan.

Mengamankan........
9

3. Mengamankan para pelaku , barang bukti tindak pidana


Narkoba , yang digunakan untuk melakukan tindak pidana.
4. Melakukan koordinasi dengan instasi CJS.

2) Permohonan permintaan informasi oleh masyarakat dan instansi


terkait serta Pemerintah Daerah.

a) Mengisi Formulir permohonan permintaan informasi .

b) Melakukan analisa dan pertimbangan atas informasi yang


akan diberikan apakah terima atau ditolak atas informasi yang
diminta dengan tenggang waktu 7 s/d 14 hari semenjak
permohonan informasi diajukan.

3) Pelayanan pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi / unjuk


rasa oleh masyarakat :

a) Umum :

1. Mengajukan surat permohonan atau izin melaksanakan


demonstrasi yang ditujukan ke Kapolres.
2. Sat Intelkam membuat surat izin menyampaikan pendapat dimuka
umum / unjuk rasa yang ditembuskan ke Bagian Operasional.
3. Membuat Rencana pengamanan terkait dengan kegiatan unjuk
rasa yang akan dilaksanakan dengan melakukan pengecekan
kekuatan sarpras dan materil yang akan digunakan.

b) Khusus

1) Sat Lantas
a. Melakukan pengaturan dan penjagaan arus lalin
disekitar tempat pelaksanaan kegiatan.

b. Melakukan pengawalan terhadap para pengunjuk rasa


dari titik kumpul menuju tempat pelaksanaan.

c. Mengalihkan arus lalu lintas yang menuju ke arah tempat


pelaksanaan unjuk rasa.

d. Melakukan penegakan hukum terhadap para pelanggar


lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan dan
keamanan berlalu lintas.

2) Sat Sabhara
[Link].....
10
a. Sebagai kompi pengendali masa dengan melakukan
pengamanan pengendalian masa awal dan lanjut.
b. Melakukan pengamanan objek vital.
c. Melakukan patroli ditempat berkumpulnya masa .
d. Melakukan koordinasi dengan satuan fungsi kepolisian lainnya.

3) Sat Binmas

Melakukan kegiatan yang bersifat preentif dengan


melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat
dan sebagai team negosiator.

4) Sat Intelkam

a. Melakukan deteksi dini untuk mengumpulkan bahan informasi


yang berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan.
b. Memberikan masukan kepada pimpinan tentang kegiatan yang
dilaksanakan guna menentukan cara bertindak , kekuatan
yang akan digelar dan lain sebagainya.
c. Melakukan penggalanagan terhadap koordinator aksi
dan melakukan penggembosan massa.

5) Sat Reskrim
a. Melakukan pengamanan secara tertutup.
b. Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak
pidana yang terjadi berkaitan dengan kegiatan yang
dilaksanakan.
c. Mengamankan para pelaku, barang bukti hasil tindak pidana
yang dilakukan untuk melakukan tindak pidana.
d. Melakukan koordinsi dengan instansi CJS.

6) Sat Res Narkoba

a) Melakukan pengamanan tertutup.

b) Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak


pidana Narkoba yang terjadi berkaitan dengan kegiatan
yang dilaksanakan.

c) Mengamankan para pelaku , barang bukti tindak pidana


Narkoba , yang digunakan untuk melakukan tindak pidana.

d) Melakukan koordinasi dengan instasi CJS.

b. Internal..........
11

b. Internal

1) Kegiatan Kepolisian

a) Membuat rencana kegiatan.

b) Melakukan koordinasi dengan satuan fungsi terkait menyangkut


kebutuhan personil dan sarana prasarana yang akan digunakan ,
cara bertindak, dukungan anggaran serta menyangkut kegiatan
kepolisian yang akan dilaksanakan.

c) Menbuat surat serta mendistribusikan kepada satuan fungsi terkait.

d) Melakukan konsolidasi terhadap personil, materil dan


melakukan analisa dan evaluasi serta membuat laporan hasil
pelaksanaan kegiatan.

