0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Pengertian dan Syarat Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan perbuatan yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah. Terdapat syarat dan rukun tertentu yang harus dipenuhi untuk melaksanakan puasa dengan sah, serta ada hal-hal yang membatalkan puasa dan keringanan bagi yang tidak dapat berpuasa. Hikmah dari puasa Ramadhan meliputi peningkatan kesabaran, ketakwaan, dan kesehatan fisik.

Diunggah oleh

Antoni Spd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Pengertian dan Syarat Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan perbuatan yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah. Terdapat syarat dan rukun tertentu yang harus dipenuhi untuk melaksanakan puasa dengan sah, serta ada hal-hal yang membatalkan puasa dan keringanan bagi yang tidak dapat berpuasa. Hikmah dari puasa Ramadhan meliputi peningkatan kesabaran, ketakwaan, dan kesehatan fisik.

Diunggah oleh

Antoni Spd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian puasa Ramadhan menurut syariat Islam adalah suatu

amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala 2 dari 5 halaman
sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk maupun dari yang
membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya
matahari yang disertai dengan niat karena Allah SWT, dengan syarat Syarat Wajib Puasa Ramadhan
dan rukun tertentu.
Setelah mengetahui pengertian puasa Ramadhan, berikut ini adalah
Baca Juga
syarat wajib untuk menjalankan puasa Ramadhan yang baik dan benar.
 Penuhi 4 Syarat Ini agar Puasa Ramadan Kita Sah
1. Mempunyai keyakinan Islam atau beragama Islam
 Quraish Shihab: Puasa Bertujuan untuk Meraih Takwa
 Doa Puasa Ramadhan yang Wajib Kamu Ketahui, Dilengkapi
2. Telah melalui masa baligh atau telah mencapai umur dewasa
Niat dan Doa Berbuka
3. Mempunyai akal
Puasa dalam Islam juga sering disebut shaum yang merupakan salah
satu ibadah yang telah dicontohkan oleh Rosululloh SAW.
4. Sehat jasmani dan rohani
Pengertian puasa Ramadhan selain menjaga hawa nafsu, juga wajib
5. Bukan seorang musafir atau sedang melakukan perjalanan jauh
dilakukan oleh umat Islam. Hal ini sudah dijelaskan dalam firman
Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183 yaitu:
6. Suci dari haid dan nifas
‫َأ‬
‫َيا ُّيَها اَّلِذيَن آَمُنوا ُكِتَب َعَلْيُكُم الِّصَياُم َكَما ُكِتَب َعَلى اَّلِذيَن ِمْن َقْبِلُكْم‬ 7. Mampu atau kuat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan
‫َلَعَّلُكْم َتَّتُقوَن‬
Syarat wajib puasa Ramadhan di atas harus dipenuhi untuk
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
menjalankan puasa Ramadhan. Baligh atau telah mencapai umur
berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu
dewasa memang menjadi salah satu syaratnya, namun untuk anak-anak
agar kamu bertakwa.
juga harus di ajari sejak dini untuk mulai berpuasa meskipun hanya
setengah hari dan lebih utama untuk mengajari amalan-amalan dalam
Jadi firman Allah SWT di atas menjelaskan bahwa melaksanakan
puasa Ramadhan.
puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya, di mana hal tersebut adalah
bentuk pertanggungjawaban manusia kepada penciptanya secara
3 dari 5 halaman
langsung serta kegiatan yang menyangkut hablum minallah.

