PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH
(PPAT)
CECILYA, SH.
Daerah Kerja: Kota Bandung
SK. Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
Nomor : 2500-IX-2020 Tanggal 31 Desember 2020
Jalan Pasirjaya X Nomor 23, Bandung
Telp (022)5209549 Fax. (022) 5209548
AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN
Nomor : 7321/2020
Lembar Kedua
Pada hari ini, Kamis tanggal 9 (sembilan) bulan Mei tahun 2025 (dua ribu dua
puluh lima) hadir di hadapan saya CECILYA, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan
yang berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional tanggal 31
Desember 2020 nomor : 2500-IX-2001 diangkat sebagai Pejabat Pembuat Akta
Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, yang dimaksud dalam Pasal 7 Peraturan
Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan daerah
kerja Kota Bandung dan berkantor di Jalan Pasirjaya X Nomor 23 (dua puluh tiga),
---------dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya kenal dan akan disebut pada
bagian akhir akta ini :
--------------------------------------------------------------------------------------------------
I. Tuan HERU, lahir di Jakarta, pada tanggal 5 (lima) bulan Februari tahun 1972
(seribu sembilan ratus tujuh puluh dua), Warga Negara Indonesia, karyawan
swasta, bertempat tinggal di Kota Cimahi, Jalan Raya Cibabat Nomor 25,
Rukun Tetangga 003, Rukun Warga 005, Kelurahan Cigugur Tengah,
Kecamatan Cimahi Tengah, pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor
Induk Kependudukan 3275090502720008,.--------------------------------------
- Untuk sementara berada di Bandung.
- Menurut keterangannya untuk melakukan perbuatan hukum dalam akta ini
karena merupakan harta bersama, bertindak untuk dan atas nama diri sendiri
dan bersama-sama berdasarkan Surat Kuasa di bawah tangan dari istrinya yang
telah dilegalisasi oleh saya, PPAT, dalam kedudukan sebagai Notaris, dengan
Nomor 12/V/Leg/2025, tanggal 5-5-2025 (lima Mei dua ribu dua puluh lima),
yang aslinya dilekatkan pada lembar pertama akta ini, dan istrinya tersebut
berdasarkan Akta Nikah Nomor 13/ KUA/1990 yang aslinya diperlihatkan
kepada saya PPAT ,
yaitu:-----------------------------------------------------------------------------------
Nyonya AISYAH, lahir di Cirebon, pada tanggal 2 (dua) bulan Januari tahun
1975 (seribu sembilan ratus tujuh puluh lima), Warga Negara Indonesia,
karyawan swasta, bertempat tinggal bersama suaminya tersebut di atas,
pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor Induk Kependudukan
3275094201750009.--------------------------------------------------------------------------
- Pemegang hak atas tanah yang akan dibebani Hak Tanggungan, selanjutnya
disebut Pemegang Hak, selaku pemberi Hak Tanggungan;------------------------------
Untuk selanjutnya disebut Pihak Pertama.--------------------------------------------------
II. Tuan RUDI, lahir di Bandung, pada tanggal 8 (delapan) bulan Maret tahun
1986 (seribu sembilan ratus delapan puluh enam), Warga Negara Indonesia,
bertempat tinggal di Kota Bandung, Jalan Dederuk nomor 19, Rukun
Tetangga 004, Rukun Warga 008, Kelurahan Sadangserang, Kecamatan
Coblong, Provinsi Jawa Barat, pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan
Nomor Induk Kependudukan
327307480360004,.-------------------------------------------------------
- Selaku Pemimpin Cabang Utama Perseroan Terbatas (PT) Bank Sahabat
Sejahtera, Bandung,-------------------------------------------------------------------------------
- Menurut keterangannya dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut
mewakili Direksi berdasarkan Akta Kuasa Nomor 15 tanggal 20-6-2020 (dua
puluh Juni dua ribu dua puluh), yang dibuat di hadapan EVA RUSLI, Sarjana
Hukum, Notaris di Bandung, oleh karena itu berdasarkan Anggaran Dasar
