Jarak Tempuh dalam Pariwisata
Jarak Tempuh dalam Pariwisata
TINJAUAN PUSTAKA
Melihat masalah dan judul penelitian yang akan diteliti, maka diperlukan
yang sama dalam sudut pandang yang berbeda sehingga diharapkan dapat
Table 2.1
10
lembaga desa angkat itu
dan lebih
pengembanga mengacu
n desa wisata kepada
dengan tema menganalisis
desa wisata dari pada
berperspektif potensi
go green prospek
yang unik, pengembngan
khas dan destinasi
sehat serta objek wisata
berbasis pada air terjun.
keunggulan
holtikultura
11
pengembanga pengembanga
n wisata n dengan
berbasis berbasis
masyarakat(c comonity
omonity based tourism
based dengan
tourism). system
CBT kebijakan
(comonity yang sudah di
based tentukan.
tourism) ini Sedangkan
menjadi penelitian
perioritas yang saya
utama di angkat hanya
bandingkan menganalisis
dengan prospek
alternative daripada
kebijakan pengembanga
lainnya, n wisata baru.
dengan bobot
peroritas
0,496 dan
indeks
inkonsistensi
keseluruhan
yang dapat di
terima itu
sebesar 0,02
penelitian yang penulis angkat saat ini tentu sudah tertuang pada table di atas.
Utomo, Bondan Satriawan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah teknik analisis data kualitatif. Peneliti menggunakan teknik analisis
12
wisata. Strategi yang digunakan berupa klaster pengembangan desa wisata,
lembaga desa wisata dan pengembangan desa wisata dengan tema Desa wisata
berperspektif go green yang unik, khas dan sehat yang berbasis pada keunggulan
hortikultura.
Kabupaten Demak, tahun (2015) ditulis oleh: Syafi’i Muhammad Pada penelitian
ini digunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan dibagi dalam tiga kegiatan
yang dilakukan secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
strategi pengembangan dan pengelolaan desa wisata Bedono yang berasal dari
potensi masalah yang ada di desa Bedono dan didukung oleh kebijakan serta
(2017) ditulis oleh: Putri Patria Agatha. Penelitian ini menggunakan metode
13
(community based tourism). Community based tourism menjadi prioritas utama
penelitian ini sangat erat kaitannya dengan penelitian yang akan dilakukakn oleh
peneliti dan menjadi acuan peneliti dalam menyusun proposal skripsi ini dengan
judul, Analisa Pengembangan Objek Wisat Air Terjun Kali Anjah di Desa Sambik
untuk mengetahui strategi pengembangan Objek Wisata Air Terjun Kali Anjah di
Lombok Utara. Alasannya karena belum ada peneliti lain yang pernah meneliti
judul ini di Desa Sambik Elen. Disini tentunya peneliti akan membedah
sesuatuyang dapat menjadi aktual” (Yose Rizal SM, 1994: 308). Potensi
pariwisata juga bisa berarti obyek atau atraksi wisata yangmemungkinkan untuk
adalah segala sesuatu yang terdapat di daerah tujuan wisata, dan merupakan daya
14
Sedangkan menurut Sukardi (1998:67), mengungkapkan bahwa pengertian
potensi wisata adalah segala yang dimiliki oleh suatu daya tarik wisata dan
Dalam penelitian ini potensi wisata dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
a) Potensi Alam; yang dimaksud dengan potensi alam adalah keadaan dan jenis
flora dan fauna suatu daerah serta bentang alam seperti pantai, hutan, dan lain-
lain. Kelebihan dan keunikan yang dimiliki oleh alam jika dikembangkan
b) Potensi Kebudayaan: yang dimaksud dengan potensi budaya ini adalah semua
hasil cipta rasa dan karsa manusia baik berupa adat istiadat, kerajinan tangan,
dan lain-lain.
c) Potensi Manusia: dimana manusia juga memiliki potensi yang dapat digunakan
perjalanan sementara waktu ke tempat atau daerah yang sama sekali masih asing
15
baginya. Oleh karena itu sebelum seorang wisatawa melakukan perjalanan
seperti berikut:
a) Fasilitas transportasi
b) Fasilitas akomodasi
e) Aktivitas rekreasi
f) Fasilitas pembelanjaan
sarana dan prasarana pariwisata. Sarana pariwisata terbagi menjadi tiga bagian
penting, yaitu:
Villa, Restoran.
16
c. Sarana Penunjang Pariwisata (Supporting Tourism Superstructures) seperti
pasar seni, kuliner, oleh-oleh dan cindera mata kerajinan khas daerah.
