Pelatihan Pengendalian Hama Tingkat Menengah
Pelatihan Pengendalian Hama Tingkat Menengah
NAMA :
____________________________________
N.I.K. :
____________________________________
INHOUSE TRAINING
Intermediate
Level
Dalam rencana kerja pengembangan Sumber
Daya Manusia, pelatihan selanjutnya, setelah
Pest Knowladge & HSE I Basic Training adalah
Intermediate Level Training.
Adapun materinya :
- Pest Knowledge : Semua hama yang
menjadi bidang usaha SPC (Nyamuk, Lalat,
Kecoa, Semut, Kecoa dan Rayap).
- Pesticide : Semua pestisida yang selama
ini dipergunakan oleh SPC (Ada didalam
Daftar AUTHORIZED PESTICIDE LIST (APL)
- Equipment : Lebih mengutamakan alat
kerja/equipment yang digunakan untuk ke
hama sasarannya.
- Health Safety Environment (HSE) : Lebih
mengutamakan fungsi dari masing-masing
Personal Protective Equipment (PPE) dan
Bahayanya
INHOUSE TRAINING
Pest Knowledge
I. NYAMUK
Page 1
Pest Knowledge
I. NYAMUK
KEBIASAAN NYAMUK
1. Menggigit di pagi hari/Day biters – Aedes sp
2. Menggigit di malam hari/Night Biters – Anopheles sp, Culex
sp
3. Mengigit karena dipengaruhi oleh: Suhu, Bau Keringat
Tubuh, CO2, Kelembaban, Warna kulit dan Pergerakan
4. Antena digunakan sebagai organ penciuman, sensor panas
dan sensor suara
• Breeding Place Tempat berkembang biak/meletakkan telur
• Feeding Place Tempat/letak sumber makanan
• Resting Place Tempat beristirahat
• Hiding Place Tempat bersembunyi
- Stadia IMAGO nyamuk memakan nektar bunga dan sari
buah.
- Nyamuk BETINA memerlukan protein untuk pembentukan
telur, untuk itu nyamuk betina membutuhkan darah yang
mengandung protein sebelum meletakkan telur.
Ketinggian terbang nyamuk sekitar ±25 kaki (7.5 meter),
sedangkan jauh terbangnya sekitar 300 meter. Namun dapat
juga menjelajah hingga 1-3 mil (1.6 – 4.8 km).
PREVENTION : Door Closer, Automatic Door, Kawat Nyamuk,
Strip Curtain, Air Curtain, Sistem dua pintu,
Monitoring dengan Electronic Fly Killer For
OUTSIDE AREA.
EXCLUSION : Pemasangan Kelambu, Pemasangan Black
hole.
SANITATION : Tindakan mengurangi keberadaan :
Makanan (tanaman semak/berbunga), Air (3M,
memelihara ikan pemakan jentik), Tempat
tinggal (hangat, gelap, lembab).
TREATMENT : Larviciding, Residual Spraying, Cold Fogging,
Thermal Fogging, Misting
Page 2
Pest Knowledge
II. LALAT
KEUNTUNGAN MENGENDALIKAN LALAT :
- Menghindari kehilangan barang Contoh: rusaknya reputasi,
publisitas yang buruk dimedia, Legalitas
- Sesuai dengan Legalitas/Peraturan Contoh: Food Industry
- Mengurangi gangguan dan ketakutan
- Mencegah penyebaran penyakit
- Lalat sebagai vektor/pembawa/penyebar penyakit
- Potensial HAZARD dalam Hazard Analysis Critical Control
Point (HACCP).
HACCP adalah suatu sistem kontrol menjegah terjadinya
bahaya sehingga dapat dipakai sebagai jaminan mutu
pangan.
Mikroba dapat dibawa lalat melalui beberapa cara: Bagian
mulut, Muntahan, Bulu bulu kaki, Bantalan kaki, Kotoran,
Gigitan
JENIS-JENIS LALAT
House Fly, Flesh Fly, Blue Bottle Fly, Green Bottle Fly, Moth
Fly, Fruit Fly.
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia (hewan/binatang)
Phylum : Arthropoda (ciri kaki yang ber ruas-ruas)
Class : Insecta (serangga/ber-metamorfosa)
Order : Diptera (ciri bersayap dua)
Family : Muscidae, Genus : Musca,
Species : Musca domestica (Lalat rumah/scientific named).
Haltere adalah Bagian sayap yang tidak tumbuh sempurna
yang terdapat di bagian bawah sayap utama yang berfungsi
sebagai penyeimbang pada saat terbang.
Lalat mampu terbang sejauh 32 km dari tempat
perkembangbiakannya. Meskipun demikian, biasanya lalat
hanya terbang 1,6 sampai dengan 3,2 km dari tempat
Page 3
Pest Knowledge
II. LALAT
• Metamorfosa Sempurna :
- Telur (8-16 jam), Belatung/Larva (4-5 hari), Pupa (4-5
hari), Lalat Dewasa/Imago
• Siklus hidup 2 -5 minggu pada suhu 30°C
• Selama hidup lalat betina dapat menghasilkan telur 2000
butir
• Setiap kali bertelur akan menghasilkan 120–130 telur
• Umur Lalat pada umumnya sekitar 2-3 minggu, tetapi
pada kondisi yang lebih sejuk bisa sampai 3 (tiga)
bulan
• Lalat memiliki daya penciuman lebih dari 750 meter
• Jarak mencari makan bisa sampai radius kurang lebih 3
km
Page 4
Pest Knowledge
III. KECOA
Klasifikasi :
Class : Insecta (serangga/ber-metamorfosa)
Ordo : Orthoptera (Memiliki Sayap yang lurus dan keras),
Family : Blattidae, Blatellidae,
Genus : Periplanetta, Blatella, Blatta.
Struktur tubuhnya tidak pernah berubah walau sudah 200
tahun! Alasannya: bentuk tubuh sudah sempurna untuk
bertahan hidup.
SIKLUS HIDUP
• Metamorfosa Tidak Sempurna Telur, Nimfa 1, Nimfa 2,
Dewasa 1, Dewasa 2
• Untuk menyelesaikan satu siklus hidupnya, kecoa
memerlukan waktu kurang lebih 7 bulan.
• Untuk stadium telur, kecoa membutuhkan waktu 30–40
hari sampai telur menetas.
OOTHECA
• Kelompok telur dilindungi oleh selaput keras yang disebut
ootheca. Satu kapsul telur biasanya berisi 30 telur kecoa.
Peletakan kapsul kecoa bisa mencapai 30–86 kapsul per
kecoa dengan interval 3–5 hari.
