0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan6 halaman

Masalah Keperawatan Anak: Diarhea, Sesak Napas, dan Nutrisi

Dokumen ini berisi berbagai kasus medis anak-anak dengan keluhan kesehatan yang berbeda-beda, seperti diare, sesak napas, dan demam. Setiap kasus disertai dengan pertanyaan mengenai prioritas masalah keperawatan, tindakan keperawatan yang tepat, dan pendidikan kesehatan yang harus diberikan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi masalah keperawatan dan menentukan intervensi yang sesuai untuk meningkatkan kesehatan anak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan6 halaman

Masalah Keperawatan Anak: Diarhea, Sesak Napas, dan Nutrisi

Dokumen ini berisi berbagai kasus medis anak-anak dengan keluhan kesehatan yang berbeda-beda, seperti diare, sesak napas, dan demam. Setiap kasus disertai dengan pertanyaan mengenai prioritas masalah keperawatan, tindakan keperawatan yang tepat, dan pendidikan kesehatan yang harus diberikan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi masalah keperawatan dan menentukan intervensi yang sesuai untuk meningkatkan kesehatan anak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Balita laki-laki usia 2 tahun di antar ibunya ke RS dengan keluhan sejak dua hari yang lalu diare 4

x/hari dan memuntahkan semua makanan dan minuman yang diberikan. Saat ini pasien tampak
lemah, turgor kulit tidak elastic, perut kembung, nyeri perut dengan skala 3, frekuensi napas 40x/mnt,
frekuensi nadi 130x/mnt, Ibu pasien sering bertanya tentang kondisi anaknya.

Apakah prioritas masalah keperawatan tepat pada kasus diatas?

A. Nyeri

B. KecemasanOrangTua

C. Ketidakseimbangan Cairan Dan Elektrolit

D. Gangguan Integritas Kulit

E. Ketidakseimbangan Nutrisi: Kurang Dari Kebutuhun Tubuh

2. Balita berusia 4 tahun di antar oleh ibunya ke UGD dengan keluhan sesak napas, batuk pilek kurang
lebih 4 hari, tidak ada nafsu makan, dahak tidak dapat dikeluarkan. Hasil pengkajian di temukan N:
108 x/ mnt, RR: 37,5x/mnt, batuk berdahak, klien tampak pucat dan lemah.

Apakahtindakan keperawatan yang paling tepat?

A. Fisioterapi dada

B. MemberikanPosisiSemifowler

C. Kolaborasi Pemberian Nebulizer

D. Memberikan Minum AirHangat

E. Kolaborasi Pemberian Oksigen

3. Anak”T” umur 10 tahun didiagnosis Typhus, sudah 3 hari dirawat di Ruang Penyakit anak. Hasil

pengkajian: klien tampak cemas, ingin selalu dekat dengan orang tuanya, kurang kooperatif, tidak

mau makan, tidak mau bermain dengan temannya dan ingin pulang. Kliendianjurkan untuk istirahat

total selama seminggu di rumah sakit. Apakah tindakan keperawatan yang utama untuk klien

diatas?

A. Menunjukan sikap empati dengan komunikasi terapeautik B. Membinahubungansalingpercaya

C. Memberikan kesempatan untuk orang rooming in

D. Memberikan permainan yang sesuai dengan klien

E. Melibatkan orang dalam perencanaan asuhan keperawatan

4. Seorang Ibu membawa anak perempuannya yang berusia 6 tahun ke

puskesmas dengan keluhan sesak napas, batuk kering, dan susah tidur. Hasil pengkajian ditemukan

adanya wheezing, pernapasan cuping hidung, ada retraksi dinding dada, dan penggunaan otot bantu

nafas, frekuensi nafas 46x/mnt, frekuensi nadi 110x/mnt. Ibu klien mengatakan ini sesak nafas yang

dialaminya sudah sekian kalinya setiap setelah bermain dengan kucing.

Apakah pendidikan kesehatan utama yang diberikan untuk pasien tersebut?

