0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Dasar Pengambilan Keputusan Manajemen

Dokumen ini membahas pengambilan keputusan dalam manajemen, termasuk definisi, sifat, dasar, jenis, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Terdapat juga penjelasan tentang model pengambilan keputusan rasional dan aspek perilaku dalam pengambilan keputusan kelompok. Selain itu, dijelaskan keuntungan dan kerugian dari pengambilan keputusan dalam kelompok serta teknik-teknik yang digunakan untuk mencapai konsensus.

Diunggah oleh

kerendansianjay
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Dasar Pengambilan Keputusan Manajemen

Dokumen ini membahas pengambilan keputusan dalam manajemen, termasuk definisi, sifat, dasar, jenis, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Terdapat juga penjelasan tentang model pengambilan keputusan rasional dan aspek perilaku dalam pengambilan keputusan kelompok. Selain itu, dijelaskan keuntungan dan kerugian dari pengambilan keputusan dalam kelompok serta teknik-teknik yang digunakan untuk mencapai konsensus.

Diunggah oleh

kerendansianjay
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL PERKULIAHAN

Pengantar
Manajemen
 Sifat dari pengambilan keputusan
 Perspektif rasional dari pengambilan
keputusan
 Aspek – aspek perilaku dalam pengambilan
keputusan
 Pengambilan keputusan kelompok dan tim

dalam organisasi

Abstract Kompetensi
Memperkenalkan dasar- dasar Mahasiswa dapat memahami
pengambilan keputusan pengambilan keputusan dan
pemecahan masalah

Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

05
Fakultas Ekonomi S1 Manajemen A21314ML Septiani Juniarti,[Link]
Pembahasan
Sifat dari pengambilan keputusan
Definisi Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses
mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa
alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu
pilihan final. Keluarannya bisa berupa suatu tindakan (aksi) atau suatu opini terhadap
pilihan.

Definisi Pengambilan Keputusan Menurut Para Ahli

 Menurut George R. Terry pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif


perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada.
 Menurut Sondang P. Siagian pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang
sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang
menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling cepat.
 Menurut James A. F. Stoner pengambilan keputusan adalah proses yang digunakan
untuk memilih suatu tindakan sebagai cara pemecahan masalah.

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan itu adalah suatu cara
yang digunakan untuk memberikan suatu pendapat yang dapat menyelesaikan suatu
masalah dengan cara / teknik tertentu agar dapat lebih diterima oleh semua pihak.

Dasar Pengambilan Keputusan :

Menurut George [Link] dan Brinckloe disebutkan dasar-dasar pendekatan dari


pengambilan keputusan yang dapat digunakan yaitu :

1. Intuisi

Pengambilan keputusan yang didasarkan atas intuisi atau perasaan memiliki sifat subjektif
sehingga mudah terkena pengaruh. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi ini
mengandung beberapa keuntungan dan kelemahan.

201 Pengantar Manajemen


5 2 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
2. Pengalaman

Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman memiliki manfaat bagi pengetahuan


praktis, karena pengalaman seseorang dapat memperkirakan keadaan sesuatu, dapat
diperhitungkan untung ruginya terhadap keputusan yang akan dihasilkan. Orang yang
memiliki banyak pengalaman tentu akan lebih matang dalam membuat keputusan akan
tetapi, peristiwa yang lampau tidak sama dengan peristiwa yang terjadi kini.

3. Fakta

Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan keputusan yang sehat, solid
dan baik. Dengan fakta, maka tingkat kepercayaan terhadap pengambilan keputusan dapat
lebih tinggi, sehingga orang dapat menerima keputusan-keputusan yang dibuat itu dengan
rela dan lapang dada.

4. Wewenang

Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pimpinan


terhadap bawahannya atau orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang yang lebih
rendah kedudukannya. Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang ini juga memiliki
kelebihan dan kekurangan.

5. Logika/Rasional

Pengambilan keputusan yang berdasarkan logika ialah suatu studi yang rasional terhadap
semuan unsur pada setiap sisi dalam proses pengambilan keputusan. Pada pengambilan
keputusan yang berdasarkan rasional, keputusan yang dihasilkan bersifat objektif, logis,
lebih transparan, konsisten untuk memaksimumkan hasil atau nilai dalam batas kendala
tertentu, sehingga dapat dikatakan mendekati kebenaran atau sesuai dengan apa yang
diinginkan.