JENIS-JENIS KECOA UMUM :
- Blattella germanica,
- Periplaneta Americana,
- Supella longipalpa,
- Blattella asahinai,
- Blatta orientalis
Moulting adalah pergantian kulit pada kecoa
Page 5
Pest Knowledge
KEBIASAAN :
GROOMING : Menjilat/Membersihkan tubuh,
NOCTURNAL : Beraktifitas pada malam hari,
OMNIVOROUS : Pemakan segalanya,
SUKA CELAH DAN RETAKAN : Karena bentuk tubuhnya yg
pipih,
BERSIMBIOSIS DENGAN PROTOZOA UNTUK MENGURAIKAN
SELULOSA agar makanan mudah dicerna
TANDA-TANDA INSFESTASI : Adanya bekas cairan,
Kotoran/Feces, Kantung Telur/Oootecha, Kulit serangga
tahapan Nympha, Bau-bauan khas kecoa.
Page 6
Pest Knowledge
IV. SEMUT
KLASIFIKASI :
Kingdom : Animalia.
Phylum : Arthropoda.
Class : Insecta.
Ordo : Hymenoptera (Sayap Yang Memiliki Selaput).
Family : Dolichoderidae, Formicinae, Myrmicinae.
Petiole yang dapat dibentuk oleh satu atau dua node. Untuk
membantu mengidentifikasi semut, mereka dikelompokkan
ke dalam "satu node" dan "dua node" semut. "NODE" adalah
identifikasi karakteristik penting.
DESKRIPSI :
- Memiliki bagian tubuh yang menyempit (Narrow Waist)
- Memiliki Antena yang menyiku 45 derajat.
- Memiliki sepasang sayap pada fase dewasa/Imago
- Sayap yang dimiliki ratu akan lepas setelah melakukan
perkawinan pasangannya.
SIKLUS SEMUT
• Metamorfosa Sempurna
• Telur berwarna putih, sangat kecil
• Larva tidak bertungkai, mengalami beberapa kali moulting
sebelum menjadi pupa
• Satu siklus hidup membutuhkan waktu antara 6 - 8 Minggu
Page 7
Pest Knowledge
INFORMASI LAIN :
Serangga sosial dengan Sistem DUA KASTA
Kasta Reproduktif (Ratu, Raja, Alates/semut dewasa
bersayap) dan Kasta Pekerja
Reproduktif menghasilkan keturunan
Pekerja bertugas mencari makan, mempertahankan dan
merawat sarang
Nyaris tidak dapat melihat, bergantung pada sel sensor
yang terdapat pada antena untuk meraba dan merasa
Kuat, dapat mengangkat sampai dengan 40 kali dari berat
badannya
IV. SEMUT
Page 8
Pest Knowledge
V. TIKUS
KLASIFIKASI
Kingdom : Animalia.
Phylum: Chordata, SubPhylum: Vertebrata, adalah kelompok
hewan yang memiliki tulang belakang
Kelas : Mammalia (hewan yang melahirkan/menyusui)
Ordo : Rodentia (binatang pengerat)
Family : Muridae Genus : Mus, Rattus
CIRI-CIRI MORFOLOGY TIKUS
Rattus norvegicus Rattus rattus Mus musculus
Page 9
Pest Knowledge
Page 10
Pest Knowledge
Page 11
Pest Knowledge
Page 12
Pest Knowledge
Kasta Reproduksi
Ratu dan Raja tidak pernah meninggalkan sarang dan
terpenjara dalam ‘ROYAL QUEEN CHAMBER’
Jumlah telur yang diletakkan per hari :
Higher termites :
Macrotermes (30–40.000) dan Microcerotermes (1 -1500),
Lower termites - Coptotermes (400-500)
Dalam satu koloni terdapat beberapa Ratu - polyginy
Penyebaran Koloni dengan Swamer dan Neoten
Alate/Laron
• Bila koloni sudah cukup besar populasinya, maka
reproduktif baru akan berubah menjadi laron
• Tingkat kedewasaan tergantung dari jenisnya
– Macrotermes – 4 sampai 6 tahun
– Coptotermes – 2 sampai 3 tahun
• Terjadi Swarming bila koloni dalam keadaan stress.
Contoh: Gangguan alam (pestisida + banjir)
Secondary Reproductive
Terbentuk bila ratu terluka atau mati atau sebagai ratu
tambahan untuk koloni yang baru
Kasta Prajurit
Melindungi koloni dari musuh seperti semut, Mempunyai
kepala yang besar dengan mandible yang kuat, Buta, Tidak
dapat mencari makan, harus disuapi oleh rayap pekerja
Kasta Pekerja
Buta , Aktif di dalam sarang, Mencari makan, memberi
makan rayap tentara, raja dan ratu, memperbaiki dan
memperluas sistem sarang memelihara telur dan nimpha.
Nimpha yang sudah tua banyak melakukan pekerjaan di
dalam sarang (Stadium yang merusak)
Siklus Hidup
Metamorfosa Tidak Sempurna Telur, Nymp, Older Nymp,
Reproduksi/Pekerja/Prajurit
Page 13
Pest Knowledge
Page 14
Pest Knowledge
Page 15
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 16
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 17
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Klerat 0,005 BB
RODENTISIDA
Rodentisida antikoagulan, berupa umpan siap pakai
berbentuk blok segiempat, berwarna hijau kebiru-biruan,
untuk mengendalikan tikus sawah (Rattus argentiventer dan
tikus semak Rattus tiomanicus).
Klerat 0,005 BB
PERINGATAN BAHAYA
Bahaya bila tertelan. Berbahaya terhadap hewan piaraan,
ternak dan binatang buruan. Jangan memakan daging ternak
dan binatang buruan yang terkena racun ini atau
memberikan kepada hewan piaraan sebagai makanannya.
PETUNJUK KEAMANAN
Pada waktu bekerja dengan produk ini, membuka wadah,
memindahkan dan memasang umpan jangan makan, minum
atau merokok serta pakailah sarung tangan karet. Sebelum
makan, minum atau merokok setelah bekerja, cuci dan
bersihkan semua peralatan yang telah digunakan. Simpan
produk ini dalam wadah aslinya, tertutup rapat di tempat
yang sejuk, terkunci, diluar jangkauan anak-anak, jauh dari
bahan makanan dan api. Jangan mengotori kolam atau
saluran air dengan produk ini atau wadah bekasnya. Rusak
wadah bekas dan tanamlah sekurang-kurangnya 0,5 meter
dalam tanah di tempat yang jauh dari sumber air.
GEJALA DINI KERACUNAN
Punggung terasa nyeri, perut sakit dan mual, lesu, kesadaran
menurun, pendarahan pada hidung, gusi, bagian belakang
selaput perut dan saluran percernaan serta kejang-kejang
pada perut dan ginjal. Air seni dan kotoran mengandung
darah. Bengkak dan memar pada persendian lutut, sikut dan
pantat. Terlihat bintik-bintik merah pada kulit akibat
pecahnya pembulu darah dibawa kulit. Lebih lanjut terjadi
gejala kurang darah. Apabila salah satu atau lebih gejala
tersebut timbul, segera ke dokter.
