0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Konflik Tugas Kelompok di Sekolah

Naskah ini menggambarkan konflik di antara sekelompok siswa saat mengerjakan tugas kelompok penting, yang disebabkan oleh perbedaan sikap terhadap tanggung jawab. Meskipun mengalami kesulitan, mereka belajar dari pengalaman dan akhirnya berhasil menyelesaikan tugas tepat waktu melalui kerja sama dan disiplin. Pesan moralnya adalah pentingnya perencanaan dan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan pekerjaan.

Diunggah oleh

fhyyy777
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Konflik Tugas Kelompok di Sekolah

Naskah ini menggambarkan konflik di antara sekelompok siswa saat mengerjakan tugas kelompok penting, yang disebabkan oleh perbedaan sikap terhadap tanggung jawab. Meskipun mengalami kesulitan, mereka belajar dari pengalaman dan akhirnya berhasil menyelesaikan tugas tepat waktu melalui kerja sama dan disiplin. Pesan moralnya adalah pentingnya perencanaan dan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan pekerjaan.

Diunggah oleh

fhyyy777
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Judul: "Tugas Terakhir"

Pemeran:

1. Bella (Siswi, rajin, sangat memperhatikan tugas)

2. Eliza (Siswi, kurang tertarik pada pelajaran, sering


menunda tugas)

3. Dita (Siswi, pemalu, sering mengikuti arahan teman-


temannya)

4. Clara (Siswa, bijaksana, berusaha menengahi konflik)

5. (Siswa, sering bercanda, agak malas)

6. Dania (Siswi, serius, cerdas, selalu mencoba menjaga


kedamaian)

7. Bu Lia (Guru, tegas, peduli dengan tugas dan tanggung


jawab siswa)

8. Laura (Siswa, santai, tetapi pandai mengerjakan tugas


dengan cepat)

Latar: Di sebuah sekolah menengah atas, sekelompok siswa


mengalami konflik saat mengerjakan tugas kelompok yang sangat
penting. Perbedaan dalam cara menyelesaikan tugas menyebabkan
ketegangan di antara mereka, dan mereka harus mencari jalan
keluar agar bisa menyelesaikan tugas tepat waktu.

---

Scene 1: Di Kelas, Saat Pembagian Tugas

Bu Lia berdiri di depan kelas, membagikan tugas kelompok


untuk ujian akhir semester.

Bu Lia: (dengan tegas) “Untuk tugas akhir semester, kalian


akan dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil. Tugasnya
adalah membuat presentasi tentang sejarah Indonesia. Setiap
kelompok harus bekerja sama dengan baik. Deadline-nya adalah
akhir minggu depan.”

Semua siswa mulai melihat ke teman-teman mereka, berpikir


tentang siapa yang akan berada dalam kelompok yang sama.
Bella , Eliza, Dita, dan Clara akhirnya berkumpul bersama.
2.

Bella: (antusias) “Oke, kita harus mulai mempersiapkan


semuanya dari sekarang. Kita nggak bisa santai, tugas ini
penting banget!”

Eliza: (dengan santai) “Ah, gak perlu buru-buru. Masih ada


banyak waktu. Kita bisa kerja bareng nanti aja.”

Dita: (ragu-ragu) “Tapi, kita harus mulai, kan? Jangan sampai


terlambat, nanti bisa kacau.”

Clara: (menyela) “Sebaiknya kita bagi tugas. Bella, kamu bisa


mulai dengan menulis materi, Eliza dan saya bisa cari sumber
tambahan.”

---

Scene 2: Di Rumah, Satu Hari Sebelum Deadline

Bella duduk di mejanya, terlihat stres karena harus


menyelesaikan tugas yang belum selesai. Eliza tampak santai
di sofa sambil bermain ponsel.

Bella: (tegang) “Eliza , sudah dikerjakan kan bagian kamu?


Besok kita harus mengumpulkan hasilnya, nih!”

Eliza: (sambil bermain ponsel) “Tenang aja, Bel. Masih ada


waktu, kok. Kita bisa kerjain barengan besok.”

