0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Manfaat dan Proses Problem Solving

Diunggah oleh

manmarlboro985
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Manfaat dan Proses Problem Solving

Diunggah oleh

manmarlboro985
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Manfaat Problem Solving

Kemampuan problem solving ini memiliki banyak manfaat. Berikut ini beberapa manfaat yang
dilansir dari [Link] dan penelitian UIN Sunan Gunung Djati.

1. Memperbaiki yang Rusak


Dalam hidup, kita pasti selalu menemui masalah, baik di rumah, sekolah, atau tempat kerja.
Masalah bisa saja membuat sesuatu menjadi rusak bahkan hancur. Misalnya masalah di
perusahaan yang mungkin bisa membuat bangkrut, atau masalah dengan teman yang
membuat hubungan rusak. Seseorang dengan kemampuan problem solving dapat
memperbaiki sesuatu yang rusak menjadi baik.

2. Kemampuan Manajemen Risiko


Menyelesaikan masalah biasanya diikuti dengan pertimbangan manajemen risiko. Sering kali
masalah memiliki banyak risiko yang harus dihitung agar dampak positif bisa lebih besar
daripada dampak negatifnya.

3. Stabilitas Emosi
Semakin sering orang menghadapi masalah dan berhasil menyelesaikannya, maka akan
mendapatkan kecerdasan emosional yang tinggi sehingga memperoleh stabilitas emosi.

4. Semakin Kreatif dan Kritis


Semakin beragam masalah yang kita tuntaskan, kita akan semakin kreatif. Sebab dalam proses
pemecahan masalah, kita dituntut mencari jalan dengan pemikiran kritis. Di situlah proses
kreatif akan tercipta.

5. Terampil Mengambil Keputusan


Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan seperti dua sisi mata uang yang tidak
terpisahkan. Mungkin kita tak selalu mengambil keputusan secara tepat. Seiring banyaknya
masalah yang dihadapi, kita akan semakin terampil mengambil keputusan.

6. Memperluas Pengetahuan
Masalah akan menuntun kita pada pengetahuan-pengetahuan baru yang mungkin belum
pernah kita temui. Jika kita mau belajar dari masalah, tentu pengetahuan kita akan semakin
luas. Pengetahuan akan suatu masalah yang sudah kita kuasai pun dapat kita bagi kepada
orang lain sehingga menjadi lebih bermanfaat.

Proses Problem Solving dan Contohnya


Pemecahan masalah dilakukan melalui beberapa tahap atau proses. Berikut ini sejumlah
proses problem solving dan contohnya, seperti dirangkum dari buku Ruslia Isnawati berjudul
Pentingnya Problem Solving Bagi Seorang Remaja dan Universitas Sampoerna.

1. Definisi Masalah
Tahap paling pertama adalah mendefinisikan masalah. Anda harus mencari tahu, apa
sebenarnya inti dari masalah itu dan dari mana sumbernya. Misalnya ketika menghadapi
masalah kinerja karyawan yang menurun, Anda harus tahu apa penyebabnya. Untuk
menelusuri ini mungkin tidak mudah, tetapi harus dilakukan mendalam.

2. Identifikasi Masalah
Setelah mengetahui akar masalahnya, maka identifikasi dan petakan hal-hal yang berkaitan
dengan masalah itu, seperti dampak langsung dan tidak langsung, siapa saja yang terlibat.
Misal pada masalah di atas, ternyata diketahui penyebabnya ada beberapa hal, yaitu
komunikasi yang kurang efektif dan adanya konflik beberapa orang. Pada tahap ini, mungkin
Anda harus memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan.

3. Cari Alternatif Solusi


Dari hasil identifikasi, kita akan menemukan beberapa alternatif solusi. Beberapa solusi pada
kasus di atas misalnya melakukan rotasi pegawai, mengeluarkan pegawai yang menjadi
sumber masalah, melakukan kegiatan santai bersama, atau mungkin membuat peraturan baru.

4. Pilih Solusi Terbaik


Dari alternatif solusi yang muncul, Anda bisa memilih solusi terbaik. Pada tahap ini, Anda
dituntut bisa melakukan manajemen risiko dan mengambil keputusan yang tepat. Dalam kasus
tadi, jika masalahnya masih ringan mungkin bisa ditangani dengan melakukan kegiatan santai
agar pikiran seluruh pegawai kembali segar, baru kemudian diberi pemahaman agar konflik
mereda dan kembali bekerja seperti seharusnya.

5. Terapkan dan Evaluasi


Setelah memilih solusi yang dianggap terbaik, terapkan sesuai rencana. Setelah berjalan,
lakukan evaluasi apakah sudah efektif. Lakukan perbaikan-perbaikan lagi jika diperlukan.

Tips Meningkatkan Kemampuan Problem Solving


Kemampuan problem solving sebetulnya akan meningkat dengan sendirinya seiring banyaknya
pengalaman menghadapi masalah. Berikut ini ada beberapa tips meningkatkan kemampuan
problem solving yang dirangkum dari buku Berdamai dengan Quarter Life Crisis yang disusun
Jewellius Kistom M dan situs [Link].

1. Tambah Pengetahuan
Untuk bisa memecahkan masalah dalam pekerjaan misalnya, diperlukan pengetahuan yang
banyak karena hal itu merupakan salah satu cara meningkatkan kemampuan problem solving.
Memperbanyak pengetahuan teknis dalam bidang pekerjaan yang digeluti tentu membuat lebih
mudah mengatasi masalah yang sedang dihadapi.

2. Ikut Terlibat dalam Pemecahan Masalah


Jika terjadi masalah di lingkaran Anda, cobalah ikut terlibat dalam memecahkan masalah. Anda
mungkin bisa ikut mengidentifikasi masalah dan memberikan saran solusi kepada pengambil
keputusan.

3. Sering Berdiskusi
Sering-seringlah berdiskusi dengan siapa pun. Diskusi tidak selalu formal, tetapi bisa juga
mengobrol dengan teman untuk membahas suatu masalah. Dengan berdiskusi, Anda akan
mendapatkan pandangan baru yang mungkin tidak Anda pikirkan. Hal ini mungkin bermanfaat
suatu hari nanti.

4. Lakukan Aktivitas Kreatif


Banyak aktivitas kreatif yang bisa kita lakukan, misalnya menulis cerita, membuat lagu,
membaca buku, mendaur ulang barang, bermain musik, olahraga, dan bermain game dengan
level bertingkat.

Mungkin aktivitas ini tidak berkaitan langsung dengan pemecahan masalah di dunia nyata,
namun otak kita akan mampu berpikir kreatif sehingga dapat menemukan solusi-solusi yang tak
terpikirkan.

Anda mungkin juga menyukai