Pada pengambilan keputusan secara logika terdapat beberapa hal


yang perlu diperhatikan, yaitu :

· kejelasan masalah

· orientasi tujuan : kesatuan pengertian tujuan yang ingin dicapai

· pengetahuan alternatif : seluruh alternatif diketahui jenisnya dan konsekuensinya

· preferensi yang jelas : alternatif bisa diurutkan sesuai criteria

201 Pengantar Manajemen


5 3 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
· hasil maksimal : pemilihan alternatif terbaik didasarkan atas hasil ekonomis yang
maksimal

JENIS – JENIS KEPUTUSAN ORGANISASI

Jenis keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu
yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut, bagian mana organisasi harus dapat
melibatkan dalam mengambil keputusan dan pada bagian organisasi mana keputusan
tersebut difokuskan.

Secara garis besar jenis keputusan terbagi menjadi dua bagian yaitu :

 Keputusan Rutin
Keputusan Rutin adalah Keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang serta biasanya
telah dikembangkan untuk mengendalikannya.

 Keputusan tidak Rutin


Keputusan tidak Rutin adalah Keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak
bersifat rutin.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Menurut Terry (1989) faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan
sebagai berikut:

1. hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu
diperhitungkan dalam pengambilan keputusan;

2. setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan
organisasi;

3. setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan


kepentingan orang lain;

4. jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan;

5. pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini


kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik;

201 Pengantar Manajemen


5 4 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
6. pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang cukup lama;

7. diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik;

8. setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan


yang diambil itu betul; dan

9. setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan


berikutnya.

Perspektif rasional dalam


pengambilan keputusan
Model pengambilan keputusan klasik

Pendekatan yang memberikan petunjuk dalam pengambilan keputusan yang mengatakan


kepada manajer bagaimana mereka seharusnya membuat keputusan. Model ini bergantung
pada asumsi bahwa manajer adalah logis dan rasional.

Model klasik dalam pengambilan keputusan

Ketika dihadapkan dengan  Memperoleh informasi yang Dan berakhir dengan


situasi keputusan, manajer lengkap dan sempurna suatu keputusan yang
seharusnya… paling baik bagi
 Menghilangkan kepentingan organisasi
ketidakpastian

 Mengevaluasi semua hal


secara rasional dan logis

Proses Pengambilan Keputusan Rasional

Ada enam langkah dalam model pengambilan keputusan yang rasional, yaitu :

1. menetapkan masalah,

2. mengidentifikasi kriteria keputusan,

3. mengalokasikan bobot pada kriteria,

201 Pengantar Manajemen


5 5 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
4. mengembangkan alternatif,

5. mengevaluasi alternatif, dan

6. memilih alternatif terbaik.

Mengevaluasi alternative dalam proses pengambilan keputusan

Apakah Dipertahankan
konsekuensi untuk
Apakah alternative Apakah alternative alternative pertimbangan
ya ya ya
fisibel ? memuaskan dapat lebih lanjut
ditanggung ?
tidak
tidak

tidak

Dihilangkan dari Dihilangkan dari Dihilangkan dari


pertimbangan pertimbangan pertimbangan

Aspek- aspek perilaku dalam


pengambilan keputusan
o Model administrative

Model pengambilan keputusan yang menunjukan bahwa manajer

1. Memiliki informasi yang tidak lengkap

2. Dibatasi oleh rasionalitas yang terbatas

3. Cenderung untuk merasa puas ketika membuat keputusan

o Rasionalitas yang terbatas

201 Pengantar Manajemen


5 6 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
Konsep yang menyebutkan bahwa pengambil keputusan dibatasi oleh nilai dan refles
bawah sadar mereka, keahlian, dan kebiasaan.

o Pemuasan

Kecenderungan untuk mencari alternative hanya sampai menemukan satu yang


memenuhi beberapa standar minimum kecukupan.

Kekuatan politik dalam pengambilan keputusan

o Koalisi

Aliansi informal dari individu atau kelompok yang dibentuk untuk mencapai suatu
tujuan yang sama.

o Intuisi

Suatu kepercayaan yang melekat didalam diri seseorang mengenai sesuatu hal
tanpa pertimbangan secara sadar.

o Peningkatan komitmen

Seorang pengambil keputusan tetap bertahap pada suatu keputusan, bahkan ketika
keputusan itu tampak salah.

