MODUL SURYA
Smart Power from the Sun
Feviana Idarrani
MODUL SURYA
Perangkat yang terdiri dari kumpulan sel surya (solar
cells) yang dirangkai dalam satu kesatuan untuk
mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik
melalui proses fotovoltaik. Modul ini berfungsi sebagai
komponen utama dalam sistem tenaga surya (PLTS), di
mana sinar matahari yang mengenai permukaan modul
akan menghasilkan arus listrik searah (DC). Terbuat
dari bahan semikonduktor seperti silikon, modul surya
memiliki kapasitas daya tertentu (dalam satuan watt-
peak/Wp) dan dapat digabungkan secara seri atau
paralel untuk menghasilkan energi sesuai kebutuhan.
Modul surya digunakan secara luas dalam berbagai
aplikasi, mulai dari rumah tangga hingga skala industri,
karena efisien, ramah lingkungan, dan memanfaatkan
sumber energi yang terbarukan.
JENIS-JENIS MODUL SURYA
1
MONOKRISTALIN POLYKRISTALIN THIN FILM
Terbuat dari silikon tunggal yang Dibuat dengan meleburkan silikon dan Dibuat dengan mengaplikasikan
diproses secara hati-hati melalui membiarkannya membeku menjadi lapisan tipis material semikonduktor
kristalisasi. Sel-sel monokristalin kristal-kristal kecil. Proses pembuatan (seperti cadmium telluride, silikon
memiliki efisiensi tinggi karena struktur yang lebih sederhana dan biaya amorf, atau tembaga-indium-galium-
kristalnya yang homogen, yang produksi yang lebih rendah membuat selenida) pada substrat fleksibel. Modul
ini lebih ringan dan lebih fleksibel
memungkinkan aliran elektron lebih modul jenis ini lebih terjangkau. Namun,
dibandingkan jenis lainnya, sehingga
lancar. Modul ini biasanya lebih mahal efisiensinya sedikit lebih rendah
cocok untuk aplikasi di ruang terbatas
karena proses pembuatannya yang dibandingkan monokristalin karena atau permukaan yang tidak rata.
rumit, namun memberikan performa struktur kristalnya yang tidak Namun, efisiensinya lebih rendah, dan
yang lebih baik dan daya output yang sehomogen monokristalin. meskipun lebih murah, mereka
stabil, terutama dalam kondisi cahaya membutuhkan lebih banyak ruang
rendah untuk menghasilkan daya yang setara
dengan modul monokristalin atau
polikristalin.
BAGIAN-BAGIAN MODUL SURYA
1 Aluminium Frame
Bingkai luar yang menjaga kekokohan dan bentuk modul, serta
mempermudah pemasangan.
2 Tempered Glass
1
Kaca pelindung kuat yang melindungi sel surya dari cuaca dan
benturan, sekaligus tetap memungkinkan cahaya masuk.
2
3 Encapsulant – EVA (lapisan atas dan bawah)
Lapisan pelindung fleksibel dan transparan yang melapisi dan
3 menyatukan sel surya, menjaga dari kelembapan dan
kerusakan fisik.
4 Solar Cells
4
Inti dari modul surya yang mengubah energi cahaya matahari
3 menjadi energi listrik melalui efek fotovoltaik.
5 Backsheet
5 Lapisan belakang yang tahan cuaca dan memberikan insulasi
serta perlindungan terhadap kelembapan dan kerusakan
6 lingkungan.
6 Junction Box
Kotak koneksi di bagian belakang yang berisi sambungan
kabel dan dioda bypass, tempat arus listrik dari modul
dialirkan keluar.
ISTILAH MODUL SURYA
Pada modul surya, ada beberapa istilah yang perlu dipahami, yakni sel surya, modul surya, panel
surya, rangkaian string, dan rangkaian array. Secara teknis, kelima istilah tersebut memiliki
perbedaan makna meskipun jika ada yang menyebutkan salah satu istilah tersebut, akan memahami
apa yang dibahas. Berikut perbedaan makna dari kelima istilah tersebut.
