Pendahuluan
Dalam dunia geologi dan pertambangan, penggunaan perangkat lunak berbasis komputer
seperti Geovia Surpac telah menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan teknis, mulai dari
pemodelan geologi, pengolahan data eksplorasi, hingga perencanaan tambang. Surpac
merupakan salah satu software yang banyak digunakan karena kemampuannya dalam
mengelola data spasial dan geologi secara efisien dan terintegrasi.
Modul ini disusun sebagai pengantar bagi pengguna pemula untuk memahami dasar-dasar
penggunaan Geovia Surpac. Materi yang disajikan mencakup pengenalan antarmuka,
manajemen file dan folder, pengolahan data geologi sederhana, serta visualisasi data dalam
bentuk 2D dan 3D. Perlu saya sampaikan bahwa saya juga belum sepenuhnya menguasai
Geovia Surpac secara mendalam. Oleh karena itu, modul ini disusun dengan pendekatan belajar
bersama—berdasarkan pemahaman yang saya peroleh dari berbagai sumber, pengalaman
eksplorasi pribadi, serta latihan-latihan dasar. Dengan penyusunan modul ini, diharapkan siapa
saja yang tertarik untuk mendalami Geovia Surpac dapat memulai proses belajarnya secara
sistematis dan terarah.
Struktur Folder & File Dalam Surpac
1. Working Directory
Di dalam Surpac, semua pekerjaan dilakukan dalam sebuah folder utama yang disebut working
directory. Ini adalah folder tempat semua file kerja kamu disimpan dan dikelola.
Saat pertama kali membuka Surpac, silahkan memilih working directory untuk project yang
akan disiapkan. Struktur folder setelah memilih work directory akan berubah seperti berikut.
Tips: Buat folder kerja khusus untuk tiap proyek biar data nggak tercampur.
1|Halaman
2. Jenis-Jenis File di Surpac
Ada banyak sekali jenis file yang didukung pada aplikasi GEOVIA Surpac. Berikut ini adalah
jenis file utama yang biasa digunakan dalam Geovia Surpac:
Ekstensi File Nama File Keterangan
.dtm DTM File File Digital Terrain Model, biasanya berupa permukaan/topografi
.str String File File garis atau poligon, digunakan untuk modeling, batas zona, kontur, dll
.csv / .txt Data Tabel File tabular (biasanya drillhole, survey, assay) yang akan di-import ke database
.dd Drillhole Format database bor dalam Surpac
Database
.00* Config File File konfigurasi dan tampilan Surpac (biasanya di-generate otomatis)
.is Isometric File File tampilan isometrik 3D
.mar Macro File Untuk menjalankan skrip/macro otomatis
Catatan Penting
• Hindari penggunaan spasi atau karakter khusus di nama file/folder. Gunakan garis bawah
_ jika perlu.
• Simpan file secara teratur dan beri nama yang deskriptif, misalnya:
o topo_2023.dtm
o batubara_zone1.str
o collar_data.csv
Antarmuka (User Interface) & Navigasi
Saat pertama kali membuka Surpac, kamu akan melihat tampilan abstrak. Di bagian ini, kita
akan bahas bagian-bagian utama dari antarmuka (interface) dan bagaimana cara navigasi di
dalamnya.
1. Pengenalan antarmuka
Saat pertama kali membuka Surpac, kamu akan disambut oleh antarmuka grafis yang terdiri
dari beberapa komponen penting. Berikut adalah komponen utama yang akan kamu temui di
layar utama Surpac
Menu Bar
Toolbar
Navigator
Preview Panel
Graphic
Properties
Panel
Layer
Status Bar
dan CMD
2|Halaman
a. Menu Bar
Di bagian atas layar, terdapat Menu Bar yang berisi berbagai menu utama, seperti:
Menu Fungsi Umum
File Membuka, menyimpan, menutup file, memilih working directory, ekspor/impor data.
Edit Undo, redo, salin, potong, tempel, dan edit properti objek.
