Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi
Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi
P
DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN PEKAUMAN RT.06
KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN
PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN KELUARGA (PPKK)
Pembimbing
Perseptor Akademik : Hj. Ruslinawati, Ns., [Link].,[Link]
Perseptor Klinik : Hj. Marlina, [Link].,Ns
Disusun Oleh :
Amanda Cahaya Kencana, [Link]
NPM : 2414901210080
A. PENGKAJIAN
I. Data Umum
Kepala Keluarga (KK) : Tn. P
Alamat : Jl. Rantauan Timur 1, RT 06, Kel Pekauman
Pekerjaan KK : Wiraswasta
Pendidikan KK : SMA
Tife Keluarga : The Single-Parent Family
Suku Bangsa : Banjar
Agama : Islam
Komposisi Keluarga : Ayah dan 2 Anak
Status
Hub dgn
No Imunisasi
Nama JK Klien Umur Ket
BCG Polio DPT Hep Cam
pak
1 Tn. P L KK 50 Tahun - - - - -
2 An. SN P Anak 13 Tahun √ √ √ √ √
3 An. SH P Anak 9 Tahun √ √ √ √ √
GENOGRAM
Keterangan :
: Laki – Laki : Meninggal : Klien
Keterangan :
Status sosial ekonomi keluarga :
Pendapatan keluarga dalam 1 bulan dan hasil pendapatan Tn. P sebagai Kepala
keluarga adalah sebesar ± Rp. 2.500.000 per-bulan dari gajih sebagai RT, Linmas
dan Pedagang kerupuk di pasar.
Denah
WC
V. Fungsi Keluarga
Fungsi Efektif :
Keluarga klien saling memberikan dukungan, perhatian dan kasih sayang. Serta
saling menjaga dan membantu jika ada masalah.
Fungsi Sosialisasi :
Interaksi sosial antar anggota keluarga terjalin baik, jika ada masalah dapat
dibicarakan dan diselesaikan baik – baik.
Fungsi Reproduksi :
Di keluarga tidak ada yang mengalami masalah reproduksi
Fungsi Ekonomi :
Tn. P berkerja sebagai wiraswasta untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan
anak pertama [Link] sedang sekolah SMP dan anak kedua [Link] sedang sekolah
SD.
Perawatan Kesehatan :
a. Kemampuan Mengenal Masalah Kesehatan
Tn.P mengatakan sedikit mengetahui tentang penyakit Hipertensi dan sedikit
mengetahui masalah perawatan kesehatan mengenai hipertensi seperti mengenal
apa itu, tanda dan gejala, penyebab dan apa hal yang bisa dilakukan ketika
menderita hipertensi. Ketika ada keluhan nyeri belakang kepala dan belakang
leher biasanya Tn.P hanya beristirahat sebentar sampai klien merasa lebih
nyaman. Jika Tn.P keluhan nyeri tak tertahankan Tn.P hanya meminum obat
yang dibeli di apotik. Tn. P mengatakan jarang menggunakan fasilitas
kesehatan yang ada seperti melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat.
Harapan Keluarga :
Harapan keluarga adalah agar semua anggota keluarga selalu sehat dan dipanjangkan
umurnya.
VII. Pemeriksaan Kesehatan Tiap individu anggota keluarga
Lakukan Pemeriksaan fisik pada setiap anggota keluarga
Nama Kepala Mata Hidung Telinga Leher Dada Abdomen Ekstermitas TTV
Tn. P Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada nyeri Tidak ada Tidak TD: 168 / 102
trauma, warna penglihatan,tidak masalah pendengaran, tidak pembesaran dada, tidak ada nyeri tekan, menggunakan mmHg
rambut hitam menggunakan penciuman, tidak menggunakan alat kelenjar tiroid keluhan sesak, BAB 1 alat bantu gerak N: 98 x/m
bercampur uban, kacamata ada peradangan bantu dengar ataupun masalah tidak ada trauma x/hari Skala kekuatan R: 20 x/m
kebersihan cukup dan perdarahan lainnya dan suara nafas BAK > 5x otot : 5 S: 36,5 ˚C
bersih vesikuler Bising usus
13x
[Link] Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada nyeri Tidak ada Tidak TD: - mmHg
trauma, warna penglihatan, tidak masalah pendengaran, tidak pembesaran dada, tidak ada lesi, tidak menggunakan N: 94 x/m
rambut hitam, menggunakan penciuman, tidak menggunakan alat kelenjar tiroid keluhan sesak, ada nyeri alat bantu gerak R: 20 x/m
kebersihan cukup kacamata ada peradangan bantu dengar ataupun masalah tidak ada trauma tekan, BAB Skala kekuatan S: 36,5 ˚C
bersih dan perdarahan lainnya dan suara nafas 1-2/hari otot : 5
vesikuler BAK > 5x
Bising usus
11 x
[Link] Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada nyeri Tidak ada Tidak TD: - mmHg
trauma, warna penglihatan, tidak masalah pendengaran, tidak pembesaran dada, tidak ada lesi, tidak menggunakan N: 90 x/m
rambut hitam, menggunakan penciuman, tidak menggunakan alat kelenjar tiroid keluhan sesak, ada nyeri alat bantu gerak R: 22 x/m
kebersihan cukup kacamata ada peradangan bantu dengar ataupun masalah tidak ada trauma tekan, BAB Skala kekuatan S: 36,5 ˚C
bersih dan perdarahan lainnya dan suara nafas 1-2/hari otot : 5
vesikuler BAK > 5x
Bising usus
11 x
B. Diagnosa Keperawatan Keluarga
1. Analisa Data
No. Data Penyebab Masalah
1. DS: Kurangnya Kepedulian Ketidakmampuan
- Tn. P mengatakan bila sakit hanya Keluarga Dalam Menggunakan Fasilitas
beristirahat sebentar sampai merasa Memanfaatkan Kesehatan Yang
lebih nyaman Fasilitas Dan Layanan Terdapat Di
- Tn.P mengatakan jika sakit hanya Yang Disediakan Lingkungan Setempat
minum obat
- Tn. P mengatakan jarang
menggunakan fasilitas kesehatan
yang ada seperti melakukan
pemeriksaan di Posyandu dan
Puskesmas terdekat.