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 18
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 19
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 20
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Sasaran atap,
Rattus rattus, Mus domesticus, Mus
musculus
Racumin 8
RODENTISIDA
Rodentisida antikoagulan berbentuk tepung warna biru untuk
mengendalikan tikus (Rattus argentiventer dan tikus semak
Rattus tiomanicus) dengan cara dicampur umpan.
PETUNJUK KEAMANAN
Simpan ditempat yang aman dan jauh dari jangkauan
anak-anak.
• Jangan makan, minum atau merokok pada waktu bekerja
dengan rodentisida ini.
• Pakailah sarung tangan karet pada waktu membuka wadah,
mencampur dan masang umpan.
• Setelah digunakan, bersihkanlah semua peralatan yang
telah dipakai termasuk pakaian pelindung dengan air dan
sabun.
• Jangan mengotori kolam, perairan dan saluran air dengan
rodentisida ini atau wadah bekasnya.
Racumin 8
• Beritahukan kepada semua orang di sekitar daerah yang
diperlakukan dengan rodentisida ini untuk tidak
membiarkan anak-anak, hewan piaraan dan ternak
memasuki daerah tersebut selama pengumpanan
berlangsung.
• Rusakkanlah wadah bekas dan kemudian tanam sekurang-
kurangnya 0,5 meter dlm tanah di tempat yg jauh dari
sumber air.
GEJALA DINI KERACUNAN
Nafsu makan berkurang, lesu, apatis, pusing dan merasa
mabuk. Pada keracunan berat timbul pendarahan di bawah
kulit, mulut, hidung dan lubang-lubang lain. Apabila satu atau
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 21
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 22
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 23
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 25
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Formulasi : Blok
Dosis : 0.5 kg /Ha
Konsentrasi : 2 - 4 blok/titik atau 100-200 blok per Ha
Hama : Tikus
Sasaran
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 26
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Abate 1 SG
Walaupun efektif memberantas berbagai macam insekta air,
abate lebih sering dikenal sebagai pembunuh larva nyamuk,
terutama larva nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti)
Jika manusia secara tidak sengaja memakan abate dalam
jumlah yang sangat besar, maka akan muncul gejala
keracunan mirip dengan keracunan senyawa organosofat
lainnya, misalnya mual, keluar air liur, sakit kepala,
kehilangan koordinasi otot, dan sulit bernapas.
Di beberapa negara di dunia, abate diperbolehkan digunakan
di tempat penyimpan air minum, karena dianggap aman bagi
manusia.
Cara Penggunaan
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 27
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Agenda 25 EC
Bahan pengawet kayu racun kontak dan lambung, berbentuk
pekatan yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan rayap
kayu kering Cryptotermes cynocephalus, rayap tanah
Coptotermes curvignathus dan rayap Subteranean
PETUNJUK KEAMANAN :
SIMPANLAH DITEMPAT YANG AMAN DAN JAUH DARI
JANGKAUAN ANAK-ANAK
• Pada waktu menggunakan jangan makan, minum atau
merokok
• Pada waktu membuka wadah, memindahkan mengencerkan
dan menyemprotkan pakailah sarung tangan karet, masker,
pakaian berlengan panjang dan celana panjang.
• Sebelum makan, minum atau merokok setelah bekerja,
cucilah tangan dan bagian kulit yang terkena termitisida
dgn air dan sabun
• Setelah digunakan, bersihkanlah dengan banyak air semua
alat serta pakaian pelindung.
• Jangan mengotori kolam, perairan dan saluran air dengan
Premise 200 SL atau wadah bekasnya.
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 28
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Agenda 25 EC
PERINGATAN BAHAYA :
• Berbahaya bila tertelan, mengenai kulit dan terhisap.
• Berbahaya terhadap hewan perairan, ternak, ikan, binatang
buruan, burung liar, binatang liar dan lebah
GEJALA DINI KERACUAN :
• Gejala umum yang timbul antara lain sesak nafas, lemas,
tremor (gerakan yang tidak terkontrol dan terkendali) dan
kadang-kadang terjadi kejang-kejang.
• Apabila timbul satu atau lebih dari gejala di atas, segera
berhenti bekerja, beri pertolongan pertama dan bawalah
penderita ke dokter
PERAWATAN OLEH DOKTER :
Perawatan dilakukan secara simtomatik (pengobatan yang
bertujuan meringankan) sesuai dengan gejalanya.
Tidak ada antidote (suatu zat yg dpt menetralkan racun) yg
spesifik.
Phenobarbital (obat yang meredakan kejang-kejang) sangat
efektif untuk perawatan simtomatik. Bawalah segera
penderita ke dokter terdekat
PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA
KERACUNAN :
• Tanggalkan pakaian yang terkena termitisida dan cucilah
bagian badan yang terkena dengan memakain air dan
sabun yang banyak.
• Apabila mengenai mata, bilaslah segera dengan air bersih
selama 15 menit.
• Apabila tertelan dan penderita masih sadar, usahakan
pemuntahan dengan cara memberi minum segelas air
hangat yang diberi satu sendok garam dapur, atau dengan
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 29
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 30
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Agita 10 WG
Pestisida Granul larut dalam air, untuk mengendalikan lalat
rumah Musca domestica dikandang/peternak sebagai racun
kontak dan lambung berbentuk butiran yang dapat
didispersikan (disebarkan). Kadar bahan aktif : 9,7 w/w
Tiametoksam.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan
peliharaan
Lindungi dari air dan hujan
Agita 10 WG
Petunjuk Penggunaan
Agita 10 WG adalah formulasi yang dapat digunakan dengan
cara dicat atau disemprotkan.
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 31
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Agita 10 WG
Anjuran Pemakaian
Ember atau sprayer diisi air sesuai dengan volume yang
diinginkan kemudian tambahkan AGITA 10 WG. Aduk sampai
produk tercampur merata. Aduk kembali sebelum digunakan,
jika penyemprotan terhenti selama lebih dari 30 menit.
Gunakan suspensi AGITA 10 WG pada hari pencampurannya
dan sebaiknya dipergunakan segera. Jangan digunakan pada
permukaan yang kotor dan yang memiliki daya serap tinggi
atau permukaan yang baru dilapisi kapur.
PERHATIAN Petunjuk Keamanan
Prosedur keamanan bagi operator harus diikuti.
Agita 10 WG berbahaya bagi lebah. Pindahkan makanan
sebelum penyemprotan. Hindari kontak dikulit, mata dan
pakaian ataupun menghirup produk. Jangan makan, minum
atau merokok selama bekerja. Setelah selesai bekerja, basuh
bagian yang terkena produk dan gantilah pakaian. Jika
produk tumpah secara tidak sengaja, segeralah berhenti
bekerja. Jika diduga terjadi gejala keracunan segera berhenti
bekerja dan hindari kontak selanjutnya dengan insektisida ini.
Jika terkena kulit, basuhlah dengan air dan sabun. Jika produk
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 32
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 33
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 34
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
PETUNJUK KEAMANAN :
Jangan menelan atau menghirup produk ini.
