0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan28 halaman

Modul Ajar Jaringan Komputer Kelas VII

Modul ajar ini dirancang untuk siswa kelas VII SMP dalam mata pelajaran Informatika, fokus pada jaringan komputer dan internet. Siswa diharapkan dapat memahami konsep dasar internet, enkripsi data, dan cara menghubungkan perangkat ke jaringan lokal serta internet. Pembelajaran dilakukan melalui metode tatap muka dengan dukungan alat peraga dan video untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Diunggah oleh

Bu Lia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan28 halaman

Modul Ajar Jaringan Komputer Kelas VII

Modul ajar ini dirancang untuk siswa kelas VII SMP dalam mata pelajaran Informatika, fokus pada jaringan komputer dan internet. Siswa diharapkan dapat memahami konsep dasar internet, enkripsi data, dan cara menghubungkan perangkat ke jaringan lokal serta internet. Pembelajaran dilakukan melalui metode tatap muka dengan dukungan alat peraga dan video untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Diunggah oleh

Bu Lia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

INFORMATIKA FASE D KELAS VII

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun : Mir’atul Amaliyah, [Link]


Instansi : SMP NEGERI 12 TARAKAN
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Informatika
Fase /Kelas : D/ VII
BabV : Jaringan Komputer Dan Internet
Elemen : JaringanKomputer danInternet (JKI)
Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase D, siswa mampu mengenal
Internet dan jaringan lokal, komunikasi data via
telepon seluler, konektivitas internet melalui
jaringan kabel dan nirkabel (bluetooth, wifi,
internet), dan memahami enkripsi untuk
memproteksi data, serta mampu melakukan
koneksi perangkat ke jaringan lokal maupun
internet yang tersedia.
Alokasi Waktu : 4JP

B. KOMPETENSI AWAL

 Siswa mampu menjelaskan internet dan jaringan lokal serta manfaatnya.


 Siswa mampu menjelaskan konektivitas internet melalui jaringan kabel dan
nirkabel (bluetooth, wifi).
 Siswa mampu menjelaskan enkripsi sebagai salah satu cara untuk memproteksi
data, merahasiakan, dan membatasi akses terhadap yang tak berhak.
 Siswa mampu menghubungkan perangkat ke jaringan lokal maupun internet.
 Siswa mampu menerapkan enkripsi data sederhana.

C. PROFILPELAJAR PANCASILA

 Bernalarkritis
 Mandiri,
 Kreatif.
 Gotong royong,

D. SARANADAN PRASARANA

Pertemuan ke-1 :
a. Perangkat komputer atau laptop yang sudah terpasang sistem operasi dan peramban.
b. Ponsel pintar yang memiliki fitur wireless LAN, dan bluetooth.
c. LCD Proyektor.

Pertemuan ke-2 :
a. Komputer yang telah terpasang sistem operasi, peramban, dan perangkat lunak
pengolah kata.
b. LCD Proyektor.
E. TARGET PESERTA DIDIK

 Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi ajar.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat,
mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki
keterampilan memimpin

F. JUMLAH SISWA

 Maksimal 34 siswa

G. MODEL PEMBELAJARAN

 Model pembelajaran tatap muka,

KOMPNEN INTI

A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur TujuanPembelajaran :
Pertemuan ke-1 :
a. Siswa mampu menjelaskan bagaimana menghubungkan perangkat komputer dengan
internet.
b. Siswa mampu menghubungkan peranti dengan internet menggunakan wireless LAN
(Wifi).
c. Siswa mampu menghubungkan peranti dengan internet menggunakan tethering ponsel
pintar/bluetooth/kabel USB.

Pertemuan ke-2 :
a. Siswa mampu menjelaskan proteksi data dengan enkripsi dan dekripsi.
b. Siswa mampu melakukan enkripsi dan dekripsi dengan algoritma sederhana.
c. Siswa mampu memproteksi file dengan enkripsi pada perkakas pengolah kata.

B. KATA KUNCI

 Jaringankomputer, internet, koneksi, wireless lan (wifi), tethering, bluetooth, usb,


enkripsi, dekripsi, caesar’s cipher.

C. KAITAN DENGAN ELEMEN INFORMATIKA DAN MATA PELAJARAN LAIN

Elemen Jaringan Komputer dan Internet (JKI) berkaitan dengan bidang lain pada
Informatika di antaranya adalah Sistem Komputer karena jaringan komputer tidak
terlepas dari perangkat keras dan perangkat lunak serta elemen Praktik Lintas Bidang.
JKI juga terkait dengan perkakas pada bidang TIK karena teknologi saat ini
memungkinkan aplikasi yang berjalan di platform internet.

