Diklat Pendidik PAUD: Tujuan dan Manfaat
Diklat Pendidik PAUD: Tujuan dan Manfaat
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pendidikan anak usia dini diyakini menjadi dasar bagi penyiapan SDM
yang berkualitas dimasa mendatang, oleh karena itu layanan PAUD harus
dirancang dengan memperhatikan perkembangan anak, perubahan IPTEK serta
budaya yang berkembang. Memahami kondisi tersebut, maka pendidik perlu
untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas sebagai pendidik anak usia
dini melalui berbagai diskusi, seminar, pelatihan, maupun bentuk-bentuk
pengembangan diri bagi pendidik lainnya.
Pada tanggal 3-7 September 2018 telah dilaksanakan Pendidikan dan
Latihan (Diklat) Guru Pendamping Muda (Diklat Berjenjang Tingkat Dasar)
bertempat di Hotel Siliwangi yang di danai oleh Direktorat Pembinaan Guru dan
Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga
Kependidikan Kemendikbud RI dengan provider TK Nasima.
Pendidikan dan pelatihan berjenjang tingkat dasar ini merupakan salah
satu upaya agar pendidik dapat meningkatkan kualitas dan kuantitasnya untuk
menyiapkan materi dan bahan ajar saat mendidik, mengasuh dan merawat anak
usia dini. Karena dalam pendidikan dan pelatihan berjenjang, pendidik tidak
hanya diberi pengetahuan tentang pendidik sebagai profesi, melainkan juga
memberikan kesempatan bagi pendidik untuk mengaktualisasikan diri dalam
bentuk karya tulis, seperti membuat laporan tugas mandiri. Laporan tugas mandiri
ini juga merupakan salah satu persyaratan kelulusan pendidikan dan pelatihan
berjenjang tingkat dasar.
2. Dasar Hukum
Dasar hukum diselenggarakannya diklat berjenjang ini adalah:
1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tentang Standar Nasional Pendidikan yang
telah diubah beberapa kali terakhir dengan Nomor 13 Tahun 2015 tentang
1
Perubahan Kedua Ats Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Pendidikan Nasional
3) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 Tentang
Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
4) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014
Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
5) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 137 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian
Negara/Lembaga
6) Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Direktorat Pembinaan GTK PAUD dan Dikmas Nomor DIPA-
023.16.1.361151/2018 tanggal 05 Desember 2017
7) Surat dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor
0682/B2.2/DL/2017 perihal rekomendasi penerima bantuan pemerintah
3. Tujuan
Tujuan pendidik mengikuti diklat guru pendamping muda (dasar berjenjang
tingkat dasar) adalah:
1. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pendidik dalam
melaksanakan proses pengembangan pembelajaran
2. Untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pendidik dalam proses
pengembangan pembelajaran
3. Agar pendidik dapat mengembangkan pembelajaran melalui bermain yang
tepat sesuai dengan tahapan perkembangan anak
4. Agar pendidik memiliki kemampuan dalam menyusun perencanaan kegiatan
pembelajaran
5. Agar pendidik dapat merancang teknik-teknik penilaian dalam pembelajaran
4. Manfaat
Manfaat diklat guru pendamping muda (diklat berjenjang tingkat dasar) bagi
pendidik adalah:
1. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pendidik PAUD
2
2. Dapat meningkatkan keterampilan dan kreatifitas pendidik PAUD dalam
mengelola kegiatan bermain dan belajar.
3. Pendidik dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dirinya sendiri dalam
melaksanakan proses pengembangan pembelajaran
4. Pendidik dapat mempersiapkan pembelajaran, termasuk mengenali
karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik
5. Pendidik terbiasa mengambil keputusan dan melakukan perbaikan
pembelajaran yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya
3
BAB II
PELAKSANAAN TUGAS MANDIRI
4
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH)
POS PAUD ANANDA
5
4 09.15 – Istirahat, 1. Air
09.45 2. Sabun cuci
Berdoa sebelum makan,makan bekal bersama,
tangan
doa sesudah makan, Cuci tangan sebelum dan
3. Lap tangan
sesudah makan bekal, belajar berbagi.
4. Bekal
Istirahat
RENCANA PENILAIAN:
Anak yang diobservasi : Ferrel, Aisya, Daffa
Metode :
1. Checklist
2. Anekdot
3. .Karya anak / portopolio
Semarang, September 2018
Mengetahui, Penyusun
Pengelola/Kepala Paud
6
Tenik Nugrohoyanti Sri Eka Wartiningsih
7
4 09.15 – Istirahat, 5. Air
09.45 6. Sabun cuci
Berdoa sebelum makan,makan bekal bersama,
tangan
doa sesudah makan, Cuci tangan sebelum dan
7. Lap tangan
sesudah makan bekal, belajar berbagi.