SEL SURYA MODUL SURYA PANEL SURYA
Unit dasar yang berfungsi Modul surya, atau sering disebut Sering digunakan secara bergantian
untuk mengonversi cahaya juga sebagai panel surya, adalah dengan modul surya, tetapi kadang-
matahari menjadi energi kumpulan beberapa sel surya yang kadang juga merujuk pada satu atau
listrik melalui efek dihubungkan dan dikemas lebih modul surya yang dipasang
fotovoltaik. Sel ini terbuat bersama dalam satu unit. Modul bersama sebagai bagian dari sistem
dari bahan semikonduktor, ini dirancang untuk menangkap tenaga surya. Panel surya dapat terdiri
seperti silikon, yang sinar matahari dan mengubahnya atas satu atau beberapa modul surya
menghasilkan
SEL SURYA arus listrik menjadi listrik yang dapat yang dihubungkan untuk
saat terkena cahaya. digunakan. meningkatkan produksi listrik.
RANGKAIAN STRING RANGKAIAN ARRAY
Rangkaian array adalah kumpulan dari beberapa
rangkaian string, modul surya atau panel surya yang
dihubungkan bersama. Dalam rangkaian array, string-
Rangkaian string adalah susunan string ini dapat dihubungkan secara paralel untuk
modul surya yang dihubungkan
secara seri. Dalam konfigurasi ini, meningkatkan kapasitas daya dan tegangan sistem
arus listrik mengalir melalui setiap sesuai kebutuhan. Rangkaian array biasanya
modul secara berurutan, yang digunakan dalam instalasi tenaga surya skala besar
meningkatkan tegangan total sistem. untuk menghasilkan energi yang lebih besar.
RANGKAIAN SERI MODUL SURYA
Tegangan total:
V_total = V1 + V2 + V3 + ...
Arus total:
I_total = I1 = I2 = I3 = ...
Contoh:
3 modul, masing-masing 18V, 5A:
V_total = 18V + 18V + 18V = 54V
I_total = 5A
Maka output: 54V, 5A
Meningkatkan tegangan sistem (V).
Arus tetap sama dengan arus satu modul. Aplikasi:
Cocok untuk memenuhi kebutuhan alat yang butuh PLTS skala besar
tegangan tinggi, seperti inverter atau SCC (Solar Sistem inverter grid-tied yang
Charge Controller) tipe MPPT butuh tegangan tinggi
SCC MPPT 48V
RANGKAIAN PARALEL MODUL SURYA
Tegangan total:
V_total = V1 = V2 = V3 = ...
Arus total:
I_total = I1 + I2 + I3 + ......
Contoh:
3 modul, masing-masing 18V, 5A:
V_total = 18V
I_total = 5A + 5A + 5A = 15A
Maka output: 18V, 15A
Meningkatkan arus sistem (A).
Tegangan tetap sama dengan satu modul. Aplikasi:
Cocok untuk aplikasi pengisian baterai cepat atau Sistem baterai 12V atau 24V
beban arus besar. SCC PWM yang butuh arus besar
Pengisian baterai dengan beban
tinggi
RANGKAIAN CAMPURAN MODUL SURYA
Contoh:
6 modul, masing-masing 18V, 5A:
Buat 2 grup seri (masing-masing 3
modul): 3x18V = 54V, 5A per grup
Gabung paralel: 2 grup → arus jadi 10A
Hasil: 54V, 10A
Aplikasi:
PLTS menengah-besar
Sistem hybrid (on/off-grid)
Menyesuaikan tegangan dan arus sesuai
Instalasi dengan inverter dan baterai
kebutuhan.
Digunakan saat jumlah modul banyak, agar tidak
terlalu tinggi tegangan atau terlalu rendah arus.
AKTIVITAS
Jelaskan fungsi utama modul surya dalam sistem PLTS dan sebutkan
1 dua jenis modul surya yang umum digunakan!
Apa perbedaan mendasar antara modul surya monokristalin dan
2 polikristalin dari segi bentuk, efisiensi, dan warna?
Sebuah sistem PLTS memerlukan tegangan total 36V dan arus 10A. Jika Anda memiliki
3 modul surya berkapasitas 12V, 5A, bagaimana cara menyusun rangkaian seri dan
paralel untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Jelaskan langkah dan hasil
perhitungannya
Setelah mempelajari materi modul surya, bagaimana pendapat Anda tentang potensi
4 penggunaan tenaga surya di lingkungan tempat tinggal Anda? Apakah Anda tertarik
untuk menggunakan energi surya di masa depan? Jelaskan alasan Anda.
TERIMAKASIH