Create Membuat objek baru seperti string, titik, garis, poligon, DTM, solid.
Display Mengatur tampilan objek di viewport, termasuk warna, label, dan layer.
View Mengontrol tampilan viewport: rotasi, zoom, tampilan 2D/3D, buka jendela.
Planes Mengatur tampilan irisan (section) untuk penampang geologi/tambang.
Inquire Melihat info objek seperti koordinat, panjang string, elevasi.
File Tools Utilitas file seperti konversi format, penggabungan file, dsb.
Survey Alat untuk data survey: pengolahan titik ukur, traversing, koordinat.
Database Mengelola drillhole database: impor data bor, validasi, buat section.
Surfaces Mengolah dan membuat permukaan (DTM) dari titik atau string.
Solids Membuat dan mengedit objek solid 3D untuk modeling dan pit design.
Block Model Fitur untuk membuat, mengisi, dan analisis block model.
Design Perencanaan tambang: desain ramp, pit, stope.
Plotting Membuat peta atau layout cetak: section, peta 2D/3D.
Customise Mengatur tampilan antarmuka, membuat toolbar, mengatur shortcut.
Help Akses dokumentasi, bantuan, dan info versi software.
b. Toolbar
Di bawah menu bar, kamu akan menemukan toolbar yang berisi ikon-ikon untuk akses cepat
ke fungsi tertentu. Berikut beberapa toolbar yang dapat kamu temukan seperti:
• Zoom In / Out
• Panning (untuk menggeser tampilan)
• Rotate View (untuk memutar tampilan 3D)
• Show/Hide Layers (untuk menampilkan atau menyembunyikan objek)
c. Navigator
Navigator berfungsi seperti Windows Explorer. Melalui navigator, kita bisa mengelola file yang
ada, menyalin file, membubuhkan file, membuat folder baru dan lain-lain.
d. Preview Panel
Preview panel menampilkan data string tanpa harus membukanya ke dalam jendela grafis.
e. Graphic
Ini adalah area kerja utama tempat kamu menampilkan dan mengedit objek grafis, seperti:
• String (garis, poligon)
• DTM (Digital Terrain Model)
• Solid / wireframe
• Tampilan bor (drillhole), model block, dan lainnya.
3|Halaman
e. Properties Panel
Panel akan muncul ketika kamu meng-klik kanan suatu file atau objek, lalu memilih Properties.
Fungsinya:
• Menampilkan informasi detail tentang file/objek yang sedang dipilih.
• Misalnya: lokasi file, tipe, tanggal dibuat, dan keterangan tambahan (seperti nama atau
deskripsi).
f. Layer Panel
Panel ini menunjukkan lapisan data (layers) yang sedang aktif di proyek Surpac kamu.
Fungsi Layer:
• Mengelompokkan data sesuai jenisnya (misalnya: topografi, batas pit, seam batubara).
• Kamu bisa mengatur visibilitas, warna, dan urutan layer.
• Bisa juga mengganti main graphics layer (lapisan utama tempat data baru akan
disimpan).
g. Status Bar dan CMD (Command Bar)
Terletak di bagian paling bawah jendela Surpac.
Fungsinya:
• Menampilkan koordinat kursor, info elevasi, layer aktif, dan status operasi.
• Command Bar (CMD) digunakan untuk menjalankan perintah-perintah tertentu secara
manual
2. Navigasi Surpac
Navigasi di Surpac cukup intuitif, tetapi ada beberapa shortcut dan tips yang bisa mempercepat
pekerjaan kamu:
a. Navigasi Tampilan 2D:
• Zoom In/Out: Gunakan roda mouse atau tombol zoom pada toolbar untuk
memperbesar atau memperkecil tampilan.
• Pan: Untuk menggeser tampilan, tahan tombol tengah mouse dan geser.
