KLIPING
SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN
RAGAM ALAT MUSIK TRADISIONAL
Guru Pembimbing : [Link] [Link]
Disusun oleh : Aura Mega Akasa
Kelas : VI ( Enam )
SD NEGRI 1 KERTA MUKTI
KECAMATAN MESUJI RAYA
KAB. OGAN KOMERING ILIR
ALAT MUSIK TRADISIONAL
. [Link] (Bengkulu)
Dol merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Bengkulu.
Alat musik ini dipukul menggunakan alat pemukul, Toppers. Dol memiliki
tiga macam teknik penabuhan, yakni tekni suwena, teknik tamatam, dan
juga teknik suwari.
Pada teknik suwena, alat musik dol dimainkan dengan tempo yang
perlahan saat suasana dukacita, teknik tamatam dimainkan saat suasana
gembira, dan teknik suwari yang merupakan tabuhan saat adanya parade,
Toppers.
2. Serune Kalee (Nanggroe Aceh Darussalam)
Alat musik berikutnya adalah Serune Kalee. Alat musik tiup atau
aerofon ini dapat berbunyi dari hembusan angin saat ditiup. Saat
ditiupkan, kamu bisa memakai jari-jari untuk atur suara yang berada di
lubang serune kalee, Toppers.
Alat musik ini terbuat dari kombinasi bahan kayu, tembaga, dan
kuningan yang berbentuk pangkal ramping yang melebar hingga
ujungnya
3. Serangko (Jambi)
Keanekaragaman alat musik lokal Indonesia sangat beragam, Toppers.
Kota Jambi juga memiliki alat musik tradisional yang bernama Serangko. Alat
musik ini terbuat dari sundul kerbau, Toppers. Alat musik ini digunakan dengan
cara ditiup seperti klarinet. Serangko dapat menghasilkan suara yang keras
untuk mengingatkan masyarakat Jambi akan sesuatu yang penting.
4. Angklung (jawa barat)
Angklung adalah alat musik tradisional berasal dari Jawa Barat.
Angklung terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan.
Alat musik tradisional angklung sudah mendunia dengan berhasil
memukau penonton di Perancis dan juga Amerika Serikat. Angklung juga
telah diakui sebagai warisan Indonesia oleh UNESCO.
5. Sasando (NTT)
Sadando merupakan alat musik tradisional khas tanah Rote, Nusa
Tenggara Timur yang terbuat dari daun lontar.
Alat musik sasando berbentuk seperti harpa dan dimainkan dengan
cara dipetik seperti gitar. Sasando sudah terkenal semenjak konser WOW
2013 yang diselenggarakan oleh Wonderful Indonesia.
6. Gamelan (Jawa Tengah)
Gamelan merupakah alat musik tradisional berasal dari tanah jawa.
Alat musik gamelan ternyata juga digemari oleh musisi dunia.
Gamelan ternyata juga diajarkan dan masuk kurikulum di beberapa
sekolah di Amerika Serikat dan New Zealand.
7. Kolintang (Sulawesi Selatan)
Kolintang adalah barisan gong kecil yang ditempatkan mendatar.
Alat musik tradisional kolintang berasal dari Sulawesi Selatan.
Alat musik kolintang dimainkan dengan diiringi oleh gong dan drum.
Alat musik kolintang juga telah lama dimainkan di negara-negara melayu
seperti Malaysia dan Filipina.
8. Kendang (Jawa Barat & Jawa Tengah)
Kendang adalah alat musik tradisional berasal dari Sunda namun
ada beberapa yang mengatakan dari Jawa Timur. Alat musik ini seringkali
kita jumpai untuk mengiringi tarian-tarian tradisional, musik jazz dan
kontemporer. Sudah banyak musisi Amerika Serikat menggunakan
kendang sebagai alat musik pengiring.
9. Tifa (Maluku & Papua)
Alat musik tradisional khas Maluku dan Papua ini berbentuk seperti
kendang namun berbentuk tube. Alat musik Tifa dimainkan dengan
dipukul.
