0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Usaha Pendidikan dan Rencana BMC Gelang

Dokumen ini menjelaskan tentang jenis usaha di bidang pendidikan dan konsumsi, serta merinci produk yang ditawarkan seperti bimbingan belajar, perdagangan alat tulis, dan pembuatan bahan ajar. Selain itu, terdapat analisis bisnis model canvas (BMC) untuk usaha seblak dan rancangan usaha baru perdagangan bracelet. Rincian mencakup segmentasi pelanggan, kelebihan produk, fasilitas distribusi, sumber pendapatan, dan pengelolaan biaya.

Diunggah oleh

Hani Widya Cahyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Usaha Pendidikan dan Rencana BMC Gelang

Dokumen ini menjelaskan tentang jenis usaha di bidang pendidikan dan konsumsi, serta merinci produk yang ditawarkan seperti bimbingan belajar, perdagangan alat tulis, dan pembuatan bahan ajar. Selain itu, terdapat analisis bisnis model canvas (BMC) untuk usaha seblak dan rancangan usaha baru perdagangan bracelet. Rincian mencakup segmentasi pelanggan, kelebihan produk, fasilitas distribusi, sumber pendapatan, dan pengelolaan biaya.

Diunggah oleh

Hani Widya Cahyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : HANI WIDYA CAHYANI

NIM : F1081211021

KELAS : 6A REG

UTS MATA KULIAH : KEWIRAUSAHAAN

1. Jelaskan 2 jenis usaha dan jelaskan masing-masing 5 contoh produk usaha yang
berkaitan dengan bidang ilmu yang anda tekuni.
Jawab :
Jenis usaha di bidang Pendidikan :
Bimbingan belajar
Usaha ini menawarkan layanan bimbingan belajar untuk siswa yang membutuhkan
bantuan dalam meningkatkan prestasi akademik. Bisnis bimbingan belajar dapat
dilakukan di rumah guru maupun siswa (privat), menghemat modal karena tidak perlu
menyewa tempat. Membuka bimbingan belajar disesuaikan dengan bidang yang
dikuasai oleh guru. Bimbingan belajar ini paling sering dicari oleh orang tua siswa
mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun
Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendapatan yang didapat juga tergantung dari
penetapan biaya perminggu/perjam maupun jumlah siswa yang diajar.
 Produk usaha yang ditawarkan = jasa
Keuntungan dari usaha bidang jasa adalah tidak perlu mengeluarkan modal
yang besar. Hal yang utama dibutuhkan adalah kemauan, perencanaan matang,
keterampilan, pelayanan yang baik sehingga member kepuasan bagi
konsumen. Sebagai seorang guru les / bimbel dapat menjadi nilai tersendiri
dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada anak muridnya.
 Selain itu ada produk usaha lainnya seperti guru bimbel dapat membantu
membuat alat peraga jika ada tugas contohnya poster, mading, karya seni,
le,bar kerja menarik dll.
 Dari segi teknologi guru bimbel yang memiliki keahlian teknologi yang cukup
memadai dapat juga menawarkan kursus komputer kepada siswanya.
Perdagangan alat tulis menarik
Usaha ini menawarkan barang barang pelengkap proses pemebalajaran seperti pulpen,
tip x, pensil, penghapus, peraut, buku tulis, dan lainnya. Beberapa barang dapat
dilakukan peningkatan dengan menjual barang seperti pulpen karakter yang mungkin
disukai siswa SD untuk meningkatkan semangat belajarnya. Usaha ini tergolong cepat
laku karena barang yang tersedia merupakan kebutuhan dari banyaknya siswa.
 Produk usaha yang ditawarkan = alat tulis berupa pensil, pulpen,penghapus,
penggaris, peraut, buku tulis, dll. Alat tulis yang dijual dapat dipesan melalui
agen ataupun online. Pastikan juga barang dagangan kita untuk lebih menarik
dibandingkan penjual lainnya.

Pembuatan bahan ajar


Dalam dunia Pendidikan banyak sekali penggunaan bahan ajar dalam proses
pembelajaran di sekolah. Terkadang guru di sekolah sudah terlalu sibuk dengan
mengurus berbagai tugas,nilai,serta keperluan siswanya sehingga tidak sempat untuk
membuat bahan ajar. Hal ini juga membuka peluang bagi beberapa ahli pembuat
bahan ajar seperti beberapa mahasiswa keguruan untuk mencari uang saku. Guru-guru
sekolah terkadang meminta untuk dibuatkan bahan ajar dengan memberi tarif yang
cukup.
 Produk usaha yang ditawarkan = Bahan ajar yang menarik
Bahan ajar dapat berupa softfile atau pun hardfile tergantung kemauan dari
pesanan konsumen. Tarif sebaiknya ditentukan sesuai kesulitan pembuatan
bahan ajar tidak boleh berlebih dan kurang. Sebagai pembuat bahan ajar
hendaknya selalu memberikan hasil yang terbaik.

Jadi contoh 5 produk usaha sesuai bidang Pendidikan adalah: jasa, alat peraga, kursus
computer,alat tulis, dan pembuatan bahan ajar. Selain itu ada produk jasa lainnya yang
dapat pula dilakukan di lingkungan Pendidikan terutama di sekolah yaitu perdagangan
makanan seperti catering bekal sekolah dll.