• Fit to Window: Isi CMD “P” untuk menyesuaikan tampilan agar sesuai dengan seluruh
area kerja.
b. Navigasi Tampilan 3D:
• Rotasi Tampilan: Klik dan tahan tombol kiri mouse, lalu geser untuk memutar
tampilan 3D.
• Zoom In/Out: Gunakan roda mouse untuk memperbesar atau memperkecil.
• Panning (Geser): Klik dan tahan tombol kanan mouse untuk menggeser tampilan 3D.
4|Halaman
c. Menampilkan dan Menyembunyikan Layers:
Surpac memungkinkan kamu untuk mengatur visibilitas objek atau lapisan data (layers). Kamu
bisa menampilkan atau menyembunyikan lapisan seperti string, DTM, atau model dengan
menggunakan panel layer di sisi kiri layar.
3. Shortcut Penting
Menggunakan shortcut keyboard dapat mempercepat navigasi dan eksekusi perintah di Surpac.
Berikut adalah beberapa shortcut yang sering digunakan:
TIM CMD Nama Perintah CMD
Save file SF Erase temporary markers ERT
Inquire point IP Plot markers PM
Bearing distance enquire BD Plot description PD
Create DTM from string file 6A Erase description ERD
Generate DTM GCD Overlay 2D grid 2D
Delete point PNTDEL Overlay 3D grid 3D
Delete segment SEGDEL Digitise (new string) D
Move point PNTMV Design new string DIGNS
Move segment MS Clip by boundary box CBB
Move string SM Clip by temporary CBT
Renumber segment SEGREN Clip by segment CBS
Renumber string SREN Plan view P
Mengelola Data Surpac
Dalam mengelola data di Surpac, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan
bahwa semua data geologi, topografi, dan eksplorasi telah disimpan dengan benar ke dalam
sistem. Setelah itu, lakukan validasi dan pengecekan data dan menyusun dalam format yang
sesuai dengan kebutuhan analisis. Dengan manajemen data yang baik, pengguna dapat
meningkatkan akurasi dalam pembuatan keputusan dan optimasi operasi tambang.
1. Membuat Database
Untuk pembuatan database geologi dibutuhkan beberapa data sebagai berikut:
• [Link]
• [Link]
• Geologi/[Link]
• Data drill hole [Link]
5|Halaman
Selanjutnya masukan data tersebut didalam satu folder dan jadikan folder tersebut sebagai work
directory
Kemudian untuk mengedit database, pilih Database → Database → Open/New
Berilah nama yang kamu sukai. Dalam percobaan kali ini saya memberikan nama “contoh”
lalu klik apply
Selanjutnya kotak dialog “Choose optional tables for new database”, isilah tabel dengan nama
litologi dan assay (jika ingin menambahkan kolom, klik kanan pilih “add”) kemudian silahkan
klik “apply”.
6|Halaman
Pada dialog kotak “Define all fields for all tables”, pililah menu litologi <1> (pilih dengan
nama yang telah kamu diberikan sebelumnya). kemudian pada bagian “optional fileds “ berikan
nama “geology” <2> (penamaan ini tidak bersifat ketetapan, silahkan kamu isi penamaan
sesuai yang ada di data excel).
1
Selanjutnya, pililah menu assay <1> (pilih dengan nama yang telah kamu diberikan
sebelumnya). kemudian pada bagian “optional fileds “ berikan nama unsur atau senyawa yang
pada pada excel <2> (didalam excel saya terdapat data Ni,Fe,Co,SiO2,CaO,MgO, maka saya
akan memberikan nama tersebut, ubah type menjadi “real”). kemudian klik “apply” <3>.
3
7|Halaman
Kemudian muncul database yang telah dibuat. Untuk masukkan nilai pada database tersebut,
pilih “database” → “import data”
Kemudian klik “apply” <1> → kemudian unchecklis yang tidak perlu (contohnya : translation
dan style) pada kolom Include <2> lalu klik “apply” <3>.
