Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan
Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan
TEKHNOLOGI PEMBELAJARAN
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Oleh Kelompok 7 :
i
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang. Kami
panjatkan pujisyukur atas kehadiratnya, yang telah melimpahkan rahmat,hidayah dan
inayahnya kepadakami,sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta
salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW
beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang telah mengantarkan kita dari zaman
jahiliyah menuju zaman islamiyah seperti ini.
Sehubungan dengan selesainya makalah ini maka penulis mengucapkan terima kasih
kepada:
1. Bapak Dr. Maftukhin, [Link] selaku Rektor Institut Agama Negeri Tulungagung.
2. Ibu Dr. Hj. Binti Maunah, [Link].i selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.
3. Ibu Dr. Dwi Astuti Wahyu Nurhayati,S.S, [Link] selaku Ketua jurusan Tadris Ilmu
Pengetahuan Sosial Institut Agama Negeri Tulungagung.
4. Bapak Dr. Indah Komsiyah, [Link], [Link] selaku dosen pengampu mata kuliah
teknologi pembelajaran, yang sangat tulus dan ikhlas memberikan bimbingan
pembelajaran kepada kami.
5. Seluruh Civitas akademika IAIN Tulungagung.
6. Semua teman angkatan kelas TIPS 1-A di IAIN Tulungagung yang telah membantu
kami dalam menyusun makalah ini.
Kami menyadari keterbatasan kemampuan yang dimiliki sehingga makalah ini masih
jauh dari kata kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat kami harapkan demi
kesempurnaan makalh ini. Semoga makalah ini dapat dapat bermanfaat kita semua.
Penyusun
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL………………………………………………………………….i
KATA PENGANTAR.....................................................................................................ii
DAFTAR ISI...................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………………1
A. Latar Belakang …………………………………………………………………...1
B. Rumusan Masalah ………………………………………………………………..1
C. Tujuan …………………………………………………………………………….1
BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………...2
A. Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan .......................................2
B. Pengertian Teknologi Komunikasi dan Teori ……………………………………4
C. Contoh Teknologi Komunikasi ...............................................................................15
BAB III PENUTUP……………………………………………………………………...18
A. Kesimpulan………………………………………………………………………..18
B. Saran……………………………………………………………………………....18
Daftar Pustaka…………………………………………………………………………... 19
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dimasa depan, arus perkembangan TIK akan melaju semakin cepat. Hal ini menuntut
manusia untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan TIK tersebut jika tidak mau
ketinggalan zaman, serta untuk menghadapi tantangan global. Dengan kondisi yang seperti
ini, maka pendidikan tidak akan terlepas dari internet, komputer, dan fasilitas TIK lainnya
sebagai alat bantu utama dalam proses pembelajaran.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa manfaat Teknologi Komunikasi Pendidikan ?
2. Apa pengertian Teknologi Komunikasi dan Teori ?
3. Apa saja contoh Teknologi Komunikasi ?
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan pemanfaatan teknlogi komunikasi dalam pendidikan
2. Menjelaskan pengertian Teknologi komunikasi beserta teorinya
3. Menjelaskan contoh teknologi komunikasi
iv
BAB II
PEMBAHASAN
Progam pembangunan pendidikan yang terpadu, terarah dan berbasis teknologi paling
tidak akan memberikan multiplier effect dan nurturing effect terhadap hampir semua sisi
pembangunan pendidikan sehingga TIK berfungsi untuk memperkecil kesenjangan
penguasaan teknologi mutakhir, khususnya dalam dunia pendidikan.
v
4. Serta Penyediaan pendidikan untuk mendukung pelaporan kepada
Kantor Dinas Pendidikan yang terkait dengan Ujian Akhir Nasional (UAN)
dan Badan Akreditasi Sekolah (BAS).
