0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan14 halaman

RKP Desa Talang Donok 2025

Peraturan Desa Talang Donok Nomor 09 Tahun 2025 menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa untuk tahun 2025, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Peraturan ini mencakup definisi, kewenangan, dan sistematika penyusunan RKP Desa, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan. Tujuan dari RKP Desa adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.

Diunggah oleh

Fredisen Akbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan14 halaman

RKP Desa Talang Donok 2025

Peraturan Desa Talang Donok Nomor 09 Tahun 2025 menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa untuk tahun 2025, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Peraturan ini mencakup definisi, kewenangan, dan sistematika penyusunan RKP Desa, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan. Tujuan dari RKP Desa adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.

Diunggah oleh

Fredisen Akbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEPALA DESA TALANG DONOK

KECAMATAN TOPOS KABUPATEN LEBONG


PERATURAN DESA TALANG DONOK
NOMOR 09 TAHUN 2025

TENTANG
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA TAHUN 2025

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA DESA TALANG DONOK

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 49,


Ayat (4) Peraturan Menteri Desa, Pembangunan
Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 21
Tahun 2020 tentang Pedoman Umum
Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat
Desa, Pengesahan Dokumen RKP Desa dilakukan
dengan penandatangan Peraturan Desa tentang
RKP Desa oleh kepala Desa dan ketua BPD;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan
Peraturan Desa Talang Donok tentang Rencana
Kerja Pemerintah Desa Tahun 2025.
Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang
Program Pembangunan Nasional (Lembar Negara
Tahun 2000 Nomor 206, TambahanLembaran
Negara Nomor 3952);
2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat
dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4438);
3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor
130, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5049);
4. Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 5495);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1972
tentang Perubahan Nama dan Pemindahan Tempat
Kedudukan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1972 Nomor 38 dan
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun Nomor 2989);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005
tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara
Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4575);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005
Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor
140, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4578);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005
Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor
140, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4578);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005
tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor
165, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4594);
[Link] Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang
Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi
Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia
tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
[Link] Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014
tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang
Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor
123, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah
beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 11 Tahun 2019 (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 41);
[Link] Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014
tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5558) sebagaimana telah diubah beberapa
kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8
Tahun 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2016 Nomor 57).
[Link] Daerah Kabupaten Lebong Nomor 2
Tahun 2012 Tentang Rencana Pembangunan
Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten
Lebong Tahun 2005-2025;
[Link] Daerah Kabupaten Lebong Nomor 8
Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten
Lebong Tahun 2016-2021;
[Link] Bupati Lebong Nomor 9 Tahun 2024
Tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan
Pembangunan Daerah Kabupaten Lebong (Berita
Daerah Kabupaten Lebong Tahun 2024 Nomor 9);
[Link] Bupati Lebong Nomor 38 Tahun 2019
Tentang Daftar Kewenangan Desa Berdasarkan
Hak Asal-Usul Dan Kewenangan Lokal Berskala
Desa (Berita Daerah Kabupaten Lebong Tahun
2019 Nomor 38);

Dengan Kesepakatan Bersama


BADAN PERMUSYAWARATAN DESA TALANG DONOK
dan
KEPALA DESA TALANG DONOK

MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN DESA TALANG DONOK TENTANG
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKP DESA)
TAHUN 2025

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud :


1. Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain,
selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat [Link] yang memiliki
batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan
pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa
masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati
dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Perdesaan adalah kawasan kerja sama antar Desa untuk pengembangan usaha,
kegiatan kemasyarakatan, pelayanan, pembangunan, pemberdayaan
masyarakat, keamanan, dan ketertiban.
3. Pembangunan Desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan
untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Desa.
4. Pembangunan Perdesaan adalah pembangunan yang dilaksanakan antar Desa
dalam bidang pengembangan usaha, kegiatan kemasyarakatan, pelayanan,
pembangunan, pemberdayaan masyarakat, keamanan, dan ketertiban.
5. Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah upaya mengembangkan kemandirian
dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap,
keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber
daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingan yang
sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat Desa.
6. Kewenangan Desa adalah kewenangan yang dimiliki Desa meliputi
kewenangan di bidang penyelenggaraan pemerintahan Desa, pelaksanaan
Pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan
Masyarakat Desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan adat
istiadat Desa.
7. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan
kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
8. Pemerintah Desa adalah kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain
dibantu perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
9. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD atau yang
disebut dengan nama lain adalah lembaga yang melaksanakan fungsi
pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa
berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.
10. Musyawarah Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah musyawarah
antara BPD, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan
oleh BPD untuk menyepakati hal yang bersifat strategis.
11. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa yang selanjutnya disebut
Musrenbang Desa adalah musyawarah antara BPD, Pemerintah Desa, dan
unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa untuk
menetapkan prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan Pembangunan Desa
yang didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja Desa, swadaya
masyarakat Desa, dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah
kabupaten/kota.
12. Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh
kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BPD.
13. Perencanaan Pembangunan Desa adalah proses tahapan kegiatan yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Desa dengan melibatkan BPD dan unsur
masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber
daya Desa dalam rangka peningkatan kualitas hidup manusia dan
penanggulangan kemiskinan.
14. SDGs Desa adalah upaya terpadu Pembangunan Desa untuk percepatan
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
15. Pendataan Desa adalah proses penggalian, pengumpulan, pencatatan,
verifikasi dan validasi data SDGs Desa, yang memuat data objektif
kewilayahan dan kewargaan Desa berupa aset dan potensi aset Desa yang
dapat didayagunakan untuk pencapaian tujuan Pembangunan Desa, masalah
ekonomi, sosial, dan budaya yang dapat digunakan sebagai bahan
rekomendasi penyusunan program dan kegiatan Pembangunan Desa, serta
data dan informasi terkait lainnya yang menggambarkan kondisi objektif
Desa dan masyarakat Desa.
16. Sistem Informasi Desa adalah sistem pengolahan data kewilayahan dan data
kewargaan di Desa yang disediakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal, dan Transmigrasi serta dilakukan secara terpadu dengan
mendayagunakan fasilitas perangkat lunak dan perangkat keras, jaringan, dan
sumber daya manusia untuk disajikan menjadi informasi yang berguna dalam
peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik serta dasar perumusan
kebijakan strategis Pembangunan Desa.
17. Peta Jalan SDGs Desa adalah dokumen rencana yang memuat kebijakan
strategis dan tahapan pencapaian SDGs Desa sampai dengan tahun 2030.
18. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang selanjutnya disebut
RPJM Desa adalah dokumen perencanaan kegiatan Pembangunan Desa untuk
jangka waktu 6 (enam) tahun.
19. Rencana Kerja Pemerintah Desa yang selanjutnya disebut RKP Desa adalah
dokumen penjabaran dari RPJM Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.
20. Daftar Usulan RKP Desa adalah penjabaran RPJM Desa yang menjadi bagian
dari RKP Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang akan diusulkan
Pemerintah Desa kepada pemerintah daerah kabupaten/kota melalui
mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
21. Aset Desa adalah barang milik Desa yang berasal dari kekayaan asli Desa,
dibeli atau diperoleh atas beban anggaran pendapatan dan belanja Desa, atau
perolehan hak lain yang sah.
22. Potensi Aset Desa adalah segala potensi Desa yang meliputi sumber daya
alam dan lingkungan hidup, sumber daya manusia, sumber daya sosial dan
budaya, sumber daya ekonomi, dan sumber daya lainnya yang dapat diakses,
dikembangkan, dan/atau diubah oleh Desa menjadi sumber daya
pembangunan yang dimiliki atau menjadi Aset Desa, dikelola, diolah,
dimanfaatkan, dan dipergunakan bagi kesejahteraan bersama masyarakat
Desa.
23. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa yang selanjutnya disebut APB Desa
adalah rencana keuangan tahunan Pemerintahan Desa.
24. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan
belanja negara yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui
anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten/kota dan digunakan untuk
membiayai penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan
Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat
Desa.
25. Alokasi Dana Desa adalah dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota
dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten/kota setelah
dikurangi dana alokasi khusus.
26. Lembaga Kemasyarakatan Desa atau disebut dengan nama lain adalah
lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan
merupakan mitra Pemerintah Desa dalam memberdayakan masyarakat Desa.
27. Lembaga Adat Desa adalah lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat
istiadat dan menjadi bagian dari susunan asli Desa yang tumbuh dan
berkembang atas prakarsa masyarakat Desa.
28. Pelaksana Kegiatan adalah pelaksana kegiatan Pembangunan Desa dan
Pemberdayaan Masyarakat Desa, terdiri dari unsur perangkat Desa, Lembaga
Kemasyarakatan Desa, dan unsur masyarakat.
29. Pendampingan Desa adalah upaya meningkatkan kapasitas, efektivitas, dan
akuntabilitas pemerintahan Desa, Pembangunan Desa, Pemberdayaan
Masyarakat Desa, pembentukan dan pengembangan badan usaha milik Desa
dan/atau badan usaha milik Desa bersama, peningkatan sinergitas program
dan kegiatan Desa, dan kerja sama Desa untuk mendukung pencapaian SDGs
Desa.
30. Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah anggota masyarakat Desa yang
memiliki prakarsa dan/atau yang dipilih oleh Desa untuk menumbuhkan,
mengembangkan, dan menggerakkan prakarsa, partisipasi, swadaya, dan
gotong royong di kalangan masyarakat Desa.
31. Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan
hukum yang didirikan oleh Desa dan/atau bersama Desa-Desa guna
mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan
produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis
usaha lainnya untuk sebesarbesarnya kesejahteraan masyarakat Desa.
32. Pihak Ketiga adalah lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi,
organisasi kemasyarakatan, atau perusahaan, yang sumber keuangan dan
kegiatannya tidak berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara,
anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi, anggaran pendapatan dan
belanja daerah kabupaten/kota, dan/atau APB Desa.