A. Anjurkan minum obat sesuai resep dokter


B. Hindarkanpakaianyangketat

C. Anjurkan istirahat yang cukup

D. Anjurkan memakai minyak telon untuk menghangatkan E. Hindari allergen

5. Balita laki - laki umur 3 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan klien malas makan kurang

lebih 3 minggu, klien hanya ingin bermain, rewel. Pada saat pengkajian, klien tampak lemah, kurus,

menghabiskan 1 ⁄ 4 porsi makan. BB sebelum sakit : 16 kg dan BB sekarang : 12 kg. Hasil

pemeriksaan lab Malaria F 2/200 WBC. Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan?

A. Kolaborasi pemberian diet TKTP

B. MeningkatkanfrekuensipemberiansusuC. Mengenalkan klien dengan jenis makanan baru

D. Memberikan makan sambil bermain

E. Memberikan makanan dalam keadaan hangat dengan porsi

sedang

6. Seorang anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit

dengan keluhan BAB dengan konsistensi cair 4 x/hari sejak 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian: suhu

39 0C, nadi 130 x/menit lemah dan cepat, tekanan darah 80/60 mmHg. Anak gelisah dan lemah,

bibir kering, nafsu makan menurun, BB 20 Kg. Rencana pasien mendapat infuse RL 600 ml dalam 5

jam. (1ml= 20 tetes)

Berapakah tetesan infus yang diberikan pada kasus tersebut?

A. 40 B. 20 C. 35 D. 50 E. 45

7. Seorang bayi laki-laki usia 7 hari dirawat di Ruang Bedah Anak dengan keluhan tidak bisa BAB

sejak lahir. Pasien telah dilakukan tindakan kolostomi 3 hari yang lalu, perawat akan melakukan

perawatan luka. Perawat memberikan informed consent pada keluarga pasien. Alat telah

dipersiapkan, kemudian mencuci tangan, memasang handscone dan mulai membuka balutan luka.

Apakah intervensi keperawatan selanjutnya yang dilakukan oleh perawat?

A. Observasi warna luka

B. Tutupstomadengankasasteril

C. Rekatkan kantung dengan stoma D. Cuci kulit dan bersihkan stoma

E. Mengukurdiameterlubang

8. Seorang anak laki-laki usia 5 tahun di bawa ke RS dengan keluhan demam tinggi hingga 39,5o C
sejak 3 hari yang lalu naik turun, dan keluar darah dari hidung. Hasil pemeriksaan fisik terdapat kulit
memar, uji tourniquet positif dan pemeriksaan lab Trombosit 100.000/microliter. Pasien akan
mendapatkan terapi pemberian transfusi. Saat dikaji suhu anak masih 38.5 0C

Apakah tindakan yang tepat yang harus dilakukan perawat?

A. Memberi selimut hangat


B. Menjagajalannafasanak

C. Menghentikan tranfusi segera

D. Memberikan hidrokortison sesuai advis

E. Memposisikan anak pada posisi setengah duduk

9. Seorang bayi perempuan lahir pada jam 12.45 WITA, kemudian langsung dibawa ke Ruang

NICU setelah operasi cesar dengan asfiksia berat. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan ; apgar score

3, blm bernafas spontan, terdapat lendir warna putih dari hidung dan mulut, sianosis, warna kulit

terlihat pucat, tonus otot lemah.

Apakah priorotas masalah keperawatan pasien tersebut di atas?

A. Risiko tinggi Infeksi

B. Polanafastidakefektif

C. Gangguan perfusi jaringan

D. Ganggua pertukaran gas

E. Bersihan jalan nafas tidak efektif

10. Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara spontan di Ruang VK dibantu oleh dokter dengan usia
kehamilan aterm. Bayi tidak bernafas spontan segera setelah dilahirkan dan terdapat mekonium. Bayi
sudah terlihat kebiruan pada ekstremitas atas dan bawah, nafasnya megap-megap, pergerakannya
juga sangat lemah, dan akral teraba [Link] ini perawat telah memposisikan kepala bayi sedikit
ekstensi.

Apakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan perawat pada kasus bayi di atas?