Perseroan yang terakhir dirubah dengan Akta Nomor 51, tanggal 18-11-2022,
yang dibuat di hadapan SUTISNA, Sarjana Hukum, Notaris di Bandung yang
penerimaan dan pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasarnya telah diterima
dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementrian
Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan suratnya tanggal 21-11-2022 (dua
puluh satu November dua ribu dua puluh dua), Nomor: AHU-AH.01.03-
0187521;---------------------------------------------------------------------------------------------
- demikian sah mewakili Direksi, dari dan oleh karena itu bertindak untuk dan
atas nama serta sah mewakili Perseroan Terbatas PT. Bank Sahabat Sejahtera
Cabang Utama, berkedudukan di Jalan Veteran Nomor 71,
Bandung.--------------------------
- Selaku Penerima Hak Tanggungan, yang setelah hak tanggungan yang
bersangkutan didaftar pada Kantor Pertanahan setempat akan bertindak
sebagai Pemegang Hak
Tanggungan,---------------------------------------------------------------------
untuk selanjutnya disebut Pihak
Kedua.------------------------------------------------------
- Para penghadap telah dikenal oleh Saya, PPAT.-------------------------------------------
- Para Pihak menerangkan:----------------------------------------------------------------------
Bahwa oleh Pihak Kedua dan Tuan HERU, ----------------------------------------------
selaku Debitor, telah dibuat dan ditandatangani perjanjian utang-piutang
yang dibuktikan dengan :
--------------------------------------------------------------------------
Perjanjian Kredit dengan Jaminan Hak Atas Tanah Tertanggal Nomor
101010040005482, yang dibuat di bawah tangan, bermeterai cukup, yang
aslinya diperlihatkan kepada saya, PPAT, dan fotokopinya dilekatkan pada
Lembar Pertama minuta akta
ini,-----------------------------------------------------------
Bahwa untuk menjamin pelunasan utang Debitor, sejumlah Rp.350.000.000,-
(tiga ratus lima puluh juta Rupiah), atau sejumlah uang yang dapat
ditentukan di kemudian hari berdasarkan perjanjian utang-piutang tersebut
di atas dan penambahan, perubahan, perpanjangan serta pembaruannya
(selanjutnya disebut perjanjian utang-piutang) sampai sejumlah Nilai
Tanggungan sebesar Rp. 437.500.000,- (empat ratus tiga puluh tujuh juta
lima ratus ribu Rupiah), oleh Pihak Pertama diberikan dengan akta ini kepada
dan untuk kepentingan Pihak Kedua, yang dengan ini menyatakan
menerimanya, Hak Tanggungan yang diatur dalam Undang-undang Hak
Tanggungan dan peraturan-peraturan-pelaksanaannya, Peringkat I (Pertama)
atas objek berupa 1 (satu) hak atas tanah yang diuraikan di bawah
ini:---------------------------------------------------------
- Hak Milik atas sebidang tanah Nomor 125/Gagak, Blok 175, Kohir Nomor
00237 seluas 100m2 (seratus meter persegi), sebagaimana diuraikan
dalam Peta Bidang tanggal 19 Oktober 2012, Nomor 155/2012 yang
dilampirkan pada akta ini, dengan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB):
[Link].00691, dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak
Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) Nomor Objek Pajak (NOP):
[Link].004.0079.0, terletak di :----------
-Propinsi : Jawa Barat;-------------------------------------------
-Kota Administrasi : Bandung; ---------------------------------------------
-Kecamatan : Lumayung; -------------------------------------------
-Kelurahan : Gagak; --------------------------------------------------
-Jalan : Titiran Nomor 25--------------------------------------
Rukun Tetangga 007, Rukun Warga 004---------
Berdasarkan alat-alat bukti berupa Sertipikat Hak Milik Nomor
125/Gagak tercatat atas nama
Heru.----------------------------------------------------------------
Sertipikat dan bukti pemilikan yang disebutkan di atas ---------------------
diserahkan kepada saya, PPAT. untuk keperluan pendaftaran hak,