D. STRATEGI PEMBELAJARAN

Elemen Jaringan komputer dan internet sebenarnya sangat tergantung dengan


perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan peranti
dengan jaringan lokal atau internet.
1. Strategi Pembelajaran secara Plugged
Untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa, pelajaran Informatika minimal
membutuhkan alat peraga, seperti halnya bola dunia dalam pelajaran Ilmu Bumi, atau
torso (model badan manusia). Model dalam bentuk artefak nyata tersebut akan
memudahkan siswa memahami konsep yang dipelajari.
Idealnya, pembelajaran Jaringan Komputer dan Internet disertai adanya
laboratorium komputer dengan jaringan lokal yang bisa berwujud dengan kabel atau
nirkabel, tetapi disadari belum semua sekolah dapat menyediakan sarana ini. Walaupun
dengan sarana terbatas, pelajaran Informatika tetap dapat dilakukan karena pada
hakikatnya belajar Informatika adalah belajar mengasah kemampuan berpikir
komputasional dan memahami ilmu Informatika. Peralatan dan sarana adalah
pelengkap yang akan ideal jika ada, tetapi bukan penghalang jika tidak ada.
Untuk Informatika tingkat SMP, tidak diperlukan model, melainkan perangkat keras
dan beberapa peranti yang riil, dan saat ini harganya makin murah. Unit pembelajaran
perangkat keras minimal membutuhkan perangkat nyata sebagai berikut:
1. Satu ponsel pintar dengan memori secukupnya yang dapat terkoneksi dengan
internet.
2. Satu laptop dengan prosesor dan memori secukupnya yang dapat terkoneksi dengan
internet.
3. Koneksi internet yang bisa dilakukan dengan menggunakan tethering dari ponsel
pintar.

2. Strategi pembelajaran Perangkat keras secara Unplugged


Mengapa Informatika SMP dapat disampaikan secara unplugged? Karena tujuannya
bukan untuk menjadi operator atau memakai perangkat keras, tetapi memahami apa itu
jaringan komputer dan bagaimana dapat berfungsi sebagai penghubung antar perangkat
keras.
Unit pembelajaran konseptual jaringan komputer secara unplugged telah tersedia di
internet. Pada unit pembelajaran tersebut, anak memainkan peran komputer dalam
bentuk jaringan. Hal tersebut memang tidak ideal karena siswa tidak bisa merasakan
perbedaan efisiensi dan keunggulan proses yang dilakukan manual dibandingkan
dengan komputer, tetapi ketiadaan peralatan tidak boleh menjadi kendala pembelajaran.

E. MATERI

 Membuat koneksiinternet.
 MemproteksiData dan File

F. PEMAHAMAN BERMAKNA

 Menghubungkan peranti ke internet dengan wireless LAN


 Menghubungkan peranti ke internetdengan tethering
 Menghubungkan peranti ke internet dengan tethering bluetooth/kabel USB
 Mengenkripsi manual denganCaesar’s Cipher
 Mengenkripsidengan perkakas
 Mengenkripsi file pada aplikasipengolah kata

G. PERTANYAAN PEMANTIK

 Apa itu internet? Bagaimana internet bisa mengubah dunia?

H. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1: Membuat Koneksi Internet (2 JP)


Kegiatan Pendahuluan
1) Siswa melakukan do’a sebelum belajar (Guru meminta seorang Siswa untuk
memimpin do’a).
2) Guru mengecek kehadiran Siswa dan meminta siswa untuk mempersiapkan
perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.
3) Siswa menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan dengan
materi yang memiliki keterkaitan dengan materi sebelumnya.
4) Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan yang
ditayangkan melalui proyektor / LCD / Infokus
5) Guru bertanya kepada siswa mencari informasi tentang dampak positif dan negatif
teknologi, khususnya teknologi informasi terhadap produktivitas kepada siswa,
sebagai peransang dalam pembelajaran di kelas.
Apersepsi
Saat ini kita dapat menonton video streaming live dari ponsel kita di rumah, adik
mendengarkan lagu secara streaming, dan ayah sedang melakukan melakukan video
conference dengan Zoom di saat bersamaan. Hal itu dapat terjadi karena adanya
internet. Perangkat kita dapat terkoneksi dengan internet bahkan dengan tanpa bantuan
kabel. Dengan internet, banyak hal yang dapat kita lakukan.
Pemanasan
Guru diharapkan menunjukkan video mengenai jaringan internet dan manfaatnya.
Video dapat diambil dari media yang memiliki reputasi di dunia pendidikan, perangkat
lunak, atau internet. Video diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan Siswa terhadap
internet. Contoh video [Link]
internet/xcae6f4a7ff015e7d:the-internet/xcae6f4a7ff015e7d:introducing-the-internet/
v/what-is-the-internet(Khan Academy), dll.

Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan materi dasar Jaringan Komputer dan Internet, dan
mendemonstrasikan pembuatan koneksi internet dari komputer yang digunakan
menggunakan wireless LAN (Wifi).
2. Selanjutnya, guru menfasilitasi siswa untuk melaksanakan aktivitas JKI-K7-01,
yaitu membuat koneksi wireless LAN.

3. Setelah siswa menyelesaikan aktivitas ini, guru menjelaskan subbab berikutnya,


yaitu membangun koneksi melalui tethering.
4. Siswa diharapkan langsung melakukan aktivitas JKI-K7-02, yaitu membuat
koneksi internet dengan tethering wireless LAN.
5. Selanjutnya dengan pola yang sama (ini adalah konsep berpikir komputasional),
Siswa diharapkan dapat melakukan pembuatan koneksi internet dengan bluetooth.
Berikut jawaban koneksi dengan bluetooth.
Penutup
Pada akhir aktivitas guru, memberikan review dan penjelasan dan jawaban yang tepat.

