0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan3 halaman

Analisis Data Demografi Berdasarkan Teori Marx

Dokumen ini membahas analisis data demografi dengan fokus pada teori Karl Marx yang menekankan bahwa pertumbuhan populasi tidak selalu berhubungan dengan kemiskinan, serta pentingnya peran penduduk dalam pembangunan sebagai subjek dan objek. Selain itu, dijelaskan struktur penduduk berdasarkan karakteristik ekonomi dan perbedaan antara Angka Kelahiran Umum dan Angka Kelahiran Kasar, serta pengertian dan tujuan Keluarga Berencana. Masalah kependudukan juga diidentifikasi sebagai tantangan dalam pembangunan, termasuk dampak kepadatan penduduk terhadap lingkungan.

Diunggah oleh

Winaya pebriyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan3 halaman

Analisis Data Demografi Berdasarkan Teori Marx

Dokumen ini membahas analisis data demografi dengan fokus pada teori Karl Marx yang menekankan bahwa pertumbuhan populasi tidak selalu berhubungan dengan kemiskinan, serta pentingnya peran penduduk dalam pembangunan sebagai subjek dan objek. Selain itu, dijelaskan struktur penduduk berdasarkan karakteristik ekonomi dan perbedaan antara Angka Kelahiran Umum dan Angka Kelahiran Kasar, serta pengertian dan tujuan Keluarga Berencana. Masalah kependudukan juga diidentifikasi sebagai tantangan dalam pembangunan, termasuk dampak kepadatan penduduk terhadap lingkungan.

Diunggah oleh

Winaya pebriyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Putri Salma Hermawati

Nim : 051365182

TUGAS TUTORIAL KE-1


ANALISIS DATA DEMOGRAFI

1. Jelaskan teori Karl Marx dalam kaitannya penduduk dan faktor yang
mempengaruhi!
Jawaban : Menurut Karl Marx, populasi manusia tidak
menekan makanan, tapi mempengaruhi kesempatan kerja. Kemelaratan atau
kemiskinan bukan terjadi karena cepatnya pertumbuhan penduduk, tapi karena kaum
kapitalis mengambil sebagian hak para buruh. Selanjutnya, Karl Mark menyatakn
bahwa semakin tinggi tingkat populasi manusia maka akan semakin tinggi
produktivitasnya, jika teknologi tidak menggantikan manusia. Sehingga manusia tidak
perlu menekan jumlah kelahirannya, ini berarti menolak teori Malthus tentang moral
restraint untuk menekan angka kelahiran.

2. Jelaskan dalam pelaksanaan pembangunan penduduk tidak hanya sebagai subjek


tetapi juga sebagai objek!
Jawaban :
Pada umumnya penduduk memiliki peranan penting dalam pembangunan di suatu
Negara dikarenakan penduduk dapat dipandang sebagai objek maupun subjek dalam
suatu pembangunan. Penduduk sebagai objek pembangunan artinya bahwa tujuan
pembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sedangkan
penduduk sebagai subjek pembangunan artinya penduduk sebagai pelaku yang akan
melaksanakan pembangunan. Jumlah penduduk yang padat juga dapat menjadi
modal pembangunan apabila didukung dengan kualitas atau kemampuan dalam
menghasilkanpendapatan.

Salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan adalah
masalah kependudukan karena seiring bertambahnya penduduk di suatu wilayah
menambah pula permasalahan yang dihadapi penduduk di suatu wilayah seperti
kepadatan penduduk, meningkatnya pemungkiman kumuh dan tinginya tindak
kriminal. Seiring bertambahnya penduduk disuatu wilayah meyebabkan
pertumbuhan pembangunan juga meningkat karena perlunya penyediaan kawasan
permungkiman penduduk yang lambat laun mengakibatkan hilangnya lahan produktif
seperti halnya sistem pertanian yang berakibat pada berkurangnya jumlah lahan
persawahan yang nantinya akan berubah menjadi pusat-pusat permungkiman
penduduk yang memberikan dampak kepada kemacetan lalu lintasatau bahkan
timbulnya permungkiman kumuh yang merupakan rangkaian permasalahan terhadap
lingkungan yang bersumber dari kepadatan penduduk.

3. Jelaskan struktur penduduk menurut karakteristik ekonomi!


Jawaban :
Komposisi penduduk menurut karakteristik ekonomi antara lain dapat dilihat dari
TPAK (tingkat partisipasi angkatan kerja menurut umur danjenis kelamin, dan daerah
tempat tinggal), komposisi penduduk yang bekerja dan sedang mencari kerja,
komposisi penduduk menurut lapangan pekerjaan, menurut jenis pekerjaan,
menurut status hubungan kerja, penduduk yang mencari kerja menurut umur,
penduduk yang bekerja menurut umur dan jenis kelamin, dan sebagainya.

4. Jelaskan perbedaan antara Angka Kelahiran Umum dan Angka Kelahiran Kasar
serta jelaskan pengertian Angka Reproduksi Bruto (Gross Reproduction Rate)!
Jawaban :
Angka kelahiran kasar adalah angka yang menunjukkan banyaknya bayi lahir hidup
dari setiap 1.000 penduduk dalam periode tahun tertentu, angka kelahiran
umum menunjukkan jumlah komposisi bayi lahir hidup dari 1.000 penduduk wanita
usia reproduksi dalam periode tertentu.

Angka Reproduksi Bruto (GRR) adalah banyaknya bayi perempuan yang dilahirkan
oleh perempuan selama masa reproduksi.

5. Jelaskan pengertian Keluarga Berencana (KB) dan tujuannya!


Jawaban :
KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia(1997), maksud daripada ini adalah: "Gerakan untuk membentuk
keluargayang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran." Keluarga Berencana
adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang di inginkan.
Program KB menentukan kualitas keluarga, karena program ini dapat menyelamatkan
kehidupan perempuan serta meningkatkan status kesehatan ibu terutama dalam
mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran mengurangi risiko
kematian bayi.

Anda mungkin juga menyukai