Platform Penjualan Online Berbasis Web
Mata Kuliah : Rekayasa Perangkat Lunak
Dosen Pengampu : Vihi Atina, [Link]
Disusun oleh : Kelompok 2
1. Fajri Rahmani (220101137)
2. Naomi Mela Saputri (230101132)
3. Stephanie Deanita Chrisnawati (220101147)
4. Umar Choirul Hadi (220101149)
FAKULTAS KOMPUTER
UNIVERSITAS DUTA BANGSA
SURAKARTA
2024
BAB I
PENDAHULUAN
Di era digital ini, kebutuhan akan platform penjualan online semakin meningkat,
terutama dengan meningkatnya jumlah konsumen yang lebih memilih berbelanja secara daring.
Platform penjualan online berbasis web memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi
dari mana saja dan kapan saja, sehingga membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha
untuk menjangkau pasar yang lebih besar. Di sisi lain, platform ini juga menjadi solusi praktis
bagi pembeli, dengan kemudahan dalam memilih produk, membandingkan harga, dan
melakukan pembayaran secara online.
Platform penjualan online berbasis web yang berkesinambungan dirancang dengan
memperhatikan aspek keberlanjutan dalam jangka panjang, baik dari segi ekonomi,
lingkungan, maupun sosial. Dalam konteks keberlanjutan, platform ini tidak hanya mendukung
pertumbuhan bisnis jangka pendek tetapi juga memastikan bahwa operasional platform ramah
lingkungan dan memiliki dampak sosial yang positif. Misalnya, penggunaan fitur digital untuk
meminimalisasi penggunaan kertas dan pemilihan metode pengiriman ramah lingkungan dapat
mendukung tujuan keberlanjutan.
Fitur utama yang ditawarkan oleh platform ini meliputi manajemen inventori,
pemrosesan pembayaran, integrasi dengan layanan pengiriman, dan pelacakan pesanan secara
real-time. Teknologi ini memungkinkan penjual untuk mengelola stok produk secara efisien,
memproses pesanan dengan cepat, dan mendapatkan data penjualan untuk analisis lebih lanjut.
Dengan teknologi berbasis data ini, penjual dapat memahami pola pembelian konsumen dan
membuat keputusan bisnis yang lebih baik berdasarkan data yang tersedia.
Platform ini juga menitikberatkan pada pengalaman pengguna yang optimal, di mana
tampilan antarmuka yang sederhana dan user-friendly, keamanan data, serta sistem pembayaran
yang terjamin keamanannya menjadi prioritas utama. Selain itu, sistem juga menyediakan
layanan pelanggan yang responsif untuk memastikan pengalaman bertransaksi yang nyaman
dan terpercaya bagi pengguna. Dengan demikian, platform ini mampu meningkatkan kepuasan
pelanggan sekaligus menjaga kepercayaan pengguna dalam jangka panjang.
Dengan fokus pada keberlanjutan, platform penjualan online berbasis web ini tidak
hanya menjadi media jual-beli digital, tetapi juga mendukung terciptanya ekosistem bisnis yang
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Implementasi teknologi ramah lingkungan, keamanan
data yang terjaga, serta dukungan pada usaha kecil menengah menjadi keunggulan utama yang
mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial di masa mendatang.
PEMBAHASAN
1) Model Proses Perangkat Lunak
Menurut (Ardhiansyah, 2022) Metode Extreme Programming (XP) adalah salah
satu metode yang cukup baik untuk digunakan terutama dalam proyek
pengembangan aplikasi skala kecil. Metode ini cukup sederhana dan tepat, tetapi
masih menerapkan prinsip-prinsip fleksibel yang membuat peningkatan efisiensi
pekerjaan pengembangan perangkat lunak. Metode extreme programming sangat
sesuai saat menghadapi requirement yang tidak jelas atau saat menghadapi
perubahan yang sangat cepat.
Tahapan model XP yang kami terapkan dalam pengembangan aplikasi ini yaitu,
sebagai berikut:
1. Planning (Perencanaan) :
Di tahap ini tim pengembang melakukan identifikasi tujuan dari
platform. Yaitu menyediakan layanan jual beli yang aman,cepat dan praktis.
Tahap ini melibatkan penyusunan estimasi waktu dan alokasi sumber daya
untuk memastikan kelancaran proses pengembangan. Perencanaan yang
baik menentukan keberhasilan platform dalam memenuhi kebutuhan
pengguna.
2. Analisis Kebutuhan :
Pada tahap ini bertujuan mengidentifikasi dari kebutuhan fungsional
maupun kebutuhan non-fungsional. Pada tahap ini juga menganalisa
tentang use case diagram,activity diagram,dan class diagram. Kebutuhan
fungsional meliputi fitur registrasi pengguna, katalog produk dan
pemrosesan pembayaran. Kebutuhan non-fungsional meliputi aspek
keamanan, kinerja, skalabilitas, dan keberlanjutan. Pengumpulan kebutuhan
dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk
pengguna akhir, agar semua aspek yang relevan dapat terakomodasi dalam
desain platform.
3. Implementasi :
Pada tahap ini desain di konversi ke dalam kode program (misalnya Java
Script, Python, Php) dengan pendekatan modular. Pengembang
menciptakan fitur utama, menguji fungsional awal, dan memastikan modul
bekerja sesuai desain, mengurangi resiko kesalahan sistem.
