REVIEW JURNAL INTERNET OF THINGS
1.
Judul Jurnal Rancang Bangun Sistem Keamanan Sepeda
Motor Berbasis IoT (Internet of Things)
Penerbit Jurnal JURNAL FASILKOM
Link Jurnal [Link]
Volume dan Halaman Volume 10 Nomor 2, Halaman 103-112
Tahun Terbit Jurnal 2020
Penulis Jurnal Irma Salamah, Ahmad Taqwa, dan Adi Tri
Wibowo
Nama Reviewer Supriyadi Zebua
NIM Reviewer 222301040
Mata Kuliah Internet Of Things
Dosen Pengampu Devi Chirsman Lase, [Link]., [Link].
Tanggal 12 Mei 2025
Sepeda motor di Indonesia merupakan
kendaraan pribadi yang paling banyak
digunakan karena harganya yang relatif
terjangkau dan fleksibel melewati kemacetan
serta jalan sempit. Akan tetapi, kendaraan ini
memiliki sistem keamanan yang relatif
konvensional, seperti kunci kontak dan alat
pengaman sederhana, sehingga rentan
terhadap pencurian. Berbeda dengan
kendaraan mobil yang sudah dilengkapi fitur
Latar Belakang
GPS, sepeda motor belum banyak dilengkapi
sistem yang mampu memberikan posisi
secara real-time dan kontrol dari jarak jauh.
Oleh karena itu, dibutuhkan sistem keamanan
berbasis teknologi Internet of Things (IoT)
yang mampu memantau lokasi dan
mengendalikan kendaraan secara jarak jauh
guna mengurangi risiko pencurian dan
memudahkan pemilik dalam mengawasi
kendaraannya.
Masalah yang akan - Kurangnya sistem yang mampu
diselesaikan memonitor posisi kendaraan secara real-
time dan menampilkan data tersebut di
aplikasi android.
- Keamanan sepeda motor yang masih
konvensional dan rentan terhadap
pencurian.
- Keterbatasan sistem yang hanya
bergantung pada kunci standar tanpa fitur
pengendalian jarak jauh.
- Minimnya integrasi antara sensor GPS dan
kontrol perangkat melalui IoT agar
memungkinkan pengendalian dari jarak
jauh.
- Membangun sistem keamanan sepeda
motor berbasis IoT yang mampu
menampilkan posisi kendaraan secara
real-time pada aplikasi android.
- Mengembangkan fitur pengendalian
motor dari jarak jauh, termasuk memutus
Tujuan Penelitian
aliran listrik mesin dan memberi suara
peringatan.
- Mengintegrasikan modul GPS, SIM900
(GSM & komunikasi internet), dan relay
pada mikrokontroler Arduino Mega 2560
sebagai platform utama.
- Sistem elektronik berbasis Arduino Mega
2560, modul GPS, modul GSM (SIM900),
dan relay.
- Aplikasi android sebagai user interface
Subjek Penelitian yang terhubung ke sistem IoT melalui
jaringan internet.
- Data koordinat lokasi dan status
perangkat yang dikirim dan diterima
melalui jaringan GSM.
- Perancangan perangkat lunak dan
perangkat keras secara terintegrasi,
termasuk pengolahan data koordinat,
kendali relay, dan tampilan aplikasi.
- Pengujian fitur lokasi, pengendalian relay,
Metode Penelitian dan respon sistem dalam kondisi
percobaan.
- Pengumpulan data performa sistem
melalui pengujian sebanyak 30 kali,
mengukur waktu respon relay dan
kecepatan pembaruan data koordinat.
Analisa Penelitian - Data dari pengujian menunjukkan bahwa
waktu respon relay rata-rata adalah 15,1
detik dari pengujian 10 kali pada masing-
masing relay.
- Sistem bekerja dengan baik dalam
mengendalikan relay untuk memutuskan
dan menghubungkan aliran listrik mesin
sepeda motor dari jarak jauh.
- Rata-rata waktu pembaruan titik
koordinat ke server dan tampil di aplikasi
adalah sekitar 27,6 detik, menunjukkan
bahwa sistem mampu memperbarui posisi
secara berkala.