8. Bekal
Istirahat
RENCANA PENILAIAN:
Anak yang diobservasi : Ferrel, Aisya, Daffa
Metode :
4. Checklist
5. Anekdot
6. .Karya anak / portopolio
Semarang, September 2018
Mengetahui, Penyusun
Pengelola/Kepala Paud
8
Tenik Nugrohoyanti Sri Eka Wartiningsih
9
4 09.15 – Istirahat, 9. Air
09.45 10. Sabun cuci
Berdoa sebelum makan,makan bekal bersama,
tangan
doa sesudah makan, Cuci tangan sebelum dan
11. Lap tangan
sesudah makan bekal, belajar berbagi.
12. Bekal
Istirahat
RENCANA PENILAIAN:
Anak yang diobservasi : Ferrel, Aisya, Daffa
Metode :
7. Checklist
8. Anekdot
9. .Karya anak / portopolio
Semarang, September 2018
Mengetahui, Penyusun
Pengelola/Kepala Paud
10
Tenik Nugrohoyanti Sri Eka Wartiningsih
11
4 09.15 – Istirahat, 13. Air
09.45 14. Sabun cuci
Berdoa sebelum makan,makan bekal bersama,
tangan
doa sesudah makan, Cuci tangan sebelum dan
15. Lap tangan
sesudah makan bekal, belajar berbagi.
16. Bekal
Istirahat
RENCANA PENILAIAN:
Anak yang diobservasi : Ferrel, Aisya, Daffa
Metode :
10. Checklist
11. Anekdot
12. .Karya anak / portopolio
Semarang, September 2018
Mengetahui, Penyusun
Pengelola/Kepala Paud
12
Tenik Nugrohoyanti Sri Eka Wartiningsih
13
4 09.15 – Istirahat, 17. Air
09.45 18. Sabun cuci
Berdoa sebelum makan,makan bekal bersama,
tangan
doa sesudah makan, Cuci tangan sebelum dan
19. Lap tangan
sesudah makan bekal, belajar berbagi.
20. Bekal
Istirahat
RENCANA PENILAIAN:
Anak yang diobservasi : Ferrel, Aisya, Daffa
Metode :
13. Checklist
14. Anekdot
15. .Karya anak / portopolio
Semarang, September 2018
Mengetahui, Penyusun
Pengelola/Kepala Paud
14
Tenik Nugrohoyanti Sri Eka Wartiningsih
15
Pelaksanaan Tugas Mandiri Wajib 3
Tugas Mandiri Wajib 3: Kegiatan Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat
(Modul Kesehatan dan Gizi Anak)
Setelah memahami pentingnya kesehatan dan gizi untuk memastikan
perkembangan anak yang optimal, guru perlu membuat beberapa kegiatan yang
dapat memastikan kesehatan dan status gizi anak yang bisa dilakukan di PAUD dan
kemudian dilanjutkan oleh orangtua di rumah.
A. Tugas
1. Mengajak anak dan orangtua melakukan monitoring kesehatan di
posyandu secara rutin setiap bulan. Bisa dilakukan dengan mengundang
kader posyandu untuk melakukan penimbangan badan dan pengukuran
tinggi badan di PAUD, maupun mengajak anak- anak melakukan
penimbangan badan dan pengukuran tinggi badan di posyandu.
Pastikan orangtua juga terlibat dalam kegiatan monitoring ini, sehingga
hasilnya dapat ditindaklanjuti di rumah.
B. Laporan
Nama Kegiatan : Monitoring Kesehatan Anak
Waktu Kegiatan : 29 September 2018
Persiapan Pada hari Kamis tanggal 27 Kegiatan ini dilakukan
sekali setiap bulan
September sekolah memberikan
surat undangan kepada anak-anak
untuk diberikan kepada orang tua.
Undangan berisi kehadiran semua
orang tua pada acara Happy Day
16
( kegiatan Posyandu Pos PAUD
Ananda: Timbang berat badan,ukur
tinggi, ukur lingkar kepala dan
lingkar lengan. Serta kegiatan
makan bersama pemberian
makanan bergizi. Parenting . ) pada
hari sabtu tanggal 29 September
2018.
17
disiapkan untuk anak-anak.
- Sepulang dari mengenal
lingkungan sekolah, anak-
anak cuci tangan kemudian
antri mengambil makanan
yang sudah tersedia.
- Mengambil makan sendiri
dengan didampingi orang
tua dan guru.
- Kemudia duduk bersama
makan bersama tidak lupa
sebelum makan berdoa
bersama.