Donald [Link] (1979) mengemukakan beberapa manfaat media teknologi pendidikan,
yaitu : meningkatkan produiktivitas pendidikan, memberikan kemungkinan kegiatan
pengajaran bersifat individual, memberi dasar yang lebih dinamis terhadap pendidikan,
pengajaran yang lebih mantap, memungkinkan belajar seecara seketika dan penyajian
pendidikan lebih luas. Adapun manfaat media teknologi pendidikan lebih rinci menurut ely
(1979) adalah sebagai berikut:
a) meningkatkan mutu pendidikan dengan jalan mempercepat rate of learning’,
membantu guru untuk menggunakan waktu belajar secara lebih baik, mengurangi
beban guru dalam menyajikan informasi, aktivitas guru lebih banayak diarahkan
untuk meningkatkan kegairahan anak.
b) memberi kemungkinan pendidikan yang sifatnya lebih individual dengan jalan
memperkecil atau mengurangi control guru yang tradisional dan kaku, memberi
kesempatan luas kepada anak untuk berkembang menurut kemampuannya,
memungkinkan mereka belajar menurut cara yang di kehendaki.
c) memberi dasar pengajaran yang lebih ilmiah dengan jalan menyajikan atau
mernecanakan program pengajaran secara logis dan sistematis, mengembangkan
kegiatan pengajaran melaui penelitian, dan sebagai pelengkap maupun sebagai
terapan.
d) pengajaran dapat dilakukan secara mantap dikarenakan meningkatnya kemampuan
manusia sejalan dengan pemanfaatan media komunikasi, informasi dan data dapat di
sajikan lebih konkret, rasional.
e) meningkatkan terwujudnya ‘immediacy of learning’ karena media teknologi dapat
menghilangkan atau mengurangi jurang pemisah antara kenyataan di luar kelas
dengan kenyataan yang ada di dalam kelas, memberikan pengetahuan langsung.
f) memberikan penyajian pendidikan lebih luas, terutama melaui media massa, dengan
jalan memanfaatkan secara bersama dan lebih luas peristiwa – peristiwa langka,
menyajikan informasi yang tidak terlalu menekankan batas ruang dan waktu
Uraian di atas memberi gambaran kepada kita bahwa teknologi pendidikan atau
pemanfaatan teknologi untuk tujuan pendidikan mempunyai manfaat luas. Teknologi
vi
pendidikan memungkinkan kegiatan belajar mengajar lebih produktif, ilmiah,
diindividualisasikan, powe fu, immediacy, sejalan dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Tentu saja hal ini tidak sederhana. Teknologi pendidikan menuntut pengetahuan
tertentu dari subjek pendidikan, oleh karena itu teknologi pendidikan teknologi yang di bahas
dalam karya ini adalah bagian integral dari keseluruhan kegiatan pendidikan untuk
meningkatkan mutu pelayanan terhadap anak.
Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat
bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Teknologi
informasi merupakan perangkat-perangkat teknologi yang terdiri dari perangkat keras,
perangkat lunak, proses dan sistem yang digunakan untuk membantu proses komunikasi.
vii
Teori Komunikasi merupakan suatu pemikiran mengenai sistem penyampaian pesan
yang didalamnya terdiri atas komponen-komponen berupa unsur komunikasi. Komponen –
komponen tersebut saling terikat demi tersampainya pesan dari komunikator kepada
[Link] teori komunikasi merupakan studi yang berkembang pesat
dibandingkan dengan studi lain. Para ahli pun banyak yang memberikan sumbangsih pada
studi ini, sehingga mengakibatkan cangkupan studi ini menjadi begitu luas sebagai timbal
balik dari berbagai jenis teori komunikasi yang ditemukan. Berikut penjelasan mengenai
jenis-jenis teori komunikasi menurut ahli.
viii
4. Teori Informatif
7. Teori Kontruktivisme
Piaget dan Vigotski adalah dua nama yang selalu dikaitkan dengan
teori ini. Teori kontruktivisme beranggapan bahwa manusia selalu memiliki
pandangan sendiri terhadap kenyataan, Mereka senantiasa mencari dan
mempelajara untuk menemukan bahasa pertama dan kedua. Di sisi lain, teori
ini juga didefinisikan sebagai pembelajaran generatif. Pembelajaran yang
merupakan suatu tindakan untuk menciptakan suatu makna dari apa yang telah
dipelajari.