- Integrasi sistem GPS dan IoT yang
memungkinkan lokasi dan kendali dari
jarak jauh.
Kekuatan - Aplikasi android yang user friendly dan
mudah dioperasikan.
- Kemampuan memutus aliran listrik
sebagai pengendalian keamanan efektif.
- Waktu respon relay dan pembaruan data
yang masih cukup lambat (lebih dari 15
detik).
- Ketergantungan pada jaringan GSM dan
Kelemahan
internet yang berkaitan dengan kualitas
koneksi.
- Uji coba belum dilakukan di kondisi
lapangan nyata secara permanen.
- Sistem mampu menampilkan posisi
kendaraan secara real-time di aplikasi
android.
- Fitur pengendalian jarak jauh seperti
memutus listrik mesin dan memberikan
Hasil penelitian
suara peringatan berfungsi dengan baik.
- Sistem mampu memperbarui data
koordinat dalam waktu rata-rata 27,6
detik, memberikan informasi yang cukup
akurat dan terkini.
Kesimpulan Sistem keamanan sepeda motor berbasis IoT
yang dirancang ini mampu membantu pemilik
memonitor dan mengendalikan kendaraannya
dari jarak jauh secara efektif. Implementasi
menggunakan Arduino Mega 2560, GPS,
SIM900, dan relay terbukti mampu
menampilkan posisi di aplikasi android dan
mengendalikan motor secara real-time.
Sistem ini memberikan solusi terbaik dalam
meningkatkan keamanan sepeda motor
melalui teknologi modern. Namun, diperlukan
pengembangan lebih lanjut agar waktu
respon dan kecepatan pembaruan data dapat
lebih optimal. Sistem ini berpotensi untuk
diimplementasikan secara luas sebagai solusi
perlindungan kendaraan di masa mendatang.
2.
Judul Jurnal Tinjauan Ancaman dan Solusi Keamanan pada
Teknologi Internet of Things
Penerbit Jurnal Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi
Informasi
Link Jurnal [Link]
Volume dan Halaman Volume 9 Nomor 4, Halaman 375-384
Tahun Terbit Jurnal 2020
Penulis Jurnal Warsun Najib, Selo Sulistyo, Widyawan
Nama Reviewer Supriyadi Zebua
NIM Reviewer 222301040
Mata Kuliah Internet Of Things
Dosen Pengampu Devi Chirsman Lase, [Link]., [Link].
Tanggal 12 Mei 2025
Teknologi Internet of Things (IoT) mengalami
perkembangan pesat dalam satu dekade
terakhir, membawa berbagai manfaat di
banyak bidang seperti industri, kesehatan,
dan rumah tangga. Namun, pertumbuhan ini
juga memunculkan berbagai ancaman
keamanan yang menargetkan perangkat-
perangkat IoT, yang merupakan bagian
penting dari keberadaan IoT secara global.
Banyak perangkat IoT hanya dirancang untuk
fungsi tertentu dan seringkali tidak memiliki
fitur keamanan yang memadai, sehingga
Latar Belakang rentan terhadap serangan siber, pencurian
data pribadi, dan pelanggaran privasi. Selain
itu, kebanyakan protokol komunikasi dan
teknologi internet yang digunakan belum
dielaborasi untuk kebutuhan keamanan
khusus IoT. Keamanan IoT menjadi isu penting
karena dampaknya terhadap privasi,
kepercayaan pengguna, dan kestabilan
sistem yang mengandalkan IoT. Maka dari itu,
perlu dilakukan studi komprehensif tentang
jenis ancaman yang muncul, serta solusi yang
efektif untuk mengatasi kekurangan
keamanan tersebut.
Masalah yang akan Jurnal ini berupaya memberikan gambaran
menyeluruh mengenai berbagai ancaman
keamanan yang dihadapi oleh sistem IoT,
termasuk identifikasi serangan yang umum
dan masih membutuhkan penelitian lanjut.
