SISTEM MIKROPROSESOR FULL SET
Memori
Sebuah memori ekivalen dengan ribuan register yang
disusun didalam alamat, dan setiap register yang
menempati satu alamat dapat menyimpan sebuah kata
biner.
Komputer generasi sekarang menggunakan memori
semikonduktor karena lebih murah dan mudah
dioperasikan
Sebuah mikrokomputer standar memiliki memori
semikonduktor yang memiliki hingga 65.536 lokasi
memori (alamat).
Alamat
Alamat suatu lokasi memori sama seperti indeks
dari register yang menyimpan kata. Sehingga
register 0 memiliki alamat 0 dan isi 0111, register
1 memiliki alamat 1 dan isi 1000, dst.
Gagasan ini dapat diterapkan pada ROM dengan
ukuran berapa saja. Misalnya, sebuah ROM dengan
256 lokasi memori memiliki alamat desimal dari 0
sampai 255 lokasi.
Programmable ROM
PROM, ROM yang dapat diprogram, memberi
keleluasaan pada pemakai untuk menyimpan data.
Sebuah PROM programmer dapat melakukan
penyimpanan dengan pembakaran (sambungan-
sambungan pada lokasi bit dapat dipanaskan
sampai putus dengan arus besar).
Dengan PROM programmer, program dan data
dapat dimasukkan melalui pembakaran tersebut
dan isi yang tersimpan akan permanen (tidak
dapat dihapus).
Erasable PROM
EPROM, PROM yang dapat dihapus, menggunakan
MOSFET sebagai komponen-komponennya. Data
disimpan dengan menggunakian PROM programmer.
Selanjutnya data dapat dihapus dengan sinar ultraviolet.
Sinar tsb dilewatkan melalui jendela kemasan IC menuju
ke serpih. Dengan ini akan terjadi pembebasan muatan-
muatan tersimpan pada MOSFET. Efek yang ditimbulkan
berupa penghapusan isi yang tersimpan.
Dengan kata lain EPROM adalah PROM yang dapat
dihapus dengan sinar ultraviolet dan dapat diprogram
kembali secara listrik.
The Glass Window
EPROM packages have a glass cover so that the chip can be
exposed to ultraviolet (UV) light for erasure.
EEPROM (Electrically Erasable Programmable
Read-Only Memory)
sejenis chip memori yang digunakan untuk menyimpan
data pada alat elektronik tersebut.
Chip ini biasanya digunakan untuk menyimpan data
konfigurasi BIOS dan seting sistem yang berhubungan
dengannya. untuk penyimpanan data yang berjumlah
besar maka penggunaan usb flashdisk/flash memori
lebih ekonomis.
Kelebihan utama dari EEPROM dibandingkan EPROM
adalah ia dapat dihapus secara elektris
RAM (Random-access-memory)
• RAM adalah jenis memori yang dapat diakses
secara acak.
• RAM disebut juga memori baca tulis, ekuivalen
dengan sekelompok register yang dapat diberi
alamat.
• Setelah disediakan sebuah alamat, kita dapat
membaca isi yang tersimpan pada lokasi memori
dengan alamat tersebut atau menuliskan isi yang
baru.
RAM
Kristian Ismail,MT.
CPU
Central Prosesor Unit (CPU)
Central Prosesor Unit CPU adalah merupakan otak dari
komputer,
semakin tinggi kecepatan prosesor semakin tinggi kecepatan
kerja
sedangkan memori merupakan tempat atau ruang pengolahan
data serta tempat menjalankan sistem aplikasi
semakin besar kapasitas memori akan semakin besar pula data
yang dapat diolah dan semakin banyak sistim aplikasi yang
mampu dijalankan oleh komputer
Aritmetic logic unit (ALU)
Instructions decoder
Registers
Bus control circuits
Dll
CPU
Control
Unit
Register
ALU
Diagram central processing unit
12
CONTROL UNIT
Tugas dari control unit adalah :
[Link] dan mengendalikan alat-alat input dan output.
[Link] instruksi-instruksi dari memory.
[Link] data dari memory kalau diperlukan oleh proses.
[Link] instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika
atau perbandingan logika, serta mengawasi kerja ALU.
[Link] hasil proses ke memory.
13
ARITHMETIC AND LOGIC UNIT (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua
perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi
sesuai dengan instruksi program.
