See discussions, stats, and author profiles for this publication at: [Link]
net/publication/390673292
KONSEP DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL
Presentation · April 2025
DOI: 10.13140/RG.2.2.13984.29442
CITATIONS READS
0 562
1 author:
Anisyah Dewi Syah Fitri
Poltekkes Kemenkes Surakarta
79 PUBLICATIONS 13 CITATIONS
SEE PROFILE
All content following this page was uploaded by Anisyah Dewi Syah Fitri on 11 April 2025.
The user has requested enhancement of the downloaded file.
KONSEP DEFINISI
OPERASIONAL
VARIABEL
A N I S YA H D E W I S YA H F I T R I , . M . P D
PENGERTIAN DEFINISI OPERASIONAL
Nurcahyo & Khasanah
• Definisi operasional variabel penelitian yaitu sebuah definisi berdasarkan pada karakteristik
yang dapat diobservasi dari apapun yang didefinisikan atau mengubah konsep dengan kata-kata
yang menguraikan perilaku yang dapat diamati dan dapat diuji serta ditentukan kebenarannya
oleh seseorang (2016:5)
Sugiyono
• Definisi operasional variabel adalah seperangkat petunjuk yang lengkap tentang apa yang harus
diamati dan mengukur suatu variabel atau konsep untuk menguji kesempurnaan. Definisi
operasional variabel ditemukan item-item yang dituangkan dalam instrumen penelitian (dalam
Sugiarto, 2016:38)
Sutama
• Definisi operasional yaitu pemberian atau penetapan makna bagi suatu variabel dengan
spesifikasi kegiatan atau pelaksanaan atau operasi yang dibutuhkan untuk mengukur,
mengkategorisasi, atau memanipulasi variabel. Definisi operasional mengatakan pada pembaca
laporan penelitian apa yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan atau pengujian hipotesis
(2016:52).
• Sutama (2016:51) memaparkan bahwa dalam penelitian kuantitatif, setiap variabel harus
didefinisikan secara operasional dan dikategorisasikan, diukur, dan dimanipulasi.
• Semuanya akan membantu dalam memudahkan proyek penelitian jika variabel tersebut
dinyatakan secara tertulis.
• tiga (3) definisi dalam kuantitatif, yaitu definisi konstitutif, konseptual, dan operasional. Namun,
secara umum yang sering digunakan adalah dimensi konseptual dan operasional
JENIS DEFINISI VARIABEL
1. Definisi Konstitutif (Constitutive definition)
• Definisi konstitutif adalah mendefinisikan istilah dengan menggunakan istilah yang lain.
Contohnya adalah kegelisahan bisa diartikan sebagai “ketakutan yang samar-samar”, atau bisa
juga intelegensi diartikan sebagai “ketajaman mental” dan “kemampuan dalam berpikir abstrak”.
Dalam hal ini kebanyakan definisi belum mencukupi bagi para peneliti.
2. Definisi Konseptual (Conseptual definition)
• Definisi konseptual adalah ungkapan-ungkapan konseptual untuk menggantikan ungkapan yang
didefinisikan. Batasan pada definisi konseptual ini adalah pada penggunaan kata-kata lain, namun
maknanya sama.
• Contohnya adalah kecerdasan. Kecerdasan adalah intelek yang bekerja, sedangkan kecerdasan
mental adalah kemampuan untuk berpikir abstrak.
3. Definisi Operasional (Operational definition)
• Definisi operasional adalah definisi yang memberikan pernyataan pada peneliti untuk apa saja
yang diperlukan dalam menjawab pertanyaan atau menguji hipotesis penelitian, khususnya pada
penelitian kuantitatif. Contohnya adalah bobot didefinisikan sebagai berat suatu benda.
Kecemasan didefinisikan sebagai rasa takut yang subjektif.
Selain itu, ada 2 jenis definisi operasional, yaitu terukur dan eksperimen.
• Terukur, merupakan cara pengukuran suatu variabel
• Eksperimen, rincian hal-hal yang dilakukan peneliti dalam memanipulasi suatu variabel.
TUJUAN DEFINISI OPERASIONAL
• Menetapkan aturan dan prosedur yang digunakan oleh peneliti untuk mengukur variabel
• Memberikan arti yang tidak ambigu dan konsisten untuk istilah/variabel yang jika tidak
dilengkapi dengan definisi operasional, maka dapat ditafsirkan dengan cara yang berbeda
• Membuat pengumpulan data serta analisis lebih fokus dan efisien
• Memandu jenis data informasi apa yang dicari oleh peneliti.
MANFAAT DEFINISI OPERASIONAL
• Memudahkan menetapkan aturan dan prosedur dalam mengukur variabel
• Memudahkan pemahaman mengenai variabel-variabel yang diteliti
• Dapat menghemat waktu dalam analisis data
• Memudahkan penafsiran variabel-variabel yang digunakan
• Contohnya adalah “konflik”. Konflik tersebut didefinisikan sebagai suatu keadaan yang dihasilkan
dengan menempatkan dua orang atau lebih pada suatu situasi yang masing-masing orang
mempunyai tujuan yang sama, akan tetapi hanya satu orang yang dapat mencapainya.
TIPE-TIPE DEFINISI OPERASIONAL
• Yunanto menjelaskan bahwa ada ada tiga (3) tipe-tipe , yaitu definisi operasional tipe A, B, dan C.
1. Definisi Operasional Tipe A (Pola I)
• Tipe A disusun berdasarkan pada operasi yang harus dilakukan, sehingga menyebabkan gejala
atau keadaan yang didefinisikan menjadi nyata atau dapat terjadi. Penggunaan prosedur yang
dilakukan oleh peneliti dapat membuat gejala tersebut menjadi nyata
2. Definisi Operasional Tipe B (Pola II)
• Tipe B disusun berdasarkan pada bagaimana suatu objek didefinisikan kemudian dapat
dioperasionalisasikan, yaitu berupa apa yang dilakukannya atau yang menyusun karakteristik
dinamisnya.
• Contohnya adalah “orang pandai”. Orang pandai dapat didefinisikan sebagai seorang yang
mendapatkan nilai tinggi di sekolah
3. Definisi Operasional Tipe C (Pola III)
• Tipe C dapat disusun berdasarkan pada penampakan atau gambaran visual suatu objek atau
gejala tersebut seperti apa, yaitu apa saja yang menyusun karakteristik-karakteristik statisnya.
• Contohnya adalah “orang pandai”. Orang pandai tidak hanya didefinisikan dengan satu
pengertian saja, misalnya seperti orang yang memiliki ingatan kuat, menguasai bahasa asing,
kemampuan berpikir baik, sistematis, dan dapat menghitung dengan cepat
CONTOH DEFINISI OPERASIONAL
PENGARUH MEDIA BIG BOOK TERHADAP PERKEMBANGAN
KEMAMPUAN LITERASI PADA ANAK USIA TK DI DESA JOHO
CONTOH DEFINISI OPERASIONAL
HUBUNGAN GURUPENDAMPING KHUSUS DENGAN KEMAMPUAN
SINTAKSIS ANAK HEARING IMPAIRMENT UMUR 7 -9 TAHUN
CONTOH DEFINISI OPERASIONAL
PENGARUH FOCUSED STIMUL ATION TERHADAP KEMAMPUAN SEMANTIK
ANAK DOWN SYNDROME UMUR 6 - 7 TAHUN DI SURAK ARTA
TERIMA KASIH
View publication stats