pendaftaran peralihan hak, dan pendaftaran Hak Tanggungan yang diberikan
dengan akta
ini;-------------------------------------------------------------------------------------------------
Pemberian Hak Tanggungan tersebut di atas meliputi juga :------------------------
Segala sesuatu yang berada, berdiri dan/atau tertanam diatas tanah tersebut
yang karena sifatnya dan peruntukannya dan/atau menurut ketentuan
Undang-Undang Republik Indonesia dinyatakan sebagai benda tidak
bergerak, terutama tetapi tidak terbatas pada sebuah bangunan
permanenbeserta turutan-
turutannya.---------------------------------------------------------------------------Untuk
selanjutnya hak atas tanah dan benda-benda lain tersebut di atas disebut
sebagai Objek Hak Tanggungan yang oleh Pihak Pertama dinyatakan sebagai
miliknya. ------------------------------------------------------------------------------
Para pihak dalam kedudukannya sebagaimana tersebut di atas menerangkan,
bahwa pemberian Hak Tanggungan tersebut disetujui dan diperjanjikan dengan
ketentuan-ketentuan sebagai berikut :-----------------------------------------------------------
------------------------------------------------- Pasal 1
--------------------------------------------------
Pihak Pertama menjamin bahwa semua Objek Hak Tanggungan tersebut di atas,
betul milik Pihak Pertama, tidak tersangkut dalam suatu sengketa, bebas dari
sitaan dan bebas pula dari beban-beban apapun yang tidak tercatat.
------------------------------------------------------------------------------ Pasal 2
------------------------------------------------
Hak Tanggungan tersebut di atas diberikan oleh Pihak Pertama dan diterima oleh
Pihak Kedua dengan janji-janji yang disepakati oleh kedua belah pihak
sebagaimana diuraikan di bawah ini :
------------------------------------------------------------------------------
• Pihak Pertama tidak akan menyewakan kepada pihak lain Objek Hak
Tanggungan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua,
termasuk menentukan atau mengubah jangka waktu sewa dan/atau
menerima uang sewa di muka jika disetujui disewakan atau sudah
disewakan.-------------------------------------------------------------------------------------
• Pihak Pertama tidak akan mengubah atau merombak semua bentuk atau
tata susunan Objek Hak Tanggungan, termasuk mengubah sifat dan tujuan
kegunaannya baik seluruhnya maupun sebagian, tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari Pihak Kedua. ----------
• Dalam hal Debitor sungguh-sungguh cidera janji, Pihak Kedua oleh Pihak
Pertama dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan,
dan untuk itu kuasa, untuk mengelola Objek Hak Tanggungan berdasarkan
Penetapan Ketua Pengadilan Negeri yang meliputi letak Objek Hak
Tanggungan yang bersangkutan. ------------ • Jika Debitor tidak memenuhi
kewajiban untuk melunasi utangnya, berdasarkan perjanjian utang piutang
tersebut di atas, oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua selaku Pemegang Hak
Tanggungan peringkat pertama, dengan akta ini diberi dan menyatakan
menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk tanpa persetujuan
terlebih dahulu dari Pihak Pertama: --------------------------------------------------
a. menjual atau suruh menjual di hadapan umum secara lelang Objek Hak
Tanggungan baik seluruhnya maupun sebagiansebagian;
--------------------------------------------------------------------- b. mengatur dan
menetapkan waktu, tempat, cara dan syarat-syarat penjualan;
-------------------------------------------------------------------- c. menerima uang
penjualan, menandatangani dan menyerahkan kwitansi
---------------------------------------------------------------------- d. menyerahkan apa
yang dijual itu kepada pembeli yang
bersangkutan.---------------------------------------------------------------- e.
