VLAN LACP
Pengertian VLAN & LACP
VLAN (Virtual Lokal Area Network) adalah sebuah konsep dalam jaringan komputer
yang memungkinkan anda untuk membagi jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis.
LACP (Link Aggregation Control Protocol) adalah metode yang digunakan untuk
menggabungkan beberapa koneksi jaringan fisik menjadi satu koneksi logis yang lebih cepat
dan lebih andal. Kombinasinya VLAN dengan LACP dapat membantu dalam mengatur dan
mengelola jaringan dengan lebih efisien.
Kelebihan LACP
Meningkatkan kecepatan transfer data pada jaringan.
Mereduksi beban pada setiap port yang tergabung.
Meningkatkan keamanan jaringan dengan menggunakan teknik failover.
Mereduksi latensi pada jaringan.
Kekurangan LACP
Hanya dapat digunakan pada perangkat yang support protokol ini.
Membutuhkan konfigurasi manual pada switch atau router.
Protokol ini hanya dapat digunakan pada jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet.
Alat & Bahan
1 Laptop
1 kabel console
1 RouterBoard
1 Switch Cisco
2 Kabel LAN
Konfigurasi VLAN LACP
1. Pertama-tama, kita masuk pada halaman winbox. Setelah masuk, pilih menu IP dan
sub menu DHCP Client. Lalu setelah itu kita pilih interface yang tersambung dengan
kabel internet.
2. Lalu masuk kedalam halaman menu Interfaces, pilih tab Bounding. Klik tanda + lalu
pilih port yang akan di bounding pada kolom Slaves dan ubah modenya menjadi
802.3ad.
3. Lalu kembali, dan ubah nama Interface <ether7> dan Interface <ether6> menjadi
ether(port)-LACP agar mudah diingat.
4. Masih berada pada menu Interfaces, pilih tab VLANS. Buatlah masing-masing
VLAN, ubah semua kolom interface nya dengan bounding1. Contoh ;
VLAN 70 dengan VLAN ID 70
VLAN 80 dengan VLAN ID 80
VLAN 90 dengan VLAN ID 90
VLAN 110 dengan VLAN ID 110
5. Masuk pada menu IP, dan pilih sub menu Address. Buatlah masing-masing IP sesuai
dengan topologi dengan VLAN yang sudah dibuat.
6. Masih berada pada menu IP, pilih sub menu Firewall. Klik tab NAT dan ubah kolom
Chain nya menjadi srcnat. Dan Out Interface nya sesuaikan dengan kabel internet.
7. Setelah itu masuk ke tab Action dan pilih opsi masquerade pada kolom Action.
8. Lalu masuk kedalam menu IP, dan pilih DHCP Server. Buatlah satu persatu masing-
masing DHCP untuk masing-masing VLAN, kecuali VLAN 110 karna akan kita
jadikan. Dengan klik DHCP Setup dan pilih DHCP Server interface sesuai dengan
VLAN yang dibuat.
9. Setelah itu masuk kedalam aplikasi MobaXterm, masukkan serial port yang terdetect.
Dan kecepatannya 9600.
10. Pertama-tama, enable-kan switch dan masuk ke mode konfigurasi dengan mengetik
command :
Switch#en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
11. Lalu masuk ke mode interface dan no shutdownkan vlan 1.
Switch(config)#int
Switch(config)#interface vlan 1
Switch(config-if)#no shut
Switch(config-if)#no shutdown
Switch(config-if)#
00:06:26: %LINK-3-UPDOWN: Interface Vlan1, changed state to up
00:06:27: %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Vlan1, changed
state to up
12. Lalu exit dan masuk ke interface vlan 110 untuk menambahkan IP Address. Dengan
command :
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface vlan 110
Switch(config-if)#
00:09:41: %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Vlan110,
changed state to down
Switch(config-if)#ip add
Switch(config-if)#ip address [Link] [Link]
Switch(config-if)#no shu
Switch(config-if)#no shutdown
Switch(config-if)#exit
13. Lalu masuk pada interface vlan 70 dan beri identitas/nama. Dan kita jadikan port 1-6
sebagai VLAN 70. Dengan command :
Switch(config)#vlan 70
Switch(config-vlan)#inter
Switch(config-vlan)#name admin
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#interface r
Switch(config)#interface range fa
Switch(config)#interface range fastEthernet 1/0/1 - 6
Switch(config-if-range)#switch
Switch(config-if-range)#switchport acc
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 70
Switch(config-if-range)#switchport mode acc
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#exit
14. Lalu selanjutnya lakukan hal yang sama untuk VLAN 80. Dengan command :
Switch(config)#vlan 80
Switch(config-vlan)#name market
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#inter
Switch(config)#interface rang
Switch(config)#interface range fa
Switch(config)#interface range fastEthernet 1/0/7 - 12
Switch(config-if-range)#sw
Switch(config-if-range)#switchport acc
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 80
Switch(config-if-range)#sw
Switch(config-if-range)#switchport mode acc
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#exit
15. Lalu selanjutnya lakukan hal yang sama untuk VLAN 90. Dengan command :
Switch(config)#inter
Switch(config)#interface rang
Switch(config)#interface range fa
Switch(config)#interface range fastEthernet 1/0/13 - 18
Switch(config-if-range)#swi
Switch(config-if-range)#switchport acc
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 90
Switch(config-if-range)#swi
Switch(config-if-range)#switchport mode acc
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#
Switch(config-if-range)#exit
16. Lalu jadikan port 24 sebagai trunk untuk semua VLAN :
Switch(config)#inte
Switch(config)#interface fa
Switch(config)#interface fastEthernet 1/0/24
Switch(config-if)#swi
Switch(config-if)#switchport trunk
Switch(config-if)#switchport trunk all
Switch(config-if)#switchport trunk allowed vlan 1,70,80,90,110
Switch(config-if)#sw
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#exit
Switch#wr
Building configuration...
00:21:38: %SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console[OK]
Switch#
Switch#
17. Lalu Setting LACP/LAG untuk Switch 1:
Switch1 (config)# int range (input range port)
Switch1 (config-if-range)# channel-group 1 mode active
Switch1 (config-if-range)# int port-channel 1
Switch1 (config-if)# switchport mode trunk
18. Setting untuk Switch 2 :
Switch2 (config)# int range (input range port)
Switch2 (config-if-range)# channel group mode active
Switch2 (config-if-range)#int port-channel 1
Switch2 (cpnfig-if)# switchport mode trunk
19. Lalu masukkan command untuk check LAGP :