2) Operasi Kepolisian
a. Operasi Mandiri kewilayahan.

1) Melakukan rapat koordinasi dengan satuan fungsi terkait


operasi kepolisian yang akan dilaksanakan serta membahas
target operasi ,waktu pelaksanaan operasi.

2) Membuat surat telegram rahasia yang ditujukan kepada Kapolda


tentang permohonan melaksanakan operasi mandiri
kewilayahan.

3) Membuat nota dinas kesatuan Intelkam tentang


permintaan perkiraan khusus intelejen.

4) Menyusun rencana latihan pra operasi dan menggelar


latihan pra operasi dengan mengikut sertakan anggota yang
terlibat dalam operasi tersebut.

5) Membuat dan menyusun rencana operasi, perintah


pelaksanaan operasi, petunjuk perencanaan operasi , rencana
dukungan anggaran , rencana kebutuhan personil, rencana
dukungan logistik, recana , struktur organisasi operasi.

6) Membuat panel data , posko operasi, rencana kegiatan


harian, laporan kegiatan harian , dokumentasi operasi ,
register surat keluar dan buku mutasi operasi .

b. Mengirimkan...........
12

7) Mengirimkan rencana operasi , petunjuk pelaksanaan operasi yang


ditujukan kepada Kapolda, Irwsda Polda , Biro Ops Polda, serta Direktur
operasi Polda dan Satuan fungsi dan polsek jajaran.

8) Setelah mendapatkan izin dari Kapolda untuk melaksanakan


operasi , operasi mandiri kewilayahan baru dapat dilaksanakan
dengan cara membuat surat telegram rahasia kesatuan fungsi
dan polsek jajaran tentang TMT pelaksanaan operasi serta
ditembuskan kepada Kapolda, Irwasda, karo Ops , dan direktur
Operasional Polda.

9) Melaksanakan supervisi kesatuan Fungsi dan polsek jajaran yang


terlibat operasi.

10) Melakukan analisa dan evaluasi setiap satu minggu tentang


pelaksanaan operasi

11) Setelah operasi selesai dilaksanakan melakukan analisa dan evaluasi


dan membuat laporan hasil pelaksanaan operasi , dan pertanggung
jawaban keuangan serta mengirim ke Polda.

b. Operasi Mandiri kewilayahan kendali Polda.

1) Mengikuti latihan pra operasi di Polda.

2) Melaksanakan rapat koordinasi antar satuan fungsi yang terlibat


dalam operasi guna menentukan sasaran, target operasi dan cara
bertindak dilapangan.

3) Menentukan target operasi serta mengirimkan sasaran serta


target operasi ke Polda.

4) Mengirimkan Nota dinas Ke Sat Intelkam tentang permintaan


perkiraan intelejen khusus.

5) Menyusun perintah pelaksanaan operasi polres , rencana


kebutuhan personil, rencana dukungan Logistik , struktur
organisasi operasi dengan dasar rencana operasi Polda yang
dikirim ke Polres jajaran.

6) Menyiapkan Posko oprerasi , panel data operasi, register surat


keluar dan mutasi operasi , rencana kegiatan, laporan harian yang
dikirimkan ke Posko nops polda , dokumentasi operasi.

7) Membalas...
13

7) Membalas telegram rahasia yang dikirimkan dari Polda ke


Polresbtentang TMT operasi berlaku dengan isi jawaban mengerti dan
siap melaksanakan tugas serta meneruskan ke jajaran.

8) Melakukan analisa dan evaluasi setiap satu minggu mengenai


pelaksanaan operasi dan mengirim ke Polda.

9) Selesai operasi , melakukan analisa dan evaluasi , membuat


pertanggung jawaban anggaran operasi , serta membuat laporan
hasil pelaksanaan operasi.

10) Laporan hasil pelaksanaan operasi selanjutnya dikirimkan kepada


Kapolda, Irwasda, dan Karo Ops.