Kecenderungan resiko dan pengambilan keputusan

o Kecenderungan resiko

Sejauh mana seorang pengambil keputusan bersedia untuk bertaruh ketika


mengambil keputusan

Pengambilan keputusan kelompok


dan tim dalam organisasi
 Brainstorming: adalah teknik yang memacu kreativitas dengan memunculkan ide
melalui diskusi nonkritikal.

201 Pengantar Manajemen


5 7 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
 Kelompok atau tim interaksi, anggotanya secara terbuka membahas, beradu
pendapat mengenai, dan setuju pada alternative terbaik

 Delphi Process: Teknik yang memacu kreatifitas dengan menggunakan berbagai


pertimbangan ide untuk mencapai konsensus keputusan.

 Nominal Grup Technique: Teknik yang memacu kreativitas dengan mengarahkan


orang pada pertemuan terstruktur memalui sedikit komunikasi verbal.

Keuntungan kerja kelompok

1. Menyediakan pembelajaran. Kelompok memahami masalah dengan baik


dibandingkan

dengan individu

2. Orang-orang siap mengambil kepemilikan masalah dan solusi mereka. Mereka


mengambil tanggung jawab

3. Anggota kelompok menempatkan ego mereka pada keputusan dan mereka akan
berkomitmen terhadap solusi

4. Kelompok menangkap kesalahan lebih baik ketimbang individu

5. Kelompok memiliki banyak informasi (pengetahuan).

6. Semakin banyak alternatif kreatif untuk memecahkan masalah yang dapat dihasilkan
dan solusi yang lebih baik dapat diperoleh.

7. Kelompok dapat menghasilkan sinergi selama pemecahan masalah

8. Bekerja dalam kelompok dapat menstimulasi kreativitas peserta dan proses

9. Pengambilan resiko cendrung seimbang. Kelompok menengahi pengambil resiko


tinggi dan mendorong konservatif.

Kerugian

1. Proses memakan waktu, lambat

2. Tidak adanya koordinasi untuk memenuhi pekerjaan dan lemahnya perencanaan


rapat

201 Pengantar Manajemen


5 8 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
3. Pengaruh-pengaruh yang tidak sesuai (dominasi waktu, topik, pendapat oleh satu
orang atau sedikit individu : ketakutan memberikan kontribusi karena kemungkinan
dipersalahkan)

4. Waktu tidak produktif

5. Kecendrungan untuk mengulangi apa yang di katakan

6. Biaya rapat yang mahal

7. Kecendrungan kelompok untuk membuat keputusan dengan resiko yang lebih besar
drpd yang mereka tanggung

8. Penggunaan informasi secara tidak lengkap atau tidak tepat

9. Terlalu banyak informasi

10. Sedikitnya informasi yang berguna

11. Analisis tugas yang tidak lengkap atau tidak tepat

12. Perhatian terhalang

13. Atenuasi terhalang

14. Konsentrasi terhalang

15. Umpan balik lambat

201 Pengantar Manajemen


5 9 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]
Daftar Pustaka
Griffin, R.W. (2013,2011). Management, Principle, and Practices. 11thedition. South western.
Cengage Learning
Griffin, R.W. (2013,2011). Management. Edisi 7. Jakarta. Erlangga
Daft, Richard L (2010). New Era of Management. 9 th. 1221 Avenue of the America, NY,10020.
Cengane Learning.
Robbin. S and Coulter, M. (2012). Manajemen 10 th. Prentice Hall, Inc. Upper Sadle River. New
Jersey
Hanafi, Mamduh. (2007). Manajemen. Edisi Revisi. UPP AMP YKPN. Yogyakarta
[Link]
keputusan/
[Link]
perusahaan/pengambilan-keputusan/
[Link]
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&cad=rja&uact=8&ved=0CEoQFjAG&url=http%3A%2F
%[Link]%2Fadmin%2Ffile
%2Ff_20025_4g.ppt&ei=3aPtVJP7DtihugTxoIG4DA&usg=AFQjCNHOZ5MHBY9zCfSNQf-
xq4cGodOn0g&bvm=bv.86956481,d.c2E

201 Pengantar Manajemen


5 10 Septiani Juniarti, [Link]
Pusat Bahan Ajar dan eLearning
[Link]

Anda mungkin juga menyukai