ix
8. Teori Nativisme
9. Teori Sibernetik
Wiener (1945) adalah tokoh dibalik teori ini. Teori ini tergolong teori baru
sejalan dengan berkembangnya teknologi informasi dan ilmu sosial. Teori
sibernatik merupakan suatu sistem pengontrol yang didasarkan pada
komunikasi, antara sistem dengan lingkungan dan antar sistem itu sendiri.
Pengontrol dari sistem berfungsi dalam memperhatikan lingkungan. Penerapan
teori sibernetik biasanya diperuntukkan kepada siswa agar mencapai hasil
yang efektif.
x
memelihara, perubahan, serta konflik dalam tataran masyarakat dan masalah
perorangan dalam suatu aktivasi sosial.
Teori ini beranjak dari pada pengaruh media massa yang kuat mengenai
suatu hal. Hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi sosial budaya dalam
masyarakat. Pesan dari media massa mampu mengubah norma yang sudah ada
dalam masyarakat, disisi lain juga mampu memperkuat norma yang ada dalam
masyarakat. Lebih dari itu, mampu menciptakan norma baru dalam masyarkat.
xi
Teori ini dicetuskan oleh Bandura (1925). Ia mengemukakan bahwa
perilaku manusia dalam konteks sebuah interaksi tingkah laku terdapat
hubungan timbal baik yang saling berkesinambungan. Interaksi terjadi antara
perilaku kognitif dan pengaruh lingkungan. Pengalaman melalui observasi dan
pengamatan terhadap suatu pesan yang disampaikan menjadi suatu hal yang
penting dalam teori ini.
Teori ini merupakan salah satu teori dari komunikasi massa. Dependasi
efek komunikasi massa beranggapan bahwa kepercayaan individu kepada
media akan berkembang apabila kebutuhan informasional yang tidak dapat
ditemukan dalam pengalaman langsung terpenuhi. Massa dinilai bergantung
pada media untuk mencapai tujuan. Ini merupakan pendekatan konsisten
dengan gagasan dasar dari model penggunaan.
xii
Memiliki kemampuan Multi – tasking.
Profesionalitas yang tinggi. (Baca juga : Pengaruh Media
Sosial)
Uraian tugas yang terstruktur dan teratur.
Rasionalitas untuk mencapai keberhasilan.
Teori ini merupakan bangunan paling dasar dari ilmu sosial. Beberapa
tokoh yang mencetuskan teori ini diantaranya August Comte, Emile
Durkheim, dan Herbert Spencer. Pemikiran struktural fungsional dipengaruhi
oleh pemikiran biologis yang menganggap masyarakat yang saling
ketergantungan akibat konsekuensi dari bertahan hidup. Tujuan dari teori ini
adalah mencapai keteraturan sosial.
xiii
Rogers (1961) menjelaskan bahwa “difusi adalah suatu bentuk komunikasi
yang bersifat khusus dan berkaitan dengan penyebaran beberapa pesan berisi
gagasan – gagasan baru. Teori ini sering dikaitkan dengan proses
pembangunan masyarakat.
Harding dan Wood, dua teoritikus ini menjelaskan bahwa salah satu cara
terbaik untuk mengetahui bagaimana keadaan dunia dimulai dari sikap atau
sudut pandang wanita. Standpoint sendiri adalah sebuah tempat untuk
memandang dunia sekitar. Dunia tersebut menjadi fokus perhatian
dibandingkan fitur lainnya. Standpoint memiliki makna yang tidak jauh
berbada dari prespektif. Menurut Harding, fokus bahasa dari standpoint adalah
kaum wanita yang cenderung termarginalisasi. Oleh karena itu, teori ini
merupakan turunan dari teori feminisme.
