0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan2 halaman

Shah Rukh Khan: Ikon Peran Percintaan

Dari 1995 hingga 1998, Khan membintangi sejumlah film yang mendefinisikan kariernya sebagai ikon percintaan di Bollywood, dimulai dengan 'Dilwale Dulhania Le Jayenge' yang menjadi blockbuster dan film terlama yang ditayangkan di India. Meskipun mengalami kegagalan pada 1996, ia kembali sukses dengan film-film seperti 'Pardes' dan 'Kuch Kuch Hota Hai', yang meningkatkan popularitasnya di kalangan remaja. Kolaborasinya dengan sutradara terkenal dan penampilan yang menawan menjadikannya superstar tanpa pernah mencium lawan mainnya hingga 2012.

Diunggah oleh

orochia92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan2 halaman

Shah Rukh Khan: Ikon Peran Percintaan

Dari 1995 hingga 1998, Khan membintangi sejumlah film yang mendefinisikan kariernya sebagai ikon percintaan di Bollywood, dimulai dengan 'Dilwale Dulhania Le Jayenge' yang menjadi blockbuster dan film terlama yang ditayangkan di India. Meskipun mengalami kegagalan pada 1996, ia kembali sukses dengan film-film seperti 'Pardes' dan 'Kuch Kuch Hota Hai', yang meningkatkan popularitasnya di kalangan remaja. Kolaborasinya dengan sutradara terkenal dan penampilan yang menawan menjadikannya superstar tanpa pernah mencium lawan mainnya hingga 2012.

Diunggah oleh

orochia92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1995–98: Peran percintaan

[sunting | sunting sumber]

Khan dengan Kajol pada 2014 saat perayaan 1000 pekan


penayangan berkelanjutan dari film mereka Dilwale Dulhania Le Jayenge

Khan membintangi tujuh film pada 1995, yang pertama adalah film cerita seru
melodrama Rakesh Roshan Karan Arjun. Beradu peran bersama dengan Salman
Khan dan Kajol, film tersebut menjadi film berkeuntungan tertinggi kedua pada tahun
tersebut di India.[68] Perilisan paling signifikannya pada tahun tersebut adalah debut
penyutradaraan Aditya Chopra, film percintaan Dilwale Dulhania Le Jayenge, dimana ia
memerankan seorang India non-residen muda yang jatuh cinta dengan karakter Kajol
saat berkunjung ke Eropa. Khan awalnya gugup memerankan peran seorang kekasih,
namun film tersebut dikenal karena mendirikannya sebagai sebuah "peran percintaan".
[69]
Disanjung oleh para kritikus dan masyarakat, film tersebut menjadi produksi
berkeuntungan tertinggi pada tahun tersebut di India dan luar negeri dan dideklarasikan
menjadi sebuah "blockbuster sepanjang masa" oleh Box Office India,[68][70] dengan
keuntungan lebih dari ₹1,22 milyar (US$17 juta) di seluruh dunia.[71] Film tersebut
merupakan film yang paling lama ditayangkan dalam sejarah perfilman India; film
tersebut masih ditampilkan di teater Maratha Mandir di Mumbai setelah lebih dari 1000
pekan pada awal 2015.[72][73] Film tersebut memenangkan sepuluh Penghargaan
Filmfare, termasuk Penghargaan Aktor Terbaik kedua yang diraih oleh Khan.
[64]
Sutradara dan kritikus Raja Sen berkata, "Khan memberikan sebuah penampilan
cerdik, mendefinisikan ulang kekasih untuk 1990an dengan penampilan besar. Ia
tampan dan berselip, namun tak tertandingi [bagi kalangan audien]. Penampilannya
sendiri, seperti hal yang terbaik dalam bisnis, juga memainkan kemampuan tak
terupaya, seperti halnya non-akting."[74]

Pada 1996, seluruh empat perilisan Khan gagal secara kritis dan komersial,[75] namun
pada tahun berikutnya, ia beradu peran dengan Aditya Pancholi dan Juhi Chawla dalam
film komedi percintaan Aziz Mirza Yes Boss yang membuatnya meraih nominasi Aktor
Terbaik Filmfare.[61] Kemudian pada 1997, ia membintangi film drama sosial bertema
diaspora garapan Subhash Ghai yang berjudul Pardes,[76] memerankan Arjun, seorang
musisi yang menghadapi dilema moral. India Today menyebutnya sebagai salah satu
film Bollywood besar pertama yang sukses di Amerika Serikat.[77] Perilisan terakhir Khan
pada tahun 1997 adalah sebuah kolaborasi kedua dengan Yash Chopra dalam film
percintaan musikal populer Dil To Pagal Hai. Ia memerankan Rahul, seorang pengarah
panggung yang memasuki cinta segitiga antara Madhuri Dixit dan Karisma Kapoor. Film
tersebut dan penampilannya mendatangkan pujian kritius, membuat Khan
memenangkan Penghargaan Aktor Terbaik ketiganya di Filmfare.[64]

Khan menampilkan peran utama dalam tiga film dan membuat satu penampilan
istimewa pada 1998. Dalam perilisan pertama dari tahun tersebut, ia memainkan peran
ganda bersama dengan Juhi Chawla dan Sonali Bendre dalam film komedi aksi
garapan Mahesh Bhatt berjudul Duplicate, kali pertama dari beberapa kolaborasinya
dengan perusahaan produksi Dharma Productions milik Yash Johar. Film tersebut tak
meraih sambutan baik,[78] namun India Today menyanjung Khan atas penampilan
energetiknya.[79] Pada tahun yang sama, Khan memenangkan pujian kritis atas
penampilannya sebagai seorang koresponden All India Radio yang mengembangkan
sebuah infatuasi untuk seorang teroris misterius (Manisha Koirala) dalam film Dil Se..,
[80]
instalmen ketiga dari trilogi film teror Mani Ratnam.[81][82] Dalam perilisan terakhirnya
pada tahun tersebut, ia memerankan seorang murid kolese dalam film percintaan Karan
Johar Kuch Kuch Hota Hai, dimana ia terlibat dalam cinta segitiga bersama dengan
Kajol dan Rani Mukerji. Penulis Anjana Motihar Chandra menyebut film tersebut
sebagai blockbuster tahun 1990an, sebuah "perpaduan dari percintaan, komedi, dan
hiburan."[83] Khan memenangkan penghargaan Aktor Terbaik di acara Penghargaan
Filmfare untuk tahun kedua berturut-turut,[64] meskipun ia dan beberapa kritikus meyakini
penampilannya terbayangi oleh Kajol.[84]

Peran-peran dalam fase kariernya ini, dan serangkaian film komedi percintaan dan
drama keluarga menyusul, membuat Khan meraih ketenaran di kalangan audien,
terutama kalangan remaja,[85] dan menurut pengarang Anupama Chopra,
menjadikannya ikon percintaan di India.[86][87] Ia melanjutkan asosiasi profesional lanjutan
dengan Yash Chopra, Aditya Chopra, dan Karan Johar, yang menumbuhkan citranya
dan menjadikannya superstar.[88] Khan menjadi pemeran utama pria percintaan tanpa
pernah benar-benar mencium lawan mainnya,[86] meskipun ia mematahkan aturan
tersebut pada 2012, setelah sangat didorong oleh Yash Chopra.

Anda mungkin juga menyukai