Pertemuan 2: Proteksi Data dan File (2 JP)

Kegiatan Pendahuluan
1) Siswa melakukan do’a sebelum belajar (Guru meminta seorang Siswa untuk
memimpin do’a).
2) Guru mengecek kehadiran Siswa dan meminta siswa untuk mempersiapkan
perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.
3) Siswa menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan dengan
materi yang memiliki keterkaitan dengan materi sebelumnya.
4) Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan yang
ditayangkan melalui proyektor / LCD / Infokus
5) Guru bertanya kepada siswa mencari informasi tentang dampak positif dan negatif
teknologi, khususnya teknologi informasi terhadap produktivitas kepada siswa,
sebagai peransang dalam pembelajaran di kelas.

Apersepsi
Guru bisa menjelaskan mengenai transaksi e-commerce di internet, aplikasi chat, e-
banking, dan lain lain dimana data yang mengalir di jaringan adalah data yang sensitif,
seperti pin, pasword, username, dll. Data tersebut harus diproteksi sehingga tidak dapat
diakses oleh orang yang tidak berhak. Salah satu cara memproteksi data tersebut adalah
dengan enkripsi.
Pemanasan
Guru diharapkan menunjukkan video mengenai transaksi perdagangan di internet dan
menjelaskan ada data sensitif yang mengalir di jaringan. Video dapat diambil dari media
yang memiliki reputasi di dunia pendidikan, perangkat lunak, atau internet. Video
diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap keamanan data di internet,
dalam konteks enkripsi data. Contoh video adalah: [Link]
v=ZghMPWGXexs (dari [Link]).

Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan materi memproteksi data dan file dengan enkripsidata,
mendemonstrasikanproses enkripsi data dengan salahsatu aplikasi yang tersedia di
[Link], yaitu: [Link]
2. Setelah itu, guru memfasilitasi aktivitas JKI-K7-03. Dimanasiswa mencoba
melakukan enkripsi data secara manual.

3. Setelah itu, siswa diperkenankan untuk menggunakan perkakas dan melakukan


enkripsi untuk data yang cukup panjang pada aktivitas selanjutnya.
4. Aktivitas selanjutnya adalah penggunaan fitur enkripsi pada aplikasi pengolah
kata untuk memproteksi file. Guru memfasilitasi siswa untuk beraktivitas ber-
pasangan dan menjelaskan skenario aktivitas JKI-K7-04. yang seperti pada
gambar di samping.

Penutup aktivitas:
Guru memberikan umpan balik atas jawaban siswa dan memberikan review dari
aktivitas ini.
Metode Pembelajaran Alternatif
Pembelajaran pada bab ini merupakan gabungan dari model aktivitas plugged dan
unplugged. Apabila sekolah tidak memiliki sarana dan prasarana berkaitan dengan
aktivitas, pembelajaran dapat dilakukan dengan mengambil aktivitas yang unplugged.
Alur untuk unplugged dijelaskan pada bagian satu buku guru ini. Materi pengembangan
dengan unplugged dapat diarahkan untuk menyelesaikan persoalan (problem solving)
dari soal-soal yang ada pada materi berpikir komputasional. Soal-soal berpikir
komputasional banyak tersedia di internet, salah satunya ada di situs [Link].

Interaksi Guru dan Orang Tua/Wali


Peran orang tua/wali untuk mempelajari Jaringan Komputer dan Internet sangatlah
penting bagi siswa, karena saat ini kita tidak dapat terlepas dari internet. Secara umum,
penggunaan ponsel pintar dengan koneksi internet telah lazim digunakan oleh orang tua
sehingga apa yang diketahui orang tua selayaknya dapat didiskusikan dengan siswa.

I. REFLEKSI GURU

Setelah mengajarkan materi pada bab ini, guru diharapkan merefleksi proses
pembelajaran yang telah dilakukannya, guru dapat berefleksi dengan menjawab
pertanyaan berikut:
a. Karena JKI masih dalam tahap pengenalan perangkat keras dan perangkat lunak,
kendala apa yang dihadapi pada saat proses pembelajaran?
b. Apa yang dapat dilakukan sehingga kendala tersebut teratasi pada semester yang
akan datang?
c. Apakah ada sesuatu yang menarik pada pembelajaran materi ini?
d. Apakah sebagai pengajar Anda puas dengan proses pembelajaran saat ini? Jika
belum apa yang membuat Anda ingin memperbaikinya?

J. ASESMEN/ PENILAIAN

Asesmen dan Rubrik Penilaian


Formatif:
Penilaian formatif dilakukan tiap minggu dari aktivitas yang ada, seperti aktivitas 5.1
sampai aktivitas 5.6.
Penilaian Sumatif:
Sumatif dilakukan dengan asesmen melalui soal, seperti contoh pada uji kompetensi.

