1.
1 UML
UML (Unified Modeling Language) adalah salah satu standar bahasa yang
banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat
analisis dan desain,serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi
objek (Lili Andraini, 2022).
UML digunakan sebagai alat perancangan utama, dengan menggunakan diagram
Use Case untuk mengidentifikasi fungsi dan interaksi antara pengguna sistem, diagram
Class untuk mendefinisikan entitas dan atribut yang terlibat, dan diagram Activity untuk
menggambarkan alur langkah-langkah dalam proses. (Fajar Mahardika, 2023).
Abstraksi konsep dasar UML terdiri dari structural classification, dynamic
behavior, dan model management dapat kita pahami main concepts sebagai term yang
akan muncul pada saat membuat diagram dan view adalah kategori dari diagram
tersebut.( Haryanto, 2020)
Unified Modeling Language (UML) adalah himpunan struktur dan teknik untuk
pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya. UML adalah
metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok perangkat tool untuk
mendukung pengembangan sistem tersebut.( Awan Bagus Setiawan, 2023)
UML akan mulai menjadi standar masa depan bagi industri pengembangan
sistem/perangkat lunak yang berorientasi objek karena pada dasarnya UML digunakan
oleh banyak perusahaan raksasa seperti IBM, Microsoft, dan sebagainya.
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan
bahwa UML adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk
menvisualisasikan, menspesifikasikan membangun dan pendokumentasian dari sebuah
sistem pengembangan perangkat lunak berbasis Object Oriented programming. (Agus
Herdiyanto, 2021)
1.1.1 Use Case Diagram
Usecase diagram adalah rangkaian atau uraian sekelompok yang saling
terkait dan membentuk sistem secara teratur yang di lakukan atau diawasi oleh
sebuah actor, usecase digunakan untuk membentuk tingkah laku benda dalam
sebuah model serta di realisasikan oleh sebuah kolaborasi (Putri Marlina
Ariansyah, 2021).
Use Case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor
dengan sistem informasi yang akan dibuat. Secara kasar, Use Case digunakan
untuk mengetahui fungsi apa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi
tersebut (Hardiyanti Malius, 2021).
Use case diagram adalah abstraksi dari interaksi antara sistem dengan aktor
(Ratih Purwasih, 2023). Simbol – simbol yang digunakan pada Use Case
Diagram yaitu :
Gambar 1 Use Case Diagram
1.1.2 Sequence Diagram
Menggambarkan interaksi antar objek didalam dan di sekitar sistem yang
berupa message yang digambarkan terhadap waktu (Reni Widyastuti, 2022).
Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case,diagram ini
menunjukkan bagaimana detail operasi dilakukan, pesan apa yang dikirim dan
kapan terjadinya (Rahmat Joko Trilaksono, 2022).
Sequence diagram berinteraksi yang menunjukan proses satu sama lain dan
kelas yang terlibat dalam skenario urutan pesan diantara benda-benda
diperlukan untuk melaksanakan fungsi. (Ruslan Abu Honi, 2023). Simbol –
simbol yang digunakan pada Sequence Diagram yaitu :
Gambar 2 Sequence diagram
1.1.3 Class Diagram
Class diagram menunjukkan struktur statis dari class-class inti yang
membangun sistem ( Cika Nurqueen Paradis, 2022).
Class Diagram adalah visual dari struktur system program pada jenis-jenis
yang dibentuk (Chandy Ophelia S, 2022).
Diagram kelas ini adalah bagian dari UML (Unified Modeling Language)
yang merupakan bahasa standar untuk memodelkan dan mendokumentasikan
perangkat lunak (Adhie Thyo Priandika, 2023). Simbol – simbol yang
digunakan pada Class Diagram yaitu :
Gambar 3 Class Diagram