LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN MOBILE
REST API
Dosen pengampu :
Supriyono, Mkom.
OLEH:
Moch Alfan Miftachul Huda
220605110088
KELAS E
TEKNIK INFORMATIKA
UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
2024
Bab 9: Pengenalan REST API
Tujuan Pembelajaran
Pada akhir bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
1. Memahami konsep dasar REST API dan prinsip-prinsipnya.
2. Mengidentifikasi komponen utama dari permintaan dan respons HTTP.
3. Menggunakan package http dalam Flutter untuk berkomunikasi dengan REST
API.
4. Mengambil dan menampilkan data dari REST API dalam aplikasi Flutter.
9.1 Apa itu REST API?
REST API (Representational State Transfer Application Programming Interface)
adalah sebuah arsitektur yang digunakan untuk berinteraksi dengan layanan web
melalui protokol HTTP. REST API memungkinkan aplikasi untuk melakukan berbagai
operasi seperti mengambil data, mengirim data, memperbarui data, dan menghapus
data pada server.
Prinsip Dasar REST API
REST API didasarkan pada beberapa prinsip dasar:
1. Stateless:
o Setiap permintaan dari klien ke server harus berisi semua informasi
yang dibutuhkan untuk memproses permintaan. Server tidak
menyimpan informasi dari permintaan sebelumnya.
2. Client-Server Architecture:
o Klien dan server dipisahkan oleh REST API. Klien meminta data, dan
server merespons dengan data yang diminta.
3. Resource-Oriented:
o Setiap entitas (seperti pengguna, produk, artikel) dianggap sebagai
sumber daya yang dapat diakses melalui URI (Uniform Resource
Identifier).
4. HTTP Methods:
o REST API menggunakan metode HTTP seperti GET, POST, PUT,
DELETE untuk melakukan operasi pada sumber daya.
▪ GET: Mengambil data dari server.
▪ POST: Mengirim data baru ke server.
▪ PUT: Memperbarui data yang ada di server.
▪ DELETE: Menghapus data dari server.
Format Data REST API
REST API umumnya menggunakan format data JSON (JavaScript Object
Notation) untuk mengirim dan menerima data. JSON adalah format yang ringan dan
mudah dibaca, yang membuatnya ideal untuk pertukaran data antara klien dan server.
9.2 Komponen Utama Permintaan dan Respons HTTP
Untuk memahami cara kerja REST API, penting untuk mengetahui komponen
utama dari permintaan dan respons HTTP.
Permintaan HTTP
Permintaan HTTP terdiri dari beberapa komponen penting:
1. Method: Menentukan jenis operasi yang akan dilakukan (GET, POST, PUT,
DELETE).
2. URI: Menunjukkan alamat sumber daya yang ingin diakses.
3. Headers: Berisi informasi tambahan seperti tipe konten, otentikasi, dll.
4. Body: Berisi data yang dikirim ke server (hanya digunakan dalam POST atau
PUT).
• Contoh Permintaan GET:
GET /users/1 HTTP/1.1
Host: [Link]
Accept: application/json
• Contoh Permintaan POST:
POST /users HTTP/1.1
Host: [Link]
Content-Type: application/json
{
"name": "John Doe",
"email": "johndoe@[Link]"
}
Respons HTTP
Respons HTTP adalah tanggapan dari server terhadap permintaan klien, dan
juga terdiri dari beberapa komponen:
1. Status Code: Kode numerik yang menunjukkan hasil dari permintaan
(misalnya, 200 untuk sukses, 404 untuk tidak ditemukan).
2. Headers: Informasi tambahan tentang respons, seperti tipe konten, panjang
konten, dll.
3. Body: Berisi data yang dikirim kembali ke klien (biasanya dalam format JSON).
• Contoh Respons Sukses:
HTTP/1.1 200 OK
Content-Type: application/json
{
"id": 1,
"name": "John Doe",
"email": "johndoe@[Link]"
}
• Contoh Respons Error:
HTTP/1.1 404 Not Found
Content-Type: application/json
{
"error": "User not found"
}