K. UJI KOMPETENSI

Uji Kompetensi
Soal pilihan ganda/jawaban bisa lebih dari satu.
1. Perangkat laptop dapat terhubung dengan internet melalui media apa?
a. Wireless LAN (Wi-Fi)
b. Blueray
c. Bluetooth
d. Koneksi kabel
2. Proses mengubah teks asli menjadi ciphertext disebut . . . .
a. decrypt
b. cipher
c. encrypt
d. algoritma
3. Proses mengubah ciphertext menjadi teks asli disebut . . . .
a. decrypt
b. cipher
c. encrypt
d. algoritma
4. Internet bekerja dengan protokol komunikasi yang disebut . . . .
a. TCP/IP
b. WWW
c. surel
5. Teks ‘saya’ jika dienkripsi dengan Caesar’s cipher geser satu ke kanan, dimana a -
> z, dan b -> a, dst., menjadi . . . .
a. rzyz
b. tbzb
c. rbxb
d. tzxz

Soal Uraian
1. Sebuah teks “Saya Indonesia” jika dienkripsi dengan Caesar’s cipher gesersatu
huruf ke kiri (a  b, b  c, dst) akan menjadi . . . .
2. Teks “tbzb qfmbkbs tnq” jika didekripsi kembali dengan cipher yang samadengan
nomor 1 akan menjadi . . . .
3. Buatlah algoritma sendiri untuk membuat ciphertext, dan enkripsi namakalian
masing-masing.
Nama kalian: . . . .
Hasil enkripsi nama kalian: . . . .
Algoritma enkripsi: . . . .
Apakah menurut kalian algoritma enkripsi kalian termasuk sulit untuk didekripsi?
Jelaskan jawaban kalian!

Jawaban Uji Kompetensi


Soal Pilihan Ganda: Soal Esai
1. a, c, d 1. tbzb Joepoftjb
2. c 2. saya pelajar smp
3. a
Mencocokkan
1-F, 2-D, 3-B, 4-C, 5-A, 6-E

L. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Pengayaan
Guru memberikan pengayaan kepada peserta didik yang kecepatan belajarnya tinggi
dengan memberi saran dan tugas tambahan untuk mencari dan menambah wawasan
serta untuk mencari informasi dan materi yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
Aktivitas pembelajaran bisa dikembangkan dengan mempelajari materi dari situs-situs
bereputasi, seperti:
1. The internet encryption: [Link]
2. Sejarah Caesar’s cipher: [Link] cipher
3. Hour of Code: Simple Encryption, [Link]
4. Klasikal Chiper, [Link]
5. Enkripsi, [Link]
6. Cryptography, [Link]

Remedial
Aktivitas pembelajaran pada kelompok rendah (remedial) bisa dikembangkan dengan
melakukan pendampingan kepada siswa untuk topik ini. Guru dapat juga memberikan
trik-trik khusus untuk memudahkan pemahaman materi seperti pada algoritma enkripsi.

LAMPIRAN

A. LEMBARKERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pertemuan ke-1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Aktivitas Individu
Aktivitas JKI-K7-01: Membuat Koneksi ke Internet melalui Wi-Fi atauWireless LAN
Kalian akan melakukan aktivitas untuk membuat koneksi atau menghubungkankomputer
dan jaringan internet melalui Wi-Fi atau Wireless LAN.
Apa yang Kalian Perlukan?
1. Laptop/ponsel dengan kemampuan akses Wi-Fi.
2. Jaringan Wi-Fi dengan Access Point yang terkoneksi dengan internet.
Apa yang Harus Kalian Lakukan?
Jika kalian menggunakan laptop dengan sistem operasi Windows 10, kaliandapat
menghubungkan komputer dengan jaringan tersebut dengan cara yangmudah.
Pada sistem operasi Windows 10, kalian dapat mengaktifkan layanan Wi-Fi pada laptop
dan mengklik ikon pada bar bagian kanan bawah layarkomputer. Laptop akan
melakukan scanning perangkat Wi-Fi yang beradadalam jangkauan.

Pada contoh scanning koneksi, muncul dua buah koneksi Wi-Fi, koneksipertama dengan
nama JKI dan koneksi kedua dengan nama Rumah [Link] tersebut hanya contoh, di
mana koneksi yang muncul bisa berjumlahbanyak atau tidak ada sama sekali.
Contohkoneksi Wi-Fi pada gambar memiliki kualitassinyal yang baik yang ditandai dengan

adanyatiga lengkung pada gambar . Makin banyaklengkung makin baik kualitasnya.


