0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan2 halaman

Fakta Penting tentang Gas Radon

Radon adalah gas radioaktif yang terbentuk dari peluruhan uranium dan pertama kali diamati pada tahun 1899 oleh Ernest Rutherford dan Robert B. Owens. Awalnya disebut 'niton', namanya diubah menjadi 'radon' pada tahun 1923. Paparan radon dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, terutama di daerah dengan konsentrasi tinggi.

Diunggah oleh

kunammu7
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan2 halaman

Fakta Penting tentang Gas Radon

Radon adalah gas radioaktif yang terbentuk dari peluruhan uranium dan pertama kali diamati pada tahun 1899 oleh Ernest Rutherford dan Robert B. Owens. Awalnya disebut 'niton', namanya diubah menjadi 'radon' pada tahun 1923. Paparan radon dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, terutama di daerah dengan konsentrasi tinggi.

Diunggah oleh

kunammu7
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Radon adalah gas radioaktif yang ditemukan secara alami di bumi

dan berasal dari peluruhan radioaktif uranium. Radon pertama


kali diamati pada tahun 1899 oleh Ernest Rutherford dan Robert
B. Owens di Universitas McGill di Montreal, Kanada, saat mereka
mengamati emisi radioaktif dari radium. Unsur ini kemudian
diidentifikasi sebagai unsur baru pada tahun 1900 oleh Friedrich
Ernst Dorn di Jerman. Awalnya, radon diberi nama "niton" karena
sifatnya yang "bersinar" (dari kata Latin "nitens"), tetapi
kemudian diubah menjadi nama "radon" pada tahun 1923.

Lebih detail:
 Penemuan:
Radon ditemukan oleh E. Rutherford dan R.B. Owens di Universitas
McGill pada tahun 1899, saat mereka mengamati emisi radioaktif
dari radium. Penemuan ini disusul oleh identifikasi sebagai unsur
baru oleh Friedrich Ernst Dorn pada tahun 1900.
 Nama:
Awalnya, radon disebut "niton" (dari kata Latin "nitens" yang
berarti bersinar). Namun, nama ini kemudian diubah menjadi
"radon" pada tahun 1923.
 Asal:
Radon terbentuk secara alami melalui peluruhan radioaktif
uranium. Proses ini menyebabkan serangkaian peluruhan radioaktif
yang menghasilkan radon, yang kemudian dilepaskan ke udara.
 Sifat:
Radon adalah gas mulia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan
tidak berasa. Gas ini juga bersifat radioaktif, artinya ia
memancarkan radiasi saat ia meluruh.
 Dampak Kesehatan:
Paparan radon dapat menyebabkan risiko kanker paru-paru,
terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan tambang atau
tinggal di daerah dengan konsentrasi radon yang tinggi.
Radon adalah gas radioaktif yang ditemukan secara alami di bumi
dan berasal dari peluruhan radioaktif uranium. Radon pertama
kali diamati pada tahun 1899 oleh Ernest Rutherford dan Robert
B. Owens di Universitas McGill di Montreal, Kanada, saat mereka
mengamati emisi radioaktif dari radium. Unsur ini kemudian
diidentifikasi sebagai unsur baru pada tahun 1900 oleh Friedrich
Ernst Dorn di Jerman. Awalnya, radon diberi nama "niton" karena
sifatnya yang "bersinar" (dari kata Latin "nitens"), tetapi
kemudian diubah menjadi nama "radon" pada tahun 1923.

Lebih detail:
 Penemuan:
Radon ditemukan oleh E. Rutherford dan R.B. Owens di Universitas
McGill pada tahun 1899, saat mereka mengamati emisi radioaktif
dari radium. Penemuan ini disusul oleh identifikasi sebagai unsur
baru oleh Friedrich Ernst Dorn pada tahun 1900.
 Nama:
Awalnya, radon disebut "niton" (dari kata Latin "nitens" yang
berarti bersinar). Namun, nama ini kemudian diubah menjadi
"radon" pada tahun 1923.
 Asal:
Radon terbentuk secara alami melalui peluruhan radioaktif
uranium. Proses ini menyebabkan serangkaian peluruhan radioaktif
yang menghasilkan radon, yang kemudian dilepaskan ke udara.
 Sifat:
Radon adalah gas mulia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan
tidak berasa. Gas ini juga bersifat radioaktif, artinya ia
memancarkan radiasi saat ia meluruh.
 Dampak Kesehatan:
Paparan radon dapat menyebabkan risiko kanker paru-paru,
terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan tambang atau
tinggal di daerah dengan konsentrasi radon yang tinggi.

Anda mungkin juga menyukai