0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
190 tayangan31 halaman

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 Bab 7

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk kelas 5 SD tentang Bahasa Indonesia yang berfokus pada masalah lingkungan. Peserta didik diharapkan dapat mengenali, menganalisis, dan menulis teks eksposisi mengenai isu lingkungan serta memahami hubungan sebab dan akibat. Pembelajaran dilakukan melalui metode interaktif dan kolaboratif dengan berbagai kegiatan yang melibatkan diskusi dan permainan.

Diunggah oleh

sholihah514
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
190 tayangan31 halaman

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 Bab 7

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk kelas 5 SD tentang Bahasa Indonesia yang berfokus pada masalah lingkungan. Peserta didik diharapkan dapat mengenali, menganalisis, dan menulis teks eksposisi mengenai isu lingkungan serta memahami hubungan sebab dan akibat. Pembelajaran dilakukan melalui metode interaktif dan kolaboratif dengan berbagai kegiatan yang melibatkan diskusi dan permainan.

Diunggah oleh

sholihah514
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INFORMASI UMUM

IDENTITAS MODUL
Satuan Pendidikan : SDN Balekambang 03 Pagi
Kelas / Semester : 5 /2
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Bab :7
Pembelajaran ke : 3
Alokasi waktu : 2 x 35 menit
KOMPETENSI INTI
A. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar
(segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan
mengukur besar sudut.
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Bab ini akan mengajarkan kalian untuk mengenal masalah lingkungan melalui teks, gambar, dan
diagram, dapat mengurai sebab dan akibat dari masalah tersebut, serta menulis teks eksposisi sederhana
untuk meningkatkan kesadaran pembaca agar mencintai dan menjaga lingkungan serta menunjukkan
tanggung jawab dalam memelihara dan melestarikan lingkungan.
C. PROFIL PANCASILA
1. Bernalar kritis
2. Mandiri
3. Bergotong royong
D. MODEL PEMBELAJARAN
 Pendekatan : Diferensiasi
 Model Pembelajaran : TGT (Team Games Tournament)
 Metode Pembelajaran : Ceramah dan tanya jawab
E. SARANA DAN PRASARANA
 Buku guru dan siswa
 Papan tulis
 Proyektor
 Game online
 PPT
F. JUMLAH SISWA
 Terdapat 28 Siswa
G. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Dengan mengetahui konsep membaca sekilas, meringkas, ide pokok, kata penghubung, teks
eksposisi, imbuhan pe-an

H. PERTANYAAN PEMATIK
 Bagaimana membaca dengan cepat tapi bisa memahami isi bacaan tersebut?
I. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tahap Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Pembelajaran Waktu
A. Kegiatan Pendahuluan 10 menit
Orientasi 1. Sebelum pelajaran dimulai, siswa datang, masuk
kelas, dan siswa menuju papan emotikon untuk
menuangkan perasaan hari ini
2. Guru mengucapkan salam.
3. Peserta didik berdoa dengan dipimpin ketua kelas.
religius
4. Guru menanyakan apakah ada siswa yang
tidakmasuk dan penyebabnya.
5. Guru melihat papan emotikon, dan melihat
apakah ada siswa yang menuangkan
perasaan sedih. (kesadaran diri)
6. Guru memberi mendekati siswa yang
menuangkan perasaan sedih pada papan
emotikon, dan memotivasi siswa agar bisa
keluar dari kesedihan. (kesadaran diri)
Appersepsi 7. Guru mengajak ice breaking “TEPUK-
TEPUK”. (managemen diri)
8. Guru mengajak siswa menyusun Kesepakatan
[Link] jawab (ketrampilan berelasi)
(Budaya Positif)
9. Siswa dan guru merayakan Kesepakatan
kelas dengan Tepuk Semangat.
10. Guru memberikan apersepsi yaitu dengan
memberikan cerita yang berkaitan dengan materi
yang diangkat kemudian guru memberikan
pertanyaan untuk
menarik perhatian siswa.
Motivasi 11. Siswa mendapat informasi dari guru
mengenai tujuan, manfaat pembelajaran yang
akan dilakukan.
B. Kegiatan Inti
Kegiatan Inti

