5/8/25, 11:48 AM 20 Contoh Cerita Rakyat Pendek dari Berbagai Daerah di Nusantara
ikan besar. Dalam sekejap, sungai itu banjir, menyebabkan genangan air
yang luas dan akhirnya berubah menjadi sebuah danau yang sangat
besar. Oleh masyarakat setempat, danau itu dinamakan Danau Toba.
3. Si Parkit Raja Parakeet (Aceh)
Konon, di tengah hutan belantara Aceh, hiduplah sekawanan burung
parakeet yang hidup damai, tenteram, dan makmur. Kawanan burung
tersebut dipimpin oleh seorang raja parakeet yang bernama si
[Link] hari datanglah seorang pemburu yang berniat menangkap
mereka dengan cara memasang perekat. Si Parkit mengetahui niat jahat
pemburu dan memberitahukan pada seluruh kawanan burung untuk
berhati-hati.
Saat burung-burung itu keluar dari sarangnya untuk mencari makan,
mereka terekat pada perekat si Pemburu. Mereka berusaha melepaskan
diri tetapi sia-sia. Melihat kejadian itu, si Parkit menenangkan rakyatnya
dan memberi tahu untuk berpura-pura mati saat pemburu melepaskan
mereka dari perekatnya, agar si Pemburu itu nantinya tidak jadi
mengambil mereka.
Ternyata cara itu dapat mengelabui si Pemburu dan saat lengah,
kawanan burung tersebut melarikan diri. Si Pemburu pun kaget dan
menyadari bahwa ia telah ditipu. Malangnya, si Parkit justru masih
terjebak. Pemburu segera menghampirinya dan mengancam akan
membunuhnya. Si Parkit yang ketakutan pun membujuk si Pemburu agar
tidak membunuhnya dan berjanji akan bernyanyi setiap hari untuk
menghibur pemburu.
Sejak saat itu, setiap hari si Parkit selalu bernyanyi. Banyak orang yang
memuji kemerduan si Parkit, salah satunya Raja Aceh. Akhirnya, dengan
menyerahkan sejumlah uang kepada pemburu, si Parkit menjadi milik
raja. Ia dibawa ke istana, dimasukkan ke dalam sangkar emas, dan
diberikan makanan enak setiap harinya.
Meskipun serba enak, si Parkit tetap ingin kembali ke hutan, agar ia bisa
ter- bang bebas bersama rakyatnya. Si Parkit pun memikirkan cara untuk
bisa keluar dari sangkar dan memutuskan untuk berpura-pura mati.
Suatu hari, petugas istana melaporkan kematian si Parkit pada raja.
Sang raja pun sedih mendengar berita kematian itu. Namun, ketika
hendak dikuburkan, si Parkit dengan cepat terbang setinggi-tingginya.
Akhirnya si Parkit yang cerdik itu bisa kembali ke hutan. Kedatangan si
Parkit pun disambut dengan meriah oleh rakyatnya.
4. Sabai nan Aluih (Sumatera Barat)
Alkisah, di Padang Tarok, hiduplah seorang raja yang bernama Rajo
Babanding. Ia memiliki anak perempuan yang sangat cantik dan rajin
bernama Sabai nan Aluih. Perangai dan kecantikannya terkenal hingga
ke kampung lain, termasuk salah satunya di Kampung Situjuh, di mana
ada teman baik Rajo Babanding sendiri, yaitu Rajo nan Panjang.
Mengetahui sahabatnya mempunyai anak gadis yang cantik jelita, Rajo
nan Panjang mengirim utusannya untuk meminangnya. Namun, ternyata
pinangannya ditolak dengan alasan Rajo nan Panjang seusia dengan
sang ayah. la pun bersikukuh untuk melamar langsung. Setibanya di
rumah Rajo Babanding, la malah diajak untuk berunding di luar rumah. Ia
menyadari bahwa pinangannya ditolak secara halus dan dirinya ditantang
untuk berkelahi.
Pada hari yang ditentukan, Rajo Babanding berangkat ke Padang
Panahunan ditemani seorang pembantunya. Setibanya di sana tampak
Rajo nan Panjang bersama seorang pengawalnya. Tanpa aba-aba lagi,
perkelahian langsung terjadi. Pertarungan antara kedua orang pengawal
tidak berlangsung lama. Keduanya jatuh terkapar di tanah dengan keris
menancap di tubuh masing- masing. Pertarungan antara Rajo Babanding
dengan Rajo nan Panjang terus berlangsung. Namun, tiba-tiba dari balik
Hide Ads
semak, seorang pengawal Rajo nan Panjang lainnya menembakkan
peluru ke dada Rajo Babanding, sehingga ia tersungkur di tanah tak
sadarkan diri.
[Link] 4/8