0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Sejarah dan Tujuan PBB secara Lengkap

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional yang didirikan pada 24 Oktober 1945 untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia, menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal mencegah Perang Dunia II. PBB memiliki tujuan untuk menyelesaikan sengketa secara damai, mempromosikan kerjasama internasional, dan menghargai hak asasi manusia. Struktur organisasi PBB terdiri dari Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Mahkamah Internasional, dan Sekretariat Jenderal.

Diunggah oleh

znahrisyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Sejarah dan Tujuan PBB secara Lengkap

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional yang didirikan pada 24 Oktober 1945 untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia, menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal mencegah Perang Dunia II. PBB memiliki tujuan untuk menyelesaikan sengketa secara damai, mempromosikan kerjasama internasional, dan menghargai hak asasi manusia. Struktur organisasi PBB terdiri dari Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Mahkamah Internasional, dan Sekretariat Jenderal.

Diunggah oleh

znahrisyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat PBB adalah organisasi


internasional yang beranggotakan negara-negara berdaulat yang bertujuan
menghindari perang dunia dan malapetaka kemanusiaan akibat perang. Piagam
PBB mulai beroperasi oleh delegasi 51 negara pada tanggal 26 Juni 1945. Dan
piagam PBB adalah menjaga perdamaian dan kemanan internasional,
menyelesaikan sengketa secara damai, melakukan tindakan kolektif, mencegah
ancaman terhadap perdamaian, mempromosikan kerjasama sosial ekonomi
internasional dan hak asasi manusia. Keanggotaan PBB terbuka bagi negara-
negara yang cinta damai untuk mendukung penyelesaian sengketa secara damai.
Bahasa resmi : Inggris, Mandarin, Perancis, Rusia, Arab, Spanyol
Sekretaris-Jendral : Ban Ki-Moon (sejak 2006)
Didirikan : 24 Oktober 1945
Jumlah Negara : 192 Anggota
Markas : New York City, NY, AS

B. Sejarah Terbentuknya PBB

Liga Bangsa-Bangsa dianggap gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II


(1939-1945). Untuk mencegah meletusnya Perang Dunia Ketiga, yang mana tidak
diinginkan oleh seluruh umat manusia, pada tahun 1945 PBB didirakan untuk
menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal dalam rangka untuk memelihara
perdamaian internasional, dan meningkatkan kerjasama dalam memecahkan
masalah ekonomi, sosial, dan kemanusiaan internasional.

Rencana konkrit awal untuk organisasi dunia baru ini dimulai di bawah
naungan Departemen Luar Negeri AS pada tahun 1939. Franklin D. Roosevelt
dipercaya sebagai seorang yang pertama menciptakan istilah “United Nations”
atau Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai istilah kali secara resmi digunakan pada
1 Januari 1942., ketika 26 pemerintah menandatangani Piagam Antlantik, dimana
masing-masing negara berjanji untuk melanjutkan usaha perang.

3
Pada tanggal 25 April 1945, konferensi PBB tentang organisasi internasioanl
dimulai di San Fransisco, dihadiri oleh 50 pemerintah dan sejumlah organisasi
non-pemerintah yang terlibat dalam penysusunan Piagam Perserikatan Bngsa-
Bangsa PBB resmi dibentuk pada 24 Oktober 1945 atas ratifikasi Piagam oleh
lima anggota tetap Dewan Keaman Perancis, Republik Tiongkok, Uni Soviet,
Inggris, dan A merika Serikat dan mayoritas dari 46 anggota lainnya. Sidang
Umum pertama, dengan 51 wakil negara, dan Dewan Keamanan, diadakan di
Church House, London pada 10 Januari 1946.

C. Asas dan Tujuan PBB

a. Asas PBB
Asas Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai berikut :
1) Persamaan derajat dan kedaulatan semua negara anggota
2) Persamaan hak dan kewajiban semua negara anggota.
3) Penyelesaian sengketa dengan cara damai.
4) Setiap anggota akan memberikan bantuan kepada PBB sesuai ketentuan
Piagam PBB
5) PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara anggota.

b. Tujuan PBB
Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai berikut :
1) Memelihara perdamaian dan keamanan dunia
2) Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-
asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak
mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
3) Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalah-
masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaaan.
4) Menyelesaikan persilisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya
peperangan.
5) Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau
kemerdekaan fundanmental tanpa membedakan warna kulit, jenis kelamin,
Bahasa, dan agama.
6) Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama
yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB

4
D. Struktur Organisasi PBB
Berdasarkan Konferensi San Fransisco menghasilkan suatu piagam yang
menyebutkan organ-organ PBB sebagai berikut :
a. Majelis Umum (General Assemlby)
Tugas dan kekuasaan Majelis Umum yaitu :
- Pelaksanaan perdamaian dan kemanan internasional
- Kerja sama dilapangan perekonomian dan masyarakat internasional
- Penerapan keanggotaan dan penerimaan anggota
b. Dewan Keamanan (Security Council)
Tugas dan kekuasaan Dewan Keamanan
- Mengambil tindakan-tindakan terhadap ancaman perdamaian dan
perbuatan yang berarti penyerangan
- Menyelesaikan perselisihan dengan cara-cara damai yang didasarkan
atas persetujuan sukarela atau paksaan hukum dalam melankankan
persetujuan
- Menyampaikan laporan tahunan kepada majelis umum
c. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Sosial Council)
Tugas dan kekuasaan Dewan Kemanan :
- Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal
ekonomi, sosial, pendidikan, dan keshetan di seluruh dunia.
- Membuat rencana perjanjian tentang soal tersebut dengan negara-
negara anggota untuk diajukan kepada majelis umum
- Mengadakan pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang
termasuk tugas dan wewenangnya.
d. Mahkamah Internasional (International Court of Justice)
Tugas dan kekuasaan Mahkamah Internasional :
Mahkamah merupakan badan kehakiman yang terpenting dalam PBB.
Dewan keamanan dapat memohon kepada mahkamah nasehat atas persoalan
hukum apa saja dan organ-organ lain dari PBB serta badan-badan khusus
apabila pendapat wewenang dari majelis umum dapat meminta nasehat
mengenai persoalan-persoalan hukum dalam ruang lingkup kegiatan mereka.
Majelis umum telah memberikan wewenang ini kepada dewan ekonomi dan
sosial, dewan perwakilan, panitia interin dari majelis umum, dan beberapa
badan-badan antar pemerintah.
5
e. Sekretariat Jenderal (Secretary General)
Tugas dan kekuasaan Sekretaris Jenderal :
- Sebagai kepala administratif dari PBB
- Membawa dihadapan perhatian dewan keamann setiap persoalan yang
menurut pendapatnya membahayakan perdamaian dan kemanan
internasional.
- Membuat laporan tahunan dan tiap-tiap laporan tambahan yang perlu
pada majelis umum mengenai pekerjaan PBB.

Anda mungkin juga menyukai