Teori ini didasari oleh penelitian yang dilakukan oleh Paul Lazarsfeld dan
teoritikus lainnya. Teori Komunikasi dua tahap membahas mengenai efek
media massa dan pertama kali diterapkan dan kampanye pemilihan umum
1940. Studi ini memiliki asumsi bahwa proses stimulus bekerja dalam
menghasilkan efek ke media massa.
Teori ini disebut juga dengan teori Trial and Error. Menurut teori ini,
masing – masing organisme apabila bertemu dengan situasi yang baru akan
melakukan beberapa tindakan yang bersifat coba-coba secara terus menerus.
xiv
Kemudian, jika dalam usaha coba coba tersebut secara tidak sengaja timbul
perbuatan yang dirasa memenuhi situasi, maka perbuatan tersebut akan terus
diterapkan sebagai salah satu tindakan yang dinilai cocok dalam situasi
tersebut. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka
perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk
diterapkan. Kemudian, berikut proses belajar menurut Thorndike, yaitu Law of
Effect. Law of Effect Proses ini merupakan bentuk tingkah laku yang memberi
kepuasan sesuai tuntutan situasi yang ada. Kemudian, tingkah laku tersebut
akan selalu diingat dan dipelajari dalam kurun waktu yang lama. Sebaliknya,
semua tingkah laku yang memberi dampak negatif perlahan akan ditinggalkan.
Proses tingkah laku ini terjadi secara alamiah. Dan juga, dapat dilatih
berdasarkan syarat -syarat yang berlaku.
xv
diperkuat oleh dasar pengurangan kebutuhan. Kemudian, dalam hal efisiensi
belajar, tergantung pada besarnya tingkat pengurangan serta kepuasan motif.
Lalu timbul usaha belajar dari keberadaan respon tersebut. Di sisi lain, setiap
obyek atau situasi dapat memiliki nilai motivasi apabila hal itu berhubungan
dengan penurunan terhadap kekurangan pada diri individu tersebut.
xvi
29. Teori Classical Conditioning (Pavlov dan Watson)
Teori ini dikemukakan pertama kali oleh Ivan Petrovich Pavlo. Menurut
teori ini, belajar merupakan suatu proses perubahan yang terjadi karena ada-
nya syarat-syarat (conditions). Kemudian syarat – syarat tersebut akan
menimbulkan reaksi atau respon. Lalu, untuk membuat seseorang itu belajar,
keberadaan syarat – syarat tersebut dibutuhkan. Di sisi lain, fokus dalam teori
ini adalah pembelajaran yang terjadi secara otomatis setelah latihan – latihan
yang dilakukan terus menerus.
Teori ini juga memiliki kelemahan. Karena teori ini menganggap bahwa
belajar hanya terjadi secara otomatis, maka keaktifan dan penentuan pribadi
pun diabaikan. Dalam bertindak atau berbuat sesuatu, individu tidak semata –
mat mengandalkan pengaruh dari luar. kepribadian juga memiliki peranan
penting dalam memililih atau menentukan perbuatan dan reaksi apa yang akan
dilakukannya.
xvii
pengalaman, pengetahuan, dan perilaku komunikasi individu sebagian besar
terbentuk oleh kelompok sosial dimana individu berpartisipasi.
Teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang sangat maju. Hal itu dapat
Anda lihat dari berbagai peralatan teknologi komunikasi yang ada sekarang. Tidak hanya
canggih dan modern, peralatan teknologi komunikasi yang ada saat ini memudahkan berbagai
aktivitas Anda semua. Anda mungkin mengira peralatan teknologi komunikasi hanya sebatas
pada telepon saja. Nyatanya, ada banyak peralatan teknologi komunikasi yang mungkin
belum Anda tahu sebelumnya. yaitu
1. Surat
2. Telegraf
Telegraf adalah alat komunikasi yang berfungsi untuk mengirim pesan dengan
media kabel, listrik dan radio. Walaupun alat komunikasi ini sudah banyak
ditinggalkan, namun beberapa kalangan masih memakainya yaitu di bidang pelayaran
dan militer.