Selain itu ALU juga melakukan keputusan dari operasi
logika sesuai dengan instruksi program.
14
ARITHMATIC UNIT
ARITHMATIC unit MENCAKUP :
Adder (Penambahan)
Half Adder
Full Adder
Subtracter (Pengurangan)
Half Subtracter
Full Subtracter
HALF ADDER
SIMBOL LOGIKA Rangkaian Logika Half Adder:
A Σ
A
Input HA Output B
B
CO
Co
Full Adder
Ci
A Half
Adder
A A
Half
B Co
B B Adder Co
Co
HALF SUBTRACTER
A Di = A + B
Bo = A . B
FULL SUBTRACTER
Kecepatan CPU dipengaruhi oleh
Kecepatan Internal (Internal Bus) : dikenali sebagai
CPU speed. Kecepatan 1GHz, 2GHz dan sebagainya
merujuk kepada kecepatan inetrernal. Semakin tinggi
maka semakin cepatlah data tersebut diproses
Kecepatan eksternal (External Bus) : merupakan
kecepatan eksternal CPU harus disokong dengan
kecepatan motherboard. Ia juga dikenali sebagai Front
Bus. Sekiranya eksternal Bus untuk CPU tersebut
adalah 400MHz maka
Kapasitas memori Cache : Semakin besar kapasitas memori
cache maka kemampuan CPU secara keseluruhan akan
meningkat.
• Ekternal Bus berbeda-beda untuk CPU
yang berlainan.
• Semakin tinggi kecepatan eksternal bus
maka prestasi komputer meningkat.
• Internal Bus dapat diibaratkan seperti
jalan raya 10 jalur,
• Jika External Bus merupakan jalur
keluar juga atau hanya mempunyai 1 jalur
maka dapat dipastikan akan terjadi
kemacetan data baik di jalur masuk
ataupun jalur keluar.
• Perlu mempunyai External Bus yang besar untuk
memastikan tidak akan terjadi kemacetan.
Jenis CPU Internal Bus External Bus
,
Intel Celeron 850MHz – 2.2GHz 66 – 100MHz 400MHz (1.7GHz keatas)
Intel Pentium 3 450MHz - 1.33GHz 133MHz
Intel Pentium 4 1.7 – 3.06 GHz 400 – 533 MHz
AMD Duron 1.0 – 1.3GHz 200MHz
AMD Athlon 1700 - 2800+ 266 - 333MHz
BACK
Core CPU
Salah satu teknik yang ditempuh meningkatkan
dengan menambah jumlah CORE. CORE adalah
“mesin utama” pada processor yang melakukan
pengolahan data. Jika processor memiliki dua
buah Core (atau Dual Core), itu dapat
diibaratkan jika processor memiliki dua mesin.
Apalagi jika menggunakan 4 core (Quad Core).
Alasan
Clock Speed Processor telah melewati angka jenuh, yaitu 2.5 GHz.
Sebagian besar pengguna komputer akan membuka aplikasi multitasking yang lebih
membutuhkan CORE daripada Clock Speed.
Sebagian besar aplikasi menggunakan graphics dan database yang lebih membutuhkan
kapasitas CACHE MEMORY daripada Clock Speed.
Kapasitas RAM utama yang memadai, lebih penting daripada Clock Speed.
Front Side Bus lebih penting untuk device lain (seperti RAM) daripada clock speed.
Fokus Pengembangan
•Intel akan fokus pada pengembangan
CORE dan berambisi memasuki era Multi-
Core dengan Core diatas 8 buah
•jumlah CORE akan memiliki efek positif
apabila menjalankan aplikasi multitasking
dan graphics dengan resolusi tinggi.
•Begitu pentingnya masalah CORE ini,
bahkan Intel Celeron saja nantinya
dilengkapi fitur Dual Core juga
ARSITEKTUR
RISC DAN CISC
KRISTIAN ISMAIL, MT
SumberChiam D Cook
REDUCE INSTRUCTION SET ARCHITECTURE
RISC, yang jika diterjemahkan berarti "Komputasi Kumpulan
Instruksi yang Disederhanakan", merupakan sebuah arsitektur
komputer atau arsitektur komputasi modern dengan instruksi-
instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana. Arsitektur
ini digunakan pada komputer dengan kinerja tinggi
Arsitektur RISC merupakan kemajuan dalam frase sejarah
arsitektur CPU. Dan merupakan tantangan bagi arsitektur
konvensional
RISC Examples mikroprosesor
Intel 960, Itanium (IA64) dari Intel
Corporation, Alpha AXP dari DEC, R4x00 dari
MIPS Corporation, PowerPC dan
Arsitektur POWER dari International Business
Machine.
