0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan61 halaman

RKJM Sekolah Dasar: Rencana 4 Tahun

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SD merupakan dokumen yang menyusun rencana kerja sekolah selama empat tahun untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Penyusunan RKJM melibatkan masukan dari berbagai pihak dan bertujuan untuk memberikan panduan dalam pelaksanaan program serta evaluasi. Dokumen ini juga berfungsi sebagai acuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.

Diunggah oleh

Suyadi, S.PdI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan61 halaman

RKJM Sekolah Dasar: Rencana 4 Tahun

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SD merupakan dokumen yang menyusun rencana kerja sekolah selama empat tahun untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Penyusunan RKJM melibatkan masukan dari berbagai pihak dan bertujuan untuk memberikan panduan dalam pelaksanaan program serta evaluasi. Dokumen ini juga berfungsi sebagai acuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.

Diunggah oleh

Suyadi, S.PdI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM )


SEKOLAH DASAR ................

TAHUN 20.. S / D TAHUN 20 ...

Jalan.................

Kecamatan............ Kota Surakarta


Tahun 20...
LEMBAR PENGESAHAN
2

Dengan komitmen dan tekad untuk bekerja lebih baik untuk tahun pelajaran……,
serta mengharap pertolongan Allah SWT, Rencana Kegiatan Jangka Menengah tahun
……. s/d …….. kami tetapkan dan kami akan bersungguh-sungguh untuk mewujudkannya
melalui tahapan-tahapan program dan kegiatan.

Ditetapkan di : di Surakarta
Pada tanggal : Juli 20...

Ketua Komite Kepala Sekolah

............................... .............................

Kepala Bidang Pendidikan

.....................................

KATA PENGANTAR
3

Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah
memberikan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga penulisan Program Sekolah ini dapat
terselesaikan. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada nabi Muhammad
SAW yang telah membuka tabir kegelapan menuju jalan yang terang benderang penuh
dengan cahaya hidup dan suri tauladannya.

Rencan Kerja Jangka Menengah adalah Renana Kerja Sekolah. SD..................


berisikan tentang seluruh rencana kerja sekolah selama 4 tahun ke depan yang bertujuan
untuk memberikan gambaran secara umum dan sekaligus sebagi acuan suatu lembaga
pendidikan dalam melaksanakan berbagai macam kegiatan. Sehingga Rencana Kerja Jangka
Menengah (RKJM) adalah mutlak dibutuhkan.

RKJM SD............................ kami susun dengan mempertimbangkan masukan, saran


dan pendapat dari berbagai pihak antara lain ; guru dan komite sekolah melalui rapat dewan
guru, rapat komite sekolah, rapat bersama stakeholder sekolah.

Terselesaikannya Rencana Kerja Sekolah ini tentu saja tidak lepas dari bantuan dan
peran serta banyak pihak trutama Pengawas Sekolah yang selalu membimbing,membina dan
mengarahkan hingga teselesaikannya RKJM ini. Oleh karena itu, dengan tulus kami
menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada kepada semua pihak yang
telah membantu program ini.

Disadari bahwa penyusunan RKJM SD.......................... ini masih jauh dari


kesempurnaan. Untuk itu, kritik saran yang sifatnya membangun sangat kami harapka guna
penyempurnaan program ini.

Surakarta, Juli 20.......

Penyusun

DAFTAR ISI
4

Hal.

HALAMAN JUDUL

LEMBAR PENGESYAHAN...........................................................................................................i

KATA PENGANTAR........................................................................................................................ii

DAFTAR ISI...................................................................................................................................iii

BAB I.

PENDAHULUAN.............................................................................................................................
1

A. Latar Belakang.............................................................................................................

B. Dasar..........................................................................................................................2

C. Tujuan............................................................................................................3

D. Manfaat...................................................................................................................4

BAB II. PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK...................................................................................4

A. Program Kurikulum...........................................................................................................4

B. Program Kesiswaan...........................................................................................................4

C. Hubungan dengan Masyarakat.........................................................................................6

D. Program Ketetalaksanaan................................................................................................6

E. Program Organisasi dan Manajemen................................................................................7

BAB III. PROGRAM KERJA JJANGKA MENENGAH...........................................................................8

A. Kurikulum.........................................................................................................................8

B. Kesiswaan.........................................................................................................................8

C. Perlengkapan/ Sarana Prasarana......................................................................................9

D. Organisasi dan Manajemen.............................................................................................10

E. Hubungan Masyarakat.....................................................................................................10
5

BAB IV. PROGRAM KERJA JANGKA


PANJANG..............................................................................11

A. Bidang Kurikulum............................................................................................................11

B. Bidang Kesiswaan...........................................................................................................11

C. Bidang Humas.................................................................................................................11

D. Ketatalaksanaan..............................................................................................................11

E. Program Organisasi dan Manajemen...............................................................................11

BAB V. PENUTUP........................................................................................................................12
6

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan pada
jenjang pendidikan dasar dan menengah wajib memenuhi Standar Nasional Pendidikan
(SNP) yang meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar
pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan
pendidikan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.
Standar pengelolaan pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan
dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan
pendidikan,agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Standar
pengelolaan pendidikan mencakup perencanaan program, pelaksanaan rencana kerja,
pengawasan evaluasi, kepemimpinan sekolah dan sistem informasi manajemen.
SD...................... telah memiliki Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah, namun dalam
penyusunan program kerja tersebut belum didukung dengan hasil analisis konteks yang
mencakup analisis 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, analisis satuan pendidikan dan
analisis lingkungan satuan pendidikan. Hal ini disebabkan karena masih terbatasnya
kemampuan analisis dan terbatasnya naskah panduan yang dapat dijadika acuan bagi
sekolah untuk melakukan analisis secara benar dan optimal sesuai dengan potensi sekolah.
Untuk itu sekolah berupaya menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah empat tahun ke
depan secara matang dengan mempertimbangkan unsur kekuatan, kelemahan, peluang, dan
tantangan yang ada di [Link] Rencana Kerja Jangka Menengah menerapkan
prinsip-prinsip: memperbaiki prestasi belajar siswa, membawa perubahan yang lebih baik,
mengakomodasi semua kebutuhan, keterpaduan, tersistem, transparansi dan keterkaitan
serta [Link] Kerja Jangka Menengah yang telah tersusun member arah dan
bimbingan para pelaku sekolah dalam rangka menuju perubahan atau tujuan sekolah yang
lebih baik dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidak pastian masa depan.
7

B. Dasar
1. Undang-undang No. 20 tahun 2003; tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
3. Permendiknas No. 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang SI dan SKL
4. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 tahun 2008 tentang Standar
Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa
Arab di Madrasah
5. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
6. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru
7. Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Kepala Sekolah
8. Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang Tugas Guru sebagai Kepala Sekolah
9. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
10. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
11. Permendiknas No. 69 Tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan
12. Permendiknas No. 20 Tahun 20007 tentang Standar Penilaian

C. Maksud,Tujuan,dan Manfaat
1. Maksud

Rencana Kerja Jangka Menengah ini dibuat dengan maksud :

a. Sebagai acuan bagi sekolah untuk menyelenggarakan pendidikan dan


pembelajaran
b. Dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam menentukan kebijakan
sekolah
c. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam memajukan
pendidikan
d. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan pendidikan baik akademik maupun non
akademik
8

2. Tujuan

a. Menjamin agar perubahan atau tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat
dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko kecil.
b. Tersedianya panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi baik subsidi
dari pemerintah maupun dari non pemerintah.
c. Pedoman untuk terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar
pelaku sekolah, antar sekolah, Dinas Pendidikan Kota dan antar waktu
d. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif,
berkeadilan, dan berkelanjutan
e. Dapat dijadikan tolok ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program
peningkatan mutu pendidikan di sekolah
f. Membantu sekolah dalam menyusun anggaran secara bijaksana untuk
meningkatkan kualitas pendidikan
g. Untuk memberikan gambaran keadaan sekolah secara menyeluruh di masa
empat tahun mendatang
h. Sebagai pedoman dalam menemukan arah kebijakan sekolah dan landasan
komitmen bersama seluruh komponen sekolah.

3. Manfaat

Manfaat Program Kerja Jangka Menengah ( 4 tahun ) sekolah adalah:

a. Sebagai landasan kerja dan merupakan pedoman kegiatan yang menentukan


arah dan menjelaskan cara pelaksanaan tiap pekerjaan yang akan / harus
dilaksanakan oleh setiap aparat sekolah pada tahun pelajaran yang sedang
berjalandan yang akan datang.
b. Menjelaskan sarana dan fasilitas ( dana, tenaga, peralatan dan waktu) yang
akan dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan yang di programkan
c. Sebagai patokan untuk mengawasi dan memonitor pelaksanaan kegiatan serta
alat untuk menilai / mengevaluasi terhadap hasil yang telah dicapai.
d. Sebagai salah satu sumber data riil ( dokumentasi ) terhadap berbagai kegiatan,
hasil yang di capai serta permasalahan yang pernah dialami sekaligus cara
pemecahan masalah yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
9

D. Metode Penyusunan
1. Pemahaman bersama pengetahuan Rencana Kerja Jangka Menengah kepada semua
warga sekolah.
2. Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah melalui diskusi dan musyawarah
bersama guru dan komite sekolah
3. Sosialisasi Rencana Kerja Jangka Menengah kepada wali murid atau masyarakat
pada umumnya dan semua pihak( stake holder ) yang berkepentingan terhadap
sekolah

E. Kerangka Pemikiran

1. Kesinambungan Antar Program

Penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan efektif dan efisien serta terarah


diperlukan perencanaan yang baik. Program dan perencanaan disusun bertahab dan
hirarkhis. Bertahab dimaksudkan bahwa program disusun berdasarkan waktu pencapaian,
dicapai dalam waktu satu tahun ( Rencana Kerja Tahunan ), Program yang diselesaikan
selama kurun waktu 4 (empat ) tahun disebut Rencana Kerja Jangka menengah ( RKJM ),
sedangkan jika selesai mebutuhkan waktu 8 ( delapan ) tahun atau lebih disebut Program
jangka Panjang. Rencana Kerja Tahunan, Rencana Kerja Jangka Menengah saling kerkaitan
dan berkelanjutan. Keberhasilan Rencana Kerja Tahunan akan berpengaruh terhadap
Rencana Kerja Jangka Menengah, dan keberhasilan Rencana Kerja Jangka Menengah akan
memberikan dampak keberhasilan rencana Program jangka Panjang.