Bella: (frustrasi) “Tapi, tugasnya banyak! Kamu nggak bisa


terus-terusan menunda, El. Aku sudah mulai, tapi kalau kamu
nggak bantu, kita bakal keteteran.”

Eliza: (menanggapi dengan santai) “Aku udah bilang kan,


santai aja. Kita pasti bisa selesaiin kalau besok kita
mulai.”

Dita, yang duduk di meja lain, terlihat cemas.

Dita: (lembut) “Tapi, Bel benar. Kita harus mulai dari


sekarang, biar nggak kelabakan.”

---

Scene 3: Di Kelas, Hari Pengumpulan Tugas

Semua kelompok sudah duduk di depan kelas, siap untuk


mempresentasikan tugas mereka. Bella, Eliza, dan Dita tampak
cemas karena tugas mereka belum selesai. Bu Lia memulai sesi
presentasi.
3.

Bu Lia: (dengan serius) “Baiklah, kelompok pertama, silakan


presentasi.”

Kelompok lain mulai maju dan presentasi dengan baik. Tiba


giliran kelompok Bella.

Bella: (dengan gugup) “Maaf, Bu, kami belum sepenuhnya siap.


Ada beberapa bagian yang belum selesai karena… kami agak
terlambat mengerjakan.”

Bu Lia: (dengan nada tegas) “Ini sangat mengecewakan, Aulia.


Tugas ini penting untuk nilai kalian. Tanggung jawab kalian
adalah menyelesaikan tugas tepat waktu.”

Eliza: (merasa bersalah) “Kami minta maaf, Bu. Saya salah


karena menunda-nunda.”

Dita: (terlihat sangat malu) “Kami nggak menyadari betapa


pentingnya tugas ini. Kami akan lebih serius lagi ke
depannya.”

Clara: (menyela, mencoba memperbaiki situasi) “Kami sudah


belajar dari kesalahan ini, Bu. Kami akan lebih fokus dan
disiplin mulai sekarang.”

---

Scene 4: Setelah Pelajaran, Di Kelas

Bu Lia memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki tugas


mereka dan mengumpulkan ulang di hari yang sama. Bella,
Eliza, Dita, dan Clara bekerja sama untuk menyelesaikan
tugas.

Bella: (dengan semangat) “Ayo, kita kerjakan dengan cepat!


Kita bisa perbaiki, kok.”

Eliza: (menyesal) “Aku janji, deh, mulai sekarang aku gak


akan menunda-nunda lagi.”

Dita: (tersenyum) “Kita bisa! Kita harus belajar dari


pengalaman ini.”

Clara: (dengan bijaksana) “Yup, kita lebih baik belajar untuk


mengatur waktu dengan lebih baik. Ini pelajaran berharga.”

---

Scene 5: Di Depan Kelas, Mengumpulkan Tugas


4.

Hari itu mereka berhasil menyelesaikan tugas dan


mengumpulkannya tepat waktu. Bu Lia menerima tugas mereka
dengan sikap yang lebih lembut.

Bu Lia: (tersenyum) “Baik, kalian sudah mengumpulkan tugas


tepat waktu. Saya harap kalian belajar dari pengalaman ini.
Ingat, disiplin dan kerjasama adalah kunci untuk berhasil.”

Bella: (tersenyum lega) “Terima kasih, Bu. Kami sudah belajar


banyak.”

Eliza: (dengan senyum malu) “Iya, Bu. Maafkan kami. Kami akan
lebih baik lagi.”

---

Akhir

Naskah ini menggambarkan konflik yang terjadi karena


ketidakdisiplinan dalam mengerjakan tugas. Meskipun ada
kesalahan, melalui kerja sama dan kesadaran, mereka akhirnya
bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Konflik ini mengajarkan
pentingnya perencanaan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan
pekerjaan.

---

Pesan Moral:

Konflik bisa timbul ketika tugas atau pekerjaan tidak


dikelola dengan baik. Namun, dengan komunikasi yang baik,
kerja sama, dan disiplin, kita bisa menyelesaikan tugas tepat
waktu dan memperbaiki kesalahan yang ada.

Anda mungkin juga menyukai