Pada aktivitas ini, sebagai contoh akan
dibuatkoneksi Wi-Fi dengan menggunakan
koneksiJKI. Sebuah koneksi Wi-Fi dapat diatur
denganmenggunakan password saat ada
perangkat akanmelakukan koneksi atau tanpa
password jikamemang diperuntukkan untuk
kepentinganpublik. Sebagai contoh perangkat
Wi-Fi telahdiset dengan password tertentu.
Untuk membuat koneksi, kita dapatmengklik
tombol Connect, atau juga bisa
denganmencentang Check Button Connect
automaticallydan klik tombol Connect.
Selanjutnya, koneksiakan tercipta secara
otomatis jika laptop adapada jangkauan
perangkat Wi-Fi. Setelah klikConnect, isikan
password yang telah ditentukan,dan laptop akan
terkoneksi dengan internetmelalui jaringan Wi-
Fi.
Langkah dalam mengaktifkan koneksi Wi-Fi di komputer melalui ControlPanel:
1. Klik Start untuk membuka menu pada windows.
2. Pilih atau cari Control Panel.
3. Setelah berada di dalam Control Panel, pilih Network Connection. Maka,akan terlihat
jaringan Wi-Fi yang tersedia dalam jangkauan.
4. Lalu, pilih salah satu Wi-Fi Hotspots yang tersedia.
5. Tekan Connect dan masukan password.
Jika kalian menggunakan ponsel, langkah-langkah untuk mengaktifkanWi-Fi ialah
seperti berikut.
1. Untuk ponsel dengan layar sentuh, usap layar dari atas ke bawah, ataudengan memilih
menu settings.

2. Sentuh lama ikon Wi-Fi .


3. Aktifkan Wi-Fi dengan mengubah switch menjadi ON.
4. Ponsel akan mendeteksi jaringan Wi-Fi yang tersedia pada jangkauanponsel.
5. Pilih jaringan yang terdeteksi. Isikan password jika memerlukan password(kata sandi).
6. Setelah terhubung, koneksi jaringan ini akan disimpan. Di kemudian hari,saat ponsel ada
dalam jangkauan Wi-Fi aktif ini, ponsel secara otomatisakan terhubung ke jaringan ini.

Aktivitas Individu tanpa bimbingan - Membuat koneksi internet dengan Wi-FiBuatlah


koneksi internet dari perangkat komputer/laptop ke jaringan internetdengan Wi-Fi di
sekolah/laboratorium dan jawablah pertanyaan di bawah ini.
Koneksi Wi-Fi yang tersedia dari scanning komputer/laptop?
...................................................................................................................................
Koneksi Wi-Fi yang dipilih:
...................................................................................................................................
Aktivitas JKI-K7-02: Tethering
Aktivitas ini akan membuat koneksi tethering dari laptop/komputer denganmenggunakan
ponsel sebagai modem.
Apa yang Kalian Perlukan?
1. Ponsel dengan koneksi internet
2. Laptop yang telah terinstal sistem operasi dan peramban
3. Laptop dengan koneksi Wireless LAN
Apa yang Kalian Lakukan?
Koneksi tethering dibuat dengan langkah-langkah berikut.
Pertemuan ke-2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Aktivitas Berpasangan
Aktivitas JKI-K7-04: Proteksi File pada Pengolah Kata
Aktivitas ini ialah aktivitas untuk belajar memproteksi ile aplikasi pengolahkata, dengan
menggunakan itur enkripsi dengan password pada MicrosoftWord.
Apa yang Kalian Perlukan?
Komputer yang telah terpasang sistem operasi dan perangkat lunak MicrosoftWord.
Apa yang Kalian Lakukan?
Aktivitas 1:
Warung Gudeg Mbah Joyo di Jogja memiliki resep rahasia, dan resep ini akandibagikan
ke cabang di Solo. Resep Gudeg ditulis dalam ile pengolah kata(doc) dan dikirim melalui
surel. Untuk menghindari dapat diaksesnya resepini, ile word harus dienkripsi dengan
password sebelum dikirim melalui surel,supaya tidak dapat diakses walaupun ile ini
bocor ke orang lain.
Fitur dari aplikasi yang dipakai ialah menggunakan aplikasi MicrosoftWord. Jika
menggunakan aplikasi lain, langkah-langkah aktivitas akanberbeda. Eksplorasi itur ini
sesuai dengan aplikasi yang dimiliki oleh sekolah.
Langkah-langkah aktivitas untuk memproteksi ile ialah sebagai berikut.
1. Gunakan aplikasi Microsoft Word untuk membuat ile doc yang berisi teksberikut:
Resep Rahasia Gudeg Mbah Joyo Bagian 2
Resep gudeg rahasia mbah Joyo yang terkenal sangat enak dan gurih adalah:
ResepRahasia Gudeg Mbah Joyo Bagian 2
Resep gudeg rahasia mbah Joyo yang terkenal sangat enak dan gurih adalah:
Bahan-bahan: (telah dikirimkan di ile sebelumnya)
Langkah langkah pembuatan:
1. Potong nangka muda berbentuk dadu besar dengan lebar kira kira 4 cm.
2. Rebus nangka muda dalam air atau air kelapa tua secukupnya hingga lunak.
3. Angkat dan tiriskan nangka muda.
4. Haluskan semua bahan bumbu dengan blender atau ulekan hingga benarbenar halus.
5. Masukkan nangka muda dan telur ke dalam panci. Tuangkan santan,
masukkanbumbu yang telah dihaluskan, daun salam, daun jeruk, lengkuas dan
gulamerah.
6. Masak dengan api sedang hingga bumbu meresap dan kuahnya menyusut.
7. Tuangkan santan kental dan tunggu hingga kuah benar-benar susut.
8. Gudeg nangka siap disajikan.
2. Simpan ile tersebut dengan nama [Link].
3. Proteksi ile tersebut dengan enkripsi dengan password dengan cara:
Pilih menu File > Info > Protect Document > Encrypt with Password >
IsikanPassword >Klik OK.

