TUGAS
NAVIGASI DAN KEPELAUTAN
Penyusun :
Nama : Nelci Tasidjawa
Semester : IV
POLITEKNIK PERIKANAN NEGERI TUAL
TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN
MANAJAMEN REKAYASA PERIKANAN TANGKAP
2025
1. Pengertian dan Fungsi Navigasi
a. Pengertian Navigasi
navigasi , ilmu mengarahkan sebuah kapal dengan menentukan arahnyaposisi ,arah,
dan jarak yang ditempuh. Navigasi berkaitan dengan menemukan jalan menuju tujuan yang
diinginkan, menghindari tabrakan, menghemat bahan bakar, dan memenuhi jadwal.
Navigasi berasal dari bahasa Latin navis (“kapal ”) dan agere (“mengemudi”). Pelaut
awal yang memulai pelayaran eksplorasi secara bertahap mengembangkan metode sistematis
untuk mengamati dan mencatat posisi mereka, jarak dan arah yang mereka tempuh, arus
angin dan air, serta bahaya dan tempat berlindung yang mereka temui. Fakta-fakta yang
terkumpul dalam jurnal mereka memungkinkan mereka untuk menemukan jalan pulang dan
bagi mereka atau penerus mereka untuk mengulangi dan memperluas eksploitasi mereka.
Setiap pendaratan yang berhasil menjadi rambu jalan di sepanjang rute yang dapat ditelusuri
kembali dan diintegrasikan ke dalam kumpulan informasi yang dapat diandalkan yang terus
bertambah.
Navigasi modern, singkatnya, berkaitan dengan sistem transportasi terpadu secara
global di mana setiap pelayaran dari awal hingga akhir berkaitan dengan empat tujuan dasar:
tetap pada jalur, menghindari tabrakan, meminimalkan konsumsi bahan bakar, dan mematuhi
jadwal yang ditetapkan.
b. Fungsi Navigasi
Fungsi navigasi kapal adalah untuk menentukan posisi dan arah kapal, merencanakan rute,
dan mengendalikan kapal. Navigasi kapal juga bertujuan untuk menjaga keselamatan,
mengelola perjalanan, dan memastikan efisiensi operasional di laut.
Fungsi navigasi kapal
Menentukan posisi kapal
Menentukan arah kapal
Menentukan kecepatan kapal
Menentukan jarak tempuh kapal
Memperkirakan jarak waktu sampai pelabuhan tujuan
Memprediksi sisa waktu tempuh
Memantau kondisi cuaca
Menghindari rintangan
Mengendalikan kapal
Meningkatkan visibilitas
2. Pengertian dan fungsi kepelautan
a. Pengertian Kepelautan
Kepelautan adalah segala hal yang berkaitan dengan pelaut, termasuk pengawakan,
pendidikan, sertifikasi, dan hak-kewajibannya.
Pelaut adalah orang yang bekerja di atas kapal sebagai bagian dari awaknya, dan
dapat bekerja di salah satu dari sejumlah bidang yang berbeda yang terkait dengan
operasi dan pemeliharaan [Link] ini mencakup seluruh orang yang bekerja di atas
kapal. Selain itu sering pula disebut dengan Anak Buah Kapal atau ABK. Untuk dapat
bekerja di atas kapal, seorang pelaut harus memiliki sertifikat khusus kepelautan yang
dikeluarkan oleh badan diklat kepelautan.
b. Fungsi Kepelautan
Fungsi kepelautan adalah untuk mendukung perekonomian nasional, menghubungkan daerah,
dan menjaga keselamatan pelayaran.
Fungsi kepelautan dalam perekonomian
Membantu menggerakkan roda perekonomian nasional
Menjadi pintu masuk dan keluar barang dari atau ke negara atau daerah
Membantu meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan
Fungsi kepelautan dalam menghubungkan daerah
Menyambungkan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal
Membantu mengangkut penumpang, barang, komoditas, dan ternak
3. Pengertian Pelayaran Datar
Pelayaran Datar, Atau sering di sebut juga dengan pelayaran plane, Adalah metode
Navigasi yang menganggap permukaan laut sebagai bidang datar, bukan sebagai permukan
bola yang melengkung.
dalam pelayaran datar, pengukuran jarak dan arah dilakukan dalam dua dimensi, yaitu
panjang dan lebar, yang disesuaikan dengan koordinat garis lintang dan garis bujur yang
diproyeksikan secara linier. Hal ini menyederhanakan perhitungan dan memungkinkan
navigasi dilakukan dengan lebih mudah menggunakan alat pengukur seperti kompas dan
sekstan.