 Peserta didik menyimak dengan saksama, memahami, memaknai instruksi yang lebih
kompleks sesuai jenjangnya, memahami dan menganalisis ide pokok dan ide yang lebih
rinci..
Tip Pembelajaran
 Pada kegiatan pembuka, peserta
didik dibagi ke dalam dua kelompok
besar yang akan memainkan
permainan sebab akibat: Kelompok
Sebab dan Kelompok Akibat.
 Guru mengatur dan menentukan
kelompok mana yang mendapatkan
giliran maju lebih dulu.
 Pada setiap giliran, satu anggota
kelompok akan mengisi tabel sebab
atau akibat yang dibuat guru di
papan tulis kelas dengan sebuah
kalimat. Jika kelompok sebab
menulis kalimat, kelompok akibat
akan melengkapi kalimat tersebut.
Demikian juga sebaliknya.
 Setelah selesai bermain, peserta
didik mengamati isi tabel sebab
akibat papan tulis.
 Peserta didik kemudian
mendiskusikan manakah yang
terjadi lebih dulu, apakah sebab atau
akibat.
Alternatif Kegiatan
 Guru dapat menyalin contoh kalimat pada tabel di bawah dan menuliskan pada kertas
kecil. Guru membagikan kertas tersebut secara acak kepada peserta didik. Guru
memberikan waktu 5 menit untuk peserta didik berkeliling mencari pasangan kalimat
sebab akibatnya.
 Guru menunjukkan sebuah gambar (misalnya: anak menangis) kepada peserta didik.
Guru dapat menanyakan: Mengapa anak itu menangis? Guru dapat memberikan
kesempatan peserta didik mengemukakan pendapatnya. Guru meminta peserta didik
menjawab dengan kalimat: Anak itu menangis karena …..
 Guru menunjukkan sebuah gambar (misal: seorang anak membuang sampah ke
sungai). Guru dapat menanyakan: Apa akibat dari membuang sampah ke sungai? Guru
meminta peserta didik menjawab dengan kalimat: Jika kita membuang sampah ke
sungai maka …..
 Guru dapat menambahkan gambar lainnya untuk bahan diskusi, bisa digambar sendiri
atau mengambil dari koran, majalah, atau internet.
 Setelah selesai bermain, peserta didik mendiskusikan gambar manakah yang terjadi
lebih dulu, apakah gambar sebab atau akibat.
Kesalahan Umum
 Sebab dan akibat dari suatu kondisi tidak selalu satu. Suatu kondisi dapat disebabkan
lebih dari satu hal dan bisa menyebabkan lebih dari satu akibat. Guru dapat menerima
jawaban peserta didik yang beragam asalkan masuk di akal. Untuk memberikan
pertanyaan yang efektif, guru dapat melihat contoh pertanyaan panduan pada bagian
strategi belajar di halaman awal Buku Guru.
Contoh Hubungan Sebab Akibat

Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf dan informasi lain yang
ditambahkan oleh penerbit yang sesuai untuk jenjangnya.
Tip Pembelajaran
 Peserta didik membaca teks “Mbah Sadiman, Pejuang Penghijauan Wonogiri”.
 Sebelum membaca dengan saksama, peserta didik diminta menebak isi wacana
tersebut dan dimintai alasan mengapa menebak hal itu atau bagaimana cara
mengetahuinya. Caranya yakni dengan membaca sekilas (skimming).
 Setelah kegiatan sebelum membaca selesai, peserta didik membaca teks tersebut
dengan saksama.
 Selama membaca, peserta didik diminta untuk sambil mengidentifikasi hubungan
sebab dan akibat dari setiap kalimat/paragraf teks tersebut.

Alternatif Kegiatan
 Guru dapat meminta salah seorang peserta didik untuk membaca nyaring di dalam
kelas.
 Peserta didik lain yang mendengarkan diminta untuk sambil mengidentifikasi
hubungan sebab akibat dari teks yang dibacakan.

Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf dan informasi lain yang
ditambahkan oleh penerbit yang sesuai untuk jenjangnya.
Tip Pembelajaran
 Peserta didik membaca teks “Mbah Sadiman, Pejuang Penghijauan Wonogiri”.
 Sebelum membaca dengan saksama, peserta didik diminta menebak isi wacana
tersebut dan dimintai alasan mengapa menebak hal itu atau bagaimana cara
mengetahuinya. Caranya yakni dengan membaca sekilas (skimming).
 Setelah kegiatan sebelum membaca selesai, peserta didik membaca teks tersebut
dengan saksama.
 Selama membaca, peserta didik diminta untuk sambil mengidentifikasi hubungan
sebab dan akibat dari setiap kalimat/paragraf teks tersebut.