Ingat, password ini sangat penting. Jika password lupa, ile tidak bisa diakseskembali.
Gunakan password yang tidak mudah ditebak, password jugabersifat case sensitive.
Praktik baik membuat password yang tidak mudahditebak dan di-hack ialah: gunakan
kombinasi huruf besar, huruf kecil,angka, dan karakter simbol, serta minimal 8
karakter.
4. Kirim ile tersebut menggunakan surel ke cabang warung gudeg di Solodalam bentuk
attachment (dalam kasus untuk latihan kirim ke surel salahsatu siswa yang berperan
sebagai pemilik warung gudeg Solo).
Siswa belajar untuk membuka kembali ile yang telah dienkripsi denganpassword.
Aktivitas ini dilakukan oleh penerima pesan, dengan langkah:
1. Membuka surel ile resep yang dikirim;
2. Mengunduh attachment ile;
3. Menyimpannya dalam folder yang sesuai;
4. Membuka ile doc yang dikirim dengan mengisikan password.

Buatlah diagram yang menggambarkan proses pengiriman resep rahasiagudeg Mbah Joyo
dari pemilik warung gudeg Jogja ke pemilik warung gudeg
Solo, dan jelaskan dengan singkat!

B. BAHAN BACAAN GURU& PESERTA DIDIK

Koneksi Internet
Internet adalah jaringan komputer global yang mampu menghubungkankomputer di
berbagai belahan dunia. Ketika kita ingin menghubungkanperanti kita dengan internet,
ada berbagai cara atau teknologi yang dapat kitagunakan. Diantara teknologi yang
sering kita jumpai adalah menghubungkanperanti kita dengan teknologi tanpa kabel
yang sering disebut Wi-Fi atauWireless LAN. Adapun teknologi untuk koneksi yang
menggunakan ponseldisebut dengan Tethering. Pada subbab ini kalian akan belajar
bagaimanamembuat koneksi dengan teknologi Wi-Fi dan tethering.
1. Wireless LAN (Wi-Fi)
Wireless LAN (WLAN) adalah jaringan komputer lokal nirkabel yangmenghubungkan
dua atau lebih perangkat menggunakan komunikasinirkabel untuk membentuk jaringan
area lokal (LAN) dalam area terbatas,seperti rumah, sekolah, laboratorium komputer,
kampus, atau gedung [Link] saat ini banyak digunakan di rumah, di hotel, dan
area komersial lainkarena kemudahan instalasi dan penggunaannya. WLAN modern
didasarkanpada standar IEEE 802.11 dan biasanya dijual dengan nama merek Wi-Fi.
Wi-Fi awalnya diciptakan untuk menghubungkan komputer yang dekatsatu sama lain
yang saat ini banyak digunakan untuk koneksi internet. Wi-Fisering disebut Wireless
Fidelity yang merupakan istilah umum yang mengacupada standar komunikasi untuk
jaringan nirkabel. Saat ini, perangkatkomputasi bergerak, seperti laptop, ponsel, juga
kamera digital, smart TVbanyak yang dilengkapi dengan peralatan yang mendukung
Wi-Fi.
Ketika sekolah/rumah kalian berlangganan internet dengan fasilitas Wi-Fiatau
Wireless LAN, akan memiliki jaringan yang tampak pada Gambar [Link] dapat
membuat komputer kalian terhubung dengan internet melaluiAccess Point dan
mengakses sumber daya yang tersedia di internet sebagaijaringan komputer terbesar di
dunia.
Proteksi Data dan File
Data merupakan sumber daya yang penting bagi individu atau kelompokpenggunanya.
Oleh sebab itu, data harus diproteksi dari berbagai risikoyang mungkin terjadi dan
membawa dampak buruk bagi pemiliknya. Saatini, pencurian data dapat dilakukan
dengan berbagai cara dan tingkatkecanggihan. Data dapat dicuri melalui jaringan
komputer, melalui aplikasi,atau melalui kecerobohan penggunanya sendiri.
Salah satu cara memproteksi data yang dapat dilakukan ialah denganenkripsi atau
penyandian. Enkripsi atau encryption berasal dari bahasaYunani “kryptos” yang artinya
tersembunyi atau rahasia. Enkripsi adalahsuatu metode yang mengodekan data
sedemikian rupa sehingga tidak dapatdibaca sebelum dikembalikan ke bentuk aslinya
(didecrypt). Dengan enkripsi,data yang menyebar dalam Jaringan Komputer, atau dalam
bentuk lainnyatidak dapat dibaca tanpa didekripsi. Metode ini membuat data menjadi
lebihaman.
Saat ini, enkripsi telah digunakan pada berbagai sistem secara luas,seperti transaksi e-
Commerce di internet, aplikasi chat, e-banking, dan lainlain. Enkripsi juga dapat
digunakan melindungi data yang tersimpan padaperangkat penyimpanan data seperti
harddisk, CD atau lashdisk. Hal tersebutpenting agar jika sewaktu-waktu laptop atau
lashdisk dicuri, si pencuri tidakakan mampu mengakses data yang ada di dalamnya.
1. Cara Kerja Enkripsi
Enkripsi bekerja dengan cara sebagai berikut, dengan contoh Agusmengirimkan teks ke
temannya Dewi.
1. Data asli (sering disebut plain text) dari Agus dienkripsi dengan fungsi(cipher)
tertentu.
2. Hasil enkripsi berupa ciphertext, sebagai teks yang terenkripsi.
3. Ciphertext dikirimkan ke Dewi melalui jaringan internet/komputer.
4. Dewi menerima ciphertext dan dilakukan Dekripsi.
5. Pesan kembali ke pesan asli sehingga dapat dibaca oleh Dewi.