BAB II
SISTEMATIKA PENYUSUNAN RKP Desa
Pasal 2

(1)RKP Desa Talang Donok Tahun 2025 disusun dengan sistematika sebagai
berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang.
1.2. Dasar Hukum.
1.3. Tujuan dan Manfaat.
1.4. Proses Penyusunan RKP Desa.
1.5. Sistematika.

BAB II : GAMBARAN UMUM PEMERINTAHAN DESA


2.1. Visi – Misi Kepala Desa.
2.2. Gambaran Umum Sosial Budaya.
2.3. Gambaran Umum Kemiskinan.
2.4. Gambaran Umum Ekonomi.
2.5. Gambaran Umum Insfrastruktur.
BAB III : RUMUSAN PRIORITAS MASALAH
3.1. Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan pada RKP Desa
Tahun sebelumnya.
3.2. Evaluasi laju pencapaian SDGs Desa.
3.3. Identifikasi masalah berdasarkan RPJM Desa.
3.4. Identifikasi Masalah Berdasarkan Analisa Keadaan
Darurat antara lain: bencana alam, krisis politik, krisis
ekonomi dan atau kerusahan sosial yang
berkepanjangan.
3.5. Identifikasi Masalah berdasarkan Prioritas Kebijakan
Pembangunan Daerah.
BAB IV : RUMUSAN PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN
PEMBANGUNAN DESA
4.1. Prioritas Program dan Kegiatan Pembangunan Skala
Desa Tahun Anggaran 2025.
4.2. Berdasarkan Kewenangan Hak asal usul.
4.3. Berdasarkan Kewenangan Lokal Skala Desa.
4.4. Prioritas Program dan Kegiatan Pembangunan Daerah
Tahun Anggaran 2025.
4.5. Kebijakan Keuangan Desa.
BAB V : PENUTUP
LAMPIRAN
1. Berita Acara Musyawarah Pembentukan Tim Penyusun
RKP Desa dan Daftar Hadir.
2. Keputusan Kepala Desa tentang Tim Penyusun RKP Desa
Tahun 2025.
3. Daftar Rencana Program dan Kegiatan yang Masuk ke
Desa.
4. Data dan informasi tentang rencana pembiayaan
pembangunan Desa.
5. Daftar Prioritas Usulan Rencana Program dan/atau
Kegiatan Pembangunan Desa untuk 1 (satu) tahun
anggaran berikutnya.
6. Daftar Usulan Masyarakat Desa yang Dipilah
Berdasarkan Tujuan SDGs Desa..
7. Berita acara hasil penyusunan rancangan RKP Desa.
8. Keputusan BPD tentang panitia musyawarah Desa
tentang perencanaan Desa.
9. Berita Acara Musyawarah Desa tentang perencanaan
Desa dan Daftar Hadir.
[Link] Kepala Desa tentang Panitia Musrenbang
Desa RKP Desa tahun 2025.
[Link] tertib musrenbang Desa RKP Desa.
[Link] Prioritas Program dan Kegiatan.
[Link] Acara Musrenbang Desa RKP Desa tahun 2025,
dan Daftar Hadir.
[Link] BPD tentang panitia musyawarah Desa
tentang pembahasan, penyepakatan dan pengesahanan
rancangan RKP Desa tahun 2025.
[Link] Foto Kegiatan.