Selain itu, artikel ini juga membahas berbagai
solusi dan metode pertahanan yang sudah
diselesaikan dan sedang dikembangkan untuk menghadapi
ancaman tersebut. Dengan demikian, jurnal
ini bertujuan untuk membantu komunitas
akademik, peneliti, dan industri dalam
mengidentifikasi risiko keamanan dan
mengembangkan strategi perlindungan yang
lebih baik.
- Mengkaji dan merangkum berbagai
ancaman dan serangan keamanan yang
dihadapi oleh sistem IoT.
- Menganalisis metode dan solusi yang ada
untuk mengatasi ancaman tersebut.
Tujuan Penelitian - Menyoroti tantangan keamanan yang
baru dan yang muncul di masa depan
dalam pengelolaan keamanan IoT.
- Memberikan rekomendasi dan kerangka
kerja untuk pengembangan keamanan
sistem IoT yang lebih kokoh dan efektif.
Subjek penelitian meliputi berbagai jenis
perangkat IoT, model referensi IoT, serta
serangan dan ancaman terhadap sistem IoT.
Subjek Penelitian
Penelitian ini juga meninjau keamanan dari
berbagai perspektif, termasuk dari sisi
teknologi, arsitektur, dan perilaku penyerang.
Metodologi yang digunakan dalam makalah
ini bersifat kajian literatur dan analisis
literatur kritis. Penulis meninjau berbagai
referensi ilmiah, laporan, dan penelitian
Metode Penelitian
terdahulu terkait keamanan IoT. Penelitian ini
juga mengkategorikan berbagai serangan dan
mengidentifikasi solusi yang sudah ada serta
potensi pengembangan solusi di masa depan.
Analisa Penelitian Analisa dilakukan melalui klasifikasi ancaman
dan serangan berdasarkan model referensi
IoT dan jenis risiko yang terkait. Kemudian,
solusi keamanan dibedah dan dikaitkan
dengan serangan yang ditargetkan. Penelitian
ini juga menyoroti kekurangan dan
kelemahan dari solusi yang sedang
digunakan, serta menyoroti tantangan
keamanan masa depan yang belum cukup
ditangani.
- Menyajikan gambaran luas dan
komprehensif mengenai ancaman dan
solusi keamanan IoT.
- Mengintegrasikan aspek teknologi dan
Kekuatan
perilaku penyerang dalam analisisnya.
- Memberikan kerangka pemikiran untuk
pengembangan keamanan di masa
depan.
- Bersifat kajian literatur, sehingga belum
menyajikan data empiris atau eksperimen
langsung.
Kelemahan
- Solusi yang diusulkan mungkin masih
dalam tahap teori dan perlu pengujian
atau implementasi konkret.
- Identifikasi berbagai jenis serangan IoT,
seperti serangan hijacking, pencurian
data, denial of service (DoS), dan lain-lain.
- Mengulas solusi teknis seperti enkripsi,
autentikasi, firewall, serta pendekatan
arsitektur yang mendukung keamanan
IoT.
Hasil penelitian
- Menunjukkan bahwa banyak ancaman
masih membutuhkan penelitian lebih
lanjut terkait deteksi dini dan mitigasi
serangan secara efektif.
- Menemukan bahwa keamanan IoT harus
bersifat multimodal, melibatkan teknologi,
kebijakan, dan pendidikan pengguna.
Perkembangan teknologi IoT menghadirkan
tantangan besar dalam aspek keamanan dan
privasi. Banyak jenis serangan yang telah
diketahui dan masih membutuhkan
penanganan yang lebih efektif. Perlu adanya
pengembangan solusi yang sistematis dan
terpadu, serta perhatian dari komunitas riset,
Kesimpulan
industri, dan pengguna agar IoT dapat
digunakan secara aman dan terpercaya.
Tantangan keamanan masa depan termasuk
dalam hal pengelolaan data besar, identifikasi
ancaman secara real-time, dan
pengembangan teknologi yang mendukung
keamanan otomatis dan adaptif.
3.