4. Pengujian :
Pengujian mencakup unit, integrasi, sistem dan keamanan untuk melindungi
pengguna serta memastikan platform sesuai spesifikasi. Pengujian UX
memastikan antarmuka ramah pengguna dan navigasi intuitif. Mendeteksi
bug sejak dini untuk mengurangi masalah pasca produksi.
5. Pemeliharaan :
Pemeliharaan perbaikan bug, peningkatan fitur, dan pembaruan keamanan
untuk menjaga optimalitas platform.
2) Rekayasa Kebutuhan Perangkat Lunak
1. Kebutuhan Fungsional
a. Registrasi/Login
Platform harus menyediakan fitur registrasi untuk pengguna baru dan
login dengan verifikasi email atau no HP.
b. Manajemen Produk
Penjual dapat menambahkan, mengedit dan menghapus
produk,termasuk mengunggah foto, deskripsi, kategori, harga dan stok
barang.
c. Pencarian dan Filter Produk
Customer dapat mencari produk menggunakan kata kunci dan
menyaring hasil berdasarkan kategori, harga, popularitas, atau penilaian.
d. Checkout
Pembeli dapat menambahkan produk ke keranjang belanja dan
melakukan checkout, dengan ruincian harga, pajak, serta biaya
pengiriman.
e. Proses Pembayaran
Platform mendukung berbagai metode pembayaran, seperti transfer
bank, kartu kredit dan e-wallet, serta mengkonfirmasi pembayaran yang
berhasil.
f. Pelacakan Pesanan
Customer dapat melacak status pesanan, dari tahap pemrosesan,
pengiriman, hingga pesanan diterima.
g. Manajemen ulasan dan penilaian
Pembeli dapat memberikan ulasan dan penilaian terhadap produk
setelah pembelian, mendukung transparasi dan reputasi produk.
h. Notifikasi
Platform memberikan notifikasi kepada pengguna untuk status pesanan,
penawaran khusus, dan pembaruan lainnya melalui email atau push
notification.
i. Dashboard Penjual
Menyediakan statistic penjualan, riwayat transaksi, dan data pelanggan
untuk membantu penjual mengelola bisnis mereka.
j. Layanan Pelanggan
Fitur kontak atau bantuan pelanggan tersedia untuk mendukung
pengguna dalam menyelesaikan masalah atau pertanyaan terkait
platform.
2. Kebutuhan Non-Fungsional
1. Kebutuhan perangkat lunak :
Kebutuhan perangkat lunak atau software yang diperlukan adalah sebagai
berikut :
a) Microsoft windows 10(64 bit)
b) Web Browser
c) XAMPP
d) Php
e) PhpRad
2. Kebutuhan perangkat keras
Kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
Spesifikasi Laptop yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
a) Prosesor Intel® Core™ i3-6100
b) RAM 4 GB
c) HDD 500 GB
3. Pemodelan sistem terstruktur
a) Use Case Diagram
Use case diagram bisa mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau
lebih aktor dengan sistem yang akan dibuatdan mengetahui fungsi apa
saja yang ada di dalam sebuah sistem.
Gambar : Use Case
b) Activity Diagram
b.1) Activity Diagram Login
Activity Diagram menggambarkan aliran kerja atau aktivitas dari sebuah
sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak.
Activity diagram login ini menggambarkan aktivitas dari admin atau
owner untuk masuk ke dalam menu utama. Untuk lebih jelasnya dapat
dilihat seperti gambar dibawah ini.
b.2) Activity Diagram Kelola Data Kategori
b.3) Activity Diagram Melakukan Pemesanan
b. 4) Activity Diagram Kelola Data Transaksi
b.5.) Activity Diagram Kelola Data Laporan
b.6.) Activity Diagram Kelola Data Pelanggan
c) Class Diagram
Class Diagram adalah salah satu jenis diagram dalam Unified Modeling
Language (UML) yang digunakan untuk memvisualisasikan struktur
dan hubungan antar kelas dalam sistem perangkat lunak. Diagram ini
menggambarkan atribut (properti) dan metode (fungsi) dari setiap kelas,
serta menunjukkan relasi antar kelas, seperti asosiasi, agregasi,
komposisi, dan [Link] Diagram untuk platform penjualan
online berbasis web adalah sebagai berikut :
Gambar : Class Diagram
1. Implementasi Sistem Perangkat Lunak
a) Tampilan Barang
Halaman barang digunakan untuk menampilkan data barang dan
menambahkah stok barang. Adapun implementasi halaman barang dapat
dilihat pada gambar dibawah ini :
Gambar : Tampilan Barang
b) Tampilan Pelanggan
Halaman tampilan pelanggan ini digunakan untuk menampilkan data pesanan dari
pelanggan.
Gambar : Tampilan Pelanggan
c) Tampilan Transaksi
Halaman transaksi digunakan untuk memnapilkan data transaksi.
Gambar : Tampilan Transaksi
d) Tampilan Transaksi Detail
Halaman transaksi detail digunakan untuk menampilkan kesuluruhan pesanan dari
setiap pelanggan.
Gambar : Tampilan Transaksi Detail