Selain pengertian puasa Ramadhan di atas, ada beberapa hal penting


lainnya menyangkut puasa Ramadhan seperti rukun puasa Ramadhan, Rukun dan Sunnah Puasa Ramadhan
syarat puasa Ramadhan, dan lain sebagainya. Berikut ini [Link]
sudah merangkum hal-hal mengenai pengertian puasa Ramadhan dan Setelah syarat wajib puasa Ramadhan telah terpenuhi, kamu harus
seluk-beluk lainnya dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (1/5/2019). melaksanakan rukun puasa sebagai berikut:
1. Niat Puasa terutama puasa Ramadhan memang wajib hukumnya, namun
ada beberapa hal yang memperbolehkan kita untuk tidak berpuasa atau
Niat dan doa di bulan Ramadhan merupakan tahapan penting dalam membatalkan puasa. Akan tetapi diwajibkan untuk mengeluarkan fidya
menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Niat dilakukan sebelum atau mengganti puasa tersebut di lain hari.
menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Niat doa puasa Ramadhan
diucapkan sebelum fajar tiba. Beberapa hadist menjelaskan juga 1. Dalam perjalanan jauh
bahwa niat bisa diucapkan malam harinya sebelum sahur atau setelah
sholat tarawih. 2. Orang tua berusia lanjut