2. Kegiatan dalan Rencana Kerja Jangka Menengah

Rencana Kerja Jangka Menengah merupakan rencana yang disusun untuk kerja
selama 4 (empat ) tahun. RKJM ini meliputi pelaksanaan 8 standar yaitu standat
isi,proses,SKL, sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan,
pengelolaan,pembiayaan, [Link] Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM)
sesuai amanat dari Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar Pengelolaan
Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan gambaran tujuan yang
akan dicapai oleh satuan pendidikan dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan
mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan
mutu lulusan. RKJM sebagai salah satu proses dan prosedur pengelolaan sekolah untuk
10

menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan
memperhitungkan ketersediaan sumber daya. Selain dari pada itu RKJM merupakan
dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di masa depan untuk mencapai tujuan dan
sasaran sekolah yang telah ditetapkan.

Materi dasar penyusunan RKJM adalah hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) berkaitan
dengan 8 (delapan) standar pendidikan yang telah ditetapkan acuannya dalam Peraturan
Pemerintah RI No 19 Th 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 2 ayat (1)
yaitu meliputi: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan
tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan
serta standar penilaian. Dari delapan standar tersebut jika belum memenuhi angka minimal
maka sekolah harus memprioritaskan rencana kerja pada aspek-aspek yang belum
memenuhi SNP.
11

Alur kerja penyusunan RKJM adalah sebagai berikut:

Pembentukan Team Pengembang Sekolah


PERSIAPAN
Pembekalan / Orientasi TPS

Menetapkan kondisi sekolah saat ini ( EDS )


Menetapkan kondisi sekolah yang diharapkan ( SNP
Penyusunan )
RPMS Menyusun Program Kegiatan dan Indikator kinerja
Menyusun Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah
Menyusun Rencana Kerja Tahunan

Persetujuan oleh Rapat Komite Sekolah


PENGESAHAN Pengesahan oleh pihak yang berwenang
Sosialisasi kepada pemangku kepentingan

BAB II
12

KONDISI UMUM

A. Kondisi Masa Lalu


Kualitas sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan yang ada belum dapat
memenuhi amanat dari standar nasional [Link] menentukan Rencana Kerja
Jangka Menengah diperlukan analisis . Analisis lingkungan strategis yang ada dari mulai
dari kondisi sosial , kondisi ekonomi, kondisi politik, kondisi keamanan, kondisi budaya,
pengembangan IPTEK. Semua kondisi yang ada di lingkungan ini memberikan pengaruh
terhadap keberhasilan program pendidikan di sekolah.

SD....................... pada awal didirikan masih jauh dari standar yang diatur dalam
Standar Nasional Pendidikan (SNP) maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM).

B. Kondisi Sekarang

Cita-cita Kemendiknas dalam pembangunan pendidikan nasional lebih menekankan


pada pendidikan transformatif, yaitu menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak
perubahan dari masyarakat berkembang menuju masyarakat maju. Untuk mewujudkan hal
tersebut kemudian pemerintah kemudian menetapkan Standar Nasional Pendidikan (SNP)
sebagai acuan pelaksanaan pendidikan di seluruh Indonesia dan dalam rangka menjamin
mutu pendidikan nasional.

Analisis kondisi saat ini menggambarkan tingkat ketercapaian pelaksanaan program


dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada. Keberhasilan saat ini akan menjadi
pedoman dan petunjuk waktu yang akan datang , sedangkan kekurangan merupakan
kesenjangan antara harapan dan kenyatan yang ada sehingga perlu direfleksi aktor ketidak
berhasilan dan menjadikan progran bagi waktu/tahun berikutnya. Berikut secara lengkap
digambarkan analisis kondisi saat ini yang meliputi 8standar nasional pendidikan .

Berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah (EDS) di SD................................ Jika


dibandingkan dengan SNP maka kondisi saat ini dapat dideskripsikan sebagai berikut:

C. Hasil analisis dan evaluasi program tahun sebelumnya (Tinjauan Manajemen)


13

NO PROGRAM STRATEGIS BESARAN CAPAIAN &TAHUN KETERANGAN


TERLAKSANAN
2017 2018 2019 2020
1. Standar Isi
a. Kurikulum sekolah kami disusun
mengikuti panduan yang disusun 100% Sekolah kami telah
BSNP namun masih memerlukan memiliki pedoman
pengembangan Kurikulum BNSP

Sekolah sudah memiliki


Team Pengembang
Kurikulum

b. Kurikulum sekolah kami disusun


dengan mempertimbangkan usia Kurikulum sekolah kami
85% memuat 5 kelompok mata
peserta didik dan kebutuhan
pelajaran.
pembelajaran
c. Struktur kurikulum sekolah kami
telah mengalokasikan waktu yang Kurikulum sekolah kami
cukup bagi peserta didik agar dapat memuat 5 kelompok mata
100%
memahami konsep yang baru sebelum pelajaran.
melanjutkan ke pelajaran berikutnya
dengan selalu melaksanakan program Sekolah kami
remedial dan pengayaan mengembangkan kurikulum
berdasarkan 7 prinsip
pengembangan
kurikululum.

d. Sekolah kami masih sangat terbatas Dokumen Program


dalam memberikan layanan 60% 15% 15% 10% kegiatan Konseling 4 jenis
bimbingan dan konseling yang layanan:
memadai dalam memenuhi belajar,pribadi,sosial,dan
kebutuhan pengembangan pribadi karier
peserta didik. (Program BK,dan buku
layanan BK)

e. Sekolah kami menyediakan kegiatan


ekstra-kurikuler tetapi belum 60% Kurikulum sekolah kami
mengakomodir semua kebutuhan disusun,direvisi setiap
pengembangan pribadi peserta didik. tahunnya dan selanjutnya
disahkan oleh Kepala
Bidang Pendidikan Dasar
Dinas Pendidikan Kota

Kurikulum sekolah kami


sudah disosialisasikan
kepada semua pemangku
kepentingan sekolah

2 STANDAR PROSES
14

a. Sebagian silabus kami telah Silabus dikembangkan oleh


sesuai dengan SI, SKL, dan 80% satuan pendidikan
panduan KTSP. berdasarkan :
- Standar Isi ( SI )
- Standar Kompetensi
Lulusan ( SKL )
- Panduan Penyusunan
KTSP
b. Sebagian silabus kami telah
dikaji dan dikembangkan secara . Silabus sebagai acuan
pengembangan RPP telah
teratur oleh guru secara mandiri
memuat : Identitas mata
atau berkelompok. . Sebagian 80%
pelajaran, Standar
silabus kami telah dikaji dan Kompetensi ( SK ),
dikembangkan secara teratur oleh Kompetensi Dasar ( KD ),
Materi pembelajaran,
guru secara mandiri atau Kegiatan pembelajaran,
berkelompok. Indikator Pencapaian
kompetensi, Penilaian,
Alokasi waktu, dan sumber
belajar

Silabus di sekolah kami


disusun/ dikembangkan
secara mandiri maupun
Kelompok Kerja Guru di
sekolah

Semua guru memiliki


silabus untuk semua mata
pelajaran yang diampu

c. RPP disusun oleh setiap guru untuk Guru dalam menyusun


setiap kompetensi dasar berdasarkan Rencana Pelaksanaan
prinsip-prinsip perencanaan Pembelajaran telah
80%
menjabarkan dari
pembelajaran
silabus .

d. RPP memperhatikan perbedaan Rencana Pelaksanaan


gender, kemampuan awal, Tahap Pembelajaran yang disusun
intelektual, minat, bakat, motivasi 80% guru sesuai dengan prinsip-
belajar, potensi, kemampuan sosial,
emosional, gaya belajar, kebutuhan prinsip perencanaan
khusus, kecepatan belajar, latar pembelajaran
belakang budaya, norma, nilai-nilai,
dan lingkungan peserta didik

e. Siswa sekolah kami menggunakan Buku sumber menggunakan


sumber belajar yang dimiliki sendiri 90% BSE 1: 1 dan buku
dan beberapa buku teks yang tersedia perpustakaan
di perpustakaan sekolah selama
pelajaran berlangsung

f. Guru-guru kami menggunakan buku Pegangan guru


panduan, buku pengayaan, buku 90% menggunakan buku BSE
referensi, dan sumber belajar lain dan buku referensi yang
selain buku pelajaran secara tepat
dalam pembelajaran untuk membantu sesuai
dan memotivasi peserta didik.

g. Sebagian guru-guru kami sudah Pembelajaran


konsisten melaksanakan kegiatan 80% menggunakan pendekatan
pembelajaran yang aktif, kreatif, PAKEM
efektif menyenangkan dan
15

menantang sesuai dengan RPP yang


disusunnya.
h. Proses pembelajaran di sekolah kami Pelaksanaan pembelajaran
disupervisi dan dievaluasi mulai dari 80% dipantau oleh Kepala
tahap perencanaan, pelaksanaan, dan Sekolah
penilaian hasil pembelajaran.

i. Supervisi dan Evaluasi proses Pelaksanaan pembelajaran


pembelajaran dilakukan secara 80% disupervisi oleh Kepala
berkala dan berkelanjutan oleh Sekolah dan Pengawas
Kepala Sekolah dan Pengawas
secara berkala

