Cesium ditemukan oleh Robert Bunsen dan Gustav Kirchhoff pada
tahun 1860 melalui analisis spektroskopi air mineral
Durkheim. Mereka menamai unsur ini "cesium" dari kata Latin
"caesius" yang berarti "abu-abu kebiruan", mengacu pada garis
biru cerah yang mereka amati dalam spektrum emisi. Secara
historis, penggunaan utama cesium adalah dalam penelitian dan
pengembangan, khususnya di bidang kimia dan listrik, dan
sekarang digunakan dalam jam atom yang sangat akurat.
Berikut adalah rincian lebih lanjut:
Penemuan: Cesium ditemukan oleh Robert Bunsen dan Gustav
Kirchhoff pada tahun 1860. Mereka menggunakan metode
spektroskopi nyala yang baru dikembangkan untuk menganalisis air
mineral Durkheim di Jerman.
Nama: Nama "cesium" berasal dari bahasa Latin "caesius", yang
berarti "abu-abu kebiruan" atau "biru langit". Ini mengacu pada
garis biru cerah yang sangat khas dalam spektrum emisi unsur
tersebut.
Penerapan Awal: Penerapan awal cesium dalam skala kecil adalah
sebagai "pengambil" (getter) dalam tabung vakum dan dalam sel
fotolistrik.
Penggunaan Saat Ini: Cesium sekarang banyak digunakan dalam
jam atom yang sangat akurat. Selain itu, cesium juga digunakan
dalam penelitian dan pengembangan, terutama di bidang kimia dan
listrik.
Sumber: Cesium terutama diperoleh dari mineral pollucite
(CsAlSi₂O₆).
Sifat Kimia: Cesium adalah logam alkali yang sangat reaktif,
bereaksi cepat dengan air. Ini adalah unsur paling basa dan
elektropositif yang diketahui.
Penggunaan lain: Cesium juga digunakan dalam pembuatan
lampu gas dan bahan piroforik.
Cesium ditemukan oleh Robert Bunsen dan Gustav Kirchhoff pada
tahun 1860 melalui analisis spektroskopi air mineral
Durkheim. Mereka menamai unsur ini "cesium" dari kata Latin
"caesius" yang berarti "abu-abu kebiruan", mengacu pada garis
biru cerah yang mereka amati dalam spektrum emisi. Secara
historis, penggunaan utama cesium adalah dalam penelitian dan
pengembangan, khususnya di bidang kimia dan listrik, dan
sekarang digunakan dalam jam atom yang sangat akurat.
Berikut adalah rincian lebih lanjut:
Penemuan: Cesium ditemukan oleh Robert Bunsen dan Gustav
Kirchhoff pada tahun 1860. Mereka menggunakan metode
spektroskopi nyala yang baru dikembangkan untuk menganalisis air
mineral Durkheim di Jerman.
Nama: Nama "cesium" berasal dari bahasa Latin "caesius", yang
berarti "abu-abu kebiruan" atau "biru langit". Ini mengacu pada
garis biru cerah yang sangat khas dalam spektrum emisi unsur
tersebut.
Penerapan Awal: Penerapan awal cesium dalam skala kecil adalah
sebagai "pengambil" (getter) dalam tabung vakum dan dalam sel
fotolistrik.
Penggunaan Saat Ini: Cesium sekarang banyak digunakan dalam
jam atom yang sangat akurat. Selain itu, cesium juga digunakan
dalam penelitian dan pengembangan, terutama di bidang kimia dan
listrik.
Sumber: Cesium terutama diperoleh dari mineral pollucite
(CsAlSi₂O₆).
Sifat Kimia: Cesium adalah logam alkali yang sangat reaktif,
bereaksi cepat dengan air. Ini adalah unsur paling basa dan
elektropositif yang diketahui.
Penggunaan lain: Cesium juga digunakan dalam pembuatan
lampu gas dan bahan piroforik.