0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan22 halaman

Rencana Pengelolaan dan Pemantauan LH

Dokumen ini membahas Rencana Pengelolaan dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) yang mencakup kajian dampak lingkungan dari suatu usaha atau kegiatan. AMDAL menjadi prasyarat untuk pengambilan keputusan terkait perizinan, dan dokumen ini menjelaskan sistematika penyusunan serta relevansi antara pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya pendekatan teknologi, sosial-ekonomi, dan institusi dalam pengelolaan dampak lingkungan.

Diunggah oleh

andhikadwihendrawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan22 halaman

Rencana Pengelolaan dan Pemantauan LH

Dokumen ini membahas Rencana Pengelolaan dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) yang mencakup kajian dampak lingkungan dari suatu usaha atau kegiatan. AMDAL menjadi prasyarat untuk pengambilan keputusan terkait perizinan, dan dokumen ini menjelaskan sistematika penyusunan serta relevansi antara pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya pendekatan teknologi, sosial-ekonomi, dan institusi dalam pengelolaan dampak lingkungan.

Diunggah oleh

andhikadwihendrawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rencana Pengelolaan

dan

Rencana Pemantauan
Lingkungan Hidup

(RKL RPL)

Dr. Suharman [Link]


PSLH UGM
Departemen Sosiologi Fisipol UGM

Materi yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Tata Lingkungan dan Refreshment Lembaga Uji Kelayakan dan
Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup pada tanggal 21-22 November 2024 di Yogyakarta.
AMDAL
• Adalah (1) kajian (2) mengenai dampak
penting pada Lingkungan Hidup (3) dari
suatu usaha dan/atau kegiatan yang
direncanakan, (4) untuk digunakan sebagai
prasyarat pengambilan keputusan (5)
tentang penyelenggaraan usaha dan/atau
kegiatan (6) serta termuat dalam Perizinan
Berusaha atau Persetujuan Pemerintah
Pusat atau Pemerintah Daerah,
AMDAL
Formulir ANDAL RKL - RPL
KERANGKA ACUAN
1. INFORMASI UMUM 1. PENDAHULUAN 1. PENDAHULUAN

2. PELINGKUPAN 2. DESKRIPSI RENCANA USAHA 2. RENCANA PENGELOLAAN


DAN ATAU KEGIATAN LINGKUNGAN HIDUP
3. METODE STUDI 3. RONA LINGKUNGAN HIDUP AWAL 3. RENCANA PEMANTAUAN
LINGKUNGAN HIDUP
4. HASIL EVALUASI PELIBATAN 4. SURAT PERNYATAAN
MASYARAKAT KOMITMEN
5. PENETAPAN DPH

6. PRAKIRAAN DAMPAK PENTING

7. EVALUASI HOLISTIK

KAJIAN MENGENAI DAMPAK Pedoman Pengelolaan Dampak dan


PROPOSAL KAJIAN Pemantauan terhadap Keberhasilan
PENTING
Pengelolaan Dampak
PP 22 th 2021 Lampiran II
PENGISIAN FORMULIR KERANGKA ACUAN
Pada huruf B. Muatan Formulir Kerangka Acuan, pada angka 1 tentang INFORMASI
UMUM, huruf d dinyatakan:

Berdasar uraian pada angka 1 huruf d diatas pengelolaan dan pemantauan dampak
sesuai yang direncanakan oleh penanggung jawab Usaha dan atau Kegiatan, tanpa
mempertimbangkan kajian SEBARAN dampak, Dampak SEKUNDER dan dampak
ikutannya.
PP 22 th 2021 Lampiran II
PENGISIAN FORMULIR KERANGKA ACUAN

Pada huruf B. Muatan Formulir Kerangka Acuan, pada angka 2


tentang PELINGKUPAN, huruf b dinyatakan:

Berdasar uraian pada angka 2 huruf b di atas pengelolaan dan


pemantauan dampak sesuai yang direncanakan oleh penanggung
Jawab Usaha dan/atau Kegiatan, tanpa mempertimbangkan kajian
SEBARAN dampak, Dampak SEKUNDER dan dampak ikutannya.
PP 22 th 2021 Lampiran II
PENGISIAN FORMULIR KERANGKA ACUAN