3 STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN

a. Peserta didik memperlihatkan Pencapaian nilai rata-rata


prestasi belajar yang lebih baik, 90% hasil ulangan harian peserta
namun tidak konsisten didik menunjukkan
kenaikan.
b. Sebagian peserta didik kami mampu Semua peserta ujian ( siswa
menjadi pembelajar yang mandiri. 100% kelas VI ) memperoleh nilai
ujian sesuai kriteria
kelulusan untuk semua mata
pelajaran ( 100 % )
c. Peserta didik kami memiliki motivasi Pencapaian prestasi
belajar dan rasa percaya diri yang akademik (rata-rata nilai
tinggi, serta mampu ujian) peserta didik kelas VI
100%
mengekspresikan diri dalam mengalami kemajuan dari
mengungkapkan pendapat mereka tahun ke tahun. (tiga tahun
dengan jelas dan santun terakhir)

d. . Peserta didik kami menunjukkan Sekolah membudayakan


sikap yang baik di sekolah dan di 100% pendidikan berkarakter
tengah masyarakat luas, serta
memahami tentang disiplin, toleransi,
kejujuran, kerja keras, dan perhatian
kepada orang lain.
e. Sekolah kami menyediakan beragam Sekolah memberikan
kegiatan dan program keterampilan 100% pelajaran kecakapan hidup
hidup sebagai bekal kehidupan di sesuai dengan lingan di
tengah-tengah masyarakat
sekitar sekolah
f. Peserta didik kami memahami ajaran Siswa melaksanakan sholat
agama dan nilai-nilai budaya serta 80% dhuhur bersama dengan
mampu menerapkan dalam guru
kehidupan mereka sehari-hari

4 STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN


16

a. Jumlah pendidik di sekolah Kualifikasi Kepala Sekolah


kami sudah memadai sesuai 90%
dengan standar yang ditetapkan Pendidikan Kepala Sekolah
S-1/[Link] Pendidikan
Pendidikan Kepala Sekolah
S-1/[Link] Pendidikan

Kepala Sekolah memiliki


sertifikat Kepala Sekolah
a. Jumlah tenaga kependidikan di Jumlah guru sudah
sekolah kami belum memadai 100% mencukupi
sesuai dengan syarat minimal
yang ditentukan
b. Kualifikasi pendidik di sekolah Memiliki sertifikat pendidik
kami sudah memadai sesuai ( sebagai guru )
dengan standar yang ditetapkan, 100%
termasuk untuk menangani
peserta didik yang mengalami
kesulitan belajar
c. .Kualifikasi tenaga
kependidikan di sekolah kami 100%
belum memadai sesuai dengan
syarat minimal yang ditentukan Kualifikasi Guru – Guru
d. Kompetensi pendidik di kami adalah :
sekolah kami sudah memadai 100% Sebagian besar ( 70 % )
sesuai dengan standar yang guru berpendidikan S-1/D-
ditetapkan, termasuk untuk IV Bidang Pendidikan.
menangani peserta didik yang Sebagian besar ( 80% ) guru
mengalami kesulitan belajar memiliki sertfikat pendidik

e. Kompetensi tenaga Guru bersikap ramah dan


kependidikan di sekolah kami 90% sopan dan menyayangi anak
sudah memadai sesuai dengan anak
syarat minimal yang ditentukan

5 STANDAR SARAN A dan PRASARANA


a. Sekolah kami belum memenuhi Rasio luas lahan terhadap
SPM terkait dengan ukuran 90% peserta didik belum
ruangan, jumlah ruangan, terpenuhi ( seharusnya 12,8
persyaratan untuk sistem m2, sedangkan ini baru 3,50
ventilasi, dan lainnya m2

Rasio luas lantai terhadap


b. Sekolah kami belum memenuhi peserta didik belum
SPM dalam hal jumlah peserta 100% terpenuhi ( seharusnya 3,8
didik pada setiap rombongan m2, sedangkan ini baru 1,7
belajar. m2
c. Sekolah kami memiliki dan
menggunakan alat serta sumber Sekolah tidak mengetahui
belajar sesuai dengan SPM apakah sudah mempunyai
100%
IMB atau belum, karena
d. Pemeliharaan bangunan di yang membangun gedung
sekolah kami dilaksanakan 100% adalah pemborong
secara berkala sesuai dengan
SNP
e. Bangunan yang ada di sekolah Meubeler masih kurang
kami aman bagi peserta didik jumlahnya.
100%
namun masih belum nyaman
17

dan memberi kemudahan bagi Meubeler di ruang


peserta didik yang perpustakaan masi h kurang
berkebutuhan khusus diantaranya : belum ada rak
majalah, surat kabar, meja
baja baru 1 buah,
Kursi baca 2 buah.
Belum ada ruang
laboratorium IPA
Belum ada tempat ibadah/
Musholla

6 STANDAR PENGELOLAAN
a. Sekolah kami memiliki visi dan
misi yang dirumuskan buttom- 80%
up dari seluruh warga sekolah Sekolah kami menyusun
dan tersosialisasikan kepada Rencana Kegiatan dan
seluruh pemangku kepentingan Anggaran Sekolah (RKAS)
Sekolah kami melaksanakan
b. Sekolah kami mendorong
kemandirian dan kemitraan 90%
dengan semua pemangku
kepentingan untuk Rencana Kegiatan dan
meningkatkan kemampuan Anggaran Sekolah
dalam pengelolaan sekolah berdasarkan pada Rencana
namun prosesnya belum Kerja Sekolah
sepenuhnya dilaksanakan
secara mandiri, partisipatif,
kolaboratif dan akuntabel
c. Sekolah kami memiliki rencana
kerja yang dirumuskan dari Rencana Kegiatan dan
tujuan berdasarkan visi dan Anggaran Sekolah pada
100%
misi sekolah dalam bentuk sekolah kami memuat
renstra maupun RKS yang ketentuan Standar Nasional
berbasis hasil analisis EDS Pendidikan.

d. Sekolah kami sudah


mensosialisa-sikan dokumen 100%
rencana kerja kepada semua
stakeholder sekolah secara
dalam rapat dinas Sekolah kami
mensosialisasikan Rencana
Kegiatan dan Anggaran
e. Rencana kerja tahunan sekolah Sekolah kepada semua
disusun berdasarkan rencana warga sekolah.
100%
kerja menengah mengacu pada
Standar Isi, Standar
Kompetensi Lulusan, Standar
Proses dan Standar Penilaian
dalam bentuk dokumen yang
mudah diakses dan telah
mendapatkan persetujuan dari
komite sekolah namun belum
tersosialisasi secara menyeluruh
ke semua pemangku
kepentingan

7 STANDAR PEMBIAYAAN
a. Perumusan Rencana Kegiatan [Link] kami dalam
18

Anggaran Sekolah ( RKAS ) 90% menyusun RKAS


melibatkan Kepala
merujuk pada Peraturan
Sekolah, pendidik, tenaga
Pemerintah dan kependidikan, komite
dikomunikasikan kepada sekolah
komite sekolah dan 2. RKAS sekolah kami
pemangku kepentingan yang diketahui/disahkan oleh
terkait. pemerintah dalam hal ini
Dinas Pendidikan

b. Perumusan RKAS Transparan :


100% a. Sekolah kami
melibatkan Komite sekolah
mengumumkan rencana
dan pemangku kepentingan pengelolaan keuangan
yang relevan kepada pemangku
kepentingan.
c. Penyusunan rencana [Link] keuangan
sekolah kami dapat
keuangan sekolah dilakukan diketahui dengan mudah
secara transparan, efisien dan 100% oleh semua pemangku
akuntabel kepentingan sekolah.

Efisien :
d. Sekolah membuat laporan a. Pembelanjaan keuangan
pertanggungjawaban 100% sekolah kami sesuai dengan
pendapatan dan penggunaan rencana anggaran
b. Sekolah kami memiliki
keuangan secara berkala dan catatan logistik (uang dan
menyeluruh kepada barang) sesuai dengan mata
Pemerintah dan pemangku anggaran dan sumber
dananya masing-masing
kepentingan

Akuntabel :
e. Kami berencana untuk a. Sekolah kami
memperluas penggunaan 100% melaksanakan pembukuan
keuangan sekolah.
sumber daya dan pra-sarana b. Pemeriksaan Buku Kas
sekolah untuk mendapatkan sekolah kami dilakukan
pembiaya-an tambahan tetapi secara periodik oleh
petugas yang berwenang
kami belum mengimplemen- c. Setiap transaksi
tasikannya keuangan (penerimaan dan
pengeluaran) disertai
dengan bukti yang sah.
19

8 STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN


Guru-guru kami menyusun dan 1. Guru melaksanakan
90% penilaian proses setelah
mengembangkan perencanaan penilaian
KBM dilaksanakan
untuk mencapai kompetensi peserta didik
Guru-guru kami menginformasikan 2. Guru melaksanakan
100% ulangan harian dari setiap
silabus mata pelajaran yang didalam-nya
KD
memuat rancangan dan kriteria penilaian
termasuk KKM dengan memperhatikan
karakteristik peserta didik, mata pelajaran
dan kondisi sekolah pada awal semester

Guru-guru kami selalu melaksanakan


3. Ulangan dilakukan
penilaian dan memantau kemajuan belajar berkelanjutan untuk
peserta didik secara berkala sesuai dengan 100%
memantau kemajuan dan
rencana yang telah dibuat pada silabus perbaikan pembelajaran
seperti UTS, UAS, UKK,
dan RPP.
UN.
Guru-guru kami menerapkan berbagai
teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai 100% 4. Pelaporan hasil penilaian
mata pelajaran dilakukan
dengan target kompetensi yang ingin
sesuai dengan kalender
diukur pendidikan.
Semua guru kami secara rutin mencatat
kemajuan setiap peserta didik memberi 100%
5. Sebagian besar orang tua
komentar dan masukan serta
memeriksa hasil
menginformasikanya kepada peserta didik
pekerjaan anak baik yang
secara individual dan berkala
dibawa dari sekolah
maupun yang dikerjakan
Guru-guru kami selalu menggunakan
90% di rumah
hasil penilaian peserta didik dalam
mereview rencana pembelajaran yang
telah disusun.
Sekolah kami menyampaikan laporan
hasil penilaian mata pelajaran untuk 100%
semua kelompok mata pelajaran pada
setiap akhir semester kepada orang
tua/wali peserta didik dalam bentuk
laporan pendidikan.
Sekolah kami membuat laporan berkala
pada orangtua mengenai pencapaian hasil
belajar peserta didik dan menawarkan 100%
kesempatan untuk mendiskusikan
kemajuan anak mereka serta mengajukan
usulan-usulan peningkatan hasil belajar
peserta didik

D. Tantangan yang Dihadapi


20

Tantangan sekolah merupakan kesenjangan kondisi nyata sebagai hasil EDS dengan
kondisi yang diharapkan. Tantangan utama diklarifikasi dengan melakukan pembandingan
nilai hasil EDS dengan SNP. Berdasarkan hasil Evaluasi Diri Sekolah yang telah dilakukan
maka ada beberapa tantangan yang dihadapi yaitu:

1. Standar Isi

Kurikulum SD................. Orientasi kurikulum juga harus mendukung mata pelajaran


yang di UN-kan. Selain itu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah harus dapat
melibatkan seluruh siswa terlebih kelas 1 dan kelas 2.