Langkah selanjutnya yaitu sesuaikan column data csv dengan column yang ada di surpac (misal
pada data “collar” di excel kolom bernama “hole_id” berada pada kolom pertama, maka isilah
8|Halaman
column “hole_id” bagian “collar” di surpac dengan angka 1 <1>. Begitu juga x,y, dan field
name lainnya) . setelah itu klik “apply” <2>.
Selanjutnya pada dialog kotak “load database tables from text files”, pilihlah file csv sesuai
dengan nama tabel(misalnya pada kolom table name “collar”, pilihlah data “[Link]” pada
kolom text file name<1>). Selanjutnya klik “apply” <2>.
2
9|Halaman
Jangan lupa sebelum melanjutkan ke tahap selanjutnya, buatlah rekaman SCL Script agar
mempermudah langkah dikemudian hari jika ingin menampilkan database drillhole pada
grapich/layar kerja
Klik ikon record <1>lalu akan menampilkan dialog kotak bernama macro record. Kemudian
isi “file name” <2> sesuai yang diinginkan lalu klik “apply” <3>.
2
3
Selanjutnya klik database yang telah dibuat lalu klik “display drillholes”(kamu juga bisa
menggunakan shortcut dengan mengisi DH pada CMD)
10 | H a l a m a n
Pada bagian “trace styles” isi lah sesuai yang kamu inginkan (dalam praktik kali ini saya ingin
menampilkan litologi, maka saya memilih “table litologi” dan “field geologi”). Selanjutnya
pada bagian cylinder style pilih “fixed width”. silahkan mengkustomisasi sesuai dengan
keinginan. Berikut ini merupakan kustomisasi drillhole pilihan saya
Silahkan klik “apply” untuk menampilkan drillhole. Drillhole akan ditampilkan seperti gambar
berikut.
11 | H a l a m a n
Selanjutnya melakukan perubahan tampilan drillhole, silahkan klik “database” yang sudah
dibuat sebelumnya lalu klik “drillhole display style”.
Setelah itu, pilih table litologi dan field geologi seperti berikut (jika kamu menampilkan data
drillhole selain litologi maka pilihlah table and fields sesuai yang kamu buat sebelumnya
misalnya assay,dll.) kemudian pilih “add new style”. Berilah Code dan warna sesuai yang kamu
inginkan kemudian klik “apply”
4
1
2 3
12 | H a l a m a n
Silahkan melakukan stop recorder untuk menyimpan SCL Script . Berikut merupakan
hasil akhir dari membuat database pada modul kali ini.
Penutup
Dalam modul ini, kita telah mengeksplorasi dasar-dasar penggunaan Geovia Surpac, mulai dari
pengaturan working directory hingga membuatan database. Diharapkan modul ini mampu
memberikan fondasi yang kuat bagi para pemula dalam memahami operasional dasar Surpac.
Modul ini merupakan bagian pertama dalam rangkaian materi mengenai Geovia Surpac,
insyaallah saya akan melanjutkan membahas topik lainnya tentang Geovia Surpac di modul
bagian kedua.
Saya Fitra Berlian merupakan lulusan Teknik Geologi ITERA dan sedang terus
mengembangkan kemampuan di bidang geologi serta aplikasi teknologi dalam industri
pertambangan. Saya berharap penyusunan modul ini tidak hanya bermanfaat bagi rekan-rekan
di dunia industri, tetapi juga dapat menjadi wujud komitmen saya dalam mengembangkan
keahlian serta kontribusi dalam bidang geologi dan teknologi pertambangan. Penyusunan
modul ini juga merupakan upaya untuk berbagi pengetahuan secara profesional melalui
platform LinkedIn, dengan harapan dapat memberikan nilai tambah dan membuka peluang
kolaborasi dengan para profesional serta praktisi industri.
Terima kasih atas perhatiannya. Saya terbuka untuk diskusi lebih lanjut dan berharap dapat
berkontribusi secara positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan industri
pertambangan.
13 | H a l a m a n