(2)Penjabaran sistematika RKP Desa Tahun 2025 sebagaimana dimaksud pada


ayat (1) sebagaimana tercantum dalam Lampiran merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari Peraturan Desa ini.

Pasal 3
RKP Desa Tahun 2024 merupakan landasan dan pedoman bagi Pemerintahan
Desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa dan masyarakat dalam pelaksanaan
pembangunan Desa Tahun 2025
Pasal 4
Pelaksanaan pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, dilaksanakan
secara transparan, partisipatif dan akuntabel oleh pelaksana kegiatan
pembangunan dengan menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Daftar
Pelaksanaan Anggaran (DPA), serta dipertanggungjawabkan oleh Pelaksana
Kegiatan dalam Forum Musyawarah Desa.
Pasal 5
RKP Desa dapat diubah dalam hal:
a. terjadi peristiwa khusus, seperti bencana alam, krisis politik, krisis ekonomi,
dan/atau kerusuhan sosial yang berkepanjangan; atau
b. terdapat perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah, Pemerintah Daerah
Provinsi, dan/atau Pemerintah Daerah Kabupaten.

Pasal 6
Perubahan RKP Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dibahas dan
disepakati bersama dengan BPD dalam Musrenbang Desa dan selanjutnya
ditetapkan dengan Peraturan Desa.

BAB III
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 7
(1)Berdasarkan Peraturan Desa ini selanjutnya disusun Anggaran pendapatan
dan Belanja Desa Desa Tahun Anggaran 2025.
(2)Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Desa ini, sepanjang mengenai
teknis pelaksanaannya diatur lebih lanjut oleh Kepala Desa.

Pasal 8
Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahui, memerintahkan pengundangan Peraturan Desa ini


dengan penempatannya dalam Lembaran Desa.

Ditetapkan di : Desa Talang Donok


Pada tanggal : 17 April 2025
KEPALA DESA TALANG DONOK

Linda Haryani, [Link]


Nip: 1978080820050220022
Diundangkan di : Desa Talang Donok
Pada tanggal : 17 April 2025
SEKRETARIS DESA TALANG DONOK

SUPREN C.P, [Link]


LEMBARAN DESA TALANG DONOK TAHUN 2025 NOMOR 09
BERITA ACARA
KESEPAKATAN BERSAMA KEPALA DESA DAN BPD
DESA TALANG DONOK KECAMATAN TOPOS
KABUPATEN LEBONG
TENTANG

PERATURAN DESA TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH


DESA
RKP DESA TAHUN 2025

Pada hari ini kamis tanggal tuju belas bulan april tahun dua ribu dua puluh lima
kami yang bertanda tangan dibawah ini :
1. : Kepala Desa Talang Donok
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama
Pemerintah Desa Talang Donok selanjutnya disebut
sebagai PIHAK KESATU
2. Ketua BPD Desa Talang Donok
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Talang Donok
selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

Menyatakan bahwa:
1. PIHAK KEDUA telah membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa
tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2025 yang diajukan PIHAK
KESATU
2. PIHAK KESATU dapat segera menindaklanjuti proses penetapan Peraturan
Desa tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2025 sesuai dengan
peraturan perundang–undangan yang berlaku.
3. PIHAK KESATU akan segera menetapkan Rancangan Peraturan Desa tentang
Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2025 menjadi Peraturan Desa apabila
semua proses telah selesai.
4. PIHAK KESATU akan menyampaikan kepada Camat untuk
mendapatkan evaluasi selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah tanggal
ditanda-tanganinya Berita Acara ini.

Demikian Berita Acara ini dibuat dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak
untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Mengetahui,
Kepala Desa Talang Donok Ketua BPD Talang Donok

Linda Haryani, [Link] Arpan Dahri


Nip: 1978080820050220022

Anda mungkin juga menyukai