2. Standar Proses

Tantangan yang ada pada muatan standar proses diantaranya:

a. Penyusunan RPP oleh guru dikembangkan dengan tidak hanya mengacu pada
silabus saja akan tetapi juga berorientasi pada kondisi sekolah dan peserta didik.
b. Optimalisasi pemanfaatan lingkungan sekolah dan perpustakaan sebagai sumber
belajar oleh segenap warga sekolah
c. Peningkatan pengelolaan kelas dengan baik, berkualitas dan menyenangkan
sehingga anak didik lebih bahagia dalam belajar dan mencapai ketuntasan
minimal mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.
3. Standar Kompetensi Lulusan

Tantangan yang dihadapi diantaranya:

a. Meningkatkan penggunaan berbagai referensi belajar oleh siswa dalam


memahami kompetensi dasar suatu materi untuk pelajaran IPA, IPS, PKn dan
PAI bagi siswa kelas 4, 5 dan 6
b. Peningkatan kebiasaan berperilaku santun oleh siswa terhadap Guru
c. Pembiasaan merealisasikan karya seni dan budaya, kebugaran jasmani, serta
penggunaan teknologi yang sehat dalam pendidikan di sekolah bagi seluruh
siswa

4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan


21

Tantangan yang dihadapi diantaranya:

a. Memaksimalkan sistem perekrutan PTK yang sesuai dengan kualifikasi


pendidikan yang dibutuhkan
b. Meningkatkan kualitas dan memvasilitasi seluruh guru kelas dalam mencapai
kompetensi yang dipatok oleh SNP
5. Standar Sarana dan Prasarana

Tantangan yang dihadapi yaitu memenuhi tersedianya sarana prasarana penunjang


pembelajaran sebagai berikut:

Tabel II.1

Sarana Prasarana yang Dibutuhkan

NO Jenis Jumla Ket


h

1 Ruang Kepala Sekolah

2 Ruang Kelas

3 UKS

4 Perpustakaan

5. Ruang Laboratorium IPA

6 Mushala

7. Bangsal Olahraga

8. Gudang

9. sirkulasi Bangunan

10 Ruang kantin Bangunan dan fasilitas

11 Ruang khusus Inklusi Bangunan dan fasilitas

6. Standar Pengelolaan
22

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar pengelolaan diantaranya:

a. Mengembangkan visi, misi serta tujuan sekolah dengan mekanisme yang


akuntabel serta sesuai dengan SNP kemudian mengimplementasikannya dalam
seluruh kegiatan pendidikan di sekolah
b. Melakukan kemitraan dengan pihak-pihak terkait yang dapat mendorong
cepatnya proses pendidikan yang berkualitas, seperti departemen-departemen,
instansi pemerintah, penegak hukum, lembaga sosial dan swadaya masyarakat,
serta perusahaan- perusahaan yang komitmen dengan pendidikan
c. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bersahabat di tengah
pemukiman penduduk yang heterogen dan majemuk
d. Melaksanakan pelayanan mutu pendidikan serta evaluasi PTK minimal setahun
sekali

7. Standar Pembiayaan

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar pembiayaan diantaranya:

a. Efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran sekolah dengan memperhatikan


skala prioritas yang telah ditetapkan oleh aturan yang berlaku
b. Akuntabilitas dalam pelaporan sesuai mekanisme yang telah di atur dalam
peraturan terkait
8. Standar Penilaian

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar penilaian diantaranya:

a. Melaksanakan penilaian dengan menggunakan teknik penilaian yang berlaku


dan diakui tingkat akurasinya
b. Melakukan penilaian secara adil, sahih, menyeluruh dan transparan menyangkut
mata pelajaran yang disampaikan serta perilaku siswa terkait budi pekerti

Hasil evaluasi diri secara detail dan rinci upaya dan rekomendasi yang diperoleh dari hasil
EDS untukmasing-masing standar adalah sebagai berikut:

Tabel 2.1 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Isi


23

ASPEK) REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Kegiatan Ekskul Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat siswa

Pendokumentasian dan pelaporan kegiatan ekstrakurikuler

Beban Belajar Pemenuhan Jam Belajar

Struktur Kurikulum Struktur kurikulum telah sesuai pedoman dari BSNP

Pengembangan Pengintegrasian Pengembangan Karakter dalam Mata Pelajaran


Kurikulum
Mengembangkan KTSP dilaksanakan di tingkat satuan
pendidikan

Tabel 2.2 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Proses

Aspek REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Ekstrakurikuler Peningkatan dalam setiap item kegiatan ekstrakurikuler

Pelaksanaan Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis penelitian tindakan


pembelajaran kelas Optimalisasi pemanfaatan alat peraga

Pembelajaran dengan prisip aktif learning dengan menggunakan


berbagai media dan metode pembelajaran

Optimalisasi penerapan model-model pembelajaran inovatif


( problem base learning, CTL, Group discussion, cooperative
learning )Mengembangkan pembelajaran berbasis ICT

Kualitas Peningkatan efektifitas pemanfaatan waktu pembelajaran


pengelolaan kelas
Peningkatan pemahaman karakteristik siswa yang memerlukan
kebutuhan khusus

Sumber belajar Belum tersedianya sarana pembelajaran berbasis ICT

Belum tercukupinya buku teks pelajaran bagi semua siswa

Kualitas RPP Penyusunan RPP masih dilaksanakan di tingkat KKG gugus

Perencanaan Proses perencanaan pembelajaran perlu memperhatikan


Proses karakteristik peserta didik
pembelajaran

Tabel 2.3 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Kelulusan


24

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Berprestasi Telah mencapai prestasi akademik maupun non akademik dari


tingkat kecamatan, kabupaten dan nasional

Menjaga tubuh serta Peningkatan pelaksanaan kegiatan kebersihan kelas,kebersihan


lingkungan lingkungan, kegiatan jumat bersih , dan penyediaan kantin
sekolah yang sehat

Melaksanakan dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat

Kebugaran Jasmani Pelaksanaan senam pasi sebelum KBM setiap hari Selasa dan
serta hidup sehat Kamis agar ditingkatkan dan dikembangkan

Mengekspesikan seni Mengekspresikan seni budaya pada even-even sekolah yag


dan budaya sesuai pada saat rapat pleno, tutup tahun, kegiatan pentas seni
lainnya

Mengenali Peningkatan dan pemahaman tentang gejala alam pada


menganalisis gejala pembelajaran pada mata pelajaran yang ada materi gejala alam
alam

Belajar Iptek secara Peningkatan proses KBM


efektif

Menegakkan aturan Meningkatkan didiplin dan tanggung jawab pada siswa

Pembiasaan pendidikan karakter, tidak ada siswa terlambat


masuk sekolah

Berakhlak mulia Membiasakan akhlak mulia dalam kehidupan di sekolah dan di


masyarakan

Melaksanakan ajaran Meningkatkan kegiatan praktek agama di sekolah dan


agama pemantauan terhadap siswa

Berkomunikasi secara Membiasakan berbahasa yang sopan santun dan lemah lembut
efektif dan santun kepada siapapun

Siap melanjutkan Penjelasan dan bimbingan kelanjutan studi pada siswa dan
pendidikan ke jenjang orang tua
berikutnya

Biasa hidup bersih Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat


25

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

sehat dan bugar Kegiatan senam pagi secara efektif

Produktif dan Mengusahanan kebun sekolah dan mengefektifkan kegiatan


bertanggung jawab koprasi sekolah dan kantin sekolah

Berbagai sumber Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar


belajar
Penggunaan alat peraga dan media belajar yang ada di sekolah
secara efektif

Percaya diri dan Mengerjakan PR di rumah , tidak ada siswa yang tidak
bertanggung jawab mengerjakan pR ketika diberi tugas oleh guru

Mengerjakan PR sampai selesai

Tidak menyontek teman

Tabel 2.4 Rekomendasi peningkatan mutu Standar PTK

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Kualifikasi tenaga Tenaga pustakawan berijasah S1


Kependidikan

Kompetensi Guru Perlu peningkatan komptensi guru melalui diklat dan seminar

Semua guru sudah S1, hanya 1 guru yang D2 dan 2 tahun lagi
akan pensiun

Tenaga guru masih muda namun masih perlu peningkatan


kompetensi melalui kegiatan diklat dan seminar

Tabel 2.5 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Sarana dan


Prasarana
26

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Laboratorium TIK Mangajukan proposal Lab TIK

Laboratorium bahasa Mengusahakan laboratoriun bahasa, mengusulkan proposal Lab


Bahasa pada dinas

Tempat bermain/olah Tempat bermain ada,aman hanya masih perlu perindang agar tidak
raga terlalu panas

Sirkulasi Peningkatan kebersihan , dan perlu juga ruang sirkulasi yang


menghubungkan gedung yang berhadapan

Gudang Terlalu sempit dan tidak muat menanpung kearsipan yang ada di
sekolah, sehingga perlu adanya pembuatan gudang yang memadai