Hindari kontak dengan kulit, mata dan pakaian. Jangan
makan, minum dan merokok selama bekerja. Setelah
bekerja, cuci bagian tubuh yang terkena dan gantilah baju.
Jika terkena produk ini segeralah berhenti bekerja. Jika
diduga terjadi gejala keracunan segera berhenti bekerja dan
hindari kontak selanjutnya dengan insektisida ini. Jika terkena
kulit, basuhlah dengan air dan sabun.
Jika produk ini tertelan, berikan arang obat dalam air
yang cukup banyak. Jangan memberikan apapun melalui
mulut jika penderita tidak sadar/pingsan. Jika terkena mata,
basuhlah dengan air bersih selama 15 menit dan segera
hubungi dokter. Apabila produk terhisap, segeralah bawa
penderita ke ruangan terbuka dan bila perlu berikan nafas
buatan melalui mulut atau dengan pemberian oksigen.
Segera hubungi dokter atau petugas kesehatan jika gejala
keracunan belum hilang.
KADAR BAHAN AKTIF : 1 % Tiametoksam
Agita siap digunakan untuk mengendalikan populasi lalat
rumah di kandang/peternakan. Gunakan Agita 1 GB jauh dari
jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Lindungi dari air
dan hujan.
Agita 1 GB
PETUNJUK PENGGUNAAN :
Gunakan 200g Agita 1 GB per 100m 2 permukaan yang sering
dihinggapi lalat seperti jalan, jendela, partisi.
Jika Agita 1 GB tidak dapat ditabur langsung pada lantai,
gunakan secarik kertas atau wadah karton. Daya tarik dan
efikasi Agita 1 GB akan bertambah bila permukaan yang akan
ditaburkan Agita 1 GB dibasahi dahulu dengan air lemon,
susu atau telur.
PERHATIAN :
Keamanan Operator
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 35
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 36
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Macrotermes Gilvus
Konsentrasi :
Kayu gergajian (2.5ml/L) & tanah galian (2-
2.5L/m larik)
Hama : Heterobostrychus Aequalis dan Cryptotermes
Sasaran Cynocephalus
Hasil Riset dan Journal* : Reticulitermes Flavipes (Berdasarkan
riset: konsentrasi 5 - 20 ml/ L air)
Note : * Dosis dan konsentrasi dapat dilihat pada kolom hama sasaran dan
keterangan
Premise 200 SL
Bahan pengawet kayu sistemik berbentuk larutan dalam air,
berwarna coklat jernih, untuk mengendalikan bubuk kayu
kering Heterobostrychus aequatis, rayap kayu kering
Cryptotermes cynocephalus dan rayap tanah Coptotermes
curvignathus dan Macrotermes gilvus.
Bahan Aktif : Imidakloprid 200 g/l
PETUNJUK KEAMANAN :
SIMPANLAH DITEMPAT YANG AMAN DAN JAUH DARI
JANGKAUAN ANAK-ANAK
• Pada waktu menggunakan jangan makan, minum atau
merokok
• Pada waktu membuka wadah, memindahkan mengencerkan
dan menyemprotkan pakailah sarung tangan karet, masker,
pakaian berlengan panjang dan celana panjang.
• Sebelum makan, minum atau merokok setelah bekerja,
cucilah tangan dan kulit yang terkena termitisida dengan air
dan sabun.
Premise 200 SL
• Setelah digunakan, bersihkanlah dengan banyak air semua
alat serta pakaian pelindung.
• Jangan mengotori kolam, peairan dan saluran air dengan
Premise 200 SL atau wadah bekasnya.
• Rusakkanlah wadah bekasnya dan kemudian tanamlah
sekurang-kurangnya 0,5 meter dalam tanah di tempat yang
jauh dari sumber air dan pemukiman.
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 37
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
PERINGATAN BAHAYA :
Dapat menyebabkan keracunan melalui mulut, kulit dan
pernafasan.
GEJALA DINI KERACUAN :
Apatis, gangguan pernafasan dan gemetar. Apabila satu atau
lebih gejala tersebut timbul, segera berhenti bekera, lakukan
tindakan pertolongan pertama dan pergilah ke dokter.
PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA
KERACUNAN :
• Tanggalkan pakaian yang terkena Premise 200 SL dan
cucilah kulit yang terkena dengan air dan sabun.
• Apabila Premise 200 SL mengenai mata, cucilah segera
mata yang terkena dgn air bersih yang mengalir selama
kurang lebih 15 menit.
• Apabila Premise 200 SL tertelah dan penderita masih sadar,
segera usahakan pemuntahan dengan memberikan minum
segelas air hangat yg diberi 1 sendok garam dapur.
• Apabila Premise 200 SL terhisap, bawalah penderita ke
ruangan yang berudara segar, dan bila perlu berikan
pernafasan buatan melalui mulut atau dengan pemberian
oksigen.
PERAWATAN OLEH DOKTER :
Secara simtomatik, Kontraindikasi : Bahan-bahan yang
membantu penyerapan, seperti alkohol dan susu. Antidot :
Belum diketahui
PETUNJUK PENGGUNAAN
Perlakuan Tanah
Penyemprotan dilakukan dengan tekanan rendah,
konsentrasi formulasi 2,5 ml/l (0,05 % bahan aktif), untuk
mengendalikan rayap tanah Coptotermes curvignathus dan
Macrotermes gilvus.
Premise 200 SL
Perlakuan Prakonstruksi
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 38
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 39
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Lentra 200 SL
PERINGATAN BAHAYA :
Dapat menyebabkan keracunan melalui mulut, kulit dan
pernafasan.
PETUNJUK KEAMANAN :
• Pada waktu menggunakan jangan makan, minum atau
merokok
• Pada waktu membuka wadah, memindahkan,
mengencerkan dan menyemprot pakailah sarung tangan
karet, masker, kacamata, pakaian berlengan panjang dan
bercelana panjang.
• Sebelum makan, minum atau merokok setelah bekerja,
cucilah tangan dan kulit yang terkena dengan air dan
sabun.
• Setelah digunakan, bersihkanlah dengan banyak air semua
alat serta pakaian pelindung.
• Jangan mengotori kolam, perairan dan saluran air dengan
Lentra 200 SL ini atau wadah bekasnya.
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 41
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 43
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 44
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
PETUNJUK KEAMANAN :
Cucilah tangan secara menyeluruh dengan menggunakan
sabun dan air setelah menggunakan produk ini. Simpan
dalam wadah aslinya, tertutup rapat di tempat sejuk,
terkunci, serta diluar jangkauan anak-anak, jauh dari bahan
makanan dan api. Jangan mengotori kolam, perairan dan
saluran air dengan insektisida ini atau bekasnya. Rusakkan
wadah atau kemasan bekas pakai sebelum dibuang.
GEJALA DINI KERACUNAN :
Tidak ada kejala khusus keracunan pada manusia. Dapat
menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Apabila terjadi
keracunan segera berhenti bekerja, lakukan tindakan
pertolongan pertama pada kecelakaan dan segera hubungi
petugas medis.
PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA KERACUNAN
:
Bila diduga terjadi keracunan krn produk ini, segera berhenti
bekerja. Tanggalkan pakaian yg terkena pestisida dan cuci
bagian kulit yang terkontaminasi dengan air dan sabun. Jika
terkena mata, cuci mata segera dengan air bersih yang
mengalir selama 15 menit. Apabila terhirup, bawa penderita
ke udara terbuka. Jika tertelan, berikan sejumlah besar arang
aktif (medicinal charcoal) dan air minum yg banyak. Jangan
berikan sesuatu ke dalam mulut apabila penderita tdk sadar.
Jangan dirangsang untuk muntah. Segera bawa penderita
ke dokter terdekat disertai dgn wadah produk beserta
labelnya.
PETUNJUK PERAWATAN DOKTER :
Antidor belum diketahui. Berikan perawatan berdasarkan
gejala yang timbul.
Optigard Ant 0,01 RB
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 45
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Mustang 25 EC
Bahan aktif : Zeta-sipermetrin 25 g/l
Insektisida racun kontak dan lambung berbentuk pekatan
berwarna kuning muda yang dapat diemulsikan, untuk
mengendalikan lipas/kecoa Blatella germanica, lalat Musca
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 46
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Mustang 25 EC
PERAWATAN OLEH DOKTER :
Insektisida ini mengandung bahan aktif dari golongan
piretroid yang dilarutkan dalam pelarut aromatik
hidrokarbon. Apabila insektisida tertelan, jangan lakukan
usaha pemuntahan karena dapat menyebabkan
pneumonia (peradangan jaringan di salah satu atau
kedua paru-paru) akibat aspirasi bahan pelarut.
Lakukan bilas lambung dengan pemasangan pipa
endotrakeal. Jangan memberi susu/bahan-bahan lain yang
mengandung lemak tumbuhan/lemak hewan pd penderita
keracunan. Insektisida ini dpt menimbulkan rasa
panas/terbakar dan gatal apabila mengenai kulit yang sensitif
seperti kulit muka. Gejala ini akan hilang dalam waktu 12
jam. Utk membantu menghilangkan rasa panas dan gatal dpt
diberikan salep utk kulit. Perawatan sifatnya simptomatik dan
suportif.
PETUNJUK PENGGUNAAN
PERINGATAN BAHAYA :
Dapat menyebabkan keracunan melalui mulut, kulit, mata
dan pernafasan. Berbahaya terhadap lebah, ikan, hewan
peliaraan, ternak, binatang buruan dan burung liar.
PETUNJUK KEAMANAN :
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 47
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 48
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 49
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Procon 25 EC / Icon 25 EC
Bahan aktif : Lamda sihalotrin 25 g/l
Insektisida racun kontak dan lambung berbentuk pekatan
yang dapat diemulsikan, berwarna kuning jerami jernih,
untuk mengendalikan nyamuk Aedes sp., Anopheles sp. dan
lalat Musca domestika di dalam dan di luar ruangan tidak di
lingkungan perairan.
PERINGATA BAHAYA
Pada waktu menggunakan, jangan makan, minum atau
merokok. Pada waktu membuka wadah, memindahkan,
mengencerkan dan menyemprotkan, pakailah sarung tangan
karet, pelindung muka (masker), pakaian berlengan panjang
dan celana panjang. Sebelum makan, minum atau merokok
setelah bekerja, cucilah tangan dan kulit yang terkena
insektisida dengan air dan sabun. Setelah digunakan,
bersihkan semua alat untuk menakar dan mengencerkan
insektisida ini, alat penyemprot dan semua alat serta pakaian
pelindung dengan air yang banyak. Jangan mengotori kolam,
perairan dan saluran air dgn insektisida ini atau wadah
bekasnya. Simpanlah dalam wadah aslinya, tertutup rapat, di
tempat sejuk, terkunci serta di luar jangkauan anak-anak,
jauh dr bahan makanan dan jauh dr Api. Cuci dan rusaklah
wadah bekas dan kemudian pendamlah sekurang-kurangnya
0,5 meter dalam tanah di tempat yg jauh dari sumber air.
GEJALA DINI KERACUNAN
Bagian badan yang terkena terasa gatal-gatal dan pedih.
Terjadi bersin-bersin dan pembengkakan pd mukosa hidung.
Bila tertelan terjadi gejala tremor (gerakan yg tidak terkontrol
dan tdk terkendali), ataxia (kurangnya koordinasi otot) dan
badan terasa lemah.
PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA KERACUNAN
Tanggalkan pakaian yg terkena insektisida dan cucilah kulit
yg terkena dgn air dan sabun. Apabila insektisida mengenai
mata, cucilah segera mata yg terkena dgn air bersih yg
mengalir selama 15 menit. Apabila tertelan dan penderita
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 50
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 52
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Cynoff 40 WP
Bahan aktif : Sipermetrin 40%
Formula tepat pengendali lalat dan serangga pengganggu
lainnya
• Teknologi terbaik untuk aplikasi residual spray,
dusting dan dipping (sucihama puting)
• Efek residual bertahan lebih lama
• Spektrum luas untuk mengendalikan Lalat, Kecoa,
Nyamuk, Semut Tungau Franky, Kutu dan serangga
lainnya
• Tepat digunakan untuk pengelolaan sanitasi
lingkungan pada rumah, restoran, hotel, pembuangan
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 53
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 54
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 55
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
PETUNJUK KEAMANAN
• Pada waktu menggunakan termitisida, jangan makan,
minum atau merokok.
Biflex 25 EC
• Pada waktu membuka wadah, memindahkan mengencerkan
dan menyemprotkan pakailah sarung tangan karet, masker,
pakaian berlengan panjang dan celana panjang.
• Sebelum makan, minum atau merokok setelah bekerja,
cucilah tangan dan bagian kulit yang terkena termitisida
dengan air dan sabun
• Setelah digunakan, bersihkanlah dengan banyak air semua
alat untuk menakar termitisida, alat penyemprotan dan
semua alat serta pakaian pelindung.
• Jangan mencemari kolam, peairan dan saluran air dengan
termitisida ini atau wadah bekasnya.
• Jauhkan hewan piaraan dari daerah yang diperlakukan
dengan termitisida ini.
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 56
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 57
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
VI. Organophosfat
Bahan Aktif : Dichlorvos
Merek : Greendivos 250 EC
Dagang
Formulasi : Emulsible Cocentrate (EC)
Dosis : 50 ml/m2
Konsentrasi : 20 - 40 ml/L air (ULV, Spraying) - Indoor
Hama : Kecoa (Blatella Germanica), Nyamuk (Culex
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 58
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Greendivos 250 EC
Bahan aktif : Diklorvos 250 g/l
Insektisida racun kontak, lambung dan pernafasan.
Berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan, berwarna kuning
kecoklatan untuk mengendalikan lalat (Musca domestica),
Kecoa (Blatella Germanica), Nyamuk (Culex sp) dan serangga
lainnya.
PERINGATA BAHAYA
Dapat menyebabkan keracunan melalui mulut, kulit dan
pernafasan. Berbahaya terhadap hewan peliaran, ternak,
burung liar dan lebah. JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-
ANAK, ORANG-ORANG YANG TIDAK BERKEPENTINGAN
DAN HEWAN PELIHARAAN.
GEJALA DINI KERACUNAN
Mual, diare, berair liur banyak, keringat berlebih, gemetar,
otot-otot kurang koordinasi, kejang, sangat lemas, bingung,
pandangan kabur, sukar bernafas, batuk-batuk, dejut nadi
lebih cepat, pucat dan keluar air mata. Apabila satu/lebih
gejala tersebut timbul segera berhenti bekerja lakukan
tindakan pertolongan pertama dan segera ke dokter.
PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA KERACUNAN
Tanggalkan pakaian yang terkena insektisida dan cucilah
kulit yang terkena dengan air dan sabun. Apabila insektisida
mengenai mata, cucilah segera mata yang terkena dengan
air bersih yang mengalir selama 15 menit. Apabila insektisida
tertelan dan penderita masih sadar segera usahakan
pemuntahan dengan memberikan minum segelas air
hangat yang diberi 1 sendok garam dapur atau dengan cara
menggelitik tenggorokan dengan jari tangan yang bersih.
Usahakan terus pemuntahan sampai cairan muntahan
menjadi jernih. Jangan berikan sesuatu melalui mulut pada
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 59
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
PETUNJUK PENGGUNAAN
Pada waktu akan menyemprotkan, keluarkan hewan
peliharaan dan bahan makanan, minuman dari rungan yang
hendak disemprot. Letakanlah hewan peliharaan dan
makanan, minuman ditempat yang aman. Pada waktu
membuka wadah, memindahkan, mengencerkan dan
menyemprotkan, pakailah sarung tangan karet, topeng
muka/masker, pakaian berlengan panjang dan celana
panjang. Setelah disemprotkan biarkanlah ruangan tertutup
sedikitnya 4 jam, kemudian bukalah pintu dan jendela supaya
keadaan ruangan menjadi normal kembali seperti semula.
Sebelum makan, minum atau merokok setelah bekerja
cucilah tangan dan kulit yang terkena insektisida ini dengan
air dan sabun. Setelah digunakan bersihkanlah dengan
banyak air semua alat serta pakaian pelindung. Jangan
mengotori kolam, perairan dan saluran air dengan insektisida
ini atau wadah bekasnya. Simpanlah insektisida ini dalam
wadah aslinya, tertutup rapat, ditempat yang kering, sejuk,
aman, terkunci, serta di luar jangkauan anak-anak jauh dari
bahan makanan, jauh dari api. Rusaklah wadah bekas dan
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 60
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 61
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Neporex 2 SG
PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA KERACUNAN
Tanggalkan pakaian yang terkena PRODUK INI dan cucilah
kulit yang terkena dengan air dan sabun. bIla mengenai
mata, cucilah segera mata yang terkena dengan air bersih
yang mengalir selama 15 menit. Bila tertelan dan penderita
masih sadar segera usahakan pemuntahan dengan cara
menggelitik tenggorokan dengan jari tangan yang bersih.
Usahakan terus pemuntahan sampai cairan muntahan
menjadi jernih. Kemudian pengobatan dilanjutkan dengan
memberi norit. Jangan memberi sesuatu pada penderita yang
tidak sadar/pingsan. Apabila produk ini terhisap, bawalah
penderita ke ruangan yang berudara segar dan bila perlu
berikan pernafasan buatan melalui mulut atau pemberian
oksigen.
PETUNJUK PERAWATAN DOKTER
Antidota belum diketaui. Lakukanlah perawatan berdasarkan
gejala yang timbul
PETUNJUK PENGGUNAAAN
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 62
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 63
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 64
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Pesticide
Not * Dosis & konsentrasi dpt dilihat pd kolom hama sasaran & ket. Page 65
e ** Dosis dan konsentrasi mengacu pada Label Pestisida
*** Masa Expired atau pengaplikasian pestisida adalah 5 Tahun
Equipment
HAND SPRAYER
Page 66
Equipment
HAND SPRAYER
Specificition
Model : N 124-CC-9
Tank Capacity : 4 Liter (1 Gallon)
Sol. Tank Material : Stainless Steel
Tank Pressure : 0-4 Bar
Nozzle Type : 4 in one
Weight Empty : 3,05 Kg
Dimension (Tinggi x : 37,5 x 17,2 cm
Diameter)
Manufacture By : B&G Equip.
Made In : USA
Page 67
Equipment
PETUNJUK PELAKSANAAN KERJA
PEYEMPROTAN/SPRAYING
A. Sebelum Pelaksanaan Pekerjaan :
1. Siapkan Alat Pelindung Diri (Baju lengan panjang dan
celana panjang, topi/helmet, kacamata pelindung, masker
dengan canester/filternya, sarung tangan karet dan sepatu
pelindung).
2. Pastikan alat handsprayer berfungsi dengan baik.
3. Siapkan peralatan penunjang, seperti : gelas ukur, ember
ukur dan kunci-kunci.
4. Siapkan insektisida dan bahan pelarut air.
HAND SPRAYER
Page 68
Equipment
7. Jepit handsprayer dengan kedua kaki, lalu pompa sampai
tekanan dalam tabung ± 4 bar.
8. Tekan gagang, lalu putar ¼ putaran untuk mengunci
pompa.
9. Lakukan penyemprotan pada hama sasaran, sarang dan
tempat-tempat yang berpotensial keberadaan hama.
10. Untuk metode pelaburan/beresidu, usahakan nozel
berjarak 1 m dari dinding/objek dan tinggi semprotan 2
m dari lantai.
HAND SPRAYER
PERHATIAN :
1. Apabila insektisida tersisa, sisa insektisida tersebut di
tempatkan dlm jerigen khusus sisa insektisida (jangan
dicampur dgn insektisida lain).
Page 69
Equipment
2. Jangan membuang sembarangan air bekas bilasan.
Sebaiknya air sisa bilasan ditampung dalam jerigen khusus
air bekas bilasan, yang dapat dipergunakan kembali pada
treatment-treatment selanjutnya.
FOGGER
Page 70
Equipment
2. Cek arah angin sebelum memulai pengasapan, lakukan
pengasapan searah dengan angin.
3. Kemudian lakukan fogging sambil memperhatikan angin,
putar arah dan sesuaikan.
4. Jangan melaksanakan fogging pada saat hujan.
5. Untuk pengendalian nyamuk Aedes Agyepti sp dan lalat
pelaksanaan fogging yang efektif dilakukan pada pagi hari
sekitar pukul 07:00 sampai dengan 10:00 dan sore hari
pukul 15:00 sampai 17:00, bila dilakukan siang hari
nyamuk sudah tidak beraktifitas dan asap fogging mudah
menguap karena udara terlalu panas.