2. Pengembangan Pariwisata
kembali berbagai potensi dan kekayaan alam dan budaya berbasis pada
promosi yaitu one stop service, intinya pada suatu tempat dapat diberikan
pelayanan dari berbagai jasa usaha pariwisata dan dapat menikmati berbagai
fungsi yaitu:
a. menggalakkan ekonomi
lingkungan hidup
17
2.4 Teori Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism)
sumber daya alam dan lingkungan dari efek negative kegiatan wisata.
2. Secara social dapat diterima, yaitu mengacu pada kemampuan penduduk local
konflik sosial.
Suatu wilayah pedesaan yang menawarkan keaslian baik dari segi sosial
budaya, adat istiadat, keseharian, arsitektur tradisional, struktur tata ruang desa
18
yang disajikan dalam suatu bentuk integrasi komponen pariwisata antara lain
budaya bagi masyarakat setempat. Dapat dikatakan bahwa ekowisata harus dapat
konservasi.
dijadikan sebagai daya tarik bagi wisatawan. Potensi yang terkandung tersebut
harus dilihat dari segi lingkungan alam, letak geografis, jenis produk atau
19
Dengan kemudahan tersebut, tentunya memberikan peluang yang terbuka kepada
Dalam membuka bisnis pariwisata ini awal yang perlu diperhatikan adalah
mengenai bauran pemasaran, karena akan menyangkut beberapa hal yang sangat
mendasar, yaitu:
20
bekerjasama dengan pemilik penginapan yang berada di sekitar
menjadi ciri khas dari tempat wisata tersebut. Dan hal ini bisa
atau produk ini bukan saja hanya sekedar produk yang ditawarkan,
pelanggan.
yang akan mereka terima. Tentunya harga ini harus sepadan atau sesuai
3 Place ; Ada dua jenis lokasi utama dalam bisnis ini, yaitu:
21
4 Promotion ; Media promosi dapat digunakan pada bisnis antara lain
ini dapat dilakukan secara online atau offline. Secara online, promosi yang
keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi
sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan. Objekwisata adalah sega sesuatu yang
ada di daerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang ingin
kepari wisataan yaitu daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki
budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan
pariwisata.
22
2.7 Jenis – Jenis Objek Wisata
a) Wisata Alam
potensi sumber daya alam dan lingkungan sebagai objek tujuan wisata. Dimana
objek wisata bias menyuguhkan panorama keindahan alami dan keajaiban alam,
stress dan lain [Link] wisata alam yang ada di Indonesia adalah
Adapun beberapa jenis Wisata alam atau Ekowisaa yang terdapat yakni
sebagai berikut;
Wisata Maritim atau bahari ini adalah kegiatan wisata yang selalu dikaitka
ndengan air seperti : olahraga air, danau, pantai, teluk dan laut seperti memancing,
permukaan air laut dan berbagai rekreasi perairan yang dilakukan di daerah-
daerah maritim. Di Indonesia banyak tempat dan daerah yang memiliki potensi
wisata maritim, seperti Pulau Hoga di Wakatobi, pulau seribu di Teluk Jakarta,
Danau Toba, Pantai Pulau Bali, dan taman Laut di Kepulauan Maluku dan daerah
lainya.
melihat pohon atau tanaman, dan hewan-hewan dalam habitat tertentu. Biasanya
23
wisata cagar alam atau taman konservasi terdapat tour guide dari pemerintah
oleh Undang-Undang.(AmrinLamena)
kecintaan kepada agama dan melakukan aktivitas ritual seperti berzikir, berdo'a
wisata ini seringkali dikaitkan dengan agama, sejarah, adat istiadat, dan
kemakam orang besar atau pemimpin yang diagungkan, kebukit atau gunung yang
dianggap keramat, tempat pemakaman tokoh atau pemimpin yang dianggap ajaib
c) Wisata Kuliner
Untuk jenis wisata yang satu ini semua orang pasti membutuhkannya,
wisata kuliner adalah salah satu wisata yang paling dicari oleh para wisatawann .