Selain itu, RISC juga umum dipakai pada
Advanced RISC Machine (ARM) dan
StrongARM (termasuk di antaranya adalah
Intel XScale), SPARC dan UltraSPARC dari Sun
Microsystems, serta PA-RISC dari Hewlett-
Packard.
RISC Examples Device
Apple iPods (custom ARM7TDMI SoC)
Apple iPhone (Samsung ARM1176JZF)
Palm and PocketPC PDAs and smartphones (Intel XScale family,
Samsung SC32442 - ARM9)
Nintendo Game Boy Advance (ARM7)
Nintendo DS (ARM7, ARM9)
Sony Network Walkman (Sony in-house ARM based chip)
Some Nokia and Sony Ericsson mobile phones
Mikrokontroler AVR Atmega
RISC pro con
RISC – Pro’s RISC – con’s
Emphasis on software Low cycles per second,
large code sizes
Single-clock,
reduced instruction only Spends more transistors
on memory registers
Register to register:
"LOAD" and "STORE"
are independent
instructions
CISC
desain Central Processing Unit yang lain adalah CISC
(Complex Instruction Set Computing), yang jika
diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti
Komputasi Kumpulan Instruksi yang kompleks atau
rumit.
CISC Examples
Examples of CISC processors are the
System/360(excluding the 'scientific' Model 44),
VAX,
PDP-11,
Motorola 68000 family
Intel x86 architecture based processors.
Mikrokontroler keluarga 8051
CISC - Preview
Complex Instruction Set Computer
Large number of complex instructions
Low level
Memfasilitasi manipulasi secara luas untuk tingkat komputasi
elemen-rendah dan event seperti memori, aritmatika biner dan
pengalamatan
CISC pro con
CISC Pro’s
Penekanan pada hardware cenderung membuat kompleksitas
berkembang.
Includes multi-clock
Many CISC instructions were not used
complex instructions frequently enough
Memory-to-memory: Karena setiap perintah CISC harus di
"LOAD" and "STORE" terjemahkan oleh prosesor ke
incorporated in puluhan atau bahkan ratusan baris
instructions code, cenderung berjalan lebih
lambat dari serangkaian perintah
Small code sizes, setara sederhana yang tidak
high cycles per second memerlukan banyak terjemahan.
Perbandingan
CISC RISC
Penekanan pada
Penekanan pada
perangkat keras
perangkat lunak
Single-clock, hanya
Termasuk instruksi
sejumlah kecil instruksi
kompleks multi-clock
Memori-ke-memori: Register ke register:
“LOAD” dan “STORE” “LOAD” dan “STORE”
saling bekerjasama adalah instruksi2 terpisah
Ukuran kode besar,
Ukuran kode kecil,
kecepatan (relatif) tinggi
kecepatan rendah
Transistor digunakan untuk
Transistor banyak dipakai
menyimpan instruksi2
untuk register memori
kompleks
Performance
Upaya pendekatan CISC untuk meminimalkan
jumlah instruksi per program, mengorbankan
jumlah siklus per instruksi. (1 instruksi dilakukan
dengan 12 siklus/clock)
RISC sebaliknya, mengurangi siklus per instruksi
pada akibatnya jumlah instruksi per program
bertambah. 1 intruksi 1 siklus
Performance
Mode 1 Start: Setb P0.0 ;P0.0 = 1
call Delay ;call delay time
Clr P0.0 ;P0.0 = 0
Sjmp Start ;Looping Forever
Delay: Mov R0,#0 ;R0 = 0
Mov TMOD,#00010000b ;mode 1, Timer 1
Load: Mov TH1, #0D8h ;TH1 = D8h
Mov TL1, #0F0h ; TL1 = F0h
Setb TR1 ; TR1 = 1, Start Running
OFlow: JNB TF1, OFlow ; jump to OFlow if TF1 =0
Inc R0 ; R0 = R0+1
CJNE R0,#50,Load
Mikrokontroler Vs Mikroprosesor
Mikrokontroler
Mikroprosesor
CPU
CPU
Memory
I/O
END……