11) Operasi terpusat

a) Mengikuti latihan praops di Polda.

b) Melaksanakan rapat koordinasi antar Satuan Fungsi yang


terlibat dalam operasi guna menentukan sasaran , target
operasi dan cara bertindak dilapangan.

c) Menentukan target operasi serta mengirimkan sasaran serta


target operasi ke Polda.

d) Mengirimkan nota dinas ke Sat intelkam tentang perkiraan


khusus intelejen .

e) Menjabarkan rencana operasi dan perintah pelaksanaan operasi


lebih spesifik dalam bentuk rencana pengamanan , menyusun
rencana kebutuhan personil , rencana dukungan logistik,
struktur organisasi operasi dengan dasar rencana operasi dari
polda yang dikirim ke Polres jajaran.

f) Menyiapkan posko oprerasi , panel data operasi , register


surat keluar dan mutasi operasi, rencana kegiatan, laporan
harian yang dikirimkan ko posko ops Polda , dokumentasi
operasi .

g) Membalas telegram rahasia yang dikirimkan dari Polda ke


Polres tentang TMT operasi berlaku dengan isi jawaban
mengerti dan siap melaksanakan tugas serta meneruskan ke
polsek jajaran.

h) Melakukan analisa dan evaluasi setiap minggu mengenai


pelaksanaan operasi dan mengirim ke Polda.
i) Selesai.......
14
i) Selesai operasi , melakukan analisa dan evaluasi , membuat
pertanggung jawaban anggaran operasi , serta membuat
laporan hasil pelaksanaan operasi.

j) Laporan hasil pelaksanaan operasi selanjutnya


dikirinkan kepada Kapolda, Irwasda, dan Karo Ops.

IV. ADMINISTRASI, LOGISTIK, ANGGARAN

Dalam rangka mewujudkan efektifitas dan keberhasilan terhadap implementasi Standar


Operasional prosedur (SOP) Bagian Operasional tersebut berhasil dan berdaya guna
maka diperlukan 3 (tiga) faktor pendukung yang saling berkaitan dan terintegrasi
meliputi hal-hal sebagai berikut :

1. Sistem administrasi dan tata naskah penulisan tentang Standar Operasional


Prosedur (SOP) Bagian Operasional secara umum menggunakan tata naskah
penulisan dinas Polri sebagaimana ketentuan yang berlaku di lingkungan
Kepolisian Negara Republik Indonesia.

2. Aspek dukungan logistik yang digunakan dalam rangka mendukung efektifitas


penyelenggaraan kegiatan Bagian Operasional secara umum mengacu kepada
peraturan/ketentuan tentang pola pengadaan dan pembinaan logistik yang berlaku
dilingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

3. Aspek dukungan anggaran yang digunakan mulai dari tahapan perencanaan ,


tahapan pengorganisasian , tahapan pelaksanaan , tahapan pengawasan dan
pengendalian secara keseluruhan didukung / menggunakan sistim Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

V. PENUTUP

1. Demikian penyusunan pedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) bagian


Operasional Polres Bungo ini dibuat , agar dapat dilaksanakan oleh Sub bagian
Operasional secara terarah , tertib, dan mencapai sasaran yang ditentukan.

2. Sebagai pedoman , acuan dan kerangka kerja bagi unsur pengemban tugas pada
Bagian Operasional Polres Bungo dalam rangka Promoter Kapolri.

/3. Pada.....
15

3. Pada saat pedoman ini diberlakukan semua pedoman kerja di lingkungan Bagian
Operasional Polres Bungo dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak
bertentangan dengan pedoman ini , apabila ada hal-hal yang belum diatur dalam
pedoman ini akan diatur kemudian.

Muara Bungo, 1 Januari 2023


KEPALA KEPOLISIAN RESOR BUNGO

WAHYU BRAM, S.H., S.I.K., M.I.K.


AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 81030747

Anda mungkin juga menyukai