0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Sejarah dan Aplikasi Telurium

Telurium ditemukan pada tahun 1782 oleh Franz Joseph Müller von Reichenstein dan dinamai oleh Martin Heinrich Klaproth pada tahun 1798. Unsur ini adalah metaloid berwarna putih perak yang jarang ditemukan dan memiliki aplikasi dalam termoelektrik, paduan baja, dan sebagai agen antimikroba. Penggunaan telurium meningkat pada tahun 1960-an dalam berbagai aplikasi industri.

Diunggah oleh

kunammu7
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Sejarah dan Aplikasi Telurium

Telurium ditemukan pada tahun 1782 oleh Franz Joseph Müller von Reichenstein dan dinamai oleh Martin Heinrich Klaproth pada tahun 1798. Unsur ini adalah metaloid berwarna putih perak yang jarang ditemukan dan memiliki aplikasi dalam termoelektrik, paduan baja, dan sebagai agen antimikroba. Penggunaan telurium meningkat pada tahun 1960-an dalam berbagai aplikasi industri.

Diunggah oleh

kunammu7
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Telurium ditemukan pada tahun 1782 oleh Franz Joseph Müller

von Reichenstein, seorang ahli mineral Austria. Ia mengamati


senyawa pembawa telurium di tambang emas Kleinschlatten
(sekarang Zlatna, Rumania). Unsur tersebut kemudian dinamai
oleh Martin Heinrich Klaproth pada tahun 1798, yang diambil dari
kata Latin "tellus" yang berarti "bumi".

Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah telurium:


 1782:
Franz Joseph Müller von Reichenstein menemukan senyawa
pembawa telurium di tambang emas Kleinschlatten.
 1798:
Martin Heinrich Klaproth mengisolasi dan menamai unsur tersebut,
dengan nama telurium.
 1960-an:
Terjadi peningkatan penggunaan telurium dalam aplikasi
termoelektrik dan paduan baja pemesinan bebas.
Telurium adalah metaloid yang jarang ditemukan, berwarna putih
perak, dan agak beracun. Unsur ini memiliki beberapa aplikasi,
termasuk dalam aplikasi termoelektrik, paduan baja pemesinan
bebas, dan sebagai agen antimikroba.
Telurium ditemukan pada tahun 1782 oleh Franz Joseph Müller
von Reichenstein, seorang ahli mineral Austria. Ia mengamati
senyawa pembawa telurium di tambang emas Kleinschlatten
(sekarang Zlatna, Rumania). Unsur tersebut kemudian dinamai
oleh Martin Heinrich Klaproth pada tahun 1798, yang diambil dari
kata Latin "tellus" yang berarti "bumi".

Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah telurium:


 1782:
Franz Joseph Müller von Reichenstein menemukan senyawa
pembawa telurium di tambang emas Kleinschlatten.
 1798:
Martin Heinrich Klaproth mengisolasi dan menamai unsur tersebut,
dengan nama telurium.
 1960-an:
Terjadi peningkatan penggunaan telurium dalam aplikasi
termoelektrik dan paduan baja pemesinan bebas.

Telurium adalah metaloid yang jarang ditemukan, berwarna putih


perak, dan agak beracun. Unsur ini memiliki beberapa aplikasi,
termasuk dalam aplikasi termoelektrik, paduan baja pemesinan
bebas, dan sebagai agen antimikroba.

Anda mungkin juga menyukai