yang paling banyak ditanyakan dan dicari adalah masakan khas daerah itu. Jadi
kaitanya wisata kuliner ini adalah sajian masakan khas daerah yang menjadi
24
d) WisataBelanja
Sering kali saat setelah liburan tidak membawa buah tangan oleh-oleh
tentunya belum terasa lengkap bagi wisatawan. Di Indonesia sendiri untuk wisata
Indonesia yang hobi belanja membuat wisata belanj amenjadi salah satu tujuan
kios, galeri dan Mall yang menyediakan oleh-oleh khas di daerah yang menjadi
Wisata edukasi biasanya juga disebut dengan study tour atau KKL. Wisata
25
f) WisataBudaya (Culture Tourism)
kunjungan atau peninjauan ketempat lain atau keluar negeri, untuk mempelajari
keadaan rakyat, kebiasaan ada istiadat mereka, cara hidup mereka, budaya dan
wisata tersendiri. Selain wistawan dalam negeri, wisatawan manca negara pun
sangat sangat tertarik untuk melihat wisata budaya yang ada di Indonesia.
([Link] Awat)
g) Wisata Berburu
atau hutan tempat berburu yang dibenarkan dan gelakan oleh biro perjalanan.
Wisata berburu ini diatur dalam bentuk safari buruke daerah atau hutan yang telah
Afrika menyediakan tempat untuk berburu gazah, singa, ziraf, dan hewan
[Link])
Wisata politik ini sering juga disebut wisata konvensi. Berbagai negara
26
berskala nasional maupun internasional. Indonesia memiliki Balai Sidang
a. Atraksi Wisata; yaitu semua yang mencakup alam, budaya dan hasil ciptaan
manusia. Atraksi yang dipilih adalah yang paling menarik dan atraktif di desa.
b. Jarak Tempuh; adalah jarak tempuh dari kawasan wisata terutama tempat
tinggal wisatawan dan juga jaraktempuh dari Ibu Kota Provinsi dan jarak dari
karakteristik dan luas wilayah desa. Kriteria ini berkaitan dengan daya dukung
kemudian menetukan apakah suatu desa akan menjadi desa dengan tipe
berhenti sejenak, tipe one day trip atau tipe tinggal inap.
27
2.9 Komponen Produk Destinasi
bahwa terdapat 4 (empat) komponen yang harus dimiliki oleh sebuah objek
1) Attraction (Atraksi)
atraksi wisata itulah yang disebut modal atau sumber kepariwisataan. Untuk
Modal atraksi yang menarik kedatangan wisatawan itu ada tiga, yaitu 1)
atraksi menjadi alasan serta motivasi wisatawan untuk mengunjungi suatu daya
2) Amenity (Fasilitas)
Amenity atau amenitas adalah segala macam sarana dan prasarana yang di
perlukan oleh wisatawan selama berada di daerah tujuan wisata. Sarana dan
28
prasarana yang dimaksud seperti: penginapan, rumah makan, transportasi dan
sarana-sarana pariwisata ialah jalan raya, persediaan air, tenaga listrik, tempat
Suatu tempat atau daerah dapat berkembang sebagai daerah tujuan wisata apabila
aksesibilitasnya baik. Ada hubungan timbal balik antara sarana dan prasarana.
3) Accessibility (Aksesibilitas)
penting dalam pariwisata. Kara di sisi lain akses ini di identikkan dengan
bandara, pelabuhan dan jalanraya, maka tidak akan ada wisatawan yang
29
4) Ancilliary(PelayananTambahan)
Pelayanan tambahan harus disedikan oleh Pemda dari suatu daerah tujuan
wisata baik untuk wisatawan maupun untuk pelaku pariwisata. Pelayanan yang di
minum, listrik, telepon, dan lain-lain) serta mengkoordinir segala macam aktivitas
yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan dan dimiliki oleh setiap tempat
wisata. Potensi wisata adalah segala sesuatu yang terdapat di daerah tujuan wisata
dan merupakan daya tarik agar orang-orang mau datang berkunjung ketempat
sesuatu yang dimiliki oleh tempat wisata yang merupakan daya tarik bagi para
30
dan daya tarik wisata dapat berupa keadaan alam, flora, fauna, kebudayaan
nasional, dan kebudayaan daerah baik yang berwujud ide, kehidupan sosial,
maupun berupa benda hasil karya manusia yang perlu dijaga kelestariannya dalam
1. Potensi wisata alam yang dimaksud dengan potensi wisata alam adalah
keadaan, jenis flora dan fauna suatu daerah, bentang alam seperti pantai, hutan,
semua hasil cipta, rasa dan karya manusia baik berupa adat istiadat, kerajinan
3. Potensi wisata buatan manusia potensi wisata manusia juga sebagai daya tarik
wisata berupa, pementasan tarian, atau pertunjukan seni budaya suatu daerah.
yang dapat menarik minat masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata tersebut.