A. Berikan Ventilasi Tekanan Positif

B. Hisapcairanlambunguntukmencegahregurgitasi C. Bersihkan jalan nafas dengan melakukan

suction D. Berikan 02 2 lt/menit melalui kateter nasal

E. Sentiltelapakkakidantekantandaachiles

11. Seorang anak perempuan pada tanggal 15 Juni 2013 di antar ke poli tumbuh kembang untuk

melakukan pemeriksaan perkembangan. dari

hasil pengkajian anak di dapatkan tanggal lahir 25 Oktober 2011.

Berapakah usia anak saat ini?

A. 1 tahun 7 bulan 20 hari B. 2tahun7bulan20hari C. 1 tahun 9 bulan 20 hari D. 2 tahun 8 bulan 10

hari E. 1tahun4bulan10hari

12. Bayi perempuan usia 2 hari, lahir aterm dan dirawat di ruang perinatologi karena mengalami

peningkatan jumlah bilirubin. Untuk mencegah terjadinya iritasi kulit dan resiko infeksi pada bayi

akan dimandikan serta dilanjutkan dengan perawatan tali pusat. Perawat sudah mempersiapkan alat,

mencuci tangan dan mengukur suhu bayi dan diperoleh suhunya 36.80C, melepas pakaian dan
popok bayi, selanjutnya membersihkan vulva dan anus dari mekonium, serta timbang berat badan

bayi.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat?

A. Mulai mandikan bayi dalam bak mandi B. Catatberatbadanbayi

C. Bersihkan mata bayi

D. Kramasi bayi

E. Selimutibayi

13. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 3 tahun ke

Puskesmas, anaknya BAB encer 4- 6x/hari selama 2 hari, BABnya kadang disertai darah, anaknya

malas minum, dan tampak matanya cekung, serta anak mengeluh nyeri pada perut. Diketahui

didaerahnya terjadi wabah kolera. Berdasarkan MTBS salah satu tindakan atau pengobatan apa

dapat diberikan?

A. Beri cairan dan tablet zink dan makanan sesuai rencana terapi B

B. Ajarkancarapembuatanoralitdirumah

C. Beri antibiotic untuk kolera

D. Beri cairan dan tablet zink dan makanan sesuai rencana terapi

E. Beri obat pereda nyeri

14. Anak perempuan usia 6 tahun diantarkan orangtua ke UGD dengan riwayat kejang Pemeriksaan

fisik didapatkan 120 x/menit, suhu 39’50C, frekuensi nafas 30 x/menit, diketahui jalan nafas pasien

tidak ada hambatan, gula darah pasien 111 mg/dl. Pada saat setelah pemasangan IV line untuk

pemeriksaan darah, klien tiba-tiba kejang berulang.

Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh perawat?

A. Kolaborasi pemberian antikonvulsif

B. Kolaborasipemberianantipiretik C. Kolaborasi pemberian okseigen D. Hindarkan terjadinyacedera

E. Lakukan pemeriksaan gula darah

15. Bayi laki- laki usia 3 tahun dibawa oleh ibu ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah

setiap habis makan dan batuk. Dari pengkajian anak tampak letargi, pada pernafasan terdengar

suara stridor, suhu axilla 38oC, denyut nadi 110 x/menit dan kecepatan nafas 40 x/menit.

Apa tindakan yang paling tepat untuk anda lakukan pada kasus diatas berdasarkan algoritma

MTBS?

A. Menilai status dehidrasi

B. Menilaistatuspernafasan
C. Mengambil sediaan darah

D. Menanyakan riwayat campak E. Penanganansegeradandirujuk

16. Seorang ibu membawa anaknya ke puskesmas, karena demam dan kemerahan pada bekas

suntikannya. Ibu mengatakan 8 hari yang lalu riwayat divaksin campak. Ibu cemas anaknya

demamnya tidak turun- turun. Sebagai perawat, pendidikan kesehatan apa yang dapat diberikan

kepada ibu klien?