3. Radio
Radio adalah salah satu alat komunikasi yang banyak dipakai pada masa lalu.
Radio dapat mengirim informasi dengan cara mentransmisikan gelombang
elektromagnetik ke ruang angkasa. Proses komunikasi dan penyebaran informasi
melalui radio membutuhkan pemancar dan penerima yang memiliki antena. Selain itu
juga membutuhkan peralatan seperti mikrofon pada pemancar dan pengeras suara
pada penerima.
4. Televisi
xviii
Televisi adalah peralatan teknologi komunikasi yang pasti ada disetiap rumah.
Televisi banyak diminati karena mampu memberikan informasi dengan cepat.
Umumnya televisi dipakai untuk menyampaikan informasi yang sifatnya massal.
5. Facsimile
6. Telepon Kabel
Sebelum ada jaringan wireless, telepon zaman dahulu memakai jaringan kabel.
Melalui alat ini Anda dapat melakukan komunikasi suara secara langsung dengan
orang yang berada sangat jauh. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi,
pengguna telepon kabel pun semakin berkurang.
7. Smartphone
Bermula dari telepon seluler biasa yang hanya bisa melakukan panggilan dan
mengirim sms, telepon nirkabel saat ini semakin canggih saja. Saat ini dunia telepon
genggam ramai pada penggunaan smartphone yang juga dapat dipakai untuk memutar
musik dan video, mengirim gambar serta mengakses internet dan sosial media.
Perubahan gaya hidup di masyarakat pun juga mulai berubah. Jika dulu hanya
kalangan tertentu saja yang bisa memiliki telepon genggam, sekarang bahkan
golongan menengah kebawah sudah mampu membelinya karena hadir dengan harga
yang terjangkau.
8. Komputer
xix
Komputer juga merupakan peralatan teknologi komunikasi yang sifatnya
wajib dimiliki oleh masyarakat zaman sekarang. Selain sebagai alat komunikasi dan
alat pengolah data, komputer juga digunakan untuk kepentingan penyimpanan data.
Bahkan, komputer saat ini juga berkembang ke teknologi nirkabel seperti laptop,
netbook dan notebook.
BAB III
PENUTUP
xx
A. Kesimpulan
2. Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat
bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Teknologi informasi merupakan perangkat-perangkat teknologi yang terdiri dari perangkat
keras, perangkat lunak, proses dan sistem yang digunakan untuk membantu proses
komunikasi.
Teori Komunikasi merupakan suatu pemikiran mengenai sistem penyampaian pesan yang
didalamnya terdiri atas komponen-komponen berupa unsur komunikasi. Komponen –
komponen tersebut saling terikat demi tersampainya pesan dari komunikator kepada
[Link] teori komunikasi merupakan studi yang berkembang pesat
dibandingkan dengan studi lain. Para ahli pun banyak yang memberikan sumbangsih pada
studi ini, sehingga mengakibatkan cangkupan studi ini menjadi begitu luas sebagai timbal
balik dari berbagai jenis teori komunikasi yang ditemukan. Berikut penjelasan mengenai
jenis-jenis teori komunikasi menurut ahli.
3. ada banyak contoh tekhnologi komunikasi yaitu diantaranya surat, telegraf, radio,
facsimile, telefon, televisi, smartphone, kommputer
B. Saran
Demikianlah makalah yang kami buat ini, semoga bermanfaat dan menambah
Pengetahuan para pendengar. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan
kata dan Kalimat yang kurang jelas, dimengerti, dan Lugas. Karena kami hanyalah manusia
biasa yang tak luput dari kesalahan, dan kami juga sangat mengharapkan saran dan kritik dari
para pendengar demi kesempurnaan makalah ini. Sekian Penutup dari kami semoga dapat
diterima dihati dan kami ucapkan banyak terima kasih yang sebesar besarnya. Sekian dari
Daftar Pustaka
xxi
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
8_peralatan_teknologi_komunikasi_yang_masih_eksis_hingga_sekarang-802
xxii