Alternatif Kegiatan
 Guru dapat meminta salah seorang peserta didik untuk membaca nyaring di dalam
kelas.
 Peserta didik lain yang mendengarkan diminta untuk sambil mengidentifikasi
hubungan sebab akibat dari teks yang dibacakan.
Mengidentifikasi dan menyebutkan
permasalahan yang dihadapi tokoh
cerita pada teks naratif yang sesuai
jenjangnya.

Tip Pembelajaran
 Setelah selesai membaca dan mengidentifikasi hubungan sebab akibat, peserta didik
menuliskan apa saja masalah lingkungan yang terdapat pada teks “Mbah Sadiman,
Pejuang Penghijauan Wonogiri”.
 Setelah itu, peserta didik menyebutkan dan menuliskan apa yang menyebabkan
masalah itu terjadi dan apa akibat dari masalah tersebut ke dalam sebuah tabel.
Menjelaskan ide pokok dari
sebuah teks informasional yang
terus meningkat sesuai jenjangnya.
Tip Pembelajaran
 Peserta didik membaca dan memahami cara membuat ringkasan.
 Peserta didik membuat ringkasan berdasarkan jawaban dari pertanyaan panduan
dengan menggabungkan jawaban-jawaban tersebut menjadi teks utuh.

Ringkasan:
Mbah Sadiman adalah seorang warga Wonogiri yang menginginkan daerahnya menjadi
hijau dan mudah mendapatkan air bersih. Sayangnya daerah tempatnya tinggal, Bukit
Ampyangan dan Gendol, gersang karena banyak penebangan liar. Mbah Sadiman akhirnya
berinisiatif menanam dan merawat ribuan pohon beringin. Berkat perjuangannya, kini
daerahnya menjadi hijau dan dialiri air bersih.
Tip Pembelajaran
 Guru membacakan judul teks
terlebih dahulu, lalu meminta
peserta didik menebak isi teks
dari judul yang akan dibacakan.
 Guru membacakan teks untuk
pertama kali. Peserta didik
menyimak baik-baik tanpa
menuliskan apa pun.
 Guru meminta peserta didik
menyebutkan kata apa yang
berulang pada teks yang
dibacakan dan kata-kata apa saja
yang diingat. Guru memberi
peserta didik waktu untuk
mencatat.
 Guru membaca teks untuk kedua
kalinya. Peserta didik dapat
menyimak sambil mencatat kata
penting.
 Guru meminta peserta didik
menyebutkan informasi atau
konsep yang didapat dari teks,
lalu memberi waktu bagi peserta
didik untuk melanjutkan catatan.
 Guru membaca teks untuk terakhir
kalinya lalu meminta peserta didik
merangkum catatannya menjadi
sebuah teks ringkasan.
 Guru bersama peserta didik
merumuskan ringkasan yang tepat
atas teks yang dibacakan.

Inspirasi Kegiatan
 Guru dapat mencatat beberapa poin penting di papan tulis seperti: energi, terbarukan
dan tidak terbarukan, fosil, dan lainnya.
 Guru memberikan pertanyaan secara bertingkat dari yang sederhana sampai yang
kompleks seiring guru mengulang pembacaan teks. .