Daya tarik tersebut dapat berupa keadaan alam sekitar tempat wisata maupun
sarana prasarana yang ada yang dapat memberikan kenyamanan pada para
31
adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa
keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi
1. Daya tarik wisata alam bersumber dari kondisi alam yang ada termasuk juga
kedekatan dengan alam sekitar atau lingkungan seperti wisata pantai, wisata
bahari, wisata alam pegunungan, wisata daerah liar dan terpencil, wisatata man
2. Daya tarik budaya memiliki obyek yang bersumber dari kondisi social budaya
3. Daya tarik buatan manusia (termasuk arti fisial/khusus) merupakan daya tarik
termasuk sebagai daya tarik khusus seperti: Taman hiburan rakyat, festival-
festival musik, festival tahunan atau lokasi ajang perlombaan (perahu, motor
cros, dll)
tarik yang dapat membuat para pengunjung tertarik untuk mengunjungi suatu
tempat wisata. Faktor-faktor yang dapat membentuk daya tarik dalam suatu
1. Atraksi wisata, yaitu daya tarik wisata utama suatu obyek wisata yang
32
2. Transportasi, yaitu sarana pencapaian ketempat daerah tujuan wisata, hal ini
pembentuk daya tari kwisata lain yang berfungsi untuk pengembangan suatu
daerah tujuan wisata atau kawasan wisata, yang mendorong wisatawa untuk
2. Hasil ciptaan manusia. Faktor ini terbagi dalam dua bagian yaitu:
a). Benda yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan seperti monument
3. Tata cara hidup masyarakat secara tradisional yang dapat ditawarkan kepada
33
2.6 Kerangka pemikiran
proposal atau karya tulis ilmiah merupakan sebuah gambaran pemikiran peneliti
Seperti yang di ketahui bersama bahwa salah satu bentuk daripada faktor
yang mempengaruhi dalam pengembangan Objek Wisata Air Terjun Kali Anjah
ini adalah belum terpenuhinya sebuah pasilitas dan prasarana yang menjadi
berhubung kecamatan bayan ini memiliki potensi Sumber Daya Alam yang bagus
dan menarik lebih-lebih kawasan ini berada di bawah kaki gunung rinjani maka
tentunya banyak para wisatawan yang mengira bahwa objek wisata yang ada di
bidang ekonomi, dengan salah satu dapat membuka lapangan kerja bagi penduduk
setempat. Dan selain itu pula bisa mendorong masyarkat lokal untuk berwirausaha
seperti berdagang di areal setempat dan bisa saja masyarakat setempat memiliki
34
Kemudian dengan melihat potensi yang ada maka tentu strategi yang akan
digunakan dalam upaya menjawab yang tertuang di rumusan masalah itu dalah
mempromosikan sutau barang atau jasa kepada para pelanggan. Adapun strategi
dalam menjawab permasalahan yang terjadi di kawasan air terjun kali anjah salah
satunya adalah:
sistem pengembangan
Jadi bila strategi itu bisa di lakukan untuk menjawab apa yang sudah
35
pekerjaan untuk msyrakat lokal. Jadi berdasarkan pemaparan daripada strategi
yang akan coba saya rancang untuk menjawab apa yang sudah menjdi muatan di
dalam rumusan masalah tentu ini adalah sebuah cara atau bentuk daripada strategi
kawasan objek wisata air terjun kali anjah. Maka dapat di simpulkan bahwa
Gambar 2.6.1
Kerangka Berfikir
Pengembangan
Objek Wisata
Potensi strategi
Kesejahteraan
masyarakat
Indicator;
wisata ait terjun kali anjah ini tentu penulis melakukan ajang promosi
dengan memanfaakan media sosial seperti fb, ig, website dll. Jadi inilah
satu satu rancangan strategi yang penulis coba susun untuk menjadi acua
36
o Potensi; Berbicara akan potensi yang ada tentu kawasan air terjun kali
anjah ini sangat menjanjikan akan bisa di kembangkan. Karna kalau kita
melihat umunya dia memiliki pancuran air yang menarik dan indah, dan
disisi lain juga di kawasan setempat memiliki banyak kekayaan alam juga
dalam artian lewat pengembangan kawasan air terjun ini tentu potensi
yang ada di sekitarnya bisa juga di kembangkan serta bisa di jual sebagai
kesejateraan masyarakat disni adalah bila mana potensi yang ada ini
system dan pengelolaan yang baik di lakukan maka apa yang menjadi
37