0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Panduan Konfigurasi Routing Static

Dokumen ini menjelaskan tentang praktik konfigurasi routing statis dalam teknologi layanan jaringan, termasuk tujuan, alat dan bahan, serta keselamatan kerja. Materi mencakup pengertian router, default gateway, dan tabel routing yang diperlukan untuk pengiriman data antar jaringan. Peserta didik diharapkan dapat membedakan antara routing statis dan dinamis serta melakukan konfigurasi routing statis dengan benar.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Panduan Konfigurasi Routing Static

Dokumen ini menjelaskan tentang praktik konfigurasi routing statis dalam teknologi layanan jaringan, termasuk tujuan, alat dan bahan, serta keselamatan kerja. Materi mencakup pengertian router, default gateway, dan tabel routing yang diperlukan untuk pengiriman data antar jaringan. Peserta didik diharapkan dapat membedakan antara routing statis dan dinamis serta melakukan konfigurasi routing statis dengan benar.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama Siswa : ……………………..

Nama Guru
Kompetensi Dasar : Teknologi Layanan Jaringan
Kelas :___________________
Alokasi Waktu : 90 menit MATERI
Konfigurasi router static
BAHAN AJAR

1. Tujuan
Setelah melakukan pratikum konfigurasi routing static, peserta didik diharapkan mampu:
a. Membedakan routing static dan routing dinamic
b. Mengkonfigurasi routing static
c. mengetahui cara kerja routing statis

2. Alat dan Bahan


a. Laptop/PC
b. paket Tracer 6.0

3. Keselamatan Kerja
a. Pastikan computer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung terkoneksi dengan
baik
b. Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat
komputer (magnet, handphone dan sebagainya).
c. Gunakanlah komputer sesuai dengan fungsi dan tujuannya.
d. Setelah pekerjaan selesai, matikan komputer dengan benar.

4. Materi
Default Gateway
Router adalah komputer general purpose (untuk tujuan yang lebih luas) dengan
dua atau lebih interface jaringan (NIC Card) di dalamnya yang berfungsi
hubungan 2 jaringan atau lebih, sehingga dia bisa meneruskan paket dari satu
jaringan ke jaringan yang lain. Untuk jaringan kecil, interface-nya adalah NIC Card,
sehingga router mempunyai 2 NIC atau lebih yang bisa menghubungkan dengan jaringan
lain. Untuk LAN kecil yang terhubung internet, salah satu interface adalah NIC card,
dan interface yang lain adalah sembarang hardware jaringan misal modem untuk
leased line atau ISDN atau koneksi internet ADSL yang digunakan. Router bisa dibuat
dari komputer yang difungsikan sebagai router, jadi tidak harus hardware khusus
misalnya cisco router. Default gateway dari suatu jaringan merupakan sebuah router
yang digunakan untuk meneruskan paket-paket dari jaringan tersebut ke jaringan yang
lain.
Biasanya LAN dikonfigurasi hanya mengetahui LAN miliknya dan default gateway-nya.
Jika dalam suatu LAN tidak ada default gateway-nya maka LAN tersebut tidak bisa
terkoneksi dengan jaringan lainnya. Jadi supaya dapat melakukan routing maka
setting/Konfigurasi jaringan perlu ditambahkan satu lagi yaitu default gateway. Sekarang
ada tiga parameter yang penting pada setting/konfigurasi jaringan yaitu :
1. IP Address
2. Netmask
3. Default Gateway.
5. Soal Tabel Routing
Supaya router bisa melayani permintaan untuk meneruskan pengiriman data,
maka router harus mempunyai tabel yang dipakai sebagai patokan data ini harus
saya kirim ke jaringan yang mana? Tabel yang dipunyai oleh router disebut
sebagai tabel routing yang berisi NETID dan Default gatewaynya. Berikut ini adalah
skenario pengiriman data dari komputer [Link] ke komputer [Link] :
1. Komputer [Link] ingin mengirim data ke [Link], menyadari
bahwa alamat tujuan tidak berada di jaringan lokal, maka komputer mencari
daftar “default gateway” pada property TCP/IP yaitu [Link]. Paket
data kemudian dikirim ke Gateway tersebut.
2. Pada komputer [Link] paket data tersebut kembali diperiksa, dan
ditemukan pada tabel routing bahwa paket tersebut dapat dikirim ke jaringan
192.168.2 lewat IP [Link]
3. Via IP [Link] akhirnya data dapat ditransmisi ke tujuan yaitu
[Link]
Router yang mempunyai tabel routing yang dikelola secara manual disebut
sebagai static routing. Tabel tersebut berisi daftar jaringan yang dapat dicapai oleh
router tersebut. Static routing dapat mempelajari jaringan yang berada di
sekelilingnya secara terbatas (bila hanya 2 jaringan), tapi bila terdapat banyak
jaringan, maka administrator harus mengelola tabel routing tersebut secara cermat.
Yang harus dilakukan adalah :
1) Setting kabel serial interface di masing-masing device dengan benar
2) Pembuatan ip address di interface masing-masing router
3) Gambarkan hasil konfigurasi routing static di packet traccer berikut ip addressnya
4) Tuliskan konfigurasi ip address masing-masing router

Anda mungkin juga menyukai