Kesalahan Umum
 Peserta didik tidak menyiapkan alat tulis untuk mencatat, hanya mengandalkan
ingatan saja.
 Guru mewajibkan peserta didik mencatat informasi yang diingat secara urut. Guru
sebaiknya memberikan peserta didik pilihan mencatat poin informasi sesuai gaya
belajarnya atau model pertanyaan panduan yang diberikan (Adiksimba, Pasak,
Gaipok). Di akhir sesi, berikan waktu bagi peserta didik untuk memilih dan memilah
informasi agar menghasilkan ringkasan yang baik.
 Jawaban ringkasan pada Buku Guru adalah sebagai contoh. Peserta didik dapat
menuliskan dengan kata-kata sendiri, asalkan memenuhi kaidah penulisan ringkasan.
Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf yang sesuai untuk
jenjangnya.
Tip Pembelajaran
• Setelah membaca teks “Mengurangi, Memakai Ulang, dan Mendaur Ulang Sampah”,
peserta didik memerhatikan dan memahami kosakata baru yang terdapat di dalam teks
tersebut.
• Daftar kosakata dapat ditempel di kelas selama pelajaran bab ini berlangsung.
• Guru memandu peserta didik untuk mengeja, memahami makna dan konteks
pemakaiannya.
• Guru mengetes pemahaman peserta didik dengan memberikan pertanyaan yang
berhubungan dengan kosakata. (Contoh, solusi: Apakah solusi dari masalah .....?,
badan air: Apa saja yang termasuk bagian dari badan air?)
• Guru lalu meminta peserta didik untuk menghafalkan kesepuluh kosakata baru
tersebut beserta maknanya.
• Guru secara acak akan meminta peserta didik untuk mengeja/menyebutkan satu kata,
menjelaskan maknanya dan membuat sebuah kalimat berdasarkan kosakata yang
sebelumnya disebutkan.

Kosakata Baru
• Organik : Ibuku membeli sayur organik.
• Terurai : Sampah organik mudah terurai.
• Pengelolaan : Pengelolaan sampah di Bantar Gebang terus berjalan.
• Produktif : Di akhir tahun, air tanah sangat produktif.
• Badan air : Banyak sampah yang dibuang sembarangan ke badan air.
• Kualitas : Kualitas air tanah semakin menurun.
• Pemanasan global : Polusi udara menyebabkan pemanasan global.
• Mendaur ulang : Petugas di TPA mendaur ulang sampah organik.
• Solusi : Membuang sampah adalah salah satu solusi melawan banjir.
• Penanganan : Penanganan daerah yang tergenang banjir dilakukan dengan cepat.
Mengidentifikasi sumber informasi
lain untuk mengklarifikasi
pemahamannya terhadap teks
informasional.

Tip Pembelajaran
Peserta didik membaca sebuah artikel, teks, atau infografik dari buku, surat kabar, ataupun
media daring lainnya tentang isu lingkungan.
Setelah itu, peserta didik membuat ringkasan dari artikel tersebut.
Peserta didik kemudian mengisi jurnal membacanya masing-masing.
 Menulis teks eksposisi dengan informasi yang lebih rinci.
 Menulis kata-kata baru menggunakan pengetahuannya tentang kombinasi semua
huruf.
 Menuliskan kalimat dengan tanda baca titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda
petik sesuai dengan fungsinya. Menulis kalimat dengan ejaan yang tepat.

Tip Pembelajaran Inspirasi Kegiatan


 Peserta didik membaca materi teks  Sebelum membuat teks eksposisi,
eksposisi: ciri-ciri, struktur teks, dan peserta didik dapat membaca banyak
contohnya. referensi mengenai isu lingkungan,
 Peserta didik membuat teks eksposisi dampak yang dihasilkan, hingga
tentang pentingnya melestarikan bagaimana cara mengatasi masalah
lingkungan dengan memerhatikan tersebut.
ketepatan penggunaan ejaan dan tanda  Peserta didik mulai menentukan topik
baca. yang akan ditulis menjadi teks
eksposisi.
 Jika diperlukan, peserta didik dapat
melakukan riset lanjutan untuk
memperkuat bahasan topik.
 Membuat kerangka berdasarkan
struktur teks eksposisi.
 Meminta tanggapan teman mengenai
hasil tulisan teks eksposisi.

Kesalahan Umum
 Teks yang ditulis peserta didik belum dalam bentuk teks eksposisi.
 Peserta didik belum cermat dalam mengembangkan informasi yang telah didapatkan
sehingga informasi yang ada dalam teks kurang memadai.
 Peserta didik tidak membaca atau melakukan riset tentang topik yang ditulisnya.
 Peserta didik tidak melakukan revisi/menyunting teks yang ditulisnya.

