Unsur kadmium (Cd) pertama kali ditemukan secara simultan
pada tahun 1817 oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel
Leberecht Hermann di Jerman. Mereka menemukan kadmium
sebagai pengotor dalam seng karbonat (kalamin).
Berikut adalah beberapa poin penting terkait sejarah penemuan
kadmium:
Penemuan Simultan:
Stromeyer dan Hermann secara bersamaan menemukan kadmium
dalam sampel kalamin yang menunjukkan warna kuning saat
dipanaskan, yang tidak biasa untuk senyawa seng karbonat, kata
USGS.
Nama:
Logam ini dinamai "kadmium" berdasarkan nama Latin untuk
kalamin, mineral tempat kadmium ditemukan, kata Wikiwand.
Produksi:
Jerman menjadi produsen utama kadmium selama sekitar 100
tahun setelah penemuan itu, karena mereka memiliki sumber
kalamin yang melimpah.
Penggunaan Awal:
Meskipun sekarang dikenal karena sifat beracunnya, pada tahun
1907, kadmium iodida digunakan dalam pengobatan untuk
mengatasi pembengkakan sendi, kelainan kelenjar, dan jari
dingin, kata Wikiwand.
Definisi ångström:
Garis spektrum kadmium merah digunakan untuk mendefinisikan
satuan ångström (Å) pada tahun 1907 oleh International
Astronomical Union, kata Wikiwand.
Produksi Modern:
Saat ini, kadmium diproduksi di negara-negara yang memproses
seng, bukan hanya negara yang menghasilkan bijih seng, kata
Mineral Education Coalition.
Toxisitas:
Kadmium dan senyawanya diketahui bersifat beracun, dan paparan
yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang
serius, kata SIFCO Applied Surface Concepts.
Unsur kadmium (Cd) pertama kali ditemukan secara simultan
pada tahun 1817 oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel
Leberecht Hermann di Jerman. Mereka menemukan kadmium
sebagai pengotor dalam seng karbonat (kalamin).
Berikut adalah beberapa poin penting terkait sejarah penemuan
kadmium:
Penemuan Simultan:
Stromeyer dan Hermann secara bersamaan menemukan kadmium
dalam sampel kalamin yang menunjukkan warna kuning saat
dipanaskan, yang tidak biasa untuk senyawa seng karbonat, kata
USGS.
Nama:
Logam ini dinamai "kadmium" berdasarkan nama Latin untuk
kalamin, mineral tempat kadmium ditemukan, kata Wikiwand.
Produksi:
Jerman menjadi produsen utama kadmium selama sekitar 100
tahun setelah penemuan itu, karena mereka memiliki sumber
kalamin yang melimpah.
Penggunaan Awal:
Meskipun sekarang dikenal karena sifat beracunnya, pada tahun
1907, kadmium iodida digunakan dalam pengobatan untuk
mengatasi pembengkakan sendi, kelainan kelenjar, dan jari
dingin, kata Wikiwand.
Definisi ångström:
Garis spektrum kadmium merah digunakan untuk mendefinisikan
satuan ångström (Å) pada tahun 1907 oleh International
Astronomical Union, kata Wikiwand.
Produksi Modern:
Saat ini, kadmium diproduksi di negara-negara yang memproses
seng, bukan hanya negara yang menghasilkan bijih seng, kata
Mineral Education Coalition.
Toxisitas:
Kadmium dan senyawanya diketahui bersifat beracun, dan paparan
yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang
serius, kata SIFCO Applied Surface Concepts.