- Kemudian sementara Anak
makan orang tua mengikuti
parenting
18
digunakan dan mempersiapkan
bekal anaknya masing-masing.
19
- Istirahat
Setelah selesai, orang tua
dan anak kemudian cuci
tangan dan kaki. Dilanjutkan
dengan berdoa bersama doa
sebelum makan dan makan
bekal bersama
- Kegiatan penutup
Bercerita tentang kegiatan
yang telah dilaksanakan hari
ini. Bernyanyi.
Doa Penutup kegiatan.
20
I. Pengamatan Terhadap Lingkungan Pembelajaran
No Deskripsi Hasil Pengamatan Tindak Lanjut
Ya Tidak
1 Apakah memiliki area bermain di dalam
ruangan dan di luar ruangan?
21
* KB :1 guru maximal 12 anak
* TK : 1 guru maximal 15 anak
Kesimpulan Hasil Pengamatan:
Saran:
C. Pembukaan
5 Apakah guru mengawali dengan doa
pembukaan?
22
8 Apakah guru membacakan cerita kepada
No Deskripsi Hasil Pengamatan Tindak Lanjut
Ya Tidak
anak–anak?
9 Apakah anak diperkenalkan dengan kosa
kata baru?
D. Inti
11 Apakah anak belajar melalui bermain
dengan menggunakan benda-benda dan atau
APE?
23
16 Apakah guru memperkenalkan
konsep-konsep dasar matematika
menggunakan kehidupan nyata anak?
E. Istirahat/Makan
No Deskripsi Hasil Pengamatan Tindak Lanjut
Ya Tidak
18 Apakah terlihat anak melakukan persiapan
makan?
• Mencuci tangan
• Mengambil kotak makanan
• Berbagi makanan
• Menikmati makanan
• Membereskan
19 Apakah saat makan guru membangun
interaksi dengan anak?
F. Penutup
21 Apakah guru mengajak anak terlibat dalam
membereskan mainan?
24
23 Apakah terlihat penghargaan guru terhadap
anak secara spesifik?
Catatan:
Poin A berkaitan dengan modul Komunikasi dan Pengasuhan
Poin B berkaitan dengan modul Perkembangan Anak
Poin C, D, F berkaitan dengan modul Cara Anak Usia Dini Belajar
Poin E berkaitan dengan modul Kesehatan dan Gizi
25
B. Komunikasi Guru dan Anak
4 Apakah guru mengajak bercakap-cakap anak
secara individu?
C. Sikap Guru
7 Apakah guru menunjukkan sikap positif
(ramah, hangat dan menghargai) pada saat
bekerja bersama anak, tanpa
26
B. Kesimpulan
C. Saran
………………………………
Pengamat,
27
(………………………………)
Poin A berkaitan dengan modul Mengenal Anak dengan Kebutuhan Khusus
Poin B berkaitan dengan modul Komunikasi dalam
Pengasuhan Poin C berkaitan dengan modul Etika dan
Karakter
Nama guru
: ........................................................................................................
Asal lembaga
PAUD : .........................................................................................................
Bergabung di Gugus :
………………………………………………………………………. ........
Alamat Gugus :
………………………………………………………………………. .................
A. KEGIATAN
28
Kegiatan di atas berlangsung selama …………. menit.
2. Saran
Untuk perbaikan kegiatan gugus, saya mengusulkan :
……………………………………………………………………………………..
………
……………………………………………………………………………………..
………
……………………………………………………………………………………..
………
29
C. DAFTAR HADIR
NO NAMA GURU ASAL PAUD TANDATANGAN
……………………………
(……………………………)
30
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Laporan Tugas Mandiri ini membuat saya sebagai pendidik merasakan manfaat
yang luar biasa, terutama dalam keterampilan pembuatan dan penyusunan laporan.
Semoga dengan laporan tugas mandiri ini dapat memberikan manfaat tidak hanya
kepada diri saya pribadi, melainkan juga bagi orang lain yang membutuhkan cara
menyusun laporan tugas.
B. SARAN
Saran saya sebagai pendidik yang telah mengikuti diklat guru pendamping muda
(diklat berjenjang tingkat dasar), dapat dilanjutkan lagi diklat serupa bagi
pendidik-pendidik lain yang belum memiliki kesempatan karena materi yang
tersajikan saat kegiatan diklat tatap muka serta adanya follow up pada kegiatan
31
tugas mandiri membuat peserta tidak sekedar memahami materi ke PAUD an
namun juga implementasinya di lapangan. Desain pelatihan yang utuh dan
memang sangat dibutuhkan oleh para pendidik PAUD.
32