JARINGAN KOMPUTER
DETEKSI DAN KOREKSI ERROR
Strategi Dasar
1. Melibatkan informasi redundan secukupnya
bersama-sama dengan setiap blok data yang dikirimkan
untuk memungkinkan penerima menarik kesimpulan
tentang apa karakter yang ditransmisikan yang
seharusnya ada.
Strategi ini menggunakan kode-kode pengkoreksian error
(error-correcting codes).
17/11/2014 2
Strategi Dasar
2. Melibatkan redundansi secukupnya untuk menarik
kesimpulan bahwa suatu error telah terjadi, dan
membiarkannya untuk meminta pengiriman ulang.
Strategi kedua menggunakan kode-kode pendeteksian error
(error-detecting codes).
17/11/2014 3
Penanganan Kesalahan Transmisi
1. Metode ECHO
Metode yang paling sederhana dimana pengguna
komputer dapat melihat proses pertukaran data melalui
layar monitor
2. Metode Paritas
Metode yang menggunakan bit paritas yaitu bit
tambahan (0 atau 1)
17/11/2014 4
Penanganan Kesalahan Transmisi
Paritas Ganjil :
Metode penambahan bit paritas agar jumlah bit 1 dari tiap
data atau karakter yang dikirimkan adalah ganjil
Paritas Genap:
Metode penambahan bit paritas agar jumlah bit 1 dari tiap
data atau karakter yang dikirimkan adalah Genap
17/11/2014 5
Penanganan Kesalahan Transmisi
Misal :
Data 1010 0001
Menggunakan paritas genap :
0 1010 0001 1
17/11/2014 6
Penanganan Kesalahan Transmisi
A. Vertical Redudancy Check (VRC)
Setiap karakter yang dikirim diberi
Tambahan 1 paritas.
Misal : baik
b : 0110 0010 ditambahkan 1 = 0110 0010 1
a : 0110 0001 ditambahkan 1 = 0110 0001 1
i : 0110 1001 ditambahkan 0 = 0110 1001 0
k : 0110 1011 ditambahkan 1 = 0110 1011 1
Sehingga VRCnya adalah 1101
17/11/2014 7
Penanganan Kesalahan Transmisi
B. Longitudinal Redudancy Check (LRC)
Dilakukan terhadap blok data karakter.
Misal :
b = 0110 0010
a = 0110 0001
i = 0110 1001
k = 0110 1011
0000 0001
Sehingga LRCnya adalah 0000 0001
17/11/2014 8
Penanganan Kesalahan Transmisi
C. Cycle Redudancy Check (CRC)
CRC merupakan pengujian yang paling baik saat ini
Dan dapat digunakan untuk pengiriman data dengan
kecepatan sangat tinggi. Metode ini digunakan dengan
cara transmitter melakukan perhitangan kode-kode
kesalahan sebelum dikirim dan kemudian Receiver
melakukan perhitungan kembali pada saat data diterima
17/11/2014 9
Penanganan Kesalahan Transmisi
3. Frame Check
Data diperiksa berdasarkan kedua bit pembentuk
framenya.
17/11/2014 10
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 11
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 12
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 13
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 14
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 15
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 16
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 17
Penanganan Kesalahan Transmisi
17/11/2014 18
Automatic Repeat Request (ARQ)
Ketika error terdeteksi, pengirim meminta
mengirim ulang frame yang terjadi kesalahan
Macam-macam Kendali Kesalahan :
1. Stop and Wait ARQ
2. Go-back N ARQ
3. Selective Report ARQ
17/11/2014 19
Automatic Repeat Request (ARQ)
1. Stop and Wait ARQ
Frame awaiting
ACK/NAK
1
1
A B
1 NACK1
A B
1
1
A B
17/11/2014 20
Automatic Repeat Request (ARQ)
2. Go-Back N ARQ
Frame awaiting
ACK/NAK
7 4 4 3 2
6 3 1
A B
5 2 ACK1
1
7 5 5 4 3
6 4 2
A B
3 NACK 2
2
17/11/2014 21
Automatic Repeat Request (ARQ)
2. Go-Back N ARQ
Frame awaiting
ACK/NAK
7 5 4 3 2
6 4 1
A B
3
2
17/11/2014 22
Automatic Repeat Request (ARQ)
3. Selective Report ARQ
Frame awaiting
ACK/NAK
7 4 4 3 2
6 3 1
A B
5 2 ACK1
1
7 5 5 4 3
6 4 2
A B
3 NACK 2
2
17/11/2014 23
Automatic Repeat Request (ARQ)
3. Selective Report ARQ
Frame awaiting
ACK/NAK
7 6 2
7 1
A B
6 ACK1
2 3
4
5
17/11/2014 24