6. Berbagai bahan insektisida yang dipergunakan dalam
pelaksanaan operasional fogging fokus adalah golongan
sintentik piretroit dengan dosis penggunaan 100 ml/Ha.
Sementara perbandingan campuran 100 ml : 10 liter solar.
7. Sifat kerja dari fogging adalah knock down effect yang
artinya setelah hama kontak dengan partikel (droplet)
isektisida diharapkan mati setelah 24 jam.
FOGGER
SPESIFIKASI SWINGFOG AGROFOG
MODEL SN-50 AF-35
Combustion Power
18,7 Kw/ hour( 25,4
(Pembakaran 18,9 Kw
HP)
Chamber Keluaran)
Solution Tank
Capacity (Kapasitas 6,5 L( St Steel) 5,7 L atau 10 L
Solution Tangki)
Fuel Tank Capacity 1,2 Liters,
(Kapasitas Tangki 1,4 L ( St Steel) Komsumsi BBM : 2
Bahan Bakar) Liter/Jam
Ignition Power
4 battereis (1, 5V) 4 battereis (1, 5V)
Electronic Coil
Weight Empty
8, 8 Kg 7,9 Kg
(Berat)
Page 71
Equipment
Dimension (Panjang 133 cm x 29 cm x 33 137,5 cm x 27 cm x
x Lebar x Tinggi) cm 34 cm
Made In Germany Germany
Page 72
Equipment
1. Baca Surat Perintah Kerja dan lakukan inspeksi
(pengamanan, keselamatan dan rencana kebutuhan akan
pestisida).
2. Gunakan Alat Pelindung Diri (Baju panjang dan celana
panjang, topi/helmet, alat pelindung telinga/earplug,
kacamata pelindung, masker, sarung tangan karet pada
saat pencampuran, sarung tangan kain pada saat
treatment dan sepatu pelindung ).
3. Masukkan pelarut (solar/WFA) dan insektisida sesuai dosis
label yang telah dianjurkan ke dalam tangki fogging
dengan menggunakan corong sesuai cover area hasil
inspeksi.
4. Pompa mesin thermal fogging secara perlahan-lahan, lalu
secara perlahan tinggikan pengatur gas.
5. Setelah thermal fog menyala, tunggu ± 3 menit dan buka
kran insektisida.
6. Angkat thermal fog dengan posisi jongkok dan arahkan ke
cover area hasil inpeksi.
7. Fogging/Pengasapan harus searah dengan arah angin.
8. Jaga jarak knalpot/ujung fogging minimal 2 meter dari
target objek, khususnya tanaman.
9. Jika pekerjaan sudah selesai, tutup kran insektisida dan
buka secara perlahan tutup tangki insektisida untuk
membebaskan tekanan. Setelah fogging tidak
mengeluarkan asap, mesin siap dimatikan dengan
menurunkan pengatur gas.
FOGGER
Page 73
Equipment
3. Lakukan perawatan mesin thermal fog dengan mengisi
tabung menggunakan solar murni, lalu nyalakan mesin
dan buka larutan insektisida sehingga sisa insektisida
dalam selang dan nozel bersih .
4. Pemeriksaan membrane, karburator dan knalpot dari
kotoran dilakukan per 60 jam pemakaian, (Pedoman Buku
Panduan Alat).
PERHATIAN :
1. Apabila insektisida tersisa, sisa insektisida tersebut di
tempatkan dlm jerigen khusus sisa insektisida (jangan
dicampur dgn insektisida lain).
2. Untuk penyimpanan yang lama, keringkan bahan bakar
pada tangki dan simpan di tempat aman (jerigen terpisah).
COLD FOGGER
Page 74
Equipment
yang bising, sangat cocok diaplikasikan untuk didalam
ruangan (indoor).
Output Ultra Low Volume (ULV) membuat residual chemical
pada object yang menjadi sasaran tempat serangga
pengganggu tersebut berkeliaran, maka alat ini sangat efektif
diaplikasikan pada lingkungan perumahan masyarakat,
Rumah sakit/Klinik, Hotel, Restoran/Cafe, Apartemen, Ruang
perkantoran, pabrik makanan, gudang komoditas, Kandang
peternakan, dan lain-lain.
Alat ini juga banyak digunakan sebagai alat penyemprot
desinfectan untuk anti kuman dan bakteri.
Keunggulan: Memiliki 3 (tiga) nozzle output solution,
Pengoprasioanalannya yang mudah, layanan purna jual dan
sparepart terjamin, serta harga yang kompetitif.
Yang harus diperhatikan :
1. WAJIB mengingatkan Customer agar Matikan AC untuk
mencegah terjadi sirkulasi udara yang bau dengan
pestisida
2. Semprotkan residu pada area langit-langit dan lantai
3. Lakukan pengembunan dengan berjalan mundur menuju
keluar
4. Jangan biarkan orang masuk ke ruangan setelah
penyemprotan
5. Angin-anginkan selama 1-2 jam, kemudian ruangan
dapat di gunakan kembali.
COLD FOGGER
Specificition
Model : Hurricane Ultra 2792
Tank Capacity : 3,8 Liters
Tank Material : HDPE
Page 75
Equipment
Flow Rates : 0 – 19 Liter/Jam
Flow Particle Size : 5 – 50 Microns (mmD)
Input Power : 220/240 Volt AC
Weight Empty (Berat Kosong) : 3 Kg
Tank Size (Tinggi x Lebar x : 35,6 cm x 20,3 cm x 33
Panjang) cm
Made In : USA
COLD FOGGER
Page 76
Equipment
B. Saat Pelaksanaan Pekerjaan :
1. Baca Surat Perintah Kerja (SPK) dan lakukan inspeksi
(pengamanan, keselamatan, pastikan Air Condition/AC
dalam keadaan mati/off dan rencana kebutuhan akan
pestisida).
2. Gunakan Alat Pelindung Diri (Baju lengan panjang dan
celana panjang, topi/helmet, kacamata pelindung, masker
dengan canester/filternya, sarung tangan karet dan sepatu
pelindung).
3. Masukkan dosis insektisida sesuai label yang telah
dianjurkan ke dalam ember ukur berisi pelarut air sesuai
cover area hasil inspeksi, aduk sampai merata.
4. Larutan/solution dimasukkan ke dalam tabung
menggunakan corong.
5. Cari sumber arus listrik AC 220 – 240 volt.
6. Lakukan pengembunan pada tempat-tempat potensial
hama serangga beristirahat, berkembang biak dan
mencari makan dengan jarak nozel minimal 1 m dari
sasaran.
7. Lakukan pengembunan dari area dalam ruangan menuju
ke arah pintu keluar sehingga aplikator tidak terkena
cairan pengembunan.
8. Jangan pergunakan ruangan yang baru di treatment
dengan cold fogging selama 1-2 jam. Agar udara kembali
normal.