Jamban Sudah memenuhi rasio 1 : 20 tapi perlu peningkatan kebersihan


dan penyediaan air bersih ketika di musim kemarau

Ruang UKS Administarsi cukup lengkap namun perlu sarana dipan dan alat-
alat serta obat-obatan ringan

Ruang tempat Belum memenuhi standar ukurannya termasuk kelengkapan


beribadah adaministrasi dan sarana pendukung yang tidak lengkap

Ruang guru Ruang guru masih belum ada almari dan rak untuk guru perlu
kiranya diusahakan mebelair untuk guru-guru . perlu juga penataan
ruang guru yang menjadikan para guru nyaman menempati ruang
tersebut

Ruang Pimpinan Ruang pimpinan ukuran belum memenuhi standar juga sarana
parasaran belum memenuhi standar

Akan diusahakan almari data untk arsip sekolah

Laboratorium IPA Belum punya laboratorium ipa. Mengkomunikasikan dan


mengajukan proposal ke dinas pendidikan

Ruang Perpustakan Gedung perpustakan belum lengkap .Penyampaian laporan tingkat


kebutuhan kepada dinas pendidikan

Ruang perpustakaan masih membutuhkan sarana untuk menunjang


administrasi perpustakaan

Mengusahakan laptop untukmemperlancar pendataan dan


aministrasi perpustakaan

Ruang kelas Ada 6 ruang kelas tetapi mebelair meja kursi murid semua ruang
27

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

kelas kurang layak .


Mengajukan proposal ke dinas pendidikan sampai sekarang belum
ada hasilnya. Ruang kelas belum ada sarana untuk pembelajaran
dengan menggunakan IT. Pengajuan bantuan pembelajaran e-
Learning
Bangunan 90 % bangunan kuat kokoh. Bangunan ruang Perpustakaan yang
kuarang kuat karena pengaruh kondisi tanah

Lahan Kondisi lahan wilayah SD............. berada pada tempat yang


miring , sehingga memerlukan dana besar untuk penataan ruang
dan bangunan, Juga berada di tengah-tengan masyarakat yang
mendukung tercapainya standar jumlah siswa , meskipun juga
masih akan ditingkatkan pencapaian standar siswa setiap rombel.

Satuan Pendidikan Satuan pendidikan Sekolah Dasar........................

Tabel 2.6 Rekomendasi peningkatan mutu Pengelolaan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN


MUTU

Sekolah menerapkan sistem Peningkatan sistim informasi mmanagemen untuk


informasi manajemen yang mencapai tujuan secara optima
mudah diakses oleh warga
sekolah

Sekolah menerapkan sistem


informasi manajemen yang
mudah diakses oleh warga
sekolah

Kepala sekolah menerapkan Peningkatan pemanfaatan sumber daya yang ada


kepemimpinan yang efektif secara maksimal untuk mencapai tujuan

Partisipasi Warga sekolah Peningkatan partisipasi warga sekolah guru karyawan


siswa , masyarakat, wali murid, komite sekolah.
Pemerintah desa dan semua instansi yang terkait

sebagai stake holder sekolah secara maksimal untuk


mencapai tujuan

Sekolah sudah melakukan Sekolah mengikuti peraturan akreditasi yang berlaku


akreditasi sesuai dengan
28

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN


MUTU

peraturan yang berlaku

Kepala sekolah melakukan Peningkatan kegiatan monitoring, evaluasi dan


evaluasi pendayagunaan supervisi serta pemantauan pada guru
pendidik

Sekolah menjalin kemitraan Peningkatan jalinan kerjasama dengan lembaga lain ,


dengan lembaga lain untuk mempersiapkan sekolah adiwiyata

Sekolah menciptakan Peningkatan penciptaan kondisi lingkungan sekolah


lingkungan yg kondusif untuk yang rindang sejuk dan nyaman sehingga semua warga
kegiatan pembelajaran sekolah merasa nyaman bekerja dan belajar di sekolah

Program peningkatan mutu Melaksanakan program peningkatan mutu secara


sekolah efektif dan efisien

Sekolah menyediakan akses Akses laporan pengelolaan keuangan dilakukan setiaap


laporan pengelolaan keuangan ada pertemuan apa saja, rapotan, rapat komite, rapat
sekolah secara transparan dan pleno, secara lisan dan berkala .
akuntabel
Laporan tertulis baru disampaikan pada dinas
pendidikan. Mengusahakan laporan tertulis pada
masyarakat

Sekolah menyusun pedoman Penyususnan pedoman pengelolaan sekolah


pengelolaan sekolah
29

Realisasi visi dan misi ke dalam Penyusunan RKT


rencana kerja sekolah

Kepemilikan rencana kerja Penyusunan RKS


sekolah

Sosialisasi visi, misi, dan tujuan Sosialisasi visi misi dan tujuan sekolah kepada warga
sekolah sekolah/ stake holder sekolah

Cakupan dan Mekanisme Melaksanakan penyusunan visi misi dan tujuan sekolah
Penetapan Visi, Misi dan sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan.
Tujuan Sekolah

Tabel 2.7 Rekomendasi peningkatan standar pembiayaan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Dokumen Laporan Peningkatan Dokumen Laporan Operasi Non Personalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Dokumen Laporan Peningkatan Dokumen Laporan Operasi Non Personalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Realisasi Pengelolaan Merealisasikan Pengelolaan Pembiayaan Operasi


Pembiayaan Operasi Nonpersonalia
Nonpersonalia

Realisasi Besaran Merealisasi kan Besaran Pembiayaan selain Operasi


Pembiayaan selain Operasi

Besaran Standar Biaya Menetapkan dan mengalokasikan besaran Standar Biaya


Operasi Nonpersonalia Operasi Nonpersonalia

RAPBS dan RAKS disusun Meningkatkan kerjasama komite dalam rangka penyusunan
bersama-sama dengan RAPBS dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi
Komite Sekolah dan orang tua siswa
mempertimbangkan
kemampuan ekonomi orang
tua siswa

Tabel 2.8 Rekomendasi peningkatan standar penilaian


30

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Penilaian oleh Meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan instrument


pemerintah penilaian sehingga nanti dapat meningkatkan prestasi siswa
secara khusus dan prestasi sekolah,prestasi pendidikan dalam
arti yang lebih luas

Penilaian oleh Peningkatan kemampuan guru dalam menyusun melaksanakan


pendidik dan menindaklanjuti hasil penilaian peserta didik sehingga
penilaian bermakna bagi siswa dan guru itu sendiri

Teknik-teknik Mengembangkan teknik-teknik penilaian pada guru baik tes


penilaian mapun nontes. Tertulis maupun non tertulis ( unjuk kerja, lisan,
performance/praktek dll ) disesuaikan dengan karanteristik
materi/KD yang akan disusun perangkat penilaiannya.

Penilaian secara Peningkatan penilaian secara menyeluruh baik penilaian proses


menyeluruh maupun hasil belajar siswa. Sehingga penilaian akan betul-betul
bermakna bagi siswa tidak hanya sekedar hafal tetapi faham yang
lebih penting, mulai dari pengamatan proses, ulangan harian ,
UTS, UAS dan UKK adalah satu penilaian yang utuh dan saling
berlesinambungan

BAB III
PROGRAM DAN KEGIATAN STRATEGIS

1. Profil Sekolah
31

A. Identitas Sekolah

1. Nama Sekolah :
Alamat :
Kecamatan :
Kota :
Status Sekolah :
NPSN /SNN :
Status Akreditasi :

B. Data Sarpras

Ukuran Kondisi Sarpras


a. Ruang Panjang Lebar Atap Dinding
1. Ruang Kepala
Sekolah
2 Ruang Guru
3. Ruang Kelas I
4. Ruang Kelas II
5 Ruang Kelas III
6 Ruang Kelas IV
7 Ruang Kelas V
8 Ruang Kelas VI
9 Ruang Perpustakaan
10 Ruang
Laboratorium
11 Ruang UKS
12 Ruang Bangsal Olah
Raga
13. Ruang Kanti sehat
14 Kamar Mandi
Kepala Sekolah/
MCK
15. Kamar Mandi
Guru/MCK
16 Kamar Mandi
Siswa/ MCK
17 Ruang Gudang

C. Data Sarana
32

a. Buku Pegangan Guru Jumlah Keterangan


1 Buku Agama Islam
Buku Agama Kristen
Buku Agama Khatolik
Buku PKn Kl 1-6
Buku Bhs Indonesia
Kelas 1-6
Buku Matematika
Kelas 1-6
Buku I P A Kelas 1-6
Buku IPS Kelas 1-6
Buku Bhs Jawa 1-6
Buku Mulok Sekolah

2 Buku Pegangan siswa


Buku Agama Islam
Buku Agama Kristen
Buku Agama Khatolik
Buku PKn Kl 1-6
Buku Bhs Indonesia
Kelas 1-6
Buku Matematika
Kelas 1-6
Buku I P A Kelas 1-6
Buku IPS Kelas 1-6
Buku Bhs Jawa 1-6

Jumlah

D. Data Rombongan Belajar

Jumlah Jumlah Siswa Keterangan


No Kelas Rombel
a. I
b. II
c. III
d. IV
e. V
F VI
Jumlah
33

E. Data Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

No Nama NIP Pendidikan NUPTK Keterangan


Terakhir /
Gelar
1
2
3
4
5
6
7

[Link] Siswa Menurut Umur

No Usia L P J K
12 Tahun
7-12 Tahun
12 Tahun
Jumlah

G Data Siswa Menurut Agama

No Agama L P J k
1 ISLAM
2 KRISTEN
3 KATHOLIK
4 HINDU
5 BUDHA
6 KONGHUCHU
JUMLAH
34

Visi ,Misi dan Tujuan SDN

1. Visi
Terwujudnya peserta didik yang beriman dan bertaqwa, cerdas, terampil, unggul dalam
prestasi, cinta budaya bangsa dan daerah serta berwawasan lingkungan.
Indikator :
 Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
 Pengembang Tenaga Kependidikan
 Proses Pembelajaran
 Pengembang Sarana dan Prasarana
 Kelulusan
 Manajemen Sekolah
 Pengembangan Standar Kependidikan

2. Misi
 Menyiapkan generasi (peserta didik) yang beriman dan bertaqwa
 Menyelenggarakan program pendidikan yang senantiasa berakar pada system nilai
agama, adat istiadat, budaya dengan tetap mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi
 Meningkatkan layanan pendidikan dan pengajaran demi terwujudnya kualitas sumber
daya yang aktif, kreatif, inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dengan layanan
pembelajaran yang menyenangkan.
 Mempertahankan dan meningkatkan prestasi baik intrakurikuler (prestasi akademik)
maupun ekstrakurikuler dengan memperhatikan potensi pengembangan diri peserta
didik
 Membangun citra sekolah yang dipercaya masyarakat

3. Tujuan

1. Tujuan Penidikan
Standar kompetensi kelulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk
meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta
keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

2. Tujuan Sekolah
 Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada kurikulum sekolah
sesuai dengan situasi dan kondisi secara aspiratif dan efisien.
 Meningkatkan profesionalisme Kepala Sekolah, Guru, dan Pegawai Sekolah dalam
melaksanakan tugasnya.
 Melaksanakan program pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif sesuai dengan
tuntutan mata pelajaran.
 Mengembangkan dan mengoptimalkan sarana dan prasarana pendidikan.
35

 Membentuk lulusan yang berilmu dan berakhlak mulia.


 Melaksanakan manajemen sekolah yang terbuka dan aspiratif.
 Menggalang persatuan NKRI terprogram dan terprogram dan terintegritasi dalam
proses pembelajaran.
 Menciptakan lingkungan yang kondusif.
 Mengoptimalkan pembelajaran pendidikan jasmani.
 Mengoptimalkan pembelajaran/nilai-nilai keagamaan.
 Melaksanakan dan mengembangkan penilaian yang terintegritas

4. Standar Kompetensi Lulusan


Untuk mengetahui standar mutu pendidikan yang dapat dipertanggung jawabkan secara
nasional, kegiatan di sekolah mengacu pada standar kompetensi kelulusan yang telah
ditetapkan oleh BNSP sebagai berikut:
 Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangannya.
 Mengembangkan secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta
memperbaiki kekurangan
 Menunjukan sikap percaya diri dan bertanggug jawab atas perilaku, perbuatan, dan
pekerjaan.
 Berpartisipasi dan menegakan aturan-aturan social.
 Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan social ekonomi
dalam lingkungan global.
 Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, objektif,
kreatif, dan inopatif.
 Memenfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.
 Mengepresikan diri melalui kegiatan seni budaya.
 Berkomunikasi lisan dan tulisan secara epektif dan santun.

5. Sasaran Sekolah

Berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi, dapat dirumuskan sasaran sekolah sebagai
berikut:

1. Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan


2. Perbaikan Pelaksanaan Proses Pembelajaran
3. Peningkatan Sistem Pengelolaan
4. Perbaikan dan Pengadaan Sarpras
5. Peningkatan hasil Pembelaran
6. Peningkatan Pemeliharaan Pemanfaatan Lingkungan
7. Menggalakan Penghijauan
36

2. Identifikasi Fungsi-Fungsi yang Diperlukan Setiap Sasaran

Untuk mencapai sasaran sekolah maka diperlukan identifikasi fungsi-fungsi dari setiap
sasaran sebagaimana tertuang dalam tabel berikut:

Tabel III.1

Identifikasi Fungsi-Fungsi Setiap Sasaran

NO SASARAN FUNGSI-FUNGSI

1. Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun 20.... Pendidik, Peserta didik,
adalah ...... dan tambahan jam belajar bagi siswa Kurikulum, Sarana Prasarana,
kelas 5 Pembiayaan

2. Menambah ruang kelas baru, dan fasilitas ruang Penyelenggara Sekolah,


lain dan laboratorium Pemerintah

3. Melengkapi fasilitas sarana ibadah Sarana prasarana

4. Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, dan Peserta didik, pendidik,


lomba keagamaan

5. Nilai akreditasi adalah A /nilai meningkat Pendidik, Tenaga kependidikan

6. Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim Kurikulum, pendidik,


pelaksana penyelenggara pendidikan

7. Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Kurikulum, Pendidik,


Quran, dan rutinitas shalat lima waktu

8. Pelatihan atau workshop riset sederhana dan Kurikulum, Pendidik


PTK serta lomba riset tingkat sekolah

A. Analisis SWOT
37

Setiap fungsi yang terdapat dalam setiap sasaran kemudian dianalisis lebih lanjut
tingkat kesiapannya dengan mengacu pada kriteria ideal yaitu Standar Nasional Pendidikan,
naskah akademik atau konsep dan pedoman lainnya yang relevan. selain itu dapat juga
dilakukan justifikasi sendiri pada kriteria ideal yang bersifat umum. Bila hasil analisis
ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor internal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal)
berarti merupakan kekuatan, dan jika ”tidak siap” merupakan kelemahan. Bila hasil
analisis ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor eksternal (kondisi telah memenuhi
kriteria ideal) berarti merupakan peluang, dan jika ”tidak siap” merupakan tantangan.

Berdasarkan fungsi pada sasaran yang telah ditentukan, maka dapat diperoleh
analisis SWOT sebagai berikut:
Tabel III.2

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun 2016 adalah .... dan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

 Guru kelas 4, 5 dan 6 memiliki  Guru kelas 4, 5, 6 memiliki  50% Guru kelas 4, 5 dan 6 sudah bersertifikat 
kompetensi dalam bidang pelajaran sertifikat kompetensi kompetensi dan berpengalaman dalam
yang di UN-kan bimbingan belajar
Eksternal:  Ada pelatihan bedah kisi-kisi UN dan
 Dinasmemfasilitasi pembekalan sukses UN oleh Dikdas
 Pelatihan sukses UN oleh Dinas pembekalan sukses UN untuk
Pendidikan dan bedah kisi-kisi UN Guru 
bagi guru kelas 6
Peserta didik Internal: 
Siswa bersemangat, patuh, aktif dan Siswa aktif dan mau Siswa bersemangat, aktif, patuh dan mau
bekerja sama dalam belajar bekerjasama dalam belajar bekerjasama dalam belajar
Eksternal:
Dukungan orang tua yang penuh Tingkat kepercayaan dan Orang tua mendukung proses belajar siswa baik 
dalam belajar dukungan orang tua siswa di sekolah dan di rumah
cukup kuat
Kurikulum Internal:
Pengetatan ketuntasan minimal dan Materi kurikulum relevan KTSP sekolah sudah mempertimbangkan 
memaksimalkan program remedial dengan perkembangan kognitif perkembangan kognitif anak
serta pengayaan peserta didik

Eksternal: Pengembangan kurikulum Pengembangan kurikulum belum melibatkan 


Banyaknya variasi perkembangan dengan melibatkan unsur guru, pihak-pihak terkait (eksternal)
kurikulum baik di dalam negeri konselor, kepala sekolah,
maupun luar negeri komite sekolah, dan nara
sumber, dan pihak-pihak lain
yang terkait.

RKJM SD HS Cimenyan
39

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Sarana Internal:
Prasarana
Tersedianya perpustakaan, ruang  Sekolah dilengkapi ruang  Ruang kelas masih kurang, perpustakaan 
kelas dan laboratorium yang cukup kelas yang sesuai dengan belum memenuhi standar, dan belum ada
untuk mendukung pembelajaran rasio siswa, perpustakaan, laboratorium serta tempat
student active learning laboratorium bermain/berolahraga
Eksternal:

 Adanya bantuan dari pemerintah  Kemitraan yang dilakukan sekolah belum


maupun swasta dalam pengadaan maksimal
ruang kelas, perpustakaan dan  Sekolah menjalin kemitraan 
laboratorium dengan pihak lain
Pembiayaan Internal:

 Tersedianya anggaran sekolah yang  Sekolah menyusun RKA-S  Sekolah menyusun RKA-S dengan pedoman 
memadai untuk sukses UN dengan pedoman pengelolaan pengelolaan biaya investasi dan operasional
biaya investasi dan
operasional
Eksternal:  Ada subsidi biaya operasional UN dari
Pemerintah provins dan kabupaten
 Adanya bantuan dari pemerintah  Pemerintah 
maupun swasta dalam provinsi/kabupaten
mensukseskan UN mensubsidi biaya operasional
UN
40

Tabel III.3

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Penyelenggara Internal:
Sekolah
Tersedianya perpustakaan, ruang kelas dan  Sekolah dilengkapi ruang kelas  Ruang kelas masih kurang, 
laboratorium yang cukup untuk mendukung yang sesuai dengan rasio siswa, perpustakaan belum memenuhi
pembelajaran student active learning perpustakaan, laboratorium standar, dan belum ada
Eksternal: yang nyaman laboratorium serta tempat
bermain/berolahraga
 Adanya bantuan dari pemerintah maupun
swasta dalam pengadaan ruang kelas,  Sekolah menjalin kemitraan
perpustakaan dan laboratorium dengan pihak lain  Kemitraan yang dilakukan
sekolah belum maksimal 

Pemerintah Internal:
mengajukan proposal pengadaan ruang kelas tersedianya sarana dan prasarana Sudah mengajukan proposal 
baru, perpustakaan dan laboratorium belajar yang memungkinkan pengadaan ruang kelas baru ke
berkembangnya potensi peserta Pemda
didik secara optimal
Eksternal: 
Tersedianya Dana Alokasi Khusus bagi sekolah Pemerintah menyediakan dana
swasta maupun negeri dari APBN dari APBN untuk pengembangan Pemerintah mengalokasikan
sarana prasarana sekolah anggaran untuk pengembangan
sarana prasarana
41

Tabel III.4

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Pembuatan sarana ibadah

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap

Sarana Prasarana Internal:

Tempat Ibadah terintegrasi dengan sekolah  Tersedianya sarana ibadah  Belum ada tempat ibadah yang 
Eksternal: untuk menunjang belajar terintegrasi di lingkungan sekolah

 Fasilitas dan sarana ibadah alternatif di sekitar


sekolah  Ada kerjasama dengan  Telah menjalin kerjasama dengan
pengelola tempat ibadah di pengelola tempat ibadah di sekitar
sekitar sekolah sekolah 
42

Tabel III.5

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, Rebana, dan lomba keagamaan

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap

Pendidik Internal:

Guru Pembina Olempiade MIPA, OOSN,PKP,  Ada tim Guru Pembina  Belum ada tim Guru Pembina 
dan lomba keagamaan kelompok Olimpiade MIPA, kelompok Olimpiade MIPA, PKP, dan
Eksternal: OOSN,PKP, dan lomba lomba keagamaan
keagamaan
 Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA serta
banyaknya event lomba MIPA, rebana dan  Belum ada Pelatihan kisi-kisi sukses
keagamaan  Ada Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA serta belum 
olimpiade MIPA serta banyaknya event lomba MIPA,
banyaknya event lomba MIPA, OOSN,PKP, dan keagamaan
OOSN,PKP,dan keagamaan
Peserta Didik Internal:

Kelompok Olimpiade MIPA, rOOSN,PKP, dan  Setiap perlombaan MIPA,  selalu berpartisipasi dalam lomba 
lomba keagamaan rebana dan keagamaan selalu MIPA, OOSN,PKP,dan keagamaan
Eksternal: ikut serta
 Orang tua siswa turut berperan
 Dukungan yang kuat dari orang tua siswa serta  dukungan yang kuat dari orang tua 
siswa dalam perlombaan
43

Tabel III.6

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai akreditasi adalah A

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap

Pendidik Internal:

Guru dan Kepala Sekolah menjalankan tugas  Dokumen administrasi guru dan  Dokumen administrasi guru dan kepala 
pokok dan fungsi serta menyusun dokumen kepala sekolah lengkap dan sekolah belum lengkap dan teratur
administrasi teratur
Eksternal:

 visitasi dan uji kompetensi pendidik serta  Guru lulus visitasi dan uji
pendampingan kompetensi guru  Sebagian guru ada yang belum lulus 
visitasi dan uji kompetensi
Tenaga Internal:
Kependidikan
 Kemampuan mengelola administrasi sekolah  Tenaga administrasi  Tenaga administrasi mempunyai 
mempunyai kualifikasi kualifikasi pendidikan minimal
pendidikan minimal SMA/SMK SMA/SMK dan mampu mengelola
Eksternal: administrasi sekolah

 Tersedianya lulusan SMA/SMK  Lulusan SMA/SMK yang siap


kerja  Banyaknya lulusan SMA/SMK yang 
telah siap kerja
44

Tabel III.7

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog empat bahasa

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap

Kurikulum Internal:
Evaluasi KTSP KTSP dievaluasi dan KTSP sudah dievaluasi dan 
Eksternal: dikembangkan ditindaklanjuti oleh internal sekolah
Berkembangnya Metode pembelajaran 4 bahasa 
dan kurikulum Internasional Sudah mengaplikasikan model belum ada pengaplikasian model dialog
dialog empat bahasa dan empat bahasa dan kurikulum
kurikulum internasional
Pendidik Internal:
Tim pelaksana dialog empat bahasa Sudah ada tim pelaksana dialog 4 belum ada tim pelaksana dialog 4 bahasa 
Eksternal: bahasa
Melimpahnya lembaga bahasa belum ada pelatihan dan pembekalan 
Melakukan pelatihan dan pelaksanaan komunikasi 4 bahasa
pembekalan pelaksanaan
komunikasi 4 bahasa
Penyelenggara Internal:
tim pengembang kurikulum Yayasan membentuk tim yayasan belum membentuk tim 
pengembang kurikulum sekolah pengembang kurikulum
Eksternal:
Melimpahnya lembaga bahasa dan lembaga Kerjasama denggan lembaga 
pendidikan bertaraf internasional /dinas
45

Tabel III.8

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Quran dan ibadah lima waktu

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap

Kurikulum Internal:

Jumlah jam belajar Al Quran  Minimal jumlah jam belajar Al  Jam belajar Al Quran selama 30 menit 
Eksternal: Quran adalah 30 menit

 berkembangnya metode pengajaran Al Quran  Sudah menerapkan salah satu metode


 Menerapkan salah satu metode pengajaran Al Quran 
pengajaran Al Quran
Pendidik Internal:

Jumlah pengajar Al Quran  Rasio pengajar Al Quran  Rasio pengajar Al Quran 1:10 
Eksternal: memenuhi kriteria 1:5

 SDM pengajar Al Quran yang melimpah dari


pesantren/TPA  Guru Al Quran adalah alumni 
pondok pesantren yang telah  Guru Al Quran merupakan alumni
khatam Al Quran pondok pesantren yang sudah pernah
khatam Al Quran
46

Tabel III.9

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta lomba riset tingkat sekolah

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap

Kurikulum Internal:

 Intergrasi budaya penelitian dengan pelajaran  Pembelajaran di sekolah  Budaya riset belum sepenuhnya 
mengajarkan bidaya riset dilakukan dalam kegiatan belajar
mengajar
Eksternal:
 Adanya lembaga
 Banyaknya sekolah dan lembaga pendidikan pendidikan/praktisi pendidikan  Banyak lembaga/praktisi pendidikan
yang melakukan riset di tingkat sekolah yang bisa diajak kerjasama yang bisa dimintai kerjasama dalam 
untuk melatih metode penelitian pelatihan metode penelitian
di tingkat SD
Pendidik Internal:

Melakukan penelitian tindakan kelas  Setiap guru pernah melakukan  Belum ada guru yang melakukan PTK 
Eksternal: PTK

 Pelatihan PTK oleh Pengawas atau Dinas  Ada pelayanan pelatihan PTK dan
Pendidikan  Dinas Pendidikan memberikan setiap tahun diadakan lomba PTK 
 Lomba PTK tingkat Kabupaten pelayanan pelatihan PTK dan
mengadakan lomba PTK
47

B. Alternatif Langkah Pemecahan Persoalan

Berdasarkan sasaran yang telah di tentukan dan analisis SWOT maka dapat diambil
langkah solusi sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan KKG lebih ke arah sukses UN dan dilakukan bedah kisi-kisi


UN baik di tingkat sekolah maupun kecamatan
2. Mengadakan bimbingan belajar intensif untuk mata pelajaran Matematika,
Bahasa Indonesia dan IPA bagi kelas 5 dan 6
3. Memenuhi fasilitas sarana prasarana belajar di sekolah
4. Mengoptimalkan modal semangat belajar siswa dan peranserta orang tua siswa
dalam program sekolah melalui pertemuan setiap triwulan sekali
5. Pengembangan kurikulum sekolah dengan melibatkan lembaga atau pihak yang
dipandang professional dan legitimate dalam bidang pendidikan
6. Mengalokasikan biaya operasional sekolah (BOS) untuk peningkatan nilai
kelulusan siswa
7. Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang kelas baru,
laboratorium, perpustakaan dan sarana ibadah dan kelengkapan sarana/fasilitas
ruang
8. Menjalin kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga untuk dapat
menggunakan sarana ibadahnya dalam tempo sementara
9. Membentuk tim olimpiade MIPA, O2SN, PKP, kegiatan keagamaan beserta
guru pembimbingnya
10. Berusaha untuk berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta
usia sekolah dasar
11. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA
12. Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan kependidikan
dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya
13. Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan
kependidikan yang memenuhi kualifikasi minimal
14. Mengadakan diklat yang mendukung kualifikasi guru baik dari Diknas maupun
dari sekolah sendiri serta mengajukan permohonan bimbingan persiapan
akreditasi kepada dinas
15. Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian ditindaklanjuti
48

16. Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dan


mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki
kompetensi di bidang pendidikan
17. Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta dalam
pengembangan kurikulum
18. Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan bertaraf
internasional dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan global
19. Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah
jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan optimalisasi peran
madrasah diniyah dalam menunjang peningkatan siswa yang lancar membaca Al
Quran, melakukan pemamntauan pelaksanaan shalat lima waktu oleh orang tua
dan guru
20. Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk
siswa sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang
berkompeten
21. Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta menfasilitasi
diklat penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan sekolah

C. Menyusun Program Peningkatan Mutu


1. Sasaran 1: Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun .............adalah......... dan
tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
Rencana: Mengoptimalkan KKG lebih ke arah sukses UN dan dilakukan bedah
kisi-kisi UN baik di tingkat sekolah maupun kecamatan, bimbingan belajar yang
intensif bagi siswa kelas 5 dan 6 serta memenuhi fasilitas pendukung belajar,
mengalokasikan dana BOS untuk peningkatan nilai kelulusan siswa

a. Program 1: Optimalisasi KKG lebih ke arah sukses UN


b. Program 2: Bedah kisi-kisi UN di tingkat sekolah dan kecamatan
c. Program 3: Bimbingan belajar intensif bagi siswa kelas 5 dan 6
d. Program 4: Pemenuhan fasilitas penunjang belajar
e. Program 5: Mengoptimalkan dana BOS untuk peningkatan nilai kelulusan
siswa
2. Sasaran 2: Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium
49