Alat musik tifa juga seringkali dihiasi oleh ukiran-ukiran khas Papua
dan Maluku. Tifa mulai dikenal semenjak banyak turis yang datang ke
Maluku dan Papua dengan membawa pulang Tifa sebagai oleh-oleh.
10. seluang( Sumatra barat)
Saluang merupakan alat musik tiup tradisional berasal dari Sumatra
Barat. Alat ini masuk mirip dengan suling namun lebih sederhana karena
hanya memiliki empat lubang berurutan.
Konon pada jaman dulu, pemain saluang dikatakan mempunyai
mantra yang mampu menghipnotis penontonnya.
11. Aramba (Pulau Nias)
Alat musik tradisional Indonesia satu ini berasal dari daerah utara
daerah Sumatera, tepatnya di Pulau Nias. Jenis bunyi yang dihasilkan
Aramba adalah Ideofon.
Aramba dimainkan dengan cara dipukul dengan alat pukulnya
tersendiri – serupa alat musik Gong di Pulau Jawa.
12. Gambus (Riau)
Gambus adalah alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari
daerah Riau. Memang alat musik ini identik dengan adat Melayu yang
tentunya kental dengan nuansa budaya arab.
Gambus dimainkan dengan cara memetik senar-senarnya untuk
menghasilkan jenis bunyi Kordofon.
13. Gendang (Yogyakarta)
Diantara alat musik tradisional Indonesia lainnya, mungkin
Gendanglah yang paling “Indonesia”. Betapa tidak, alat musik ini memiliki
banyak sekali varian di Indonesia.
Sebutlah Gendang asal Yogyakarta, pasti akan berbeda dengan
Gendang jenis lainnya seperti Gendang Melayu atau Gendang asal
Banten. Gendang dimainkan dengan cara dipukul dengan jenis bunyi
membranofon.
14. bonang (jawa timur)
Bonang adalah salah satu alat musik tradisional Indonesia yang
sudah mengglobal. Bonang berasal dari daerah Jawa Timur.
Cara memainkan Bonang adalah dengan dipukul supaya
menghasilkan bunyi ideofon. Alat musik ini hampir selalu ada pada setiap
acara-acara besar adat Jawa.
15. Panting (Kalimantan Selatan)
Panting adalah alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari
wilayah Kalimantan Selatan. Panting merupakan alat musik khas adat
setempat, yakni Suku Banjar.
Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik bagian senarnya untuk
menghasilkan bunyi kordofon.
16. Kecapi (Bugis, Sulawesi Barat)
Alat musik tradisional Indonesia selanjutnya adalah Kecapi. Kecapi
berasal dari daerah Sulawesi Barat.
Cara memainkan kecapi adalah dengan cara dipetik agar mengeluarkan
bunyi kordofon.
17. Gong (Jawa Barat)
Gong adalah alat musik tradisional Indonesia asal Jawa Barat.
Secara ukuran, Gong tergolong alat musik yang cukup besar.
Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipukul
menggunakan alat pukul yang telah didesain secara khusus. Dengan
dipukul, maka Gong akan menghasilkan suara membranofon.
18. Rebab (Jawa Barat)
Rebab merupakan alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari
wilayah Jawa Barat. Bentuk alat musik satu ini mirip busur panah.
Sebagai alat musik khas adat Sunda, memang ada nuansa oriental
yang kental pada Rebab, yakni cara memainkannya yang digesek,
menyerupai biola.
19. Gendang Melayu (Bangka Belitung)
Alat musik tradisional indonesia selanjutnya adalah Gendang
Melayu. Gendang Melayu berasal dari kawasan Kepulauan Bangka
Belitung yang tentu saja memang kental akan adat Melayu.
Cara memainkannya adalah dengan dipukul untuk mengeluarkan
suara membranofon. Gendang Melayu merupakan komponen penting
dalam musik marawis.
20. Tebangan (Sumatra Selatan)
Alat musik tradisional satu ini berasal dari Sumatra Selatan,
terutama daerah dengan pengaruh Melayu yang kuat. Bentuk alat musik
Tebangan sangat menyerupai rebana.
Cara pemakaian nya dengan cara dipukul