0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan3 halaman

Teori dan Rumus Prisma Segitiga

Prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang terdiri dari dua alas sejajar yang kongruen dan sisi tegak yang menghubungkannya. Rumus untuk menghitung volume prisma adalah luas alas dikalikan tinggi, sedangkan luas permukaan dihitung dengan rumus (2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi). Contoh soal menunjukkan penerapan rumus untuk prisma segitiga, persegi, dan segilima beraturan.

Diunggah oleh

legendacarlos12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan3 halaman

Teori dan Rumus Prisma Segitiga

Prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang terdiri dari dua alas sejajar yang kongruen dan sisi tegak yang menghubungkannya. Rumus untuk menghitung volume prisma adalah luas alas dikalikan tinggi, sedangkan luas permukaan dihitung dengan rumus (2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi). Contoh soal menunjukkan penerapan rumus untuk prisma segitiga, persegi, dan segilima beraturan.

Diunggah oleh

legendacarlos12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRISMA

A. TEORI

1. Secara umum, pengertian prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang
terbentuk dari dua bangun datar sejajar yang kongruen (sama persis) sebagai
alas dan tutupnya, sementara sisi tegaknya membentuk bidang lateral yang
menghubungkan kedua alas tersebut. Nama bangun prisma sendiri disesuaikan
dengan bentuk alasnya.

2. Ciri-ciri prisma adalah

- memiliki bentuk alas dan atap yang kongruen (sama dan sebangun).
- Setiap sisi bagian samping prisma berbentuk persegi Panjang
- Prisma memiliki rusuk yang tegak dan ada pula yang tidak tegak
- Setiap diagonal bidang-bidang pada sisi yang sama memiliki ukuran yang sama

3. Contoh-contoh gambar prisma:


B. RUMUS-RUMUS PRISMA

4. Volume Prisma
V = Luas alas * Tinggi

5. Luas Permukaan Prisma


(2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi)

6. Rumus prisma Segitiga


V = (½ x a x t) x tinggi
Lp = (2 x a) + (keliling alas x t)

7. Rumus Prisma pentagonal


V = (1,72 x s x s) x tinggi
Lp = (2x (1,72 x s x s)) + (keliling alas x t)

8. Rumus Prisma Oktagonal


V = (3/23 x s x s) x tinggi
Lp = (2 x (3/23 x s x s)) + (keliling x t)

C. Contoh soal

9. Sebuah prisma segitiga memiliki alas berbentuk segitiga siku-siku dengan


panjang sisi siku-sikunya 6 cm dan 8 cm. Tinggi prisma 10 cm.
Ditanya: V…?

Jawaban:
Luas = 1/2 * alas * tinggi = 1/2 * 6 cm * 8 cm = 24 cm²
Volume = Luas alas * tinggi prisma = 24 cm² * 10 cm = 240 cm³
10. Sebuah prisma persegi memiliki panjang sisi alas 5 cm dan tinggi prisma 12 cm.
Ditanya: LP(luas permukaan)…?

Jawaban:
 Luas alas persegi: Luas = sisi * sisi = 5 cm * 5 cm = 25 cm²
 Luas satu sisi tegak: Luas = sisi alas * tinggi prisma = 5 cm * 12 cm = 60 cm²
 Karena ada 4 sisi tegak, total luas sisi tegak = 4 * 60 cm² = 240 cm²
 Luas permukaan prisma = 2 * luas alas + luas sisi tegak = 2 * 25 cm² + 240 cm² =
290 cm²

11. Sebuah prisma segilima beraturan memiliki panjang sisi alas 4 cm dan tinggi
prisma 8 cm. Jika apotema alasnya 2.75 cm
Ditanya: V…?

Jawaban:
 Luas alas segilima: Luas = 1/2 * keliling alas * apotema = 1/2 * (5 * 4 cm) * 2.75
cm = 27.5 cm²
 Volume prisma = Luas alas * tinggi prisma = 27.5 cm² * 8 cm = 220 cm³

Anda mungkin juga menyukai