Konsep pelayaran datar ini sering digunakan dalam jarak pendek atau pada rute-rute yang
tidak melibatkan lintasan melintasi kutub atau lintasan yang sangat besar. Pelayaran datar
juga banyak digunakan dalam pelayaran di laut lepas atau perairan yang tidak terpengaruh
oleh kelengkungan bumi yang signifikan.
4. Definisi pelayaran Datar
Definisi yang digunakan dalam pelayaran datar adalah metode navigasi yang
menganggap permukaan laut sebagai bidang datar. Metode ini sering disebut juga sebagai
pelayaran plane.
Dalam pelayaran datar, digunakan berbagai pedoman, di antaranya:
Peta
Bentuk dan ukuran bumi
Benda-benda pembantu navigasi
Benda-benda bumiawi, seperti pulau, gunung, tanjung, dan suar
Dalam pelayaran datar, juga perlu memahami berbagai istilah, di antaranya:
Deviasi, yaitu perbedaan antara meridian magnetik dan arah yang ditunjuk jarum
kompas
Utara kompas, yaitu arah yang ditunjuk jarum kompas
Jajar, yaitu lingkaran kecil yang sejajar dengan katulistiwa
Katulistiwa, yaitu lingkaran besar yang tegak lurus pada poros bumi
Buku Ilmu Pelayaran Datar dapat membantu memahami dan meningkatkan keterampilan
dalam menyikapi berbagai pedoman dan istilah tersebut. Buku ini juga dilengkapi dengan
aturan-aturan dari International Maritime Organization (IMO).
Pelayaran datar menggunakan sistem koordinat kartesian, yaitu dengan membagi permukaan
laut menjadi grid dua dimensi yang terdiri dari sumbu x dan sumbu y. Sumbu x
menggambarkan lintang, sementara sumbu y menggambarkan bujur. Dengan sistem ini,
navigasi menjadi lebih sederhana karena kapal hanya perlu mengikuti arah tertentu pada peta
datar tanpa perlu mempertimbangkan kelengkungan bumi.
5. Macam macam Garis khayal di permukaan bumi dan definisinya
Garis khayal di permukaan bumi adalah garis imajiner yang digunakan untuk menentukan
lokasi suatu wilayah. Garis khayal juga digunakan untuk membagi zona waktu dan iklim
suatu daerah.
1. Garis Khatulistiwa
Garis khatulistiwa atau garis equator dan garis lintang 0 derajat adalah garis khayal yang
melingkari bumi dan membagi bola bumi menjadi dua belahan, yaitu utara dan selatan sama
besar.
2. Garis Lintang
Garis lintang merupakan garis khayal yang melingkari bumi dan terletak sejajar dengan garis
khatulistiwa, baik yang terdapat di sebelah utara maupun selatan garis khatulistiwa. Garis
lintang yan gterdapat di sebelah utara garis khatulistiwa disebut dengan garis Lintang Utara
(LU) dan garis lintang yang terdapat di sebelah selatan garis khatulistiwa disebut garis
Lintang Selatan (LS).
3. Garis Bujur
Garis bujur atau garis meridian adalah garis khayal yang ditarik dari kutub utara ke
kutub selatan dan membagi bumi menjadi dua belahan yang sama, yaitu garis belahan barat
dan belahan timur. Garis meridian melalui Kota Greenwich di Inggris sebagai garis bujur )
derajat.
Berdasarkan waktu lamanya rotasi, derajat bumi dapat dihitung ketika berputar dalam
waktu 1 jam. Adapun bumi berputar pada sumbunya menempuh jarak 360 derajat. Hal ini
menunjukkan bahwa dalam 360 derajat dibagi 24 jam sama dengan 15 derajat.
6. Jenis-jenis peta laut dan gambarnya
1. Peta ichtisar adalah peta-peta yang menggambarkan daerah-daerah yang luas pada
skala kecil, terutama untuk memberikan variasi arus, angin dan lain-lain 1 : 3.000.000
2. Peta haluan / peta perantau merupakan peta-peta dengan skala yang besar
dipergunakan untuk pelayaran pada jarak jauh dari daratan 1 : 500.000 sampai dengan 1 :
1.000.000
3. Peta pantai adalah peta-peta dengan skala yang lebih besar, digunakan untuk navigasi
sepanjang pantai 1 : 100.000 sampai dengan 1 : 500.000
4. Peta penjelas adalah peta-peta bagi navigasi di air pelayaran yang sulit 1 : 25.000 sampai
dengan 1 : 100.000
5. Peta rencana adalah peta-peta untuk menyinggahi bandar-bandar, pelabuhan-pelabuhan 1 :
10.000 sampai dengan 1:25.000