Tip Pembelajaran
 Sebagai akhir dari refleksi, penting bagi peserta didik untuk melakukan refleksi
terhadap proses belajar yang dijalani dan hasil belajar yang diperoleh. Guru
membimbing peserta didik dengan mengingatkan untuk jujur pada diri sendiri, bahwa
tanda pemahaman yang mereka lakukan tidak mempengaruhi nilai mereka.
 Guru juga dapat menulis ulang tabel refleksi peserta didik di papan tulis. Minta
peserta didik menyalin di buku mereka masing-masing. Dampingi mereka untuk
mengisi tabel tersebut.
 Jika memungkinkan, perbanyak lembar refleksi untuk masing-masing peserta didik.
Biarkan peserta didik berkreasi dengan menggambar sisa ruang putih yang tersedia di
lembaran tersebut.

Inspirasi Kegiatan
Di akhir kegiatan, guru dapat meminta peserta didik melakukan diskusi besar mengenai
langkah-langkah menulis eksposisi, kesulitan/tantangan yang dihadapi dan revisi kembali
jika teks eksposisi yang telah dibuat peserta didik perlu diperbaiki.

Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

Pelaksanaan Asesmen
Sikap
 Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada jurnal,
baik sikap positif dan negatif.
 Melakukan penilaian antarteman.
 Mengamati refleksi peserta didik.

Pengetahuan
 Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

Keterampilan
 Presentasi
 Proyek
 Portofolio

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada
wawasan peserta didik mengenai peserta didik yang capaian
materi pembelajaran yang dapat pembelajarannya (CP) belum tuntas.
diberikan kepada peserta didik yang  Guru memberi semangat kepada
telah tuntas mencapai capaian peserta didik yang belum tuntas.
pembelajaran (CP).  Guru akan memberikan tugas bagi
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak peserta didik yang belum tuntas dalam
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan bentuk pembelajaran ulang, bimbingan
peserta didik. perorangan, belajar kelompok,
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
peserta didik yang sudah mencapai didik yang belum mencapai ketuntasan
ketuntasan belajar diberi kegiatan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
pembelajaran pengayaan untuk
perluasan atau pendalaman materi

Kriteria Penilaian :
 Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok.
 Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100

Penilaian :

Tabel Instrumen Penilaian untuk Kemampuan Penggunaan Struktur Bahasa

Semua tanda baca Sebagian besar Sebagian tanda baca Tidak menggunakan
digunakan dengan tanda baca dalam tulisan benar tanda baca yang
benar dalam tulisan digunakan dengan (Nilai = 2) Cukup tepat dalam tulisan
dan menambahkan benar dalam tulisan (Nilai = 1) Kurang
kalimat lain atas (Nilai = 3) Baik
inisiatif sendiri
(Nilai = 4) Sangat
Baik
Peserta didik Peserta didik
dengan nilai 4 akan dengan nilai 1 akan
mendapatkan mendapatkan
kegiatan pengayaan. kegiatan perancah.

Nilai: 1: Kurang 2: Cukup 3: Baik 4: Sangat Baik

Tabel Instrumen Penilaian untuk Kemampuan Lainnya

Sko Kosa kata Struktur Bahasa (Tanda Pemahaman Bacaan


r Baca)
1 Sedikit atau belum bisa Tidak menggunakan tanda Tidak bisa menjawab
melafalkan teks dengan baca yang tepat dalam pertanyaan tentang
fasih tulisan bacaan
2 Melafalkan teks dengan Sebagian tanda baca Menjawab sebagian
fasih, tidak yakin dengan dalam tulisan benar pertanyaan bacaan
artinya sebagian salah dengan benar
3 Melafalkan sebagian Semua tanda baca Menjawab semua
besar teks dengan fasih digunakan dengan benar pertanyaan bacaan
dalam tulisan dengan benar
4 Melafalkannya seluruh Semua tanda baca Menjawab semua
teks dengan fasih, digunakan dengan benar pertanyaan bacaan
mampu menggunakannya dalam tulisan dan dengan benar dan
dalam kalimat menambahkan kalimat memberikan pendapat
lain atas inisiatif sendiri tentang bacaan atas
inisiatif sendiri