Pada huruf B. Muatan Formulir Kerangka Acuan, pada angka 2


tentang PELINGKUPAN, huruf e dinyatakan:

Pemahaman pada angka 2 huruf e (Hasil Evaluasi Dampak


Potensial): (1) DPH untuk dikaji lebih lanjut, (2) DTPH tidak dikaji,
karena sudah ada KL-PL yg dipersiapkan, maka langsung masuk
RKL-RPL
SISTEMATIKA ANDAL
I. PENDAHULUAN
II. DESKRIPSI RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN
III. DESKRIPSI RONA LINGKUNGAN HIDUP AWAL
IV. HASIL DAN EVALUASI PELIBATAN MASYARAKAT
V. PENETAPAN DAMPAK PENTING HIPOTETIK (DPH),
BATAS WILAYAH STUDI DAN BATAS WAKTU KAJIAN
VI. PRAKIRAAN DAMPAK PENTING DAN PENENTUAN
SIFAT PENTING DAMPAK
VII. EVALUASI SECARA HOLISTIK TERHADAP DAMPAK
LINGKUNGAN
PP 22 th 2021 Lampiran II
PENYUSUNAN DOKUMEN ANDAL

Dalam PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN ANDAL, pada angka


II tentang Deskripsi Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Beserta
Alternatifnya, pada huruf c (hal 14), dinyatakan:

Dengan merujuk ketentuan di atas, pada Deskripsi Rencana Usaha


Dan/Atau Kegiatan, sebaiknya disampaikan mengenai pengelolaan
Lingkungan Hidup awal yang akan dilakukan yang menjadi bagian
rencana kegiatan
PP 22 th 2021 Lampiran II
PENYUSUNAN DOKUMEN ANDAL

• Pada Bab V Penetapan Dampak Penting hipotetik (DPH), Batas Wilayah Studi dan
Batas Waktu Kajian, pada angka 1 Penentuan DPH, (hal 18) dinyatakan:
DPH yang telah dirumuskan ditabulasikan dalam bentuk daftar kesimpulan
DPH akibat rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang akan dikaji dalam Andal
sesuai hasil peringkupan, dan dampak-dampak potensial yang tidak dikaji lebih
lanjut (dampak tidak penting hipotetik), juga dijelaskan alasan-alasannya
dengan dasar argumentasi yang kuat, mengapa dampak potensial tersebut
tidak dikaji lebih lanjut.
• Pemahaman terhadap Bab V PENETAPAN DPH (berdasar evaluasi Bab II, III, IV):
1) DPH untuk dikaji lebih lanjut
2) DTPH tidak dikaji, karena sudah ada pengelolaan dan pemantauan dampak,
yang menjadi bagian rencana kegiatan (Uraian Bab II, huruf c.) sehingga
langsung masuk RKL-RPL)
3) Semua dampak potensial menjadi DPH atau DTPH yg telah disiapkan KL-PL
nya
PP 22 th 2021 Lampiran II
PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN RKL-RPL

• RKL-RPL harus memuat mengenai upaya untuk menangani


dampak dan memantau komponen lingkungan hidup yang
terkena dampak terhadap keseluruhan dampak, bukan
hanya dampak yang disimpulkan sebagai Dampak Penting
dari hasil proses evaluasi holistik dari dokumen Andal.
• Untuk beberapa dampak yang disimpulkan sebagai bukan
Dampak Penting, namun tetap memerlukan dan
direncanakan untuk dikelola dan dipantau (dampak
lingkungan hidup lainnya), maka tetap perlu disertakan
rencana pengelolaan dan pemantauannya dalam RKL-RPL.
Prinsip dasar penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup
• Dampak Lingkungan yang dikelola • Lokasi pengelolaan lingkungan
ditentukan berdasarkan Dampak hidup ditentukan sesuai sifat
Penting dan dampak lainnya. sebaran dampak yang akan
• Sumber Dampak Lingkungan dikelola.
ditentukan sesuai jenis dan • Periode pengelolaan lingkungan
tahapan kegiatan. hidup ditentukan sesuai tahapan
• Indikator keberhasilan pengelolaan pelaksanaan kegiatan.
Lingkungan Hidup ditetapkan • Institusi pengelolaan lingkungan
sesuai baku mutu Lingkungan hidup ditentukan sesuai
Hidup, kriteria baku kerusakan, kewenangan.
hasil kajian dan kriteria lain. • Jumlah dan jenis izin
• Bentuk pengelolaan lingkungan Perlindungan dan Pengelolaan
hidup ditentukan sesuai dengan Lingkungan Hidup (PPLH)
pendekatan teknologi, institusi diidentifikasi sesuai ketentuan.
dan/atau sosial ekonomi. • Peta rencana pengelolaan
lingkungan hidup dibuat sesuai
kaidah kartografi.
MUATAN DOKUMEN RKL-RPL
Pendahuluan :
1. maksud dan tujuan pelaksanaan RKL-RPL
2. komitmen penanggung jawab Usaha dan/atau Kegiatan

Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup :


1. menguraikan bentuk-bentuk pengelolaan lingkungan hidup
yang dilakukan atas dampak yang ditimbulkan,
2. untuk menghindari, mencegah, meminimalkan dan/atau
mengendalikan dampak negatif dan meningkatkan dampak
positif.
3. secara singkat dan jelas dalam bentuk matrik atau tabel yang
berisi pengelolaan terhadap dampak yang ditimbulkan
BENTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN
• Pendekatan teknologi
Pendekatan ini adalah cara-cara atau teknologi yang digunakan
untuk mengelola Dampak penting lingkungan hidup.
• Pendekatan sosial-ekonomi
Pendekatan ini adalah langkah-langkah yang akan ditempuh
penanggung jawab Usaha dan/atau Kegiatan dalam upaya
menanggulangi Dampak penting melalui tindakan-tindakan yang
berlandaskan pada interaksi sosial, dan bantuan peran
pemerintah.
• Pendekatan institusi
Pendekatan ini adaiah mekanisme kelembagaan yang akan
ditempuh penanggung jawab Usaha dan/atau Kegiatan dalam
rangka menanggulangi Dampak penting lingkungan hidup.
• Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup
1. menguraikan secara singkat dan jelas rencana
pemantauan dalam bentuk matrik atau tabel untuk
dampak yang ditimbulkan.
2. Matrik atau tabel ini berisi pemantauan terhadap
terhadap dampak yang ditimbulkan.

• RPL disusun dalam bentuk matrik, yang terdiri atas:


1. Dampak Lingkungan yang Dipantau
2. Bentuk Pemantauan Lingkungan Hidup
3. Institusi Pemantauan Lingkungan Hidup
DOKUMEN RKL RPL
• RENCANA PENGELOLAAN LH → untuk menyusun pengelolaan
dampak berdasar:
1. Pengelolaan yang telah disiapkan oleh penanggung jawab U/K
2. Hasil kajian ANDAL
3. Rekomendasi Persetujuan Teknis

• RENCANA PEMANTAUAN LH → untuk menyusun pemantauan


dampak berdasar:
1. Pemantauan yang telah direncanakan oleh penanggung jawab
U/K
2. Hasil kajian ANDAL
3. Rekomendasi Persetujuan Teknis
TUJUAN PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LH
CONTOH
MATRIKS RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (RKL)
dan
MATRIKS RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP (RPL)
Relevansi PENGELOLAAN dengan PEMANTAUAN

• RELEVANSI antara “Jenis dampak” dengan “Bentuk Pengelolaan”


dan dengan “Indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan ”

• RELEVANSI antara “Jenis dampak” dengan “Parameter/Indikator


yang Dipantau” dan dengan “Metode Pengumpulan Data dan Analisis
Data”
Relevansi PENGELOLAAN dengan PEMANTAUAN
• RELEVANSI antara “parameter/indikator yg dipantau” dengan
“Indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan”

• RELEVANSI “metode pengumpulan data” dengan “parameter/indikator


yg dipantau” dan dengan “Jenis dampak yang dipantau”
Relevansi PENGELOLAAN dengan PEMANTAUAN
• “bentuk pengelolaan” yang dijanjikan harus dipantau apakah benar
dilaksanakan atau tidak

• Perlu pencermatan tentang Analisis data terhadap Hasil Pengukuran/


Pengumpulan Data untuk dikorelasikan dengan “Indikator keberhasilan
pengelolaan lingkungan”
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai