RKJM Sekolah Dasar: Rencana 4 Tahun
RKJM Sekolah Dasar: Rencana 4 Tahun
Jalan.................
Dengan komitmen dan tekad untuk bekerja lebih baik untuk tahun pelajaran……,
serta mengharap pertolongan Allah SWT, Rencana Kegiatan Jangka Menengah tahun
……. s/d …….. kami tetapkan dan kami akan bersungguh-sungguh untuk mewujudkannya
melalui tahapan-tahapan program dan kegiatan.
Ditetapkan di : di Surakarta
Pada tanggal : Juli 20...
............................... .............................
.....................................
KATA PENGANTAR
3
Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah
memberikan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga penulisan Program Sekolah ini dapat
terselesaikan. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada nabi Muhammad
SAW yang telah membuka tabir kegelapan menuju jalan yang terang benderang penuh
dengan cahaya hidup dan suri tauladannya.
Terselesaikannya Rencana Kerja Sekolah ini tentu saja tidak lepas dari bantuan dan
peran serta banyak pihak trutama Pengawas Sekolah yang selalu membimbing,membina dan
mengarahkan hingga teselesaikannya RKJM ini. Oleh karena itu, dengan tulus kami
menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada kepada semua pihak yang
telah membantu program ini.
Penyusun
DAFTAR ISI
4
Hal.
HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESYAHAN...........................................................................................................i
KATA PENGANTAR........................................................................................................................ii
DAFTAR ISI...................................................................................................................................iii
BAB I.
PENDAHULUAN.............................................................................................................................
1
A. Latar Belakang.............................................................................................................
B. Dasar..........................................................................................................................2
C. Tujuan............................................................................................................3
D. Manfaat...................................................................................................................4
A. Program Kurikulum...........................................................................................................4
B. Program Kesiswaan...........................................................................................................4
D. Program Ketetalaksanaan................................................................................................6
A. Kurikulum.........................................................................................................................8
B. Kesiswaan.........................................................................................................................8
E. Hubungan Masyarakat.....................................................................................................10
5
A. Bidang Kurikulum............................................................................................................11
B. Bidang Kesiswaan...........................................................................................................11
C. Bidang Humas.................................................................................................................11
D. Ketatalaksanaan..............................................................................................................11
BAB V. PENUTUP........................................................................................................................12
6
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Dasar
1. Undang-undang No. 20 tahun 2003; tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
3. Permendiknas No. 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang SI dan SKL
4. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 tahun 2008 tentang Standar
Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa
Arab di Madrasah
5. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
6. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru
7. Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Kepala Sekolah
8. Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang Tugas Guru sebagai Kepala Sekolah
9. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
10. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
11. Permendiknas No. 69 Tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan
12. Permendiknas No. 20 Tahun 20007 tentang Standar Penilaian
C. Maksud,Tujuan,dan Manfaat
1. Maksud
2. Tujuan
a. Menjamin agar perubahan atau tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat
dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko kecil.
b. Tersedianya panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi baik subsidi
dari pemerintah maupun dari non pemerintah.
c. Pedoman untuk terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar
pelaku sekolah, antar sekolah, Dinas Pendidikan Kota dan antar waktu
d. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif,
berkeadilan, dan berkelanjutan
e. Dapat dijadikan tolok ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program
peningkatan mutu pendidikan di sekolah
f. Membantu sekolah dalam menyusun anggaran secara bijaksana untuk
meningkatkan kualitas pendidikan
g. Untuk memberikan gambaran keadaan sekolah secara menyeluruh di masa
empat tahun mendatang
h. Sebagai pedoman dalam menemukan arah kebijakan sekolah dan landasan
komitmen bersama seluruh komponen sekolah.
3. Manfaat
D. Metode Penyusunan
1. Pemahaman bersama pengetahuan Rencana Kerja Jangka Menengah kepada semua
warga sekolah.
2. Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah melalui diskusi dan musyawarah
bersama guru dan komite sekolah
3. Sosialisasi Rencana Kerja Jangka Menengah kepada wali murid atau masyarakat
pada umumnya dan semua pihak( stake holder ) yang berkepentingan terhadap
sekolah
E. Kerangka Pemikiran
Rencana Kerja Jangka Menengah merupakan rencana yang disusun untuk kerja
selama 4 (empat ) tahun. RKJM ini meliputi pelaksanaan 8 standar yaitu standat
isi,proses,SKL, sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan,
pengelolaan,pembiayaan, [Link] Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM)
sesuai amanat dari Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar Pengelolaan
Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan gambaran tujuan yang
akan dicapai oleh satuan pendidikan dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan
mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan
mutu lulusan. RKJM sebagai salah satu proses dan prosedur pengelolaan sekolah untuk
10
menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan
memperhitungkan ketersediaan sumber daya. Selain dari pada itu RKJM merupakan
dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di masa depan untuk mencapai tujuan dan
sasaran sekolah yang telah ditetapkan.
Materi dasar penyusunan RKJM adalah hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) berkaitan
dengan 8 (delapan) standar pendidikan yang telah ditetapkan acuannya dalam Peraturan
Pemerintah RI No 19 Th 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 2 ayat (1)
yaitu meliputi: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan
tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan
serta standar penilaian. Dari delapan standar tersebut jika belum memenuhi angka minimal
maka sekolah harus memprioritaskan rencana kerja pada aspek-aspek yang belum
memenuhi SNP.
11
BAB II
12
KONDISI UMUM
SD....................... pada awal didirikan masih jauh dari standar yang diatur dalam
Standar Nasional Pendidikan (SNP) maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM).
B. Kondisi Sekarang
2 STANDAR PROSES
14
6 STANDAR PENGELOLAAN
a. Sekolah kami memiliki visi dan
misi yang dirumuskan buttom- 80%
up dari seluruh warga sekolah Sekolah kami menyusun
dan tersosialisasikan kepada Rencana Kegiatan dan
seluruh pemangku kepentingan Anggaran Sekolah (RKAS)
Sekolah kami melaksanakan
b. Sekolah kami mendorong
kemandirian dan kemitraan 90%
dengan semua pemangku
kepentingan untuk Rencana Kegiatan dan
meningkatkan kemampuan Anggaran Sekolah
dalam pengelolaan sekolah berdasarkan pada Rencana
namun prosesnya belum Kerja Sekolah
sepenuhnya dilaksanakan
secara mandiri, partisipatif,
kolaboratif dan akuntabel
c. Sekolah kami memiliki rencana
kerja yang dirumuskan dari Rencana Kegiatan dan
tujuan berdasarkan visi dan Anggaran Sekolah pada
100%
misi sekolah dalam bentuk sekolah kami memuat
renstra maupun RKS yang ketentuan Standar Nasional
berbasis hasil analisis EDS Pendidikan.
7 STANDAR PEMBIAYAAN
a. Perumusan Rencana Kegiatan [Link] kami dalam
18
Efisien :
d. Sekolah membuat laporan a. Pembelanjaan keuangan
pertanggungjawaban 100% sekolah kami sesuai dengan
pendapatan dan penggunaan rencana anggaran
b. Sekolah kami memiliki
keuangan secara berkala dan catatan logistik (uang dan
menyeluruh kepada barang) sesuai dengan mata
Pemerintah dan pemangku anggaran dan sumber
dananya masing-masing
kepentingan
Akuntabel :
e. Kami berencana untuk a. Sekolah kami
memperluas penggunaan 100% melaksanakan pembukuan
keuangan sekolah.
sumber daya dan pra-sarana b. Pemeriksaan Buku Kas
sekolah untuk mendapatkan sekolah kami dilakukan
pembiaya-an tambahan tetapi secara periodik oleh
petugas yang berwenang
kami belum mengimplemen- c. Setiap transaksi
tasikannya keuangan (penerimaan dan
pengeluaran) disertai
dengan bukti yang sah.
19
Tantangan sekolah merupakan kesenjangan kondisi nyata sebagai hasil EDS dengan
kondisi yang diharapkan. Tantangan utama diklarifikasi dengan melakukan pembandingan
nilai hasil EDS dengan SNP. Berdasarkan hasil Evaluasi Diri Sekolah yang telah dilakukan
maka ada beberapa tantangan yang dihadapi yaitu:
1. Standar Isi
2. Standar Proses
a. Penyusunan RPP oleh guru dikembangkan dengan tidak hanya mengacu pada
silabus saja akan tetapi juga berorientasi pada kondisi sekolah dan peserta didik.
b. Optimalisasi pemanfaatan lingkungan sekolah dan perpustakaan sebagai sumber
belajar oleh segenap warga sekolah
c. Peningkatan pengelolaan kelas dengan baik, berkualitas dan menyenangkan
sehingga anak didik lebih bahagia dalam belajar dan mencapai ketuntasan
minimal mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.
3. Standar Kompetensi Lulusan
Tabel II.1
2 Ruang Kelas
3 UKS
4 Perpustakaan
6 Mushala
7. Bangsal Olahraga
8. Gudang
9. sirkulasi Bangunan
6. Standar Pengelolaan
22
7. Standar Pembiayaan
Hasil evaluasi diri secara detail dan rinci upaya dan rekomendasi yang diperoleh dari hasil
EDS untukmasing-masing standar adalah sebagai berikut:
Kebugaran Jasmani Pelaksanaan senam pasi sebelum KBM setiap hari Selasa dan
serta hidup sehat Kamis agar ditingkatkan dan dikembangkan
Berkomunikasi secara Membiasakan berbahasa yang sopan santun dan lemah lembut
efektif dan santun kepada siapapun
Siap melanjutkan Penjelasan dan bimbingan kelanjutan studi pada siswa dan
pendidikan ke jenjang orang tua
berikutnya
Percaya diri dan Mengerjakan PR di rumah , tidak ada siswa yang tidak
bertanggung jawab mengerjakan pR ketika diberi tugas oleh guru
Kompetensi Guru Perlu peningkatan komptensi guru melalui diklat dan seminar
Semua guru sudah S1, hanya 1 guru yang D2 dan 2 tahun lagi
akan pensiun
Tempat bermain/olah Tempat bermain ada,aman hanya masih perlu perindang agar tidak
raga terlalu panas
Gudang Terlalu sempit dan tidak muat menanpung kearsipan yang ada di
sekolah, sehingga perlu adanya pembuatan gudang yang memadai
Ruang UKS Administarsi cukup lengkap namun perlu sarana dipan dan alat-
alat serta obat-obatan ringan
Ruang guru Ruang guru masih belum ada almari dan rak untuk guru perlu
kiranya diusahakan mebelair untuk guru-guru . perlu juga penataan
ruang guru yang menjadikan para guru nyaman menempati ruang
tersebut
Ruang Pimpinan Ruang pimpinan ukuran belum memenuhi standar juga sarana
parasaran belum memenuhi standar
Ruang kelas Ada 6 ruang kelas tetapi mebelair meja kursi murid semua ruang
27
Sosialisasi visi, misi, dan tujuan Sosialisasi visi misi dan tujuan sekolah kepada warga
sekolah sekolah/ stake holder sekolah
Cakupan dan Mekanisme Melaksanakan penyusunan visi misi dan tujuan sekolah
Penetapan Visi, Misi dan sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan.
Tujuan Sekolah
RAPBS dan RAKS disusun Meningkatkan kerjasama komite dalam rangka penyusunan
bersama-sama dengan RAPBS dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi
Komite Sekolah dan orang tua siswa
mempertimbangkan
kemampuan ekonomi orang
tua siswa
BAB III
PROGRAM DAN KEGIATAN STRATEGIS
1. Profil Sekolah
31
A. Identitas Sekolah
1. Nama Sekolah :
Alamat :
Kecamatan :
Kota :
Status Sekolah :
NPSN /SNN :
Status Akreditasi :
B. Data Sarpras
C. Data Sarana
32
Jumlah
No Usia L P J K
12 Tahun
7-12 Tahun
12 Tahun
Jumlah
No Agama L P J k
1 ISLAM
2 KRISTEN
3 KATHOLIK
4 HINDU
5 BUDHA
6 KONGHUCHU
JUMLAH
34
1. Visi
Terwujudnya peserta didik yang beriman dan bertaqwa, cerdas, terampil, unggul dalam
prestasi, cinta budaya bangsa dan daerah serta berwawasan lingkungan.
Indikator :
Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Pengembang Tenaga Kependidikan
Proses Pembelajaran
Pengembang Sarana dan Prasarana
Kelulusan
Manajemen Sekolah
Pengembangan Standar Kependidikan
2. Misi
Menyiapkan generasi (peserta didik) yang beriman dan bertaqwa
Menyelenggarakan program pendidikan yang senantiasa berakar pada system nilai
agama, adat istiadat, budaya dengan tetap mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi
Meningkatkan layanan pendidikan dan pengajaran demi terwujudnya kualitas sumber
daya yang aktif, kreatif, inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dengan layanan
pembelajaran yang menyenangkan.
Mempertahankan dan meningkatkan prestasi baik intrakurikuler (prestasi akademik)
maupun ekstrakurikuler dengan memperhatikan potensi pengembangan diri peserta
didik
Membangun citra sekolah yang dipercaya masyarakat
3. Tujuan
1. Tujuan Penidikan
Standar kompetensi kelulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk
meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta
keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
2. Tujuan Sekolah
Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada kurikulum sekolah
sesuai dengan situasi dan kondisi secara aspiratif dan efisien.
Meningkatkan profesionalisme Kepala Sekolah, Guru, dan Pegawai Sekolah dalam
melaksanakan tugasnya.
Melaksanakan program pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif sesuai dengan
tuntutan mata pelajaran.
Mengembangkan dan mengoptimalkan sarana dan prasarana pendidikan.
35
5. Sasaran Sekolah
Berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi, dapat dirumuskan sasaran sekolah sebagai
berikut:
Untuk mencapai sasaran sekolah maka diperlukan identifikasi fungsi-fungsi dari setiap
sasaran sebagaimana tertuang dalam tabel berikut:
Tabel III.1
NO SASARAN FUNGSI-FUNGSI
1. Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun 20.... Pendidik, Peserta didik,
adalah ...... dan tambahan jam belajar bagi siswa Kurikulum, Sarana Prasarana,
kelas 5 Pembiayaan
A. Analisis SWOT
37
Setiap fungsi yang terdapat dalam setiap sasaran kemudian dianalisis lebih lanjut
tingkat kesiapannya dengan mengacu pada kriteria ideal yaitu Standar Nasional Pendidikan,
naskah akademik atau konsep dan pedoman lainnya yang relevan. selain itu dapat juga
dilakukan justifikasi sendiri pada kriteria ideal yang bersifat umum. Bila hasil analisis
ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor internal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal)
berarti merupakan kekuatan, dan jika ”tidak siap” merupakan kelemahan. Bila hasil
analisis ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor eksternal (kondisi telah memenuhi
kriteria ideal) berarti merupakan peluang, dan jika ”tidak siap” merupakan tantangan.
Berdasarkan fungsi pada sasaran yang telah ditentukan, maka dapat diperoleh
analisis SWOT sebagai berikut:
Tabel III.2
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun 2016 adalah .... dan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap
Pendidik Internal:
Guru kelas 4, 5 dan 6 memiliki Guru kelas 4, 5, 6 memiliki 50% Guru kelas 4, 5 dan 6 sudah bersertifikat
kompetensi dalam bidang pelajaran sertifikat kompetensi kompetensi dan berpengalaman dalam
yang di UN-kan bimbingan belajar
Eksternal: Ada pelatihan bedah kisi-kisi UN dan
Dinasmemfasilitasi pembekalan sukses UN oleh Dikdas
Pelatihan sukses UN oleh Dinas pembekalan sukses UN untuk
Pendidikan dan bedah kisi-kisi UN Guru
bagi guru kelas 6
Peserta didik Internal:
Siswa bersemangat, patuh, aktif dan Siswa aktif dan mau Siswa bersemangat, aktif, patuh dan mau
bekerja sama dalam belajar bekerjasama dalam belajar bekerjasama dalam belajar
Eksternal:
Dukungan orang tua yang penuh Tingkat kepercayaan dan Orang tua mendukung proses belajar siswa baik
dalam belajar dukungan orang tua siswa di sekolah dan di rumah
cukup kuat
Kurikulum Internal:
Pengetatan ketuntasan minimal dan Materi kurikulum relevan KTSP sekolah sudah mempertimbangkan
memaksimalkan program remedial dengan perkembangan kognitif perkembangan kognitif anak
serta pengayaan peserta didik
RKJM SD HS Cimenyan
39
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap
Sarana Internal:
Prasarana
Tersedianya perpustakaan, ruang Sekolah dilengkapi ruang Ruang kelas masih kurang, perpustakaan
kelas dan laboratorium yang cukup kelas yang sesuai dengan belum memenuhi standar, dan belum ada
untuk mendukung pembelajaran rasio siswa, perpustakaan, laboratorium serta tempat
student active learning laboratorium bermain/berolahraga
Eksternal:
Tersedianya anggaran sekolah yang Sekolah menyusun RKA-S Sekolah menyusun RKA-S dengan pedoman
memadai untuk sukses UN dengan pedoman pengelolaan pengelolaan biaya investasi dan operasional
biaya investasi dan
operasional
Eksternal: Ada subsidi biaya operasional UN dari
Pemerintah provins dan kabupaten
Adanya bantuan dari pemerintah Pemerintah
maupun swasta dalam provinsi/kabupaten
mensukseskan UN mensubsidi biaya operasional
UN
40
Tabel III.3
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap
Penyelenggara Internal:
Sekolah
Tersedianya perpustakaan, ruang kelas dan Sekolah dilengkapi ruang kelas Ruang kelas masih kurang,
laboratorium yang cukup untuk mendukung yang sesuai dengan rasio siswa, perpustakaan belum memenuhi
pembelajaran student active learning perpustakaan, laboratorium standar, dan belum ada
Eksternal: yang nyaman laboratorium serta tempat
bermain/berolahraga
Adanya bantuan dari pemerintah maupun
swasta dalam pengadaan ruang kelas, Sekolah menjalin kemitraan
perpustakaan dan laboratorium dengan pihak lain Kemitraan yang dilakukan
sekolah belum maksimal
Pemerintah Internal:
mengajukan proposal pengadaan ruang kelas tersedianya sarana dan prasarana Sudah mengajukan proposal
baru, perpustakaan dan laboratorium belajar yang memungkinkan pengadaan ruang kelas baru ke
berkembangnya potensi peserta Pemda
didik secara optimal
Eksternal:
Tersedianya Dana Alokasi Khusus bagi sekolah Pemerintah menyediakan dana
swasta maupun negeri dari APBN dari APBN untuk pengembangan Pemerintah mengalokasikan
sarana prasarana sekolah anggaran untuk pengembangan
sarana prasarana
41
Tabel III.4
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap
Tempat Ibadah terintegrasi dengan sekolah Tersedianya sarana ibadah Belum ada tempat ibadah yang
Eksternal: untuk menunjang belajar terintegrasi di lingkungan sekolah
Tabel III.5
Analisis SWOT Untuk Sasaran: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, Rebana, dan lomba keagamaan
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap
Pendidik Internal:
Guru Pembina Olempiade MIPA, OOSN,PKP, Ada tim Guru Pembina Belum ada tim Guru Pembina
dan lomba keagamaan kelompok Olimpiade MIPA, kelompok Olimpiade MIPA, PKP, dan
Eksternal: OOSN,PKP, dan lomba lomba keagamaan
keagamaan
Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA serta
banyaknya event lomba MIPA, rebana dan Belum ada Pelatihan kisi-kisi sukses
keagamaan Ada Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA serta belum
olimpiade MIPA serta banyaknya event lomba MIPA,
banyaknya event lomba MIPA, OOSN,PKP, dan keagamaan
OOSN,PKP,dan keagamaan
Peserta Didik Internal:
Kelompok Olimpiade MIPA, rOOSN,PKP, dan Setiap perlombaan MIPA, selalu berpartisipasi dalam lomba
lomba keagamaan rebana dan keagamaan selalu MIPA, OOSN,PKP,dan keagamaan
Eksternal: ikut serta
Orang tua siswa turut berperan
Dukungan yang kuat dari orang tua siswa serta dukungan yang kuat dari orang tua
siswa dalam perlombaan
43
Tabel III.6
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap
Pendidik Internal:
Guru dan Kepala Sekolah menjalankan tugas Dokumen administrasi guru dan Dokumen administrasi guru dan kepala
pokok dan fungsi serta menyusun dokumen kepala sekolah lengkap dan sekolah belum lengkap dan teratur
administrasi teratur
Eksternal:
visitasi dan uji kompetensi pendidik serta Guru lulus visitasi dan uji
pendampingan kompetensi guru Sebagian guru ada yang belum lulus
visitasi dan uji kompetensi
Tenaga Internal:
Kependidikan
Kemampuan mengelola administrasi sekolah Tenaga administrasi Tenaga administrasi mempunyai
mempunyai kualifikasi kualifikasi pendidikan minimal
pendidikan minimal SMA/SMK SMA/SMK dan mampu mengelola
Eksternal: administrasi sekolah
Tabel III.7
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog empat bahasa
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap
Kurikulum Internal:
Evaluasi KTSP KTSP dievaluasi dan KTSP sudah dievaluasi dan
Eksternal: dikembangkan ditindaklanjuti oleh internal sekolah
Berkembangnya Metode pembelajaran 4 bahasa
dan kurikulum Internasional Sudah mengaplikasikan model belum ada pengaplikasian model dialog
dialog empat bahasa dan empat bahasa dan kurikulum
kurikulum internasional
Pendidik Internal:
Tim pelaksana dialog empat bahasa Sudah ada tim pelaksana dialog 4 belum ada tim pelaksana dialog 4 bahasa
Eksternal: bahasa
Melimpahnya lembaga bahasa belum ada pelatihan dan pembekalan
Melakukan pelatihan dan pelaksanaan komunikasi 4 bahasa
pembekalan pelaksanaan
komunikasi 4 bahasa
Penyelenggara Internal:
tim pengembang kurikulum Yayasan membentuk tim yayasan belum membentuk tim
pengembang kurikulum sekolah pengembang kurikulum
Eksternal:
Melimpahnya lembaga bahasa dan lembaga Kerjasama denggan lembaga
pendidikan bertaraf internasional /dinas
45
Tabel III.8
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Quran dan ibadah lima waktu
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap
Kurikulum Internal:
Jumlah jam belajar Al Quran Minimal jumlah jam belajar Al Jam belajar Al Quran selama 30 menit
Eksternal: Quran adalah 30 menit
Jumlah pengajar Al Quran Rasio pengajar Al Quran Rasio pengajar Al Quran 1:10
