Di era millenial ini, pembelajaran di kelas diarahkan kepada pembelajaran yang menuntut
kemampuan siswa untuk berpikir tingkat tinggi. Pada Taxonomi Bloom yang telah direvisi telah
memberikan keleluasaan pada para guru untuk dapat menerapkan pembelajaran yang berorientasi
pada berpikir tingkat tinggi. Dengan mengacu pada Taxonomi Bloom yang telah direvisi,
silahkan Anda diskusi dan 'share" pengalaman Anda pada saat Anda menerapkan Taxonomi
Bloom Tingkat 5 yaitu mengevaluasi, dengan menjelaskan tujuan/objektif pembelajaran Anda
(cukup satu tujuan) dan bagaimana Anda mendisain aktifiitas bagi siswa dan tugas yang akan
berikan kepada siswa agar tujuan yang telah Anda tetapkan dapat tercapai, tentunya sesuai
dengan usia siswa dan kelas Anda. Tentunya kaitkan juga dengan teori atau referensi yang
relevan.
Tujuan Pembelajaran :
Siswa mampu mengidentifikasi kondisi sosial budaya pada masyarakat Indonesia dengan benar.
Desain Aktivitas dan Tugas :
Metode yang saya pakai adalah Contextual Teaching and Learning (CTL) dimana pendekatan
pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antara materi pelajaran dengan situasi dunia
nyata siswa. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami makna materi pelajaran
dengan menghubungkannya dengan pengalaman pribadi, konteks kehidupan sehari-hari, dan
penerapannya dalam berbagai situasi. Dalam konteks ini, CTL akan membantu siswa tidak hanya
menghafal keragaman sosial budaya Indonesia, tetapi juga memahami bagaimana keragaman
tersebut hadir dalam kehidupan nyata mereka dan masyarakat sekitar.
Langkah – langkah :
Membuat Keterkaitan (Making Connections):Aktivitas Awal: Guru memulai pelajaran dengan
mengaitkan topik dengan pengalaman siswa sehari-hari. Contoh pertanyaan: "Coba amati
lingkungan sekitar rumah kalian. Apa saja perbedaan yang kalian lihat di antara tetangga kalian?
(Misalnya, bahasa yang digunakan, makanan yang sering dimakan, tradisi yang dilakukan saat
ada acara tertentu)."
Bertanya (Questioning): Aktivitas Inti: Guru mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan
tentang kondisi sosial budaya di Indonesia. Contoh pertanyaan guru:
Inkuiry : Membentuk Diskusi kelompok dan Presentasi Kelompok: Penilaian berdasarkan
kemampuan siswa dalam menyajikan hasil inkuiri mereka tentang kondisi sosial budaya suatu
daerah. Misalnya : Pengamatan keadaan sosial budaya suku – suku yang ada di Indonesia.