0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan3 halaman

Asmaul Husna Al-Basir dan Kesadaran Hamba

Dokumen ini adalah ceramah tentang asmaul husna Al-Basir, yang berarti Maha Melihat. Allah melihat segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan hamba-Nya diingatkan untuk selalu berbuat baik dan menghindari keburukan. Penekanan diberikan pada pentingnya kesadaran akan pengawasan Allah dalam setiap aktivitas dan ibadah yang dilakukan.

Diunggah oleh

irnaamalia1417
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan3 halaman

Asmaul Husna Al-Basir dan Kesadaran Hamba

Dokumen ini adalah ceramah tentang asmaul husna Al-Basir, yang berarti Maha Melihat. Allah melihat segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan hamba-Nya diingatkan untuk selalu berbuat baik dan menghindari keburukan. Penekanan diberikan pada pentingnya kesadaran akan pengawasan Allah dalam setiap aktivitas dan ibadah yang dilakukan.

Diunggah oleh

irnaamalia1417
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASSALAMMU’ALAIKUM WR.

WB
‫ اْلَح ْمُد للِه اْلَبِدْيِع اْلَهاِدى‬.‫ِبْس ِم اللِه الَّر ْح ٰمِن الَّر ِح ْيِم‬
‫َأ‬
‫ َّما َبْعُد‬.‫ِإَلى َبَياِن َمْهَيِع الَّر َش اِد‬
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah
yang telah menciptakan makhluk-makhluk-Nya tanpa contoh, dan yang telah memberikan
petunjuk ke jalan yang benar.

Baiklah pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan asmaul husna Al-Basir yang
artinya Maha Melihat.

Al-Basir artinya maha melihat. Allah Maha Melihat segala sesuatu walaupun lembut
dan kecil. Allah Swt. melihat apa saja yang ada di langit dan di bumi, bahkan seluruh alam
semesta ini dapat dipantau. Hal ini sesuai dengan firman-Nya:

‫ِإَّن الَّلَه َيْعَلُم َغْيَب الَّس َماَواِت َواألْر ِض َوالَّلُه‬


)١٨( ‫َبِصيٌر ِبَما َتْعَمُلوَن‬
“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. dan Allah Maha Melihat
apa yang kamu kerjakan.” (Surah al-Hujurat/49: 18)

Al-Bashir berasal dari kata ba-sha-ra, yang arti harfiahnya adalah “melihat”. Dalam
pengertian yang lebih luas, bashara bisa berarti ilmu atau kejelasan. Nabi Yusuf, sebagaimana
dikutip dalam al-Qur’an, senantiasa melakukan dakwah kepada para terpidana dan petugas di
lingkungan penjara dengan mengatakan: “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku
mengajak kamu kepada Allah dengan bukti yang sangat jelas dan nyata (bashirah),” (QS. Yusuf:
108)

Sebagai hamba Al-Bashir, kita harus menyadari bahwa seluruh aktifitas kita dilihat dan
diawasi Allah. Bagi-Nya, tiada tempat yang tersembunyi. Dengan kesadaran itu, kita akan selalu
memilih aktifitas yang baik dan mendatangkan manfaat. Sebaliknya, kita akan berusaha dengan
sungguh-sungguh menghindari segala aktifitas yang sia-sia dan mendatangkan mudharat, baik
bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
Dia melihat makhlukNya, mengetahui mata yang khianat dan apa yang tersembunyi di
dalam [Link] ada sesuatu pun dari amal perbuatan hambaNya yang tersembunyi
[Link] yang rahasia adalah jelas, yang ghaib adalah nyata.

Dia melihat semut hitam yang merayap di atas batu hitam di malam yang gelap gulita,
dan melihat tali urat dan pembuluh darah tempat mengalirnya makanan di dalam anggota tubuh
semut itu.

Allah adalah Al-Bashir yang melihat orang-orang yang beriman dengan kemuliaanNya
dan rahmatNya, memberi mereka anugerah berupa nikmat dan JannahNya, menambah untuk
mereka kenikmatan berjumpa denganNya dan melihatNya sebagai bentuk kemurahanNya.
Dan Dia tidak melihat kepada orang-orang kafir sebagai hukuman bagi mereka, maka mereka
kekal di dalam siksa dan dihalangi dari melihatNya.

Orang yang mengesakan Al-Bashir akan mencapai derajat ihsan, ia selalu merefleksikan
kesempurnaan rasa selalu di awasi [Link] di riwayatkan dalam hadist shahih dari Umar
bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam bersabda tentang ihsan : " Yaitu kamu beribadah
kepada Allah seakan-akan kamu melihatNya, dan apabila kamu tidak melihatNya maka
sesungguhnya Dia melihatmu ".
( HR. Bukhari ).

Maka wajib hukumnya seorang hamba untuk merasa diawasi oleh Rabbnya dalam
menjalankan ketaatan, dan yakin nahwa Allah dari atas 'Arsy melihat ibadahnya, mengetahui
keikhlasan dan niatnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman : "Dan katakanlah. "Bekerjalah kamu, maka Allah dan
RasulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu ".
( QS. At-Taubah : 105 ).

Orang yang mengesakan Al-Bashir akan memikirkan ciptaan Allah dan pengaruhnya,
kesempurnaan kekuasaan dan hikmahNya yang sangat luas, serta mengambil pelajaran dari apa
yang Allah timpakan terhadap umat-umat terdahulu

Contoh kecil yang bisa kita lakukan untuk mengaplikasikan prilaku al basir dalam
kehidupan sehari hari yaitu:

1. tidak mengambil sesuatu yg bukan milik kita walaupun tidak ada orang yg melihatnya.
2. selalu mengerjakan ibadah yg telah diperintahkan Allah SWT
3. mengurangi maksiat, baik yang kecil maupun yg besar

Demikian ceramah agama yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga dapat
bermanfaat bagi kita semua dan dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dan
kurangnya mohon dimaafkan, yang benar datangnya dari Allah SWT Yang Maha Benar, dan
yang salah, khilaf, atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa yang tidak
pernah luput dari salah, khilaf dan dosa.
Akhirul kalam,
Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu
ilaik.

Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq,,,

Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Anda mungkin juga menyukai