Jaringan Komputer
DATALINK LAYER
Pengertian
✔ Melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang
dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh
lapisan fisik
✔ Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi
data antara perangkat-perangkat jaringan yang saling
berdekatan dalam sebuah WAN atau antara node dalam
segmen LAN yang sama
2
Pengertian
✔ Lapisan ini bertanggung jawab membuat frame, flow control,
koreksi kesalahan, dan pentransmisian ulang terhadap frame
yang dianggap gagal
✔ Tugas utamanya adalah sebagai fasilitas transmisi raw data
dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari
kesalahan transmisi.
3
A. Masalah-masalah Rancangan Datalink Layer
1. Terjadinya noise pada saluran dapat merusak frame
2. Mengusahakan kelancaran proses pengiriman data dari pengirim
yang cepat ke penerima yang lambat
3. frame-frame acknowledgement yang mengalir dari A ke B
bersaing saling mendahului dengan aliran dari B ke A
4
A. Masalah-masalah Rancangan Datalink Layer
4. Jaringan broadcast memiliki masalah tambahan pada data link
layer. Masalah tersebut adalah dalam hal mengontrol akses ke
saluran yang dipakai bersama. Untuk mengatasinya dapat
digunakan sublayer khusus data link layer, yang disebut
medium access sublayer
5
Layanan Datalink Layer
Unacknowledge Connectionless
Acknowledge Connectionless
Acknowledge Connection-Oriented
6
Unacknowledged Connectionless
❑ Komputer sumbermengirimkan sejumlah frame ke komputer
lain tanpa memberikan acknowledgedment bagi frame-frame
yang diterima.
❑ Tidak ada koneksi yang dibuat baik sebelum dan sesudah
diterimanya frame.
❑ Bila sebuah frame hilang, tidak ada perbaikan terhadap
masalah tersebut.
7
Acknowledged Connectionless
❑ Berkaitan dengan masalah realibitas
❑ Frame yang dikirim secara independen dan acknowledge
❑ Tidak ada koneksi yang dibuat baik sebelum dan sesudah
diterimanya frame.
❑ Komputer pengirim dapat mengidentifikasi apakah frame
diterima dengan atau tidak
8
Acknowledged Connection-oriented
❑ Ada koneksi yang dibuat baik sebelum dan sesudah
diterimanya frame.
❑ Pemindahan data mengalami 3 fase :
- Menginisialisasi variabel dan counter
- Mentransmisikan frame
- Melepas koneksi, membebaskan variabel, counter, buffer,
dan resources
9
Metode Pemecahan Bit
Karakter Penghitung
Pemberian Karakter Awal & Akhir
Pemberian Flag Awal & Akhir
Pelanggaran Pengkodean Physical Layer
10
Metode Pemecahan Bit
Karakter Penghitung
Karakter Penghitung
5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 8 0 1 2 3 4 5 6 8 7 8 9 0 1 2 3
Error Penghubung karakter saat ini
5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 8 0 1 2 3 4 5 6 8 7 8 9 0 1 2 3
11
Metode Pemecahan Bit
Pemberian karakter awal dan akhir
DLE STX A DLE B DLE ETX
DLE STX A DLE DLE B DLE ETX
DLE yang disisipkan
DLE STX A DLE B DLE ETX
12
Metode Pemecahan Bit
Pemberian Flag awal dan akhir
❑ Digunakan bagi jaringan yang encoding pada medium fisiknya
mengandung pengulangan
❑ Encoding bit 1 data dengan 2 bit fisik
❑ Bit 1 pasangan tinggi rendah dan bit 0 pasangan rendah tinggi
❑ Kombinasi ini tidak digunakan
13
Metode Pemecahan Bit
Pemberian Flag awal dan akhir
0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0
0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0
Pengisian bit
0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0
14