mengambil dari uang hasil penjualan itu seluruhnya atau sebagian untuk
melunasi utang Debitor tersebut di atas ; dan------ f. melakukan hal-hal lain
yang menurut Undang-undang dan peraturan hukum yang berlaku
diharuskan atau menurut pendapat Pihak Kedua perlu dilakukan dalam
rangka melaksanakan kuasa tersebut. ------------------------------------------ •
Pihak Kedua sebagai pemegang Hak Tanggungan Pertama atas Objek Pihak
Kedua sebagai pemegang Hak Tanggungan Pertama atas Objek Hak
Tanggungan tidak akan membersihkan Hak Tanggungan tersebut kecuali
dengan persetujuan dari Pemegang Hak Tanggungan Kedua dan
seterusnya, walaupun sudah dieksekusi untuk pelunasan piutang
Pemegang Hak Tanggungan Pertama. ------- • Tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari Pihak Kedua, PihakPertama tidak akan melepaskan
haknya atas Objek Hak Tanggunganatau mengalihkannya secara apapun
untuk kepentingan Pihak Ketiga.
--------------------------------------------------------------------------- • Dalam hal
Objek Hak Tanggungan dilepaskan haknya oleh Pihak Pertama atau dicabut
haknya untuk kepentingan umum, sehingga hak Pihak Pertama atas Objek
Hak Tanggungan berakhir, Pihak Kedua dengan akta ini oleh Pihak Pertama
diberi dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk
menuntut atau menagih dan menerima uang ganti rugi dan/atau segala
sesuatu yang karena itu dapat ditagih dari Pemerintah dan/atau Pihak
Ketiga lainnya, untuk itu menandatangani dan menyerahkan tanda
penerimaan uang dan melakukan tindakan-tindakan yang perlu dan
berguna serta dipandang baik oleh Pihak Kedua serta selanjutnya
mengambil seluruh atau sebagian uang ganti rugi dan lain-lainnya tersebut
guna pelunasan piutangnya. ------------------------------------ • Pihak Pertama
akan mengasuransikan Objek Hak Tanggungan terhadap bahaya-bahaya
kebakaran dan malapetaka lain yang dianggap perlu oleh Pihak Kedua
dengan syarat-syarat untuk suatu jumlah pertanggungan yang dipandang
cukup oleh Pihak Kedua pada perusahaan asuransi yang ditunjuk oleh
Pihak Kedua, dengan ketentuan surat polis asuransi yang bersangkutan
akan disimpan oleh Pihak Kedua dan Pihak Pertama akan membayar premi
pada waktu dan sebagaimana mestinya. Dalam hal terjadi kerugian karena
kebakaran atau malapetaka lain atas Objek Hak Tanggungan Pihak Kedua
dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk
itu kuasa, untuk menerima seluruh atau sebagian uang ganti kerugian
asuransi yang bersangkutan sebagai pelunasan utang Debitor.
--------------------------------------------------- • Pihak Kedua dengan akta ini diberi
dan menyatakan menerima kewenangan; dan untuk itu diberi kuasa,
untuk, atas biaya Pihak Pertama, melakukan tindakan yang diperlukan
untuk menjaga dan mempertahankan serta menyelamatkan Objek Hak
Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk pelaksanaan eksekusi atau
untukmencegah menjadi hapusnya atau dibatalkannya hak atas Objek Hak
Tanggungan karena tidak dipenuhinya atau dilanggarnya ketentuan
Undang-undang serta jika diperlukan mengurus perpanjangan jangka
waktu dan pembaruan hak atas tanah yang menjadi Objek Hak
Tanggungan.--------------------------------------------- • Jika Pihak Kedua
mempergunakan kekuasaannya untuk menjual Objek Hak Tanggungan,
Pihak Pertama akan memberikan kesempatan kepada yang berkepentingan
untuk melihat Objek Hak Tanggungan yang bersangkutan pada waktu yang
ditentukan oleh Pihak Kedua dan segera mengosongkan atau suruh
mengosongkan dan menyerahkan Objek Hak Tanggungan tersebut kepada
Pihak Kedua atau pihak yang ditunjuk oleh Pihak Kedua agar selanjutnya
dapat menggunakan dalam arti kata yang seluas-luasnya.-------------- •
Sertipikat tanda bukti hak atas tanah yang menjadi Objek Hak Tanggungan
akan diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua untuk disimpan
dan dipergunakan oleh Pihak Kedua dalam melaksanakan hak-haknya
sebagai pemegang Hak Tanggungan dan untuk itu Pihak Pertama dengan
akta ini memberikan kuasa kepada Pihak Kedua untuk menerima sertipikat
tersebut dari Kantor Pertanahan setelah Hak Tanggungan ini
didaftar.------------------------ • Semua kekuasaan yang diberikan oleh Pihak
Pertama kepada Pihak Kedua dengan akta ini adalah kekuasaa-kekuasaan
tetap yang tidak dapat dicabut dan tidak akan berakhir karena sebab-sebab
yang ditetapkan dalam Undang-Undang dan merupakan bagian yang
penting dan tidak dapat dipisahkan dari akta ini dan perjanjian utang
piutang yang bersangkutan berikut segala perubahannya yang tidak akan
dicabut tanpa adanya kekuasaan-kekuasaan tersebut.