Rencana: Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang kelas


baru, laboratorium, perpustakaan serta mengoptimalkan lingkungan sekitar
sekolah sebagai laboratorium pembelajaran

a. Program 1: Mengajukan proposal bantuan pengadaan ruang kelas baru,


perpustakaan, laboratorium
b. Program 2: Memanfaatkan lingkungan sekitar s ekolah sebagai laboratorium
penunjang pembelajaran
3. Sasaran 3: Melengkapi sarana dan fasilitas tempat ibadah
Rencana: Mengusahakan bantuan pengadaan tempat ibadah serta menjalin
kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga (Takmir masjid/ Pondok
pesantren) untuk dapat menggunakan sarana ibadahnya dalam tempo sementara

a. Program 1: Mengusahakan bantuan pengadaan tempat ibadah


b. Program 2: menjalin kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga
(Takmir masjid/ Pondok pesantren) untuk dapat menggunakan sarana
ibadahnya dalam tempo sementara
4. Sasaran 4: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, O2SN, PKP. dan lomba
keagamaan
Rencana: Membentuk tim olimpiade MIPA, O2SN, dan keagamaan beserta guru
pembimbingnya; Berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta
usia sekolah dasar; Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA

a. Program 1: Membentuk tim olimpiade MIPA, O2SN,PKP, dan keagamaan


beserta guru pembimbingnya
[Link] 2: Berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta

usia sekolah dasar

D. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA


5. Sasaran 5: Nilai akreditasi adalah A
Rencana : Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan
kependidikan dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta
fungsinya; Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik
dan kependidikan yang memenuhi kualifikasi minimal; Mengajukan bimbingan
akreditasi kepada dinas;
50

c. Program 1: Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan


kependidikan dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta
fungsinya
d. Program 2: Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga
pendidik dan kependidikan yang memenuhi kualifikasi minimal
Program 3: Mengajukan bimbingan akreditasi kepada dinas

6. Sasaran 6: Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog


empat bahasa
Rencana: Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian
ditindaklanjuti; Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dan
mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki
kompetensi di bidang pendidikan; Mendorong penyelenggara pendidikan agar
ikut aktif dan berperan serta dalam pengembangan kurikulum; Melakukan
kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan bertaraf internasional
dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan global

a. Program 1: Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian


ditindaklanjuti
b. Program 2: Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog
4 bahasa serta mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak
memiliki kompetensi di bidang pendidikan
c. Program 3: Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan
berperan serta dalam pengembangan kurikulum
d. Program 4: Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan
bertaraf internasional dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan
global

7. Sasaran 7: Peningkatan prosentase siswa khatam Al Quran


Rencana: Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan
menambah jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan optimalisasi
peran madrasah diniyah dalam menunjang peningkatan siswa yang khatam Al
Quran
51

a. Program 1: Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan


menambah jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5
b. Program 2: Optimalisasi peran madrasah diniyah dalam menunjang
peningkatan siswa yang khatam Al Quran
8. Sasaran 8: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK serta lomba riset
tingkat sekolah
Rencana: Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana
untuk siswa sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak
yang berkompeten; Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas
serta menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan
sekolah

a. Program 1: Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian


sederhana untuk siswa sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan
lembaga atau pihak yang berkompeten
b. Program 2: Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas
serta menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru
52

D. Jadwal Kegiatan
Tabel III.10

Jadwal Kegiatan

20.../20.. 20../20.. 20../20.. 20../20.. PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

1 Pengembangan a. Optimalisasi KKG lebih ke arah         Kepala Sekolah


Kompetensi Lulusan sukses UN
(Bidang Akademik dan
b. Bedah kisi-kisi UN tingkat
Non Akademik)     Kepala Sekolah
sekolah dan kecamatan

c. Bimbingan belajar intensif bagi         Kepala Sekolah


siswa kelas 5 dan 6

d. Mengoptimalkan dana BOS


untuk peningkatan nilai kelulusan         Kepala Sekolah
siswa

e. Berpartisipasi dalam setiap


perlombaan yang melibatkan         Kepala Sekolah
peserta usia sekolah dasar

2 Pengembangan a. Melakukan evaluasi KTSP secara


Kurikulum/KTSP rutin dan terprogram kemudian     Kepala Sekolah
ditindaklanjuti

b. Membentuk tim pengembang  Kepala Sekolah


kurikulum dan tim pelaksana
dialog 4 bahasa serta
53

20.../20.. 20../20.. 20../20.. 20../20.. PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

mengonsultasikan
pelaksanaannya dengan lembaga
atau pihak memiliki kompetensi
di bidang pendidikan
3 Pengembangan a. Mengadakan pelatihan atau
Pembelajaran workshop sukses olimpiade  Kepala Sekolah
MIPA

b. Optimalisasi peran madrasah


diniyah dalam menunjang
peningkatan siswa yang khatam         Kepala Sekolah
Al Quran

c. Mengadakan diklat atau


workshop guru mengenai
penelitian sederhana untuk siswa
sekolah dasar dengan cara   Kepala Sekolah
bekerjasama dengan lembaga
atau pihak yang berkompeten

4 Pengembangan Sistem Meningkatkan teknik penilaian


        Kepala Sekolah
Penilaian guru

5 Pengembangan Pendidik a. Mengoptimalkan kelengkapan         Kepala Sekolah


dan Tenaga Kependidikan administrasi tenaga pendidik dan
kependidikan dalam
melaksanakan program kerja dan
tugas pokok serta fungsinya
54

20.../20.. 20../20.. 20../20.. 20../20.. PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

b. Mempertahankan, memfasilitasi
dan mengupayakan tenaga
pendidik dan kependidikan yang
    Kepala Sekolah
memenuhi kualifikasi minimal

c. Mengembangkan budaya belajar


Al Quran setiap pagi dengan
menambah jumlah pengajar  Kepala Sekolah
sesuai dengan kriteria minimal
1:5

d. Mendorong guru untuk


melakukan Penelitian Tindakan
Kelas serta menfasilitasi diklat
penelitian tindakan kelas bagi  Kepala Sekolah
guru di lingkungan sekolah

6 Pengembangan Sarana dan a. Pemenuhan fasilitas penunjang         Kepala Sekolah


Prasarana Sekolah belajar
b. Mengajukan proposal bantuan
pengadaan ruang kelas baru,     Kepala Sekolah
perpustakaan, laboratorium
55

20.../20.. 20../20.. 20../20.. 20../20.. PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

c. Memanfaatkan lingkungan sekitar


sekolah sebagai laboratorium
penunjang pembelajaran         Kepala Sekolah

d. Mengusahakan bantuan
pengadaan tempat ibadah  Kepala Sekolah

7 Pengembangan a. Menjalin kerjasama dengan


Manajemen Sekolah penduduk sekitar atau lembaga
(Takmir masjid/ Pondok
pesantren) untuk dapat     Kepala Sekolah
menggunakan sarana ibadahnya
dalam tempo sementara

b. Mengajukan bimbingan  Kepala Sekolah


akreditasi kepada dinas

c. Mendorong penyelenggara
pendidikan agar ikut aktif dan
berperan serta dalam     Kepala Sekolah
pengembangan kurikulum
56

20.../20.. 20../20.. 20../20.. 20../20.. PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

d. Melakukan kerjasama dengan


lembaga penyelenggara
pendidikan bertaraf internasional
dalam pengembangan kurikulum  Kepala Sekolah
berbasis wawasan global

8 Pembinaan a. Membentuk tim olimpiade


Kesiswaan/Ekstrakurikule MIPA, Rebana dan keagamaan     Kepala Sekolah
r beserta guru pembimbingnya

b. Memaksimalkan kegiatan ekstra         Kepala Sekolah


kurikuler
9 Budaya dan Lingkungan Meningkatkan kerjasama antara Kepala Sekolah
       
Sekolah warga sekolah dengan warga sekitar

10 Penanaman Karakter Pembiasaan Kepala Sekolah


(Budi Pekerti)        
Keteladanan
57

F. Rencana Pendapatan dan Belanja Sekolah

Tabel III.11

RENCANA PENDAPATAN SEKOLAH TAHUN ...................

20.../20.. 20.../ 20... 20.../20... 20.../20... 20.../20...


NO Sumber Pendapatan
(Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000)

1. Pemerintah

1.1 BOS

1.2 Dana Alokasi Khusus

1.3 APBD Propinsi

1.4 APBD Kota

2. Bantuan Masyarakat

2.1 Bantuan Masyarakat

2.2 Bantuan Alumni

3. Pendapatan Asli
Sekolah

3.1 Bantuan Komite Sekolah

3.2 Bantuan siswa baru

4. Lain-Lain

4.1 Beasiswa

TOTAL
58

Tabel III.12

RENCANA BIAYA DAN SUMBER PENDANAAN 20.../ 20...

Sumber Pendanaan
Total
Pemerintah Masyarakat PAS Lain-Lain
Program/Kegiatan Biaya
(Rp.000) APBD APBD Alumn
BOS DAK Masy KS SB Beasswa
Prov Kab i

1. Pengembangan
Kompetensi
Lulusan
2. Pengembangan
Kurikulum/KTSP
3. Pengembangan
pembelajaran
4. Pengembangan
sistem penilaian
5. Pengembangan
pendidik dan
tenaga
kependidikan
6. Pengembangan
sarana dan
prasarana sekolah

7. pengembangan
menejemen sekolah

8. Pembinaan
kesiswaan/ekstraku
rikuler
9. Budaya dan
lingkungan sekolah

10. Penanaman
karakter (Budi
pekerti)
11. Non Program
Sekolah (beasiswa)
59

BAB IV

PENUTUP

Penyelenggaraan pendidikan yang beroirentasi pada mutu serta peningkatan kualitas SDM
peserta didik merupakan amanat dari Undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh satuan pendidikan.
Implementasi pedidikan yang bermutu membutuhkan perencanaan yang matang dan sistematis serta
memiliki perspektif ”esok harus lebih baik dari pada saat ini”.

Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah yang ideal berdasarkan pedoman dan ketentuan
yang diatur dalam permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelolaan pendidikan dan
peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan
menjadi harapan bagi semua pihak. Disadari bahwa setiap sekolah masing-masing memiliki kelebihan
di satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya. Oleh karenanya kami terbuka untuk menerima
kritik dan saran baik dari pihak internal maupun ekternal dalam rangka menuju standarisasi yang lebih
baik.

Surakarata, Juli 20.....

Kepala Sekolah Dasar ................

.........................
60
61

Anda mungkin juga menyukai