Tabel Rubrik Asesmen Berbicara

Kriteria Amat Baik Kurang


Baik (Nilai=3) Cukup (Nilai=2)
Penilaian (Nilai=4) (Nilai=1)
Isi Keseluruhan Hampir seluruh Sebagian isi Isi pembicaraan
isi isi pembicaraan pembicaraan tidak sesuai
pembicaraan sesuai dengan sesuai dengan dengan topik,
sesuai dengan topik, tujuan topik, tujuan tujuan berbicara,
topik, tujuan berbicara, dan berbicara, dan dan instruksi
berbicara, dan instruksi soal. instruksi soal. soal. Presentasi/
instruksi soal. Berbicara tidak
selesai.
Ketepatan Seluruh tata Sebagian besar Sebagian tata Sebagian besar
bahasa bahasa, pilihan tata bahasa, bahasa, pilihan tata bahasa,
kosakata, dan pilihan kosakata, kosakata, dan pilihan kosakata,
ungkapan yang dan ungkapan ungkapan yang dan ungkapan
digunakan yang digunakan digunakan sudah yang digunakan
sudah tepat sudah tepat. tepat, meskipun tidak tepat.
dan Terdapat tidak bervariasi. Terdapat banyak
bervariasi. beberapa Terdapat kesalahan yang
kesalahan, beberapa membingungkan
tetapi tidak kesalahan yang pendengar.
membingungkan membingungkan
pendengar. pendengar.
Kefasihan Seluruh teks Sebagian besar Sebagian besar Teks tidak
Berbahasa dilafalkan teks dilafalkan teks dilafalkan dilafalkan
dengan sangat dengan baik dan dengan baik, dengan
baik dan lancar. Dapat meskipun baik dan sering
lancar. Dapat dimengerti oleh kadang kurang lancar.
dimengerti pendengar. kurang lancar. Sulit
oleh Dapat dimengerti dimengerti oleh
pendengar. oleh pendengar. pendengar.
Ekspresi Penggunaan Penggunaan Penggunaan Penggunaan
dan Alat ekspresi dan ekspresi dan ekspresi dan alat ekspresi dan
Bantu alat bantu alat bantu bantu kadang alat bantu tidak
sudah tepat. sudah tepat. tidak tepat. tepat (tidak ada).
Menunjang Menunjang Menunjang Menghambat
penyampaian penyampaian sebagian penyampaian
pesan. pesan penyampaian pesan.
pesan.

Tabel Rubrik Asesmen Sumatif Menulis

Kriteria Amat Baik Baik Cukup Kurang


Penilaian (Nilai=4) (Nilai=3) (Nilai=2) (Nilai=1)
Isi Keseluruhan Hampir Sebagian isi Isi tulisan tidak
isi tulisan seluruh tulisan sesuai dengan
sesuai dengan isi tulisan sesuai dengan topik, tujuan
topik, tujuan sesuai dengan topik, tujuan penulisan, dan
penulisan, dan topik, tujuan penulisan, dan instruksi soal.
instruksi soal. penulisan, dan instruksi soal. Tulisan tidak
instruksi soal. selesai.
Organisasi Organisasi Organisasi Organisasi Organisasi
tulisan jelas tulisan jelas tulisan tulisan
dan dapat dan dapat kurang jelas, tidak jelas dan
dimengerti dimengerti tetapi membingungkan
serta pembaca. dapat pembaca.
menginspirasi dimengerti
pembaca. pembaca.
Variasi Variasi kalimat Variasi Variasi kalimat Variasi kalimat
Kalimat dan yang beragam kalimat yang mulai yang tidak
Kosakata dan tepat. yang beragam beragam, beragam dan
Terdapat lebih dan tepat. meski tidak tepat. Tidak
dari empat Terdapat tiga kadang kurang ada penggunaan
kosakata baru atau empat tepat. Terdapat kosakata baru.
yang sesuai dan kosakata baru satu atau dua
memperkaya isi yang sesuai kosakata baru
tulisan. dan yang sesuai.
memperkaya
isi
tulisan.
Ejaan dan Semua struktur Hampir Sebagian Sedikit kalimat,
Tanda Baca kalimat, ejaan, seluruh kalimat, ejaan, dan tanda
dan tanda kalimat, ejaan, ejaan, dan baca dituliskan
baca dituliskan dan tanda tanda dengan tepat.
dengan tepat. baca baca dituliskan
dituliskan dengan tepat.
dengan tepat.