2. Dari hasil observasi best practice yang saudara lakukan dari pelaku usaha jelaskan
komponen2 berikut ini. (BMC)
Nama usaha : Seblak Akamsi
Bidang usaha : konsumsi
* Segmentasi Pelanggan
Segmentasi demografis
-Umur = rata-rata pelanggan segala umur dan paling sering remaja
-Pelanggan utama = perempuan
-Lokasi = ada 2 lokasi di jl prof m yamin gg tlk pakkedai (toko
utama) dan jl perdana , jl bali agung 2 (toko kedua) lebih dekat dengan kampus.
-Etnis = semua etnis (lebih utama melayu)
-Pendidikan = semua jenjang Pendidikan (terutama sma dan perguruan
tinggi)
-Pekerjaan = mahasiswa

* Brand/ Kelebihan dari produk = konsep mengambil topping makanan secara


prasmanan dan pertama hadir di kota pontianak .Selain itu, cita rasa khas bandung
yang sudah dimodifikasi sesuai lidah warga Pontianak.

* Fasilitas distribusi
- bahan makanan mentah dapat dipilih langsung oleh pelanggan sesuai keinginan lalu
diberikan ke karyawan untuk dimasak lalu akan diantarkan ke meja pelanggan.

* Servis Pelanggan
-karyawan tersedia di meja kasir untuk melayani pembayaran
-karyawan tersedia di dapur untuk memasak topping yang telah dipilih pelanggan
-karyawan tersedia untuk mengantar tiap makanan ke meja pelanggan
-pelayanan cukup cepat, gesit, dan terarah dengan memberikan nomor meja setiap kali
membayar agar sesuai urutan.

* Sumber Pendapatan usaha (produk)


- sumber utama pendapatan usaha utama yaitu penjualan seblak prasmanan serta ada
menu tambahan lainnya seperti mie pedas.
-promosi usaha juga dilakukan melalui media online seperti tiktok, Instagram, dan
facebook.

* Sumber daya (Modal usaha, fisik & non fisik)


Modal usaha saat merintis = karyawan hanya dari keluarga saja dan hanya tersedia 2
kompor
Jumlah karyawan saat ini = 25 karyawan
Jumlah kompor saat ini = 6 kompor
Keuntungan yang didapat perhari = 1-2 juta
* Kegiatan utama usaha (sesuai dengan produk yg ditawarkan)= menjual seblak
dengan cara prasmanan (ambil sendiri) dan memasakkan topping seblak pelanggan.

* Relasi usaha
Usaha seblak ini juga berkolaborasi dengan beberapa influencer makanan di kota
Pontianak untuk mempromosikan makanannya serta terus aktif update di akun
Instagram. Selain itu untuk pembelian kerupuk pada seblak, mereka juga bekerja
sama dengan supplier kerupuk.

* Pengelolaan biaya (RBA)


-Jumlah keuntungan perhari = 1-2 juta tergolong sedikit karena tidak mengambil
biaya memasak dan tingkat kepedasan makanan dari pelanggan serta juga harus
membagi dengan upah karyawan yang cukup banyak.
- Belanja toping yang berjumlah lebih dari 20 jenis dilakukan setiap 2 hari sekali
serta bahan baku utama “ kencur” tetap harus dibeli meski terkadang langka di pasar.
Untuk kerupuk seblak dibeli melalui supplier kerupuk di pontianak dan dibeli setiap 2
hari sekali.

3. Buatlah rancangan usaha baru yang anda rintis dengan menjawab komponen2 berikut
ini. (BMC)
Jenis usaha = Perdagangan bracelet (gelang manik atau benang)
* Segmentasi Pelanggan
Segmentasi Demografis
Usia = semua usia terutama remaja
Jenis kelamin = perempuan
Pendapatan = mulai dari 2000
Lokasi = di rumah
Etnis = semua etnis
Pendidikan = mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi

* Brand/ Kelebihan dari produk = jenis atau gaya gelang dapat di custom sesuai
keinginan pelanggan atau dapat pula dilakukan secara random/ acak seperti membuka
kotak hadiah jadi pelanggan tidak mengetahui model gelang yang dipesannya.
* Fasilitas distribusi = pelanggan dapat mengambil langsung di tempat pembuatan
atau melakukan pertemuan di tempat lain.
* Servis Pelanggan = pelayanan melalui aplikasi whatsaap atau Instagram untuk
memesan produk.
* Sumber Pendapatan usaha (produk) = Dari penjualan produk yang telah dilakukan
oleh penjual.
* Sumber daya (Modal usaha, fisik & non fisik) = modal usaha didapat dari dana
priibadi penjual. Sedangkan untuk pembuat hanya penjual saja yang bekerja secara
langsung membuat gelang tersebut. Pembelian manik-manik untuk gelang dapat dibeli
di beberapa agen ataupun toko kecil lainnya.
* Kegiatan utama usaha (sesuai dengan produk yg ditawarkan) = jasa pembuatan
gelang manik dan gelang benang.
* Relasi usaha = relasi usaha mungkin hanya melakukan kegiatan supply manik
manik dan bahan baku dari berbagai macam toko keperluan pembuatan gelang seperti
toko manik-manik.
* Pengelolaan biaya (RBA) = biaya yang didapat dapat digunakan untuk membeli
kembali bahan pembuatan gelang yang biasa atau lebih premium lagi.
Contoh gambar produk:
Disclaimer. Gambar hanya sebagai contoh saja dan diambil dari sumber website
[Link]

Anda mungkin juga menyukai