COLD FOGGER
Page 77
Equipment
MISTBLOWER
Page 78
Equipment
Page 79
Equipment
MISTBLOWER
Model : Cifarelli M3
Engine : Cifarelli C7
Power : 5 HP (3,6 Kw)
Starter : Recoil
Tank Capacity : 17 Liters
Tank Material : HDPE
Liquid Output : 0 – 4 Liter/min
Dust Output : 0 – 6 Kg/min
Max. Range Output : Hor. 17 Meter; Ver. 15 Meter
Air Speed : 125 m/sec
Packing Size : 74 cm x 50 cm x 37 cm
Manufacture By : Cifarelli
Made In : Italy
Page 80
Equipment
4. Siapkan bahan bakar untuk alat mistblower.
5. Siapkan insektisida dan bahan pelarut air.
MISTBLOWER
Page 81
Equipment
MISTBLOWER
PERHATIAN :
1. Apabila insektisida tersisa, sisa insektisida tersebut di
tempatkan dlm jerigen khusus sisa insektisida (jangan
dicampur dgn insektisida lain).
2. Jangan membuang sembarangan air bekas bilasan.
Sebaiknya air sisa bilasan ditampung dalam jerigen khusus
air bekas bilasan, yang dapat dipergunakan kembali pada
treatment-treatment selanjutnya.
Page 82
Equipment
Page 83
Equipment
a. Ratbox, Sticker Sign Panah Poisonous dan Sticker Sign
Checklist Poisonous (WAJIB)
b. Kondisi Di Semi Permanentkan/Bor/Paku (WAJIB)
c. Lubang Kuping Samping Ratbox Terkunci Dengan Baut
(WAJIB)
d. Lubang Utama Ratbox Wajib Menempel Dengan Dinding
Bangunan (WAJIB)
e. Monitoring Dan Cleaning Minimal 1 X Per Bulan
Page 84
Equipment
4. Installasi alat di tempatkan pada area dalam bangunan,
dengan mekanisme:
a. Glue Board Station Dan Atau Tanpa Prisma Segitiga
b. Di Beri Sticker Sign Panah Non Poisonous dan Sticker
Checklis Non Poisonous (WAJIB)
c. Kondisi disemipermanenkan/Double Tape (WAJIB)
d. Kolom checklist pada Glueboard Station dicatat dan
paraf oleh teknisi.
e. Monitoring dilakukan Minimal 1 X Per Minggu
Page 85
Equipment
4. Serangga terbang yang terjebak ini wajib di analisa,
monitoring jumlah populasinya dan Cleaning equipment
minimal 1 X / Minggu
5. Installasi alat di lakukan pada area dalam bangunan yang
di sesuaikan dengan entry point dari serangga terbang
(khususnya Flies/lalat)
6. Ketinggian pemasangan alat ini dr permukaan adalah 2,5
m–3 m
7. Warna alat dapat di sesuaikan dengan media/wall yang
akan di gunakan untuk penempatan Flytrap.
Page 86
Equipment
3. Saat serangga terbang mendekati sinar ultraviolet
tersebut, kipas/fan yang tepat berada di bawah lampu
sinar ultraviolet akan menghisap serangga terbang dan
mati di dalam wadah yang tersedia pada alat
4. Monitoring Dan Cleaning Minimal 1 X / Minggu
5. Serangga terbang yang mati dan terkumpul pada wadah,
wajib di bersihkan dengan mematikan terlebih dahulu
sumber listrik alat
6. Installasi alat di lakukan pada area dalam bangunan
Page 87
Equipment
3. Di sisi lain, manusia (bayi maupun dewasa) dan hewan
peliharaan tidak akan merasa terganggu karena tidak
mendengar suara tersebut.
4. Tidak ada efek negatif jangka panjang karena ini hanyalah
gelombang elektroMEKANIK bukan gelombang
elektroMAGNETIK
5. Reaksi pada hama lainnya seperti kecoa, kutu, laba-laba,
kelelawar dan serangga kecil lainnya, hewan2 tsb akan
langsung menghindar karena terganggu atau tidak
nyamanoleh frekuensi tinggi alat ini.
TERMITE CONTROL
ALAT KERJA : 1. POWER SPRAY
2. INJECTOR & SPRAYER
3. SELANG.
4. DRUM CHEMICAL
5. 1 SET BOR HILTI
6. HANDSPRAYER
7. TERMITISIDA
FUMIGATION
PERLENGKAPAN KERJA :
1. FUMIGATOR
2. TERPAL.
Page 88
Equipment
3. TIMBANGAN
4. FUMIGAN.
5. SAND SNAKES
6. POLICE LINE & DANGER SIGNED
7. ALAT PENDETEKSI GAS FUMIGAN
8. SAFETY EQUIPMENT
Page 89
Health,
Safety,
Environment
KESEHATAN, KESELAMATAN DAN LINGKUNGAN KERJA
Page 90
Health,
Safety,
Environment
- Sepatu pelindung (safety shoes), berfungsi utk mencegah
kecelakaan fatal yang menimpa kaki karena tertimpa
benda tajam atau berat, benda panas, cairan kimia, dsb.
- Sarung tangan, berfungsi sebagai alat pelindung tangan
pada saat bekerja di tempat atau situasi yang dapat
mengakibatkan cedera tangan. Bahan dan bentuk sarung
tangan di sesuaikan dgn fungsi masing-masing pekerjaan.
-Penutup Telinga (Ear Plug / Ear Muff), berfungsi sebagai
pelindung telinga pada saat bekerja di tempat yang bising.
-Kaca Mata Pengaman (Safety Glasses), Berfungsi sebagai
pelindung mata ketika bekerja (misalnya mengelas).
-Masker (Respirator), berfungsi sebagai penyaring udara yang
dihirup saat bekerja di tempat dgn kualitas udara buruk
(misal berdebu, beracun, dsb).
-Pelindung wajah (Face Shield), berfungsi sebagai pelindung
wajah dari percikan benda asing saat bekerja ( misal
pekerjaan menggerinda.
- Baju lengan panjang dan celana panjang
(Wearpack/Overall) berbahan catton, berfungsi untuk
melindungi kulit dari debu dan bahan kimia.
PENCEGAHAN TERHADAP KECELAKAAN : Semua
Perusahaan Pengendalian Hama harus mempunyai sistem
pelaporan yang mencakup :
Laporan Kecelakaan/Kejadian
Laporan Keracunan
Laporan Kecelakaan (Kendaraan)
Jika kita mengetahui penyebab dari kecelakaan atau
kejadian, maka kita dapat melakukan pencegahan
Page 91
Health,
Safety,
Environment
Page 92
Health,
Safety,
Environment
Page 93
Health,
Safety,
Environment
memancarkan nyala yang panjang dan menyebabkan
kebakaran di tempat kerja
Asap :
Asap yang dikeluarkan akan menyebabkan udara bersih
berkurang dan mata akan sangat pedih
Page 94