Judul Jurnal Analisis Kinerja Internet Of Things Berbasis
Firebase Real-Time Database
Penerbit Jurnal JURNAL RESISTOR
Link Jurnal [Link]
jurnalresistor/article/view/371
Volume dan Halaman Volume 1 Nomor 1, Halaman 1-11
Tahun Terbit Jurnal 2019
Penulis Jurnal Nyoman Buda Hartawan, Wayan Sudiarsa
Nama Reviewer Supriyadi Zebua
NIM Reviewer 222301040
Mata Kuliah Internet Of Things
Dosen Pengampu Devi Chirsman Lase, [Link]., [Link].
Tanggal 12 Mei 2025
Internet of Things (IoT) berkembang pesat
dan menawarkan solusi pengendalian
perangkat elektronik secara jarak jauh melalui
internet. Kecepatan dan kehandalan
pengoperasian IoT sangat dipengaruhi oleh
kualitas jaringan, terutama dalam hal delay
atau penundaan komunikasi. Firebase sebagai
layanan basis data real-time dari Google
Latar Belakang menawarkan potensi besar untuk mendukung
aplikasi IoT karena kemampuannya
memperbarui data secara langsung dan
sinkronisasi antar klien secara real-time.
Namun, kinerja Firebase yang dipengaruhi
oleh berbagai jenis koneksi jaringan seperti
3G, 4G, dan LAN perlu diuji secara empiris
untuk mengetahui efektivitasnya dalam
aplikasi kendali jarak jauh.
- Seberapa efisien dan cepat kinerja
Firebase dalam mengupdate data secara
real-time saat digunakan untuk kendali
jarak jauh perangkat IoT.
- Pengaruh jenis jaringan (3G, 4G, LAN)
Masalah yang akan terhadap delay atau waktu tunda
diselesaikan komunikasi antara perangkat smartphone
dan perangkat IoT.
- Mengetahui apakah Firebase dapat
diandalkan untuk aplikasi kendali
perangkat elektronik secara langsung dan
efisien dalam berbagai kondisi jaringan.
- Menganalisis dan mengukur performa
Firebase sebagai basis data real-time
dalam pengendalian perangkat IoT,
terutama perangkat lampu yang
dikendalikan secara jarak jauh.
Tujuan Penelitian
- Membandingkan delay yang terjadi pada
berbagai jenis koneksi jaringan (3G, 4G,
LAN) guna menentukan jaringan mana
yang paling optimal untuk aplikasi IoT
berbasis Firebase.
- Perangkat keras: NodeMCU ESP8266,
relay, stop kontak, lampu, dan access
point.
- Perangkat lunak: Aplikasi Android yang
Subjek Penelitian
dirancang untuk mengontrol lampu
melalui Firebase.
- Jaringan: Koneksi 3G, 4G, dan LAN dengan
perangkat mobile dan perangkat IoT.
- Membuat sistem kendali lampu jarak jauh
berbasis IoT menggunakan NodeMCU
ESP8266, relay, dan Firebase.
- Mengkonfigurasi jaringan dengan
berbagai skenario: 3G, 4G, dan LAN.
Metode Penelitian - Melakukan 10 kali pengukuran delay
untuk masing-masing koneksi dan
menghitung rata-rata delay tersebut.
- Analisis data berupa perbandingan delay
antar jaringan dan interpretasi performa
Firebase.
- Delay diukur sebagai waktu yang
dibutuhkan perangkat untuk
menyalakan/mematikan lampu setelah
perintah dikirim dari aplikasi android.
- Data pengukuran menunjukkan variasi
delay tergantung jaringan yang
digunakan:
Analisa Penelitian
- 3G: rata-rata delay sekitar 3,57 detik
- 4G: rata-rata delay sekitar 1,42 detik
- LAN: rata-rata delay sekitar 1,4 detik
- Hasil ini menunjukkan bahwa jaringan
yang lebih stabil dan cepat (LAN dan 4G)
memberikan pengalaman kontrol yang
lebih baik.
Kekuatan - Pengujian dilakukan secara empiris
dengan metode kuantitatif.
- Penggunaan Firebase sebagai basis data
yang populer dan umum digunakan.