2. Caesar’s Cipher
Enkripsi menggunakan algoritma tertentu yang mengubah data asli menjadidata
terenkripsi. Algoritma tersebut biasa disebut Cipher. Salah satu cipheryang sederhana
adalah Caesar’s Cipher yang melakukan penggeseranalfabet. Algoritma ini
menggunakan nama Caesar karena terinspirasi olehJulio Caesar seorang Kaisar Romawi
yang menggunakan algoritma ini saatberkorespondensi.
Contoh penggeseran alfabet dengan Caesar’s Cipher sebanyak sekali kekanan:

Sehingga teks:
“selamat ulang tahun” akan menjadi “rdkzlzs tkzmf szgtm”
“ini adalah teks biasa” akan menjadi “hmh zczkzg sdjr ahzrz”
Bisakah kalian menebak teks asli: “zjt zczkzg zmzj fdlazkz”? “hmenqlzshjzrlo”?
Mengubah kembali teks yang telah terenkripsi menjadi teks asli disebutmelakukan
dekripsi. Dekripsi adalah proses yang membalik enkripsi,mengambil pesan rahasia dan
mereproduksi teks asli. Enkripsi denganpenggeseran alfabet dengan Caesar’s Cipher
ialah cara yang sederhana. Adacara yang lebih sulit untuk enkripsi alfabet daripada
hanya menggeser,misalnya dengan mengubah suatu huruf dengan huruf yang lain.
Contohpengubahan:

Sehingga teks:
“selamat ulang tahun” akan menjadi “zmucwcr fucdq rcsfd”
“ini adalah teks biasa” akan menjadi “jdj cecucs rmxz kjczc”
Bisakah kalian menebak teks asli: ”zmucwcr ecrcdq“? “wcxcd gcqj zfecs zjcg”?
Enkripsi dengan cara ini akan menjadikan teks hasil menjadi lebih sulit
untukdikembalikan ke teks aslinya daripada dengan Caesar’s Cipher.

Bahan Bacaan Guru


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan TeknologiRepublik Indonesia, 2021,
Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP Kelas VII, Penulis:Irya Wisnubhadra,
Maresha Caroline Wijanto, ISBN 978-602-244-504-3 (jil.1), ISBN 978-602-244-503-6
([Link])

C. GLOSARIUM

Glosarium

Aplikasi Application/ jenis aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk dapat
Apps dijalankan pada mobile device, seperti ponsel pintar atau
tablet. Apps disebut juga mobile apps

internet jaringan komputer global yang koneksinya menggunakan


protokol bersama (dalam hal struktur dan bahasa untuk
internet
permintaan file antara klien dan server) untuk
berkomunikasi

jaringan sekelompok perangkat komputasi (komputer pribadi,


telepon, server, sakelar, router, dll.) Yang dihubungkan
network dengan kabel atau media nirkabel untuk pertukaran
informasi dan sumber daya

jaringan lokal local area jaringan komputer terbatas pada area kecil, seperti gedung
network (LAN) kantor, universitas, atau rumah hunian

komputer mesin atau perangkat yang menjalankan proses, kalkulasi,


dan operasi berdasarkan instruksi yang diberikan oleh
computer
program perangkat lunak atau perangkat keras [Techopedia]

kondisional fitur bahasa pemrograman yang melakukan komputasi atau


tindakan berbeda bergantung pada apakah kondisi Boolean
conditional
yang dievaluasi bernilai benar atau salah;
kondisional bisa merujuk ke pernyataan bersyarat, ekspresi
bersyarat, atau konstruksi bersyarat

koneksi hubungan fisik atau nirkabel antara beberapa sistem


komputasi, komputer, atau perangkat komputasi
connection

konsep pengetahuan Informatika yang dipelajari oleh siswa. Lima


konsep inti didefinisikan dalam kurikulum Informatika: (1)
concept
Teknik Komputer, (2) Jaringan Komputer dan Internet, (3)
Analisis Data, (4) Algoritma dan Pemrograman, dan (5)
Dampak Sosial Informatika. Konsep-konsep ini
diintegrasikan dengan praktik dan konsep lain di seluruh
pengajaran

lebar pita nilai kemampuan maksimum transfer data dalam koneksi


jaringan/internet, yang mengukur banyaknya data yang bisa
bandwidth
dikirim pada koneksi tertentu pada periode waktu tertentu

server komputer atau program komputer yang didedikasikan


untuk serangkaian tugas tertentu yang menyediakan
server
layanan ke komputer atau program lain di jaringan.