Refleksi pembelajaran:

No Aku mampu Sudah Bisa Masih perlu


belajar
1 Melakukan teknik membaca sekilas
sebagai strategi membaca
2 Membuat ringkasan dari sebuah teks
panjang
3 Mengidentifikasi ide pokok, kalimat
utama, dan kalimat penjelas dari
sebuah paragraf
4 Memhamai makna imbuhan pe-an
5 Menulis teks eksposisii sederhan

Hal yang paling menyenangkan dari memperlajari bab ini adalah ………………………..
Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah ………………………………
Bab sayangi bumi mengajarkanku ………………………

Pemetaan Kemampuan Awal Peserta Didik

Tabel Pemetaan Kemampuan Peserta Didik


No Nama Melakukan Membuat Mengidentifikasi Memahami Menulis
peserta teknik ringkasan ide pokok, kalimat makna teks
didik membaca dari utama, dan kalimat imbuhan eksposisi
sekilas sebuah penjelas dari pe-an sederhana
sebagai teks sebuah paragraf
strategi panjang
membaca
1
2
3
dst

(Nilai diperoleh dari kumpulan asesmen formatif dan catatan anekdotal pada bab ini)
Refleksi Guru
 Apakah kegiatan pembuka membantu peserta didik memahami tema dengan lebih baik?
 Apakah kegiatan diskusi dapat melatih peserta didik berpikir lebih kritis?
 Kegiatan yang paling disukai peserta didik adalah:
 Kegiatan yang paling sulit dilakukan peserta didik adalah:
 Apakah tip pembelajaran dapat membantu kegiatan mengajar? Coba jelaskan!
 Apakah saran kegiatan perancah dapat membantu kegiatan mengajar? Coba jelaskan!
 Berikut adalah kesulitan yang saya alami ketika melakukan kegiatan di dalam buku:
 Berikut adalah cara yang saya coba di kelas dan berhasil:
Lampiran
Tabel 7.3 Sebab Akibat
Nomor Sebab Akibat
1 Obi tidur larut malam. Obi bangun kesiangan.
2 Eti rajin lari pagi. Badan Eti sehat.

3
4
5

Tabel 7.4 Panduan Pertanyaan

Pertanyaan Panduan
Siapa tokoh pada wacana?
Apa yang diinginkan sang tokoh?
Masalah apa yang dihadapi sang tokoh?
Apa yang dilakukannya?
Bagaimana keadaan saat ini?
Ringkasan:

Tabel 7.5 Tabel Kalimat

Paragraf Ide Pokok Kalimat Utama Kalimat Penjelas


1 Aktivitas manusia Aktivitas yang kita - Sampah yang
menghasilkan lakukan sehari-hari dihasilkan
sampah. dapat menghasilkan biasanya berupa
sampah. sampah organik,
yaitu sampah
yang mudah
terurai.
- Misalnya daun-
daun kering, sisa
makanan, dan
lain-lain.
- Sampah lainnya
yakni sampah
anorganik, yaitu
sampah yang
sulit diurai.
- Misalnya plastik,
logam, kaca
kertas, dan lain-
lain.

2
3
4

Tabel 6.3 Rubrik Membaca


Aspek Bobot
Penilaian Amat baik 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang 1
Pemahaman
Ketepatan
Hubungan
Penggunaan
Bahasa

Tabel 6.4 Rubrik Berbicara: Diskusi


Aspek Bobot
Penilaian Amat baik 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang 1
Persiapan
Partisipasi
Penggunaan
Bahasa
Artikulasi

Tabel 6.5 Rubrik Berbicara: Presentasi

Aspek Bobot
Penilaian Amat baik 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang 1
Persiapan
Kelancaran
Penggunaan
Bahasa
Artikulasi

Tabel 6.6 Rubrik Menulis: Proses Menulis


Aspek Bobot
Penilaian Amat baik 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang 1
Menggali ide
Menulis
kerangka
Mengedit
Menulis

A. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Perhatikan teks yang berjudul “Mbah Sadiman, Pejuang Penghijauan Wonogiri”
berikut ini.
Sebelum kalian membacanya, dapatkah kalian menebak isi teks tersebut?
Bagaimana kalian mengetahuinya?
Sekarang luangkan satu hingga dua menit untuk membaca sekilas teks tersebut.
Apakah ada informasi baru yang kalian dapatkan? Apa petunjuk yang kalian lihat?
Mengetahui, Jakarta, 14 Maret 2025
Guru kelas V

Yenny Arsiyanti, [Link]. Mar’atus Sholihah


NIP. 1967090519911120001 199712242024212039

Anda mungkin juga menyukai