0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Flerovium: Unsur Sintetik dan Penelitiannya

Flerovium (Fl), unsur kimia sintetik dengan nomor atom 114, pertama kali disintesis pada tahun 1998 di Rusia dan dinamai untuk menghormati Laboratorium Flerov. Unsur ini adalah radioaktif, sangat berat, dan diduga memiliki sifat gas mulia, tetapi tidak ditemukan secara alami. Flerovium digunakan terutama dalam penelitian karena jumlah atom yang dapat diproduksi sangat terbatas dan tidak memiliki aplikasi komersial karena radioaktivitasnya.

Diunggah oleh

kunammu7
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Flerovium: Unsur Sintetik dan Penelitiannya

Flerovium (Fl), unsur kimia sintetik dengan nomor atom 114, pertama kali disintesis pada tahun 1998 di Rusia dan dinamai untuk menghormati Laboratorium Flerov. Unsur ini adalah radioaktif, sangat berat, dan diduga memiliki sifat gas mulia, tetapi tidak ditemukan secara alami. Flerovium digunakan terutama dalam penelitian karena jumlah atom yang dapat diproduksi sangat terbatas dan tidak memiliki aplikasi komersial karena radioaktivitasnya.

Diunggah oleh

kunammu7
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Flerovium (Fl), dengan nomor atom 114, adalah unsur kimia

sintetik yang dibuat pada tahun 1998 di Institut Gabungan


Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia. Unsur ini dinamai menghormati
Laboratorium Flerov untuk Reaksi Nuklir di Dubna, tempat unsur
ini pertama kali disintesis.

Elaborasi:
 Penemuan:
Flerovium pertama kali diproduksi pada tahun 1998 dengan cara
membombardir atom plutonium dengan ion kalsium. Hasilnya
adalah satu atom flerovium-289, dengan waktu paruh sekitar 21
detik.
 Nama:
Unsur ini diberi nama flerovium oleh International Union of Pure
and Applied Chemistry (IUPAC) pada tahun 2012 setelah
sebelumnya dikenal dengan nama sementara ununquadium
(Uuq). Nama flerovium dipilih untuk menghormati Laboratorium
Flerov untuk Reaksi Nuklir di Dubna.
 Sifat:
Flerovium adalah unsur radioaktif yang sangat berat dan tidak
ditemukan secara alami. Unsur ini diduga memiliki sifat-sifat gas
mulia, tetapi juga mungkin memiliki sifat-sifat logam.
 Aplikasi:
Flerovium terutama digunakan dalam penelitian karena hanya
sedikit atom yang dapat diproduksi. Unsur ini tidak digunakan
dalam aplikasi komersial karena sifat radioaktifnya yang tinggi.
Flerovium (Fl), dengan nomor atom 114, adalah unsur kimia
sintetik yang dibuat pada tahun 1998 di Institut Gabungan
Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia. Unsur ini dinamai menghormati
Laboratorium Flerov untuk Reaksi Nuklir di Dubna, tempat unsur
ini pertama kali disintesis.

Elaborasi:
 Penemuan:
Flerovium pertama kali diproduksi pada tahun 1998 dengan cara
membombardir atom plutonium dengan ion kalsium. Hasilnya
adalah satu atom flerovium-289, dengan waktu paruh sekitar 21
detik.
 Nama:
Unsur ini diberi nama flerovium oleh International Union of Pure
and Applied Chemistry (IUPAC) pada tahun 2012 setelah
sebelumnya dikenal dengan nama sementara ununquadium
(Uuq). Nama flerovium dipilih untuk menghormati Laboratorium
Flerov untuk Reaksi Nuklir di Dubna.
 Sifat:
Flerovium adalah unsur radioaktif yang sangat berat dan tidak
ditemukan secara alami. Unsur ini diduga memiliki sifat-sifat gas
mulia, tetapi juga mungkin memiliki sifat-sifat logam.
 Aplikasi:
Flerovium terutama digunakan dalam penelitian karena hanya
sedikit atom yang dapat diproduksi. Unsur ini tidak digunakan
dalam aplikasi komersial karena sifat radioaktifnya yang tinggi.
Flerovium (Fl), dengan nomor atom 114, adalah unsur kimia
sintetik yang dibuat pada tahun 1998 di Institut Gabungan
Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia. Unsur ini dinamai menghormati
Laboratorium Flerov untuk Reaksi Nuklir di Dubna, tempat unsur
ini pertama kali disintesis.

Elaborasi:
 Penemuan:
Flerovium pertama kali diproduksi pada tahun 1998 dengan cara
membombardir atom plutonium dengan ion kalsium. Hasilnya
adalah satu atom flerovium-289, dengan waktu paruh sekitar 21
detik.
 Nama:
Unsur ini diberi nama flerovium oleh International Union of Pure
and Applied Chemistry (IUPAC) pada tahun 2012 setelah
sebelumnya dikenal dengan nama sementara ununquadium
(Uuq). Nama flerovium dipilih untuk menghormati Laboratorium
Flerov untuk Reaksi Nuklir di Dubna.
 Sifat:
Flerovium adalah unsur radioaktif yang sangat berat dan tidak
ditemukan secara alami. Unsur ini diduga memiliki sifat-sifat gas
mulia, tetapi juga mungkin memiliki sifat-sifat logam.
 Aplikasi:
Flerovium terutama digunakan dalam penelitian karena hanya
sedikit atom yang dapat diproduksi. Unsur ini tidak digunakan
dalam aplikasi komersial karena sifat radioaktifnya yang tinggi.

Anda mungkin juga menyukai