- Melibatkan beberapa jenis jaringan untuk
menggambarkan kondisi nyata di
lapangan.
- Data yang terukur dan analisis berulang
meningkatkan keakuratan hasil.
- Pengujian terbatas hanya pada satu lokasi
dan beberapa koneksi jaringan, sehingga
hasil tidak secara langsung
mencerminkan kondisi global.
- Pengukuran delay dilakukan pada standar
tertentu dan tidak memperhitungkan
Kelemahan
faktor lain seperti gangguan jaringan atau
kondisi perangkat selain delay
komunikasi.
- Tidak membahas soal kestabilan koneksi,
keamanan, dan pengaruh load jaringan
saat penggunaan massal.
- Firebase mampu digunakan sebagai basis
data real-time dalam aplikasi kendali IoT.
- Delay terukur bergantung pada jenis
jaringan; LAN dan 4G menunjukkan delay
yang paling rendah dan stabil, sementara
Hasil penelitian 3G cukup tinggi dan lebih fluktuatif.
- Firebase sangat mendukung pengiriman
data secara otomatis dan sinkron antar
klien secara langsung, tetapi performa
sangat bergantung pada kekuatan dan
kestabilan jaringan.
- Firebase adalah platform yang cocok
untuk implementasi IoT yang
membutuhkan update data secara real-
time, seperti kendali lampu jarak jauh.
- Jenis koneksi jaringan secara signifikan
mempengaruhi delay, sehingga untuk
aplikasi yang membutuhkan latency
Kesimpulan rendah, jaringan LAN dan 4G lebih
direkomendasikan.
- Perlu diantisipasi adanya fluktuasi delay
yang cukup tinggi pada jaringan 3G.
- Sistem kendali lampu berbasis IoT ini
dapat dioperasikan dengan efektif asalkan
koneksi jaringan yang digunakan cukup
stabil dan cepat.
4.
Judul Jurnal Perancangan Sistem Smart Home Dengan
Konsep Internet Of Things Hybrid Berbasis
Protokol Message Queuing Telemetry
Transport
Penerbit Jurnal Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer MH
Thamrin
Link Jurnal [Link]
/f8c7/2b394a0e21abdc93b90a1e7461a0fa9df
[Link]
Volume dan Halaman Volume 6 Nomor 2, Halaman 123-136
Tahun Terbit Jurnal 2020
Penulis Jurnal Yohanes Bowo Widodo, Ade Muhammad
Ichsan, Tata Sutabri
Nama Reviewer Supriyadi Zebua
NIM Reviewer 222301040
Mata Kuliah Internet Of Things
Dosen Pengampu Devi Chirsman Lase, [Link]., [Link].
Tanggal 12 Mei 2025
Frustrasi pengguna terkait kekhawatiran lupa
mematikan listrik atau mengunci pintu saat
berpergian menjadi motivasi utama dalam
pengembangan sistem ini. Hal ini
menyebabkan ketidakefisienan waktu dan
biaya, seperti penggunaan bahan bakar dan
Latar Belakang
transportasi kembali ke rumah untuk
pengecekan. Untuk mengatasi permasalahan
ini, penulis mengusulkan sistem rumah pintar
berbasis IoT yang dapat dikendalikan dari
jarak jauh melalui smartphone dan perintah
suara menggunakan Google Voice Assistant,.
- Membantu pemilik rumah dalam
melakukan pengendalian dan monitoring
alat elektronik dari jarak jauh
- Meningkatkan efisiensi waktu dan biaya
Masalah yang akan
dengan mengurangi kebutuhan untuk
diselesaikan
kembali ke rumah
- Menyediakan sistem kontrol berbasis
suara dan aplikasi Android yang mudah
digunakan dan hemat energi
Tujuan Penelitian Membuat suatu sistem smart home berbasis
IoT hybrid yang menggunakan protokol MQTT,
yang memungkinkan pengguna
mengendalikan dan memonitor perangkat
rumah dari jarak jauh melalui aplikasi Android
dan Google Assistant. Sistem ini bertujuan
untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan,
dan efisiensi pengguna dalam pengelolaan
perangkat rumah tangga,.
