INFORMASI UMUM
Penulis / Pendidik :
Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : PJOK
Kelas / Fase :
Materi : Senam Lantai
Sub Materi : Guling Depan
Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit
KOMPETENSI AWAL
Sebelum mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan sudah memiliki kompetensi awal
yaitu sudah mengetahui :
Memahami aktivitas gerak spesifik keseimbangan menggunakan kaki, lengan,
kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang pada senam lantai sesuai potensi
dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik.
Mengidentifikasi bentuk-bentuk aktivitas gerak spesifik keseimbangan
menggunakan kaki, lengan, kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam
lantai sesuai potensi dan kreativitas peserta didik.
Menganalisis prosedur aktivitas gerak spesifik keseimbangan menggunakan kaki,
lengan, kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai sesuai potensi
dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik.
Menyusun konsep aktivitas gerak keseimbangan menggunakan kaki, lengan, kepala,
guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai sesuai potensi dan kreativitas
yang dimiliki oleh peserta didik.
Mempraktikkan aktivitas gerak spesifik keseimbangan menggunakan kaki, lengan,
kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai sesuai potensi dan
kreativitas peserta didik.
Menunjukkan sikap berakhlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong royong,
bernalar kritis, dan kreatif.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman , Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak
Mulia Penerapan : berdoa sebelum melaksanakan pembelajaran
Berkebhinekaan Global
Penerapan : saling menghargai pendapat kelompok lain atau peserta didik yang lain ketika
diskusi dan presentasi kelompok
Bergotong Royong
Penerapan : bekerjasama dengan baik ketika diskusi kelompok
Kreatif
Penerapan : kreatif dalam memilih cara atau langkah-langkah yang digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan.
Bernalar kritis
Penerapan : bernalar kritis dalam diskusi dan praktik pembelajaran yang dilakukan.
Mandiri
Penerapan : mandiri mengerjakan tugas yang diberikan guru
SARANA DAN PRASARANA
Sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pembelajaran yaitu: LKPD, instrumen dan
rubrik penilaian, laptop, infocus, buku paket.
TARGET PESERTA DIDIK
Modul ajar ini dapat digunakan secara umum untuk peserta didik kelas IX SMP/MTs baik
sekolah negeri maupun swasta yang telah menerapkan kurikulum merdeka. Target khusus
dalam modul ini yaitu:
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar
MODEL PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN
Pendekatan Pembelajaran : Saintifik
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Metode Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, dan
penugasan
.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa mampu melakukan gerakan Guling depan dan dengan teknik yang benar dan
posisi tubuh yang baik.
2. Siswa mampu memperbaiki kesalahan yang terjadi saat melakukan gerakan Guling
depan berdasarkan umpan balik yang diberikan.
ASESMEN
Asesmen yang digunakan guru yaitu sebagai berikut:
Assesmen as Learning Guru melakukan refleksi pembelajaran untuk mengetahui
seberapa jauh pemahaman peserta didik tentang materi yang telah dipelajari serta
seberapa baik metode pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Assesmen for Learning Penilaian dari hasil pengerjaan LKPD, serta posttest atau tugas
yang diberikan
PEMAHAMAN BERMAKNA
Mampu mengetahui Pengertian senam lantai
Mampu melakukan senam Berguling ke depan
PERTANYAAN PEMATIK
Apakah ada diantara peserta didik sekalian yang pernah atau gemar melakukan
Gerakan Berguling kedepan
Apa yang kalian ketahui tentang guling kedepan pada senam lantai
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Pengertian Senam Lantai
Senam lantai atau floor exersice atau dapat juga disebut tumbling, adalah senam yang
dilakukan di atas matras. Bentuk-bentuk aktivitas gerak keterampilannya terdiri dari
mengguling, melompat, meloncat, berputar di udara, dan menumpu dengan tangan atau
kaki untuk mempertahankan keseimbangan. Dikatakan senam lantai karena seluruh
keterampilan gerakannya dilakukan pada lantai yang diberi alas matras tanpa melibatkan
alat lainnya. Luas lantai yang digunakan dalam kejuaraan senam adalah 12 x 12 meter
dengan tambahan 1 meter di setiap sisinya untuk keamanan pesenam. Pelaksanaan lomba
senam lantai dibatasi oleh waktu, untuk putra waktunya antara 50- 70 detik, sedangkan
untuk putri antara 70-90 detik.
Senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga yang mengandalkan aktivitas seluruh
anggota tubuh. Oleh karena itu senam lantai dapat dikatakan sebagai olahraga dasar yang
memerlukan komponen gerak kecepatan, kekuatan, kelentukan, kelincahan dan
keseimbangan.
Senam lantai dan senam pada umumnya mempunyai manfaat yang sangat besar jika dilakukan
secara teratur dan dalam jangka waktu yang cukup, adapun manfaat tersebut antara lain :
a. Meningkatkan kesegaran jasmani.
b. Membentuk sikap tubuh yang lebih baik dan tegap.
c. Memberi rangsangan bagi pertumbuhan badan untuk anak-anak.
d. Melatih kondisi fisik seperti kekuatan, kelincaham, keseimbangan dan lainnya.
e. Memberi tanggung jawab dan mengerti pentingnya menjaga kesehatan.
Selain manfaat fisik dengan melakukan aktivitas senam, manfaat mental dan sosial juga
dapat diperoleh, seperti; berpifir kreatif dan kritis melalui pemecahan masalah-masalah
gerak ketika peserta didik diberi tugas gerak. Melalui latihan bersama dan diskusi dapat
pula dikembangkan sikap sosial, mandiri, kerja sama dan gotong royong, sehingga jiwa dan
karakter pelajar Pancasila dapat terbina dengan baik.
Aktivitas Guling Depan
a. Sikap awal: jongkok di pinggir matras menghadap arah gerakan, kedua telapak
tangan diletakkan di atas matras
b. Pelaksanaan: angkat pinggul ke atas hingga kedua kaki lurus, masukkan kepala
diantara kedua lengan dan dagu menyentuh dada. Tekuk kedua lengan perlahan
sehingga tengkuk menyentuh matras, orong badan ke depan hingga bagian badan
mulai dari tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul bagian belakang menyentuh
matras.
c. Sikap akhir: peluk kedua lutut, hingga kembali pada sikap berjongkok, kemudian
kedua lengan luruskan ke depan, pandangan ke arah depan.
Aktivitas Guling ke Belakang
a. Sikap awal
jongkok membelakangi matras, kedua lengan di samping telinga, dengan kedua siku
ditekuk dan kedua telapak tangan menghadap ke atas di sebelah telinga, pandangan
ke depan.
b. Pelaksanaan
letakkan pinggul di matras bersamaan dengan badan digulingkan kebelakang.
Kedua lutut tetap ditekuk mengikuti gerakan badan dan kedua telapak tangan
diletakkan di
matras. Gerakkan kedua kaki ke belakang sampai kedua telapak tangan menyentuh
matras dan membantu mendorong agar tubuh bisa berjongkok kembali.
c. Sikap akhir
jongkok dengan kedua tangan lurus ke depan, pandangan ke depan.
GLOSARIUM
Senam lantai, Berguling ke depan, dan Berguling ke belakang.
DAFTAR PUSTAKA
Buku Panduan Guru dan Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas
VII Kemendikbud Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Sumber lain yang Relevan
Internet ilmuguru .org
Dan Lingkungan sekitar dan Lain-lain.
URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
Kegiatan Pertama (2x40 menit)
A. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru memberi senyuman, salam dan menyapa peserta didik juga
memberikan semangat untuk kesiapan belajar.
Guru mengingatkan materi apa yang telah di laksanakan sebelunya
Peserta didik bersama guru berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu
peserta didik
Mengisi Presensi dan memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
Menyanyikan lagu Wajib Nasional Indonesia Raya dan Garuda pancasila
Guru memberikan Apresiasi kepada peserta didik dengan memberikan
pertanyaan terkait Materi yang akan di pelajari.
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 60 Menit )
Sintaks model Tahap 1: Orientasi peserta didik pada masalah
pembelajaran
1. Peserta didik menjawab pertanyaan pemantrik
mengenai materi yang akan dipelajari
Orientasi peserta
a. Apakah anda pernah melakukan Guling
didik pada masalah
kedapan dan kebelakang? Apa yang di
maksud Guling kedepan?
b. Apa Saja Gerakan dasar berguling kedepan?