2. Menahan diri dari kegiatan makan, minum, bersetubuh, maupun hal- 3. Dalam keadaan sakit
hal lain yang membatalkan puasa.
4. Wanita menyusui dan hamil
Hal yang Sunnah Ketika Berpuasa
5 dari 5 halaman
Selain pengertian puasa Ramadhan, syarat, hingga rukunnya, kamu
juga harus mengetahui sunnah-sunnah puasa Ramadhan agar amalan
ibadahmu semakin besar. Berikut beberapa sunnah puasa Ramadhan. Hikmah Puasa Ramadhan
1. Sahur
2. Segera berbuka saat waktu buka puasa
1. Melatih kesabaran
3. Membaca doa buka puasa
4. Berbuka dengan yang manis-manis
2. Membentuk akhlaqul karimah
5. Memberi makan pada orang yang berbuka
6. Memperbanyak ibadah dan berderma, dan masih banyak lagi
3. Mempengaruhi kondisi fisik menjadi sehat
4 dari 5 halaman
4. Menimbulkan rasa syukur
Hal yang Makruh Saat Berpuasa
Makruh adalah hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan. 5. Meningkatkan ketakwaan dalam diri seseorang
1. Berbekam
2. Mengulum sesuatu di dalam mulut 6. Membersihkan diri dari dosa-dosa-d
3. Merasakan makanan dengan lidah, contohnya saat memasak dan
mencicipnya 7. Membiasakan diri hidup hemat
4. Memakai wangi-wangian
5. Bersiwak atau menggosok gigi saat terkena terik matahari Itulah beberapa hal mengenai puasa Ramadhan, mulai dari pengertian
6. Berkumur di luar kumur wudhu puasa Ramadhan hingga hikmah yang akan diberikan dan didapat
ketika kita menjalankannya. Ramadhan adalah bulan suci yang sangat
Hal-hal yang Memperbolehkan untuk Tidak Berpuasa atau dinanti-nantikan karena memiliki beribu-ribu manfaat.
Membatalkan Puasa
Jangan sampai kamu tidak melakukan kebaikan di bulan Ramadhan dengan sengaja di antara waktu fajar terbit hingga matahari terbenam,
karena bulan kemenangan ini hanya datang setahun sekali. berarti puasanya batal. Suami-istri yang demikian, wajib mengganti
puasa yang gugur itu di luar bulan Ramadan. Selain itu, mereka mesti
 Cahaya Hati membayar kafarat salah satu dari tiga pilihan, yaitu memerdekakan
 Ramadan 2019 seorang budak, atau jika tidak mampu mesti berpuasa 2 bulan berturut-
 Pengertian Puasa Ramadhan turut, atau jika tidk mampu, memberi makan 60 orang miskin. Muntah
Disengaja Seseorang yang sengaja muntah, atau memasukkan benda
ke dalam mulut hingga muntah, batal puasanya. Sebaliknya, jika
muntah itu tidak disengaja, atau terjadi karena sakit, puasa tidak batal.
Hal-hal yang membatalkan puasa di antaranya adalah makan/minum, Diriwayatkan, Nabi Muhammad bersabda, "Ssiapa yang tidak sengaja
hubungan badan, muntah disengaja, dan haid/nifas. [Link] - Puasa muntah, maka ia tidak diwajibkan untuk mengganti puasanya, dan
secara istilah bermakna menahan diri dari segala hal yang dapat siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasanya”. (H.R
membatalkan sejak terbit fajar (waktu subuh) hingga terbenamnya al-Tirmidzi 653 dan Ibn Majah 1666). Keluar Air Mani Secara Sengaja
matahari (waktu magrib) dengan niat karena Allah. Puasa Ramadan Keluarnya air mani yang terjadi karena sentuhan kulit meski tanpa
wajib hukumnya untuk umat Islam yang mukallaf. Yang membatalkan hubungan seksual, membatalkan puasa. Keluarnya mani ini baik dalam
puasa bukan hanya makan dan minum semata. Kewajiban puasa untuk konteks masturbasi (onani) maupun sentuhan dengan pasangan.
umat Islam tercantum dalam Surah al-Baqarah:183, "Wahai orang- Namun, jika mani keluar karena mimpi basah, hal ini dikategorikan
orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana tidak sengaja, sehingga puasa tidak batal. Haid/Nifas Haid atau datang
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” bulan bagi perempuan juga membatalkan puasa. Perempuan yang
Puasa termasuk dalam lima rukun Islam. Dalam hadis riwayat muslim, mengalami haid saat Ramadan dapat menggantinya dengan puasa
disebutkan dari Abdullah, Nabi Muhammad saw. bersabda, "Islam sejumlah hari haid di luar bulan puasa. Hal yang sama berlaku untuk
dibangun di atas lima dasar, yakni bersaksi bahwa tidak ada tuhan nifas, ketika perempuan mengeluarkan darah akibat proses melahirkan.
melainkan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, mengerjakan Diriwayatkan Aisyah, "Kami (kaum perempuan) diperintahkan untuk
haji, dan berpuasa pada bulan Ramadan.” Hal-hal yang membatalkan mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk
puasa adalah sebagai berikut. Makan dan Minum Makan, minum, dan mengganti salat yang ditinggalkan”. (H.R. Muslim 508) Gila Aapabila
segala sesuatu yang masuk melalu lubang pada anggota tubuh pada seseorang mendadak gila ketika sedang mengerjakan ibadah puasa,
siang hari (waktu berpuasa), jika dilakukan secara sengaja, akan maka puasanya batal. Puasa diwajibkan untuk umat Islam yang baligh
membatalkan puasa. Makan dan minum selama puasa Ramadan hanya (dewasa), berakal sehat, dan tidak terkena halangan. Murtad Jika
dapat dilakukan sebelum fajar (waktu subuh) dan setelah matahari seseorang keluar dari Islam, maka dengan sendirinya puasa orang
terbenam (magrib). Dasarnya adalah Surah al-Baqarah:187, " ... makan tersebut batal. Yang termasuk dalam kategori murtad adalah
dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan mengingkari keesaan Allah atau mengingkari hukum syariat. Baca
antara benang putih dan hitam ..." Makan atau minumnya seseorang juga: Resep Membuat Som Tam Salad Segar Khas Thailand untuk
yang lupa, tidak membatalkan puasa. Diriwayatkan, Nabi Muhammad Buka Puasa Resep Mudah Membuat Capcay, Menu Sehat untuk
bersabda, "Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia Berbuka Puasa Tiga Tingkatan Puasa Menurut al-Ghazali Pada
makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, praktiknya, menurut al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, terdapat tiga
karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan tingkatan puasa bagi umat Islam, yaitu puasa umum, khusus, dan
minuman itu”. (H.R. al-Bukhari 1797 dan Muslim 1952) Baca juga: puasa khususnya khusus (khususil khusus). Puasa umum adalah
Hukum Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan pada Malam Hari Hubungan menahan perut dan kemaluan dari upaya memenuhi kebutuhan
Badan Waktu Puasa Suami-istri yang melakukan hubungan seksual syahwat. Hal-hal di atas tergolong menjadi pembatal puasa umum ini.
Puasa khusus adalah menahan pendengaran, penglihatan, pencecapan, 3. Orang yang berat menjalankan puasa karena ketidak mampuan
tangan, kaki dan seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa. Dalam fisiknya, misalkan orang tua renta. Keadaan ini berlaku dalam waktu
puasa jenis ini, melakukan maksiat yang melibatkan anggota-anggota lama sehingga tidak mungkin melaksanakan puasa dalam waktu dan
tubuh di atas, menjadi pembatal. Puasa khususnya-khusus, adalah keadaan apapun.
menahan hati dan pikiran agar tidak memikirkan selain Allah dan tidak Kewajiban orang ini hanyalan membayar fidyah dalam bentuk
memikirkan lagi keduniawian. Dalam puasa jenis ini yang menjadi memberi makan seorang miskin setiap hari puasa yang tidak
puasanya para nabi, shiddiqin dan muqarrabin, jika terlintas pikiran dilakukan. Ketentuan ini dikuatkan dengan hadis Nabi dari Ibnu
selain Allah, maka ini menjadi pembatal. Abbas menurut riwayat Dar Al-Quthni dan al-Hakim yang artinya:
“Diberi keringnan orang tua renta untuk berbuka dan memberi
Baca selengkapnya di artikel "Hal-hal yang Membatalkan Puasa makan seorang miskin untuk setiap harinya; dan tidak ada
Ramadhan dan Dalilnya", [Link] kewajiban qadha atasnya”. (SRP)