Pengembangan prototipe sistem smart home
yang mengintegrasikan perangkat
Subjek Penelitian
mikrokontroler ESP-32, sensor, relay, serta
aplikasi Android dan Google Voice Assistant.
- Observasi langsung terhadap rumah
tanpa sistem smart home
- Studi literatur dari berbagai penelitian
sejenis dan jurnal ilmiah
- Perancangan perangkat keras dan
Metode Penelitian perangkat lunak
- Pengujian prototipe berbasis metode
prototyping yang terintegrasi dengan
aplikasi Android dan Google Voice
- Analisis hasil pengujian untuk kekurangan
dan kelebihan sistem
Pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat
dikendalikan dari jarak jauh melalui tombol
dan perintah suara, membuktikan fungsi
sesuai tujuan awal. Penggunaan protokol
MQTT terbukti efektif karena konsumsi energi
Analisa Penelitian
rendah, dan mampu berfungsi baik dalam
bandwidth rendah dan latency tinggi. Analisis
juga mengidentifikasi kekurangan pada
hardware dan software yang kemudian dapat
disempurnakan.
- Penggunaan protokol MQTT yang hemat
energi dan cocok untuk jaringan terbatas
- Integrasi dengan Google Voice Assistant
untuk kendali suara
Kekuatan
- Akses kontrol jarak jauh via aplikasi
Android
- Sistem diuji dan terbukti mampu
berfungsi sesuai kebutuhan
- Belum disebutkan secara spesifik, tetapi
kemungkinan terbatas pada fitur yang
masih sederhana dan kompatibilitas
Kelemahan
dengan berbagai perangkat lain
- Masih perlu pengembangan untuk
skalabilitas dan keamanan data
Hasil penelitian Sistem berhasil dibuat dan
diimplementasikan, mampu mengontrol
perangkat dari jarak jauh dengan perintah
tombol maupun suara. Pengujian
menunjukkan bahwa sistem memenuhi target
kenyamanan dan efisiensi, serta kompatibel
dengan jaringan ber bandwidth rendah.
Perancangan dan pengujian sistem smart
home berbasis IoT hybrid dengan protokol
MQTT berhasil dilakukan. Sistem dapat
dikendalikan kapan saja dan di mana saja
Kesimpulan melalui aplikasi Android dan Google Voice
Assistant, serta memiliki keunggulan dari segi
efisiensi energi dan ketahanan jaringan.
Sistem ini berpotensi menjadi solusi praktis
dalam pengelolaan rumah pintar.
5.
Judul Jurnal Rancang Bangun Alat Monitoring Suhu dan
Kelembaban Pada Alat Baby Incubator
Berbasis Internet Of Things
Penerbit Jurnal Jurnal Teknologi
Link Jurnal [Link]
Volume dan Halaman Volume 6 Edisi 1, Halaman 1-19
Tahun Terbit Jurnal 2018
Penulis Jurnal Romi Andi Wijaya, Sri Wiji Lestari, Mardiono
Nama Reviewer Supriyadi Zebua
NIM Reviewer 222301040
Mata Kuliah Internet Of Things
Dosen Pengampu Devi Chirsman Lase, [Link]., [Link].
Tanggal 12 Mei 2025
Latar Belakang Pentingnya pengawasan terhadap bayi kritis
yang berada di NICU (Neonatal Intensive Care
Unit) mendorong pengembangan teknologi
kesehatan agar menyediakan kemudahan,
kecepatan, dan ketepatan dalam perawatan.
Suhu inkubator harus dijaga antara 35°C–
36°C dan kelembaban sekitar 50%–60% RH
agar respirasi bayi optimal dan risiko
hipotermia berkurang. Pengamatan suhu dan
kelembaban secara manual seringkali
menyebabkan perawat harus sering masuk ke
ruangan, yang berpotensi menimbulkan
kelelahan dan kesalahan pembacaan. Oleh
karena itu, diperlukan sistem monitoring
otomatis yang dapat diakses dari jarak jauh
melalui internet, sehingga pengawasan bisa
lebih efektif dan efisien.