2. Guru memberikan materi tentang pelaksanaan
pelajaran melalui link video dengan mengamati
dan menganalisis kesalahan dan cara
melakukan gerakan rol kedepan
Mengorganisasi Tahap 2: Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
peserta didik untuk Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk
Belajar bertanya materi yang belum dipahami dari hasil
pengamatan video pembelajaran tentang gerak dasar
G u l i n g depan
1. Guru memastikan peserta didik sudah
memahami penjelasan dari video yang telah
diberikan
2. Guru menjelaskan metode dan cara
pelaksanaanpraktek di lapangan sesuai materi
yang di berikan
3. Guru membentuk siswa menjadi 3-4 kelompok
Membimbing Tahap 3: Membimbing penyelidikan individu maupun
penyelidikan individu kelompok
maupun kelompok 1. Guru mengarahkan peserta didik ke lapangan
sekolah.
2. Guru membimbing peserta didik untuk
melakukan pemanasan (peregangan statis dan
dinamis) menarik (balistik) terlebih dahulu
menggunakan pendekatan yang sesuai dengan
materipembelajaran
3. Setiap kelompok secara bergantian
mendemonstrasikan pelaksanaan dan
gerak dasar Guling depan dalam
aktivitas senam lantai.
4. Kelompok yang belum mendapatkan giliran akan
mengamati dan menganalisa kelompok yang
mendemonstrasikan gerak dasar Guling depan
dalam aktivitas senam lantai.
Mengembangkan/ Tahap 4: Mengembangkan/menyajikan hasil karya
menyajikan hasil 1. Membagikan LKPD kepada setiap kelompok
karya 2. Setiap kelompok mendeskusikan hasil
pengamatan dan analisa kemudian
mengerjakan LKPD
3. Melakukan penilaian proses dan kerja sama
setiap kelompok
Mengembangkan dan Tahap 5: Mengembangkan danevaluasi
evaluasi/ Refleksi 1. Setiap perwakilan kelompok
pemecahan masalah mempresentasikan hasil diskusi
2. Guru memberikan pujian kepada
setiap kelompok yang telahberhasil
mempersentasikaan dengan baik
3. Setiap kelompok mengumpul hasil diskusi sebagai
Evaluasi
Kegiatan penutup (10 menit)
Peserta didik dan guru melakukan pendinginan
Peserta didik menyebutkan refleksi kesulitan tentang latihan gerak
berguling ke depanyang dihadapi dalam menerima materi.
Guru menyimpulkan hasil pembelajaran materi berguling ke
depan dengan melibatkanpeserta didik
Guru menyimpulkan materi pembelajaran selanjutnya kepada siswa
kemudian
mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan Doa dan mengucapkan
hamdallah dan salam.
Penilaian Pembelajaran
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Sikap Observasi Selama pembelajaran
berlangsung dan saat
kegiatan diskusi
Kelompok
2. Pengetahuan dan Penugasan (tes tertulis) Penyelesaian masalah
keterampilan Soal uraian
3. keterampilan LKPD Penyelesaian LKPD
Bengkulu,.............................................2024
Menyetujui
Guru Mata Mahasiswa
Pelajaran
.
.
REFLEKSI PENDIDIK
1. Apakah kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik?
2. Apa momen paling berkesan saat proses kegiatan pembelajaran?
3. Apa tantangan yang dihadapi saat proses kegiatan pembelajaran?
4. Bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Bagaimana yang menurutmu paling sulit di pelajaran ini?
2. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?
3. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahamai pelajaran ini?
4. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5. Berapa bintang yang akan
kamu berikan?
5. Bagian mana dari pelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan?
PENGAYAAN & REMEDIAL
Pengayaan dilakukan setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah
diajarkan pada peserta didik, jika nilai yang dicapai melampaui KBM (Ketuntasan
Belajar Minimal) atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pengayaan dilakukan
dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah
pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah
tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan.