simulasi menyimulasikan: untuk meniru pengoperasian proses atau


sistem di dunia nyata; simulasi: tiruan operasi proses atau
simulation
sistem dunia nyata

struktur data cara tertentu untuk menyimpan dan mengatur data dalam
program komputer agar sesuai dengan tujuan tertentu
data structure
sehingga dapat diakses dan dikerjakan dengan cara yang
tepat; contoh struktur data termasuk array, antrian, linked
list, pohon, dan grafik

D. DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka
Aho, A.V. (2011). Computation and Computational Thinking. ACM Ubiquity, 1, 1-
8.
Australian Curriculum. (2020, Mei 20). Computational Thinking in The Australian
Curriculum: Digital Technologies (video) diakses dari
[Link] com/watch?v=Z3_H6v5ph18& feature=[Link]
(diakses tanggal 21 November 2020)
Baase, S., & Henry, T. M. (2018). A Gift of Fire Social, Legal, and Ethical Issues for
Computing Technology(Fifth Ed.). New York,NY. Pearson.
BBC, (n.d.) Computational Thinking, BBC, diakses dari [Link]
size/topics/z7tp34j tanggal 21 November 2020
CAS, Computing At School’s Computing (2013). Computing in The National Cur-
riculum: A Guide for Primary Teachers. Belford, UK: Newnorth Print,
diakses dari
[Link]
[Link]
Classical Cipher. (2020, Nov 20). in Wikipedia. [Link]
Classical_cipher, diakses tanggal 10 Desember 2020.
Cuny, J., Snyder, L., & Wing, J.M. (2010). Demystifying Computational Thinking
for Non-computer Scientists. Unpublished manuscript.
[Link]. (2018). Hour of Code: Simple Encryption, [Link] hoc-
encryption, diakses tanggal 23 Juli 2020.
[Link]. (2018, Januari 30) How Computers Work: CPU, Memory, Input & Output
(video), diakses dari [Link]
v=DKGZlaPlVLY tanggal 28 Agustus 2020
[Link]. (2018, Januari 30) How Computers Work: CPU, Memory, Input & Output
(video), diakses dari [Link]
v=DKGZlaPlVLY tanggal 28 Agustus 2020
Common Sense Education.(2020, November 1). Private and Personal Information.
[Link] (diakses tanggal 21
November 2020)
Computational Thinking. (2021, Februari 3) in Wikipedia, [Link]
wiki/ Computational_thinking diakses tanggal 15 Februari 2021
Computer Science Education Research Group at the University of Canterbury, New
Zealand. (n.d). Binary numbers. Diakses dari
[Link] binary-numbers/ tanggal 13
September 2020
CSTA. (n.d.). Retrieved from The Computer Science Teachers Association (CSTA):
[Link]
CS Unplugged. (n.d.). Retrieved from CS Unplugged: [Link]
CS First. (n.d.) Teach Computer Science & Coding To Kids – CS First, diakses dari
[Link]
Cryptography. (2021, Februari 21). in Wikipedia. [Link] Cry-
ptography diakses tanggal 17 Februari 2021.

Denning P.J, “Remaining Trouble Spots with Computational Thinking”, Communi-


cations of the ACM, June 2017, Vol. 60 No. 6, Pages 33-39, diakses
dari https:// [Link]/magazines/2017/6/217742-remaining-
trouble-spots-with-computational-thinking/fulltext
EdGlossary. (2014). The Glossary of Education Reform for Journalists, Parents, and
Community Members, diakses dari [Link]
Scratch Wiki. (2020, June 3). diakses dari Scratch Wiki: [Link]
UK Bebras (2014). UK Bebras Computational Thinking Challenge 2014, [Link]-
[Link], diakses tanggal 9 September 2020.
Wing, J.M. (2010). Computational Thinking: What and Why?, diakses dari https://
[Link]/~CompThink/resources/[Link],
Wing, J.M. (2008). Computational Thinking and Thinking about Computing, Phil.
Trans. R. Soc. A 366, 3717–3725, diakses dari
[Link] publications/[Link]
Wireless LAN. (2021, Januari 27). in Wikipedia. [Link]
Wireless_LAN diakses tanggal 10 Februari 2021
.com/en-us/office/import-and-analyze-data-ccd3c4a6- 272f-4c97-afbb-
d3f27407fcde?ui=en-US&rs=en-US&ad=US#ID0EAABAA-
A=Sort_and_filter tanggal 3 Oktober 2020.

Tarakan, 5 Juli 2024


Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Kartini, S. Ag Mir’atul Amaliyah, S. Pd


NIP. 197402202003122008 NIP. 198703122024212037

Anda mungkin juga menyukai