Basic PHP Tutorial [Link]
net
// jika $a string, maka tampilkan ‘$a bertipe string’
// jika $a bukan string, maka tampilkan ‘$a bukan string’
if (is_string($a)) echo "\$a bertipe string<br>";
else echo "\$a bukan string<br>";
$a = "Pemrograman PHP is OK";
// mengecek apakah variabel $a bertipe string atau bukan
// jika $a string, maka tampilkan ‘$a bertipe string’
// jika $a bukan string, maka tampilkan ‘$a bukan string’
if (is_string($a)) echo "\$a bertipe string<br>";
else echo "\$a bukan string<br>";
?>
Mmm.. mohon jangan pedulikan dahulu statement if() di atas, serta perintah is_string().
Fokus Anda adalah mengerti maksud script di atas dan tujuan dari penjelasan ini.
Ketika $a diassign dengan 10, maka script akan memunculkan ‘$a bukan string’. Setelah
$a ini diassign kembali dengan nilai suatu string, maka script berikutnya memunculkan
‘$a bertipe string’.
Operator Aritmatik
Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk
memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Ada beberapa
macam operator yang bisa digunakan, diantaranya adalah operator aritmatik, operator
penggabungan string dan operator logika.
Untuk operator penggabungan string, sudah pernah kita gunakan di Bab IV yaitu
menggunakan tanda dot (.). Operator logika akan kita bahas pada bab berikutnya karena
sering digunakan pada statement kontrol. Fokus kita sekarang adalah pada operator
aritmatik.
Operator aritmatik digunakan untuk operasi perhitungan yang melibatkan nilai berupa
bilangan. Namun bisa pula diberikan pada string, namun string yang berupa bilangan.
Ada beberapa macam operator aritmatik, diantaranya adalah
Disusun oleh : Rosihan Ari Yuana 23