Siswa diminta untuk menjawab secara lisan mengenai kegiatan pembelajaran hari
ini. Guru dapat memberikan skala 0–100 yang dapat dipilih siswa untuk
menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi maupun aktivitas yang telah
dilakukan.
A. ASESMEN/PENILAIAN
1. Rubrik Penilaian
Nama Sekolah : Bengkulu
Kelas/Semester :
Pelajaran : 2024/2025
Penilaian sikap
Contoh jurnal, sebagai berikut.
Nama Peserta Catatan Sikap dan Aspek Tindak
Tanggal didik Perilaku peserta Yang Lanjut
didik Diamati
Contoh penilaian diri sendiri 1
Nama : ………………………………………. Kelas :
……………………………………….
No Sikap Ya Tidak
1 Saya mampu bekerja bersama dengan orang lain disertai perasaan senang
2 Saya memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi lingkungan
fisik sosial
3 Saya mampu dan mau berkomunikasi dengan orang lain
4 Saya mengedepankan penggunaan bersama sumber daya dan ruang yang
ada di masyarakat secara sehat
5 Saya mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
6 Saya memahami strategi dan rencana pengembangan diri
7 Saya mengembangkan pengendalian dan disiplin diri
8 Saya berusaha menjadi individu yang percaya diri, fleksibel, dan adaptif
Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes Tulis
Bentuk : Isian Singkat
Instrumen : Lembar soal (Lampiran)
Penilaian Keterampilan
Teknik : Tes Keterampilan
Bentuk : Unjuk kerja
Contoh Instrumen Penilaian proses
Lakukan aktivitas gerak lari jarak pendek dengan kemampuan terbaik mu! Rubrik
penilaian Nama Peserta didik : ………………….
Kelas : ………………….
Hari/tanggal : ………………….
Uraian skor Nilai
3 2 1
A. Guling ke depan
1 . Sikap awal
2 . Gerak pelaksanaan
3 . Sikap akhir
B. Guling ke belakang
4 . Sikap awal
5 . Gerak pelaksanaan
6 . Sikap akhir
Jumlah
Jumlah skor seluruhnya
Kriteria penilaian
Soal no.1 Soal no.2
Skor 3 Jika mampu menampilkan Skor 3 Jika mampu menampilkan
dengan benar dengan benar
1. Kedua telapak tangan di matras 1. Tengkuk
2. Kedua paha menempel dada menempel dengan
3. Posisi badan berjongkok
matras
2. Kedua lutut
ditekuk saat
berguling
3. Posisi badan bulat
Skor 2 Jika hanya 2 yang benar Skor 2 Jika hanya 2 yang benar
Skor 1 Jika hanya 1 yang benar Skor 1 Jika hanya 1 yang benar
Soal no.3 Soal no.4
Skor 3 Jika mampu menampilkan Skor 3 Jika mampu menampilkan
dengan benar dengan benar
1. Kedua tangan memeluk lutut 1. Kedua tangan di samping telinga
2. Kedua paha menempel ke dada 2. Kedua paha menempel ke dada
3. Posisi badan berjongkok 3. Posisi badan berjongkok
Skor 2 Jika hanya 2 yang dilakukan dan benar Skor 2 Jika hanya 2 yang dilakukan dan
benar
Skor 1 Jika hanya 1 yang dilakukan dan benar Skor 1 Jika hanya 1 yang dilakukan
dan benar
Soal no.5 Soal no.6
Kriteria penilaian
Skor 3 Jika mampu menampilkan Skor 3 Jika mampu menampilkan
dengan benar dengan benar
1. Pantat yang 1. Kedua tangan menyentuh matras
pertama menyentuh 2. Kedua tangan menyentuh matras
matras 3. Posisi badan berjongkok
2. Kedua lutut
ditekuk saat
berguling
3. Posisi badan bulat
Skor 2 Jika hanya 2 yang benar Skor 2 Jika hanya 2 yang benar
Skor 1 Jika hanya 1 yang benar Skor 1 Jika hanya 1 yang benar
𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡
Skor = 𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐓𝐨𝐭𝐚𝐥 x 100
Soal Asesmen Formatif
LEMBAR ASESMEN FORMATIF
Nama : ………………………………….
Kelas : ………………………………….