Eksternal: memenuhi kriteria 1:5
Tabel III.9
Analisis SWOT Untuk Sasaran: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta lomba riset tingkat sekolah
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tida
Siap k
Siap
Kurikulum Internal:
Intergrasi budaya penelitian dengan pelajaran Pembelajaran di sekolah Budaya riset belum sepenuhnya
mengajarkan bidaya riset dilakukan dalam kegiatan belajar
mengajar
Eksternal:
Adanya lembaga
Banyaknya sekolah dan lembaga pendidikan pendidikan/praktisi pendidikan Banyak lembaga/praktisi pendidikan
yang melakukan riset di tingkat sekolah yang bisa diajak kerjasama yang bisa dimintai kerjasama dalam
untuk melatih metode penelitian pelatihan metode penelitian
di tingkat SD
Pendidik Internal:
Melakukan penelitian tindakan kelas Setiap guru pernah melakukan Belum ada guru yang melakukan PTK
Eksternal: PTK
Pelatihan PTK oleh Pengawas atau Dinas Ada pelayanan pelatihan PTK dan
Pendidikan Dinas Pendidikan memberikan setiap tahun diadakan lomba PTK
Lomba PTK tingkat Kabupaten pelayanan pelatihan PTK dan
mengadakan lomba PTK
47
Berdasarkan sasaran yang telah di tentukan dan analisis SWOT maka dapat diambil
langkah solusi sebagai berikut:
D. Jadwal Kegiatan
Tabel III.10
Jadwal Kegiatan
mengonsultasikan
pelaksanaannya dengan lembaga
atau pihak memiliki kompetensi
di bidang pendidikan
3 Pengembangan a. Mengadakan pelatihan atau
Pembelajaran workshop sukses olimpiade Kepala Sekolah
MIPA
b. Mempertahankan, memfasilitasi
dan mengupayakan tenaga
pendidik dan kependidikan yang
Kepala Sekolah
memenuhi kualifikasi minimal
d. Mengusahakan bantuan
pengadaan tempat ibadah Kepala Sekolah
c. Mendorong penyelenggara
pendidikan agar ikut aktif dan
berperan serta dalam Kepala Sekolah
pengembangan kurikulum
56
Tabel III.11
1. Pemerintah
1.1 BOS
2. Bantuan Masyarakat
3. Pendapatan Asli
Sekolah
4. Lain-Lain
4.1 Beasiswa
TOTAL
58
Tabel III.12
Sumber Pendanaan
Total
Pemerintah Masyarakat PAS Lain-Lain
Program/Kegiatan Biaya
(Rp.000) APBD APBD Alumn
BOS DAK Masy KS SB Beasswa
Prov Kab i
1. Pengembangan
Kompetensi
Lulusan
2. Pengembangan
Kurikulum/KTSP
3. Pengembangan
pembelajaran
4. Pengembangan
sistem penilaian
5. Pengembangan
pendidik dan
tenaga
kependidikan
6. Pengembangan
sarana dan
prasarana sekolah
7. pengembangan
menejemen sekolah
8. Pembinaan
kesiswaan/ekstraku
rikuler
9. Budaya dan
lingkungan sekolah
10. Penanaman
karakter (Budi
pekerti)
11. Non Program
Sekolah (beasiswa)
59
BAB IV
PENUTUP
Penyelenggaraan pendidikan yang beroirentasi pada mutu serta peningkatan kualitas SDM
peserta didik merupakan amanat dari Undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh satuan pendidikan.
Implementasi pedidikan yang bermutu membutuhkan perencanaan yang matang dan sistematis serta
memiliki perspektif ”esok harus lebih baik dari pada saat ini”.
Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah yang ideal berdasarkan pedoman dan ketentuan
yang diatur dalam permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelolaan pendidikan dan
peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan
menjadi harapan bagi semua pihak. Disadari bahwa setiap sekolah masing-masing memiliki kelebihan
di satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya. Oleh karenanya kami terbuka untuk menerima
kritik dan saran baik dari pihak internal maupun ekternal dalam rangka menuju standarisasi yang lebih
baik.
.........................
60
61