A. Anjurkan untuk mengenakan pakaian tipis

B. Kolaborasipemberianparacetamol15mg/KgBB6x

C. Anjurkan ke dokter bila reaksi demam dan kemerahan lebih dari

12 hari atau memberat

D. A dan C benar

E. Informasikan bahwa itu reaksi yang normal selama 8 – 12 hari.

17. Seorang ibu dengan budaya patriaka menikah ke Indonesia yang saat ini sedang mendampingi

anak perempuannya yang sedang dirawat di rumah sakit. Ibu tersebut kurang memahami bahasa

Indonesia. Perawat perlu mendapatkan persetujuan ibu untuk tindakan kemoterapi anaknya. Ibu

tersebut ragu dan menolak untuk menandatangani persetujuan tersebut.

Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

A. Mencari bantuan penterjemah

B. Jelaskankemoterapiadalahtindakanterbaikuntukanaknya

C. Dokumentasikan penolakan ibu menandatangani inform

consent

D. Menganjurkan ibu mengahadirkan suami untuk mengambil

keputusan

E. Jelaskanbahwatindakantidakdapatdilakukansebelum

inform consent ditandatangani

18. Pasien bayi prematur usia 35 minggu di ruang perinatologi saat ini

sudah diberikan minum menggunakan dot. Bayi tersebut memerlukan waktu 25 - 30 menit untuk

menghabiskan minumannya. Saat minum, bayi tersebut mengalami 2 episode apnea selama 5-10

detik tanpa penurunan denyut jantung dan penurunan saturasi oksigen. Bayi tersebut bertambah

berat badannya sekitar 15-20 gram/hari dan suhu aksila 36,5- 37,5oC sepanjang hari.

Apa tindakan yang anda lakukan terkait dengan kondisi pasien pada kasus di atas?

A. Kolaborasi pemasangan orogastric tube dan memberikan minuman melalui OGT

B. Kolaborasi dengan rehabilitasi medic untuk mengevaluasi keterampilan minum bayi


C. Melaporkan kondisi tersebut pada dokter dan kolaborasi untuk pemebrian nutrisi parenteralD.
Meneruskan pemberian minum pada bayi dengan periode istirahat dan jeda lebih sering

E. Menggantu empeng dot dengan yang lebih lunak dan lentur supaya bayi menghisap lebih cepat

19. Seorang anak laki-laki usia 6 Tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAB dengan

konsistensi cair 5 x/hari sejak 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian: suhu 39 0C, nadi 135 x/menit

lemah dan cepat, tekanan darah 90/60 mmHg. Anak gelisah dan lemah, bibir kering, nafsu makan

menurun, BB 18 Kg. Rencana pasien mendapat infuse RL 600 ml dalam 6 jam. (1ml= 15 tetes)

Berapakah tetesan infus yang diberikan pada kasus tersebut?

A. 40 B. 20 C. 35 D. 25 E. 30

20. Seorang anak perempuan usia 12 bulan 2 minggu dibawa ibunya ke puskesmas untuk menilai

[erkembangan anaknya, ibu mengeluh anaknya belum bisa berjalan dan berat badan anaknya

kurang. Perawat melakukan pengkajian tumbuh kembang dengan menggunakan format DDST II

dan didapatkan hasil bahwa anak gagal saat di test (keterangan garis usia anak berada atau

memotong pada 50% balok tugas perkembangan dari kemampuan berjalannya)

Apa kesimpulan dari hasil pemeriksaan tahapan perkembangan anak tersebut ?

A. Normal

B. Caution

C. Delayed

D. Advance

E. No Opportunity

Bayi laki laki usia 1 hari dirawat di ruang perinatalogi dengan hiperbiirubinemia. Hasil pengkajian :BBL
2000 gr. Hasil pengkajian didapatkan kuning pada kulit, sklera dan membran mukosa mulut. Refleks
hisap lemah, suhu 37,5 0C nadi 120x/menit, napas 45 x/menit, bilirubin serum 15 mg/dl.

Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut ?

Hipertermia

Defisit nutrisi

Ikterik neonatus

Resiko cedera

Resiko gangguan integritas kulit

Anda mungkin juga menyukai