Lembar Kerja Peserta Didik
PEMBUATAN KERAJINAN PLASTIK
Kelompok :
Nama Anggota :
Tujuan Pembelajaran
1. Pada tahap kontekstualisasi, peserta didik mencoba melihat apa yang terjadi di
lingkungan sekitar.
2. Peserta didik mengidentifikasi banyaknya jenis sampah dilingkungan sekolah.
3. Peserta didik dapat merancang suatu kegiatan untuk mengatasi masalah sampah
plastic, misalnya pengelolaan bank sampah plastic, mendaur ulang plaastik, membuat
penyuluihan tentang penanganan plastic.
Materi
Plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai. Di lain sisi, membakar sampah
plastik dapat menyebabkan polusi udara yang lama kelamaan akan menimbulkan bahaya bagi
kesehatan. Untuk itu, berbagai elemen masyarakat yang umumnya tergabung dalam
komunitas, rutin melakukan sosialisasi tentang daur ulang plastik untuk diubah ke barang
bernilai jual. Dari limbah plastik tersebut, mereka dapat memanfaatkannya menjadi aneka
aksesoris seperti gantungan kunci, alas gelas, hiasan dinding, dan lainnya. Ide mengolah
limbah plastik ini berawal dari kepribadian melihat banyaknya sampah plastik dilingkungan
sekitar.
Daur ulang plastik adalah kegiatan mengelola dan menggunakan plastik bekas agar
dapat digunakan kembali atau diolah menjadi barang yang bermanfaat bagi lingkungan
sekitar dan bernilai jual. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi dan mengatasi adanya
pencemaran dan kerusakan lingkungan yang disebabkan dari membuang sampah plastic
sembarangan.
Sampah plastik merupakan fenomena yang tidak dapat terhindarkan, hampir disetiap
penjuru lingkungan terdapat sampah plastik. Yang kita tahu limbah plastik sangat susah
untuk hancur, perlu puluhan tahun agar bisa benar-benar terurai.
Solusi Alternatif
Agar sampah plastik tidak semakin bertambah, solusinya :
1. Meminimalisir penggunaan bahan plastik
2. Membawa tas yang bisa dipakai berkali-kali dari rumah saat berbelanja
3. Diubah kembali ke dalam butiran plastik
4. Mengganti bungkus makanan dengan bahan organik
5. Didaur ulang, dibuat sebagai kerajinan tangan
Solusi Yang Bisa Kita Lakukan
Jika kita memilih kalau limbah plastik dihancurkan menjadi butiran plastik kembali,
tidak mungkin karena memerlukan energi dan modal yang lebih banyak dibanding saat proses
produksi, bisa menimbulkan kerugian. Maka kitab isa mendaur ulangnya menjadi kerajinan
tangan untuk keperluan sehari-hari. Karena proses ini lebih mudah, bisa mengasah kreativitas
dan bisa menghasilkan tambahan uang. Kita bisa membuat tas, tempat tisu, tempat pensil,
souvenir, dll.
Alat dan Bahan:
Botol bekas
Cutter
Sendok plastik
Lem tembak
Lampu
Fitting lampu
Plastik kresek warna
Gelas plastik kerucut
Lakban
Langkah Kerja
1. Siapkan 1 botol bekas lalu potong sisi bawah dan atasnya, sisakan badan botol
2. Siapkan beberapa sendok plastik, potong bagian tangannya sisakan kepalanya saja
3. Lem sendok plastik di badan botol, bentuk seperti bunga
4. Siapkan lampu dengan plastik kresek, lalu balut lampu dengan plastik serta lipat
bawah plastik dan tutup dengan slasiban
5. Letakkan lampu di lubang arah bawah sendok, masukkan seluruh badan lampu dan
lem sekeliling ujung yang dibalut oleh plastik agar lampu terekat dengan botol bekas
6. Siapkan gelas plastik, lalu potong bagian bawah gelas dan buat lubang di bawah satu
sisi gunanya untuk jalur kabel fitting lampu
7. Sebelum gelas disatukan ke lampu masukkan terlebih dahulu fitting lampu
8. Kemudian masukkan gelas yang bagian bawahnya dahulu dan masukkan kabel ke
lubang yang sudah tersedia, lalu lem sekeliling ujung gelas agar terekat dengan
lampunya
9. Tunggu hingga kering dan jadilah lampu hias dari sendok plastik
Gambar :
10.
11.
12.
Tugas
1. Uraikanlah keunggulan serta kekurangan dari pemanfaatan limbah plastik di atas !
2. Menurut pendapat anda, adakah bentuk pemanfaatan limbah plastik lainnya yang
lebih menarik dan memiliki nilai jual yang tinggi selain penerapan di atas ?
Gambarkanlah rancangan produk tersebut, serta jelaskan mengapa rancangan tersebut
lebih baik !