Basic PHP Tutorial [Link]
net
Sedangkan statement kontrol perulangan digunakan untuk mengatur perintah yang
dijalankan secara berulang-ulang.
Dalam PHP, terdapat dua buah statement kontrol yang termasuk statement kontrol
kondisional, yaitu IF dan CASE OF. Sedangkan yang termasuk statement kontrol
perulangan adalah: FOR, WHILE, DO WHILE dan FOREACH.
Untuk mempermudah pembahasan masing-masing statement kontrol tersebut, akan
dibahas secara bab per bab saja. Nah… pada bab 7 ini pembahasan hanya difokuskan
pada statement kontrol IF. … are u ready to learn? ☺
OK… pembahasan tentang IF ini akan saya mulai dari pertanyaan berikut ini
Apa yang Anda pahami bila menjumpai pernyataan di bawah ini?
Jika sore ini hujan, maka saya akan menghabiskan waktu di rumah.
Pernyataan di atas mengandung sebab akibat. Bila Anda lihat, keterangan ‘sore ini
hujan’ adalah merupakan suatu syarat. Apa akibatnya bila syarat tersebut terpenuhi?
Ya… ‘saya akan menghabiskan waktu di rumah’. Dengan demikian, ‘saya akan
menghabiskan waktu di rumah’ ini hanya akan dilakukan apabila syaratnya terpenuhi
atau ‘sore ini hujan’.
Dalam dunia logika, istilah ‘terpenuhinya suatu syarat’ dapat dikatakan sebagai ‘syarat
tersebut bernilai BENAR atau TRUE’.
Nah… bentuk pernyataan ‘jika… maka…’ pada contoh di atas dapat diadopsi dalam
programming. Untuk menyatakan pernyataan tersebut dalam programming, khususnya
PHP, kita bisa menggunakan statement kontrol IF
Adapun sintaks atau aturan penulisan IF nya adalah sebagai berikut:
if (syarat)
{
statement;
}
Catatan: Kata ‘if’ harus ditulis dalam huruf kecil semua.
Dalam sintaks di atas, bagian ‘statement’ akan dijalankan atau dilakukan jika ‘syarat’
terpenuhi atau ‘syarat’ bernilai benar/true. Trus… bagaimana bila ‘syarat’ tidak
terpenuhi? Ya…bagian ‘statement’ tidak akan dijalankan atau dalam hal ini tidak
Disusun oleh : Rosihan Ari Yuana 38