0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan2 halaman

Dongeng Empat Sekawan Fabel Anak

Cerita fabel 'Empat Sekawan' mengisahkan tentang seekor tikus, rusa, gagak, dan kura-kura yang saling membantu ketika rusa terjebak dalam perangkap pemburu. Dengan kerja sama, mereka berhasil menyelamatkan rusa dan mengelabui pemburu untuk mendapatkan kembali kura-kura. Akhirnya, keempat sahabat itu hidup bahagia di dekat danau setelah mengatasi tantangan bersama.

Diunggah oleh

Aulia Trismiardini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan2 halaman

Dongeng Empat Sekawan Fabel Anak

Cerita fabel 'Empat Sekawan' mengisahkan tentang seekor tikus, rusa, gagak, dan kura-kura yang saling membantu ketika rusa terjebak dalam perangkap pemburu. Dengan kerja sama, mereka berhasil menyelamatkan rusa dan mengelabui pemburu untuk mendapatkan kembali kura-kura. Akhirnya, keempat sahabat itu hidup bahagia di dekat danau setelah mengatasi tantangan bersama.

Diunggah oleh

Aulia Trismiardini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DONGENG JENIS FABEL

“EMPAT SEKAWAN”
Pada suatu ketika, ada sebuah danau besar di dalam hutan. Di sana tinggallah empat
sekawan. Seekor tikus bermata besar dan berekor panjang, seekor rusa coklat keemasan
nan cantik, burung gagak hitam, dan seekor kura-kura yang bergerak sangat lamban.
Si gagak tinggal di pucuk pohon apel di tepi sungai, si tikus tinggal di liang bawah tanah
yang aman, si kura-kura tinggal dengan senang di danau, dan si rusa menikmati tinggal
di padang rumput hijau nan lembab.
Seperti setiap hari, keempatnya berkumpul tapi hari ini setelah lama ditunggu si rusa
tidak hadir. Mereka sangat bingung, mereka semua sangat khawatir, dan curiga pada si
rusa.
Si gagak berkata : “tunggu, aku punya ide, aku akan mencarinya”
Tikus : “hmm.. kau benar”
Si gagak mulai mencari si rusa. Dia berkoak keras keras tapi sia-sia. Akhirnya dengan
kecewa dan nada rendah dia kembali berkoak keras, dan kali ini terdengar sahutan,
Rusa : “aaaaaaaaahhh, tolongggg”
Gagak : “owww itu pasti suara si rusa”
Si gagak lantas terkejut melihat seorang pemburu telah menjerat si rusa dalam
perangkapnya. Dia menenangkan rusa dan bergegas kembali ke teman-temannya.
Tanpa menunda lagi, si kura-kura berkata pada si tikus,
Kura-kura : “tikus, duduklah di punggung di gagak, dan sobeklah jala itu dengan
gigimu yang runcing.”
Segera saja si gagak dan si tikus berangkat untuk menyelamatkan teman mereka, dengan
gigi runcingnya, si tikus menyobek seluruh jala dan membebaskan si rusa.
Sementara itu, si kura-kura lamban juga tiba di tempat. Setelahnya keempat sahabat itu,
saling bersambutan dengan gembira.
Tiba-tiba ada suara datang…. Si pemburu sedang mendekat.
Si gagak terbang cepat dan bertengger di pohon. Si tikus lari ke liangnya, dan si rusa
lari pergi karena masih ketakutan, si kura-kura tertinggal sendirian, dia berusaha lari
tapi tidak bisa cukup cepat untuk lolos dari mata si pemburu.
Si pemburu lantas menangkap si kura-kura dan menaruhnya di dalam tasnya. Sementara
dia berjalan dan berpikir,
Pemburu : “aku akan memakan kura-kura hari ini”.
Si gagak melihat semua itu, dia melihat segala yang terjadi itu sambil bertengger di
pohon. Dia bicara pada teman-temannya.
Gagak : “astaga, apa yang harus kita lakukan?, kita harus melakukan sesuatu
dengan sangat cepat”
Si rusa berkata : “kita bisa lakukan satu hal, aku akan pura-pura memakan
rumput, si pemburu akan melihatku dan mengejarku meninggalkan tasnya, lalu
tugas selanjutnya adalah untuk si tikus.”
Si rusa lantas berdiri di jalan yang dilalui si pemburu dan mulai makan rumput. Melihat
si rusa si pemburu mengejar si rusa dengan busur dan panahnya dan meninggalkan
tasnya di tempat. Kali ini si tikus harus berjuang keras tapi dia menangkap tas itu dengan
giginya yang kuat. Ketiganya lantas lari menuju danau dan si pemburu yang kecewa
berpikir,
Pemburu : “setidaknya aku masih punya kura-kuranya, jadi aku bisa makan itu,
yasudahlah tidak apa-apa”
Dia menghampiri tasnya dan terkejut, karena tasnya itu kosong. Pemburu yang malang
dia pergi dengan tangan kosong. Setelah itu keempat hewan itu hidup bahagia di dekat
danau.

Anda mungkin juga menyukai