Orang-orang yang mendapatkan keringanan melakukan puasa itu


tercantum dalam surat al-Baqarah ayat 184, yang artinya:

“(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu


sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib
mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-
hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib
membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi
barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu
lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu
mengetahui.”

Prof Amir mengatakan, dari penjelasan ayat tersebut, ada 3 orang


yang mendapatkan keringanan meninggalkan puasa Ramadan,
yaitu:

1. Orang sakit yang jika berpuasa, penyakitnya akan bertambah atau


lambat sembuhnya. Bagi orang ini wajib untuk mengqada puasanya
di hari lain sebanyak yang ditinggalkan.
2. Orang dalam perjalanan yang mengalami kesulitan berpuasa,
seperti dapat menganggu kelancaran perjalanannya. Kewajiban
orang ini adalah mengqada puasanya di hari lain setelah tiba di
tempatnya tujuannya.
Puasa 4. Berbuka dengan yang manis-manis
5. Memberi makan pada orang yang berbuka
1. Pengertian puasa adalah menahan diri dari 6. Memperbanyak ibadah dan berderma, dan
segaa sesuatu yang membatalkan puasa mulai masih banyak lagi
terbit fajar sampai terbenam matahari denga 7. Hal yang Makruh Saat Berpuasa
niat tertentu Makruh adalah hal-hal yang sebaiknya tidak
2. Hukum puasa, wajib dilakukan.
3. Syarat puasa ( islam, baliq, berakal, suci dari 1. Berbekam
2. Mengulum sesuatu di dalam mulut
haid,berada dikampuang,sanggup, Tamyiz
3. Merasakan makanan dengan lidah,
4. Rukun puasa ( Niat, Menahan makan dan contohnya saat memasak dan mencicipnya
minum, bersetubuh,dll) 4. Memakai wangi-wangian
5. Hal hal yang membatalkan puasa ( 5. Bersiwak atau menggosok gigi saat terkena
niat berbuka puasa, terik matahari
makan minum dan bersetubuh yg di sengaja ) 6. Berkumur di luar kumur wudhu
Memasukan sesuatu kdalam perut lewat
8. Orang Yang diperbolehkan tidak puasa
kerongkongan
Anak kecil
Mutah yang disengaja
Musafir
Melihat bulan
Orang sakit
Kedatangan haid
Perempuan hamil
Mengeluarkan mani dengan sengaja (onani)
Permpuan menyusui
Bersetubuh disiang hari
Orang yg sudah sangat tua
6. Berikut beberapa sunnah puasa Ramadhan.
1. Sahur
2. Segera berbuka saat waktu buka puasa
3. Membaca doa buka puasa

Anda mungkin juga menyukai