------------------------------------------- Pasal 3 ----------------------------------- Untuk
melaksanakan janji-janji dan ketentuan-ketentuan sebagaimana diuraikan
dalam pasal 2, Pihak Pertama dengan akta ini memberi kuasa kepada Pihak
Kedua, yang menyatakan menerimanya untukmenghadap di hadapan
pejabat-pejabat pada instansi yang berwenang, memberikan keterangan,
menandatangani formulir/ surat, menerima segala surat berharga dan lain
surat serta membayar semua biaya dan menerima hak segala uang
pembayaran serta melakukan segala tindakan yang perlu dan berguna
untuk melaksanakan janji-janji dan ketentuan-ketentuan
tersebut.---------------------------------------------------
-------------------------------------------- Pasal 4 ---------------------------------- Para
pihak dalam hal-hal mengenai Hak Tanggungan tersebut di atas dengan
segala akibatnya memilih domisili pada Kantor Panitera Pengadilan Negeri
Tangerang Selatan ------------------------------------------
-------------------------------------------- Pasal 5 ----------------------------------- Biaya
pembuatan akta ini, uang saksi dan segala biaya mengenai pembebanan
Hak Tanggungan tersebut di atas dibayar oleh Debitur (Pihak Pertama).
--------------------------------------------------------------------- Demikian akta ini
dibuat dihadapan para pihak dan : ----------------------- 1.-Nona JUNI
HARAHAP, Warga Negara Indonesia, bertempat ------------- tinggal di Jl
Anggur 12, Pamulang Barat, pemegang Nomor Induk Kependudukan :
----------------------------------------------------------------- 2171095507889006.
-------------------------------------------------------------- 2.-Nona HARIANTI, Warga
Negara Indonesia, -------------------------------- bertempat tinggal di
Perumahan Garden Pamulang Blok L ---------------- Nomor 07, Rukun
Tetangga 002, Rukun Warga 005, ----------------------- Nomor Induk
Kependudukan : 1271135607960004. ---------------------- ---Keduanya
pegawai pada kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah. ---------- sebagai saksi-
saksi, dan setelah dibacakan serta dijelaskan, maka sebagai bukti
kebenaran pernyataan yang dikemukanan oleh Pihak Pertama dan Pihak
Kedua tersebut di atas, akta ini ditandatangani oleh Pihak Pertama, Pihak
Kedua, para saksi dan saya, PPAT, sebanyak 2 (dua) rangkap asli, yaitu 1
(satu) rangkap lembar pertama disimpan di kantor saya, dan 1 (satu)
rangkap lembar kedua disampaikan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota
Tangerang Selatan, untuk keperluan pendaftaran Hak Tanggungan yang
diberikan dalam akta ini.-------------- --------------
Pihak Pertama Pihak Kedua
ttd. ttd.
SOFIA HADIN ALBERT
HO
[Link]. Bank Muamalat.
Saksi Saksi
ttd. ttd.
JUNI HARAHAP. HARIANTI
Pejabat Pembuat Akta Tanah
ttd.
WAHYU ARDIANTO PASARIBU