- Keterbatasan pengamatan manual
terhadap suhu dan kelembaban di dalam
inkubator.
- Potensi terjadinya kesalahan pembacaan
Masalah yang akan data akibat pengamatan manual.
diselesaikan - Kurangnya sistem monitoring yang bisa
diakses secara jarak jauh melalui internet.
- Perlunya pengendalian yang otomatis
untuk memastikan suhu dan kelembaban
berada dalam batas aman bagi bayi.
- Membangun sistem monitoring suhu dan
kelembaban pada alat baby incubator
berbasis Internet of Things (IoT).
- Memberikan kemudahan pengawasan
kondisi lingkungan incubator dari jarak
Tujuan Penelitian
jauh melalui platform web dan aplikasi
Android.
- Menyediakan data pengukuran secara
real-time untuk perawatan bayi yang lebih
optimal.
- Sistem alat monitoring suhu dan
kelembaban yang dipasang pada
inkubator bayi memakai sensor DHT11
(kelembaban dan suhu) dan sensor
Subjek Penelitian DS18B20 (suhu matras).
- Pengguna utama berupa perawat dan
dokter di lingkungan NICU yang akan
melakukan pengawasan lingkungan bayi
dari jarak jauh.
Metode Penelitian - Studi literatur untuk mencari teori dasar
dan komponen yang diperlukan.
- Perancangan hardware meliputi skematik
rangkaian dan layout PCB menggunakan
software Eagle.
- Pembuatan modul dan rangkaian
perangkat keras lengkap dengan sensor,
mikrokontroler Arduino (ATmega168/328),
modul WiFi ESP-8266, layar LCD 2x16, dan
sumber daya baterai.
- Pemasangan dan pengujian perangkat
secara langsung di tempat.
- Pengembangan aplikasi berbasis web
(ThingSpeak) dan Android untuk
monitoring jarak jauh.
- Pengujian akhir dengan pengambilan data
dan analisis penyimpangan sensor.
- Analisa dilakukan terhadap keakuratan
sensor, kestabilan koneksi internet, dan
ketepatan data yang ditampilkan.
- Pengujian dilakukan dengan memasukkan
Analisa Penelitian
variabel suhu dan kelembaban dari
setting tertentu dan membandingkan
hasil pengukuran langsung dan yang
dipantau secara jarak.
- Sistem otomatis dan berbasis IoT yang
memungkinkan monitoring jarak jauh.
- Penggunaan sensor dan modul WiFi yang
praktis dan hemat biaya.
Kekuatan
- Interface web dan aplikasi yang user-
friendly.
- Data real-time dan rekam jejak yang bisa
diakses kapan saja dan di mana saja.
- Ketergantungan pada kestabilan koneksi
internet.
- Kemungkinan gangguan hardware seperti
sensor yang rusak atau koneksi WiFi yang
Kelemahan
tidak stabil.
- Belum terdapat sistem kontrol otomatis
untuk mengatur suhu dan kelembaban
secara langsung.
- Sistem berhasil dirancang dan
diimplementasikan dengan data suhu dan
kelembaban yang akurat dan dapat
diakses melalui platform WebThingSpeak
dan aplikasi Android.
Hasil penelitian - Pengguna dapat melakukan monitoring
lingkungan inkubator dari jarak jauh
secara real-time.
- Akurasi sensor memenuhi standar yang
ditentukan: suhu dengan ±0.5°C dan
kelembaban 5% di rentang 20-95%.
Kesimpulan Perancangan sistem monitoring suhu dan
kelembaban berbasis IoT pada alat baby
incubator terbukti dapat berjalan efektif dan
memberikan kemudahan pengawasan dari
jarak jauh. Sistem ini membantu para petugas
kesehatan dalam menjaga kondisi optimal
bayi secara lebih efisien. Ke depannya, sistem
ini dapat dikembangkan untuk termasuk fitur
pengendalian otomatis suhu dan kelembaban
berdasarkan data sensor.