Petunjuk:
1. Bacalah pertanyaan dengan cermat dan teliti!
2. Tulis jawaban dengan lengkap dan tepat!
3. Jawablah dengan jujur!
Soal :
1. Apa yang dimaksud dengan gerakan rol depan?
2. apa yang dimaksud dengan gerakan rol belakang!
3. Sebutkan langkah-langkah dasar dalam melakukan rol depan!
4. Sebutkan langkah-langkah dasar dalam melakukan rol belakang!
5. Apa kesalahan umum yang sering terjadi saat melakukan rol depan dan rol
belakang ?
Rubrik Penskoran Asesmen Formatif
No. Penyelesaian Skor
1. Rol depan adalah gerakan berguling ke depan dengan posisi tubuh 15
membulat dan menggunakan kekuatan otot untuk meluncur dari bahu
ke punggung.
2. Rol belakang adalah gerakan berguling ke belakang dengan posisi 15
tubuh membulat dan menggunakan kekuatan otot untuk meluncur dari
punggung ke bahu.
3. Langkah-langkah dasar rol depan adalah: 1) Posisi berdiri, kaki rapat. 20
2) Jongkok dengan kedua tangan menyentuh lantai. 3) Meluncur
dengan kepala ditundukkan. 4) Berguling ke depan dengan tubuh
membulat. 5) Kembali ke posisi berdiri.
4. Langkah-langkah dasar rol belakang adalah: 1) Posisi jongkok, kedua 20
tangan di depan bahu. 2) Jatuhkan punggung ke belakang. 3) Meluncur
dengan kepala ditundukkan. 4) Berguling ke belakang dengan tubuh
membulat. 5) Kembali ke posisi jongkok atau berdiri.
5. Kesalahan umum saat melakukan rol depan adalah: 1) Kepala tidak 30
ditundukkan sehingga terjadi benturan dengan lantai. 2) Kaki tidak
rapat sehingga posisi tubuh tidak stabil. 3) Tidak menggunakan otot
perut untuk membantu berguling.
Kesalahan umum saat melakukan rol belakang adalah: 1) Kepala tidak
ditundukkan sehingga leher tertekuk. 2) Kaki tidak rapat dan tubuh
tidak membulat dengan sempurna. 3) Lengan tidak siap menahan saat
mendarat.
Total 100
𝒙 𝟏𝟎𝟎
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉
Nilai = 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍
SOAL PENGAYAAN
Nama : ………………………………….
Kelas : ………………………………….
Petunjuk:
1. Bacalah pertanyaan dengan cermat dan teliti!
2. Tulis jawaban dengan lengkap dan tepat!
3. Jawablah dengan jujur!
Soal :
1. Sebutkan dua perbedaan utama antara guling depan dan guling belakang?
2. Bagaimana cara meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko cedera saat
melakukan guling depan bagi pemula?
Rubrik Penskoran Pengayaan
No. Penyelesaian Skor
1. 50
Sebutkan dua perbedaan utama antara guling depan dan guling
belakang?
Guling depan melibatkan rotasi ke depan dengan arah gerakan dari
kepala ke kaki, sementara guling belakang melibatkan rotasi ke
belakang dengan arah gerakan dari kaki ke kepala. Guling depan lebih
menekankan pada penguatan otot perut dan koordinasi, sedangkan
guling belakang lebih fokus pada kekuatan otot punggung dan
kemampuan melindungi kepala saat jatuh.
2. 50
Bagaimana cara meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko
cedera saat melakukan guling depan bagi pemula?
Untuk meningkatkan keamanan, pemula harus memulai dengan latihan
teknik dasar di lantai yang empuk, seperti matras, dan memastikan
kepala selalu dekat dengan dada selama rotasi. Selain itu, penting
untuk menguatkan otot perut dan punggung serta melakukan
pemanasan yang
cukup sebelum latihan.
Total 100
𝒙 𝟏𝟎𝟎
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉
Nilai = 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍
SOAL REMEDIAL
Remedial dilakukan secara lisan, dengan soal sebagai berikut :
1. sebutkan langkah2 saat melakukan Guling depan?
2. sebutkan langkah2 saat melakukan Guling belakang