0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

MoU Pengelolaan Kantin Sehat MA Arango

Dokumen ini adalah Memorandum of Understanding (MoU) antara MAS Al-Ittihad Wattaqaddum Arango dan pedagang makanan mengenai pengelolaan kantin sehat. Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan makanan bersih, sehat, dan bergizi bagi siswa dan guru, berlaku dari 15 Juli 2024 hingga 18 Juli 2025. Kewajiban pedagang mencakup penyediaan konsumsi untuk guru dan siswa, dengan larangan tertentu selama proses pembelajaran.

Diunggah oleh

Rabnis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

MoU Pengelolaan Kantin Sehat MA Arango

Dokumen ini adalah Memorandum of Understanding (MoU) antara MAS Al-Ittihad Wattaqaddum Arango dan pedagang makanan mengenai pengelolaan kantin sehat. Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan makanan bersih, sehat, dan bergizi bagi siswa dan guru, berlaku dari 15 Juli 2024 hingga 18 Juli 2025. Kewajiban pedagang mencakup penyediaan konsumsi untuk guru dan siswa, dengan larangan tertentu selama proses pembelajaran.

Diunggah oleh

Rabnis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

YAYASAN AL-ITTIHAD WATTAQADDUM ARANGO

MA AL-ITTIHAD WATTAQADDUM ARANGO


Alamat: Jl. Persatuan Raya No. A 10 Arango Desa Arabika Kec. Sinjai Barat Kabupaten Sinjai
Email:maarango@[Link] Kode Pos 92653
SK Kemenkumham RI Nomor: [Link].01.04 Tahun 2016 Tanggal 5 September 2016

KESEPAKATAN KERJASAMA

(MEMORANDUM OF UNDERSTANDING – MoU)

NOMOR : /Ma.21.19.03/PP.00/ I/2024

Antara

MAS AL-ITTIHAD WATTAQADDUM ARANGO

Dengan

PEDAGANG MAKANAN

Tentang

PENGELOLAAN KANTIN

Pada hari ini, Selasa tanggal delapan belas bulan Juli tahun dua ribu dua puluh tiga, yang bertanda tangan
di bawah ini :

Nama : Nur Syamsu, [Link], [Link].I

Jabatan : Kepala MAS Al-Ittihad Wattaqaddum Arango

Alamat : Jl. Poros Gunung Perak, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama MAS Al-Ittihad Wattaqaddum Arango, untuk selanjutnya
disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : Nurhidayah T, [Link].I

Jabatan : Pedagang Makanan

Alamat : Jl. Persatuan Raya, Desa Arabika

Dalam hal ini sebagai pedagang makanan dalam lingkungan Madrasah Al-Ittihad Wattaqaddum Arango,
selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Dengan ini PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA setuju untuk mengadakan perjanjian kerjasama
dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut di bawah ini:

Pasal 1

MAKSUD DAN TUJUAN


Maksud

Kedua belah pihak sepakat untuk bekerjasama dalam hal kantin sehat

Tujuan

Memberikan pelayanan pada para siswa dan guru-guru berupa makanan bersih, sehat dan bergizi

Pasal 2

JANGKA WAKTU

Kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu terhitung mulai tanggal 15 Juli 2024 sampai tanggal 18 Juli
2025 dan dapat diperpanjang kembali sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Pasal 3

HAK DAN KEWAJIBAN

Kewajiban PIHAK KEDUA antara lain:

1. Menyediakan konsumsi untuk guru-guru di madrasah


2. Menyediakan makanan sehat dan bergizi untuk siswa

Pasal 4

LARANGAN

1. Dilarang melayani siswa yang hendak membeli makanan pada saat proses pembelajaran
berlangsung di kelas
2. Dilarang menjual makanan yang memakai pewarna sintetis, pemanis sintetis, pengawet

Pasal 5

PENUTUP

Demikian Memorandum of Understanding / Nota Kesepahaman ini dibuat rangkap 2 (dua), disepakati
dan ditandatangani oleh PARA PIHAK dalam keadaan sadar, sehat jasmani dan rohani, tanpa ada
tekanan, pengaruh, paksaan dari pihak manapun.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

Penjual Makanan Kepala MA Arango

NURHIDAYAH, T. [Link].I NUR SYAMSU, [Link], [Link].I

Common questions

Didukung oleh AI

The vendor could face challenges in sourcing materials that meet the health standards, as well as managing operational hours to comply with the restrictions on selling during class times, possibly affecting revenue and logistical operations .

The collaboration emphasizes providing nutritious food and maintaining a healthy environment, which aligns with broader educational goals to enhance student welfare, support cognitive function, and promote healthy lifestyles, fundamentally integrating wellbeing into the educational framework .

The food vendor is prohibited from serving students during class hours, ensuring that the focus remains on learning and minimizing disruptions .

The formal signing and acknowledgment of the agreement legitimize the partnership, ensuring both parties are legally bound and committed to their obligations, minimizing potential disputes and fostering trust .

The agreement is initially set for a period from July 15, 2024, to July 18, 2025, with the potential for renewal based on mutual consent, allowing for continued partnership .

The agreement explicitly prohibits the sale of food containing synthetic colors, sweeteners, and preservatives, ensuring that only safe and healthy options are available. This reflects a commitment to maintaining food safety and adhering to health regulations .

The vendor is obliged to provide nutritious food options, specifically catering meals to the teachers and ensuring the availability of healthy food choices for students, thus meeting their dietary requirements .

The MoU contains sections outlining the purpose and goals, defined roles and responsibilities, specific restrictions, as well as clauses on duration and conditions for renewal, creating a comprehensive framework for collaboration .

The primary objectives of the agreement are for the parties to collaborate in maintaining a healthy canteen and providing clean, healthy, and nutritious food to students and teachers .

The MoU aims to positively impact the educational environment by ensuring students and staff have access to healthier food options, which can improve their concentration, academic performance, and overall well-being. The restrictions on business operations during class time also contribute to minimizing distractions, fostering a more conducive learning environment .

Anda mungkin juga menyukai