DO :
TD: 168 / 102 mmHg
N: 98 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ,5 ˚C
DO :
- Tn.R tidak bisa menjelaskan tentang
diet apa saja untuk penyakit
hipertensi
- Keluarga dan klien tampak tidak
mengetahui cara mengatasi masalah
yang di alami klien.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tanda –
tanda vital didapatkan :
TD: 168 / 9102mmHg
N: 98 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ,5 ˚C
Keluarga mau
diajak
kerjasama
(kooperati).
4. Menonjolnya 1 2/2x1 = 1 Bila tidak
Masalah segera ditangani
Skala: akan
Masalah berat, 2 memperparah
harus segera kondisi klien
ditangani seperti
Ada masalah, tetapi 1 perdarahan dan
tidak perlu tersumbatnya
ditangani
Masalah tidak 0
dirasakan
Jumlah Skor 7
4
10
Diagnosa keperawatan :
1. Ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota yang sakit b.d Kurang Sumber
Pengetahuan (Penyakit Hipertensi)
Tujuan Kriteria Hasil/Standart Intervensi
Jangka Panjang : Kognitif : Keluarga mampu 1. kaji pengetahan
Setelah dilakukan Keluarga mengingat menyebutkan keluarga tentang
minimal 2 kali dan mengerti tentang pengertian, tanda hipertensi
kunjungan penyakit kolesterol gejala, penyebab 2. jelaskan pengertian,
diharapkan seperti tanda gejala, dan penanganan penyebab, tanda gejala
keluarga dapat penyebab, dan hipertensi hipertensi
mengenal masalah penanganan Keluarga mampu 3. beri penjelasan tentang
hipertensi yang hipertensi. mengaplikasikan akibat hipertensi
dialami keluarga. Afektif : penanganan 4. bantu keluarga dalam
Jangka Pendek : Keluarga melakukan hipertensi dalam mengambil keputusan
Setelah dilakukan penanganan kehidupan sehari- yang tepat
intervensi 30 menit pencegahan hari 5. jelaskan cara
diharapkan hipertensi pencegahan hipertensi
keluarga Psikomotor : 6. beri informasi tentang
mengetahui tanda Keluarga cara memilih makanan
gejala, penyebab, mengaplikasikan yang dapat
dan penanganan tindakan pencegahan menimbulkan
hipertensi penyakit hipertensi hipertensi
2. Ketidakmampuan menggunakan fasilitas kesehatan yang terdapat di lingkungan
setempat berhubungan dengan kurangnya kepedulian keluarga dalam memanfaatkan
fasilitas dan layanan yang disediakan
Tujuan Kriteria Hasil/Standart Intervensi
Setelah dilakukan Kognitif 1. Klien memanfaatkan 1. Kaji persepsi klien
tindakan Setelah diberikan fasilitas yang tentang pelayanan
keperawatan, penyuluhan kesehatan diberikan oleh desa kesehatan
keluarga: klien Tn. P dan keluarga 2. Klien rutin kontrol 2. Anjurkan klien untuk
mampu menggunkana mampu mengetahui ke fasilitas kesehatan ke puskesmas tiap
fasilitas pelayanan secara jelas tentang tiap bulan bulan
yang diberikan masalah penyakit 3. Jelaskan kepada
keluarga tentang
Afektif fasilitas kesehatan
Setelah diberikan yang ada untuk
penyuluhan kesehatan pemeriksaan dan
Tn. P dan keluarga pengobatan
selalu memanfaatkan
fasilitas kesehatan
yang ada di desa
Psikomotor
Setelah dberikan
penkes yang benar
Tn. P dan keluarga
mampu meningkatkan
status kesehatan
keluarga
D. Implementasi
Tanggal/ Waktu Diagnosa Keperawatan Implementasi
16 April 2025 Ketidakmampuan keluarga 1. Mengkaji pengetahuan keluarga
16.30 WITA dalam merawat anggota yang tentang hipertensi
sakit b.d Kurang Sumber 2. Menjelaskan pengertian, penyebab,
Pengetahuan (Penyakit tanda gejala hipertensi
hipertensi) 3. Memberi penjelasan tentang akibat
hipertensi
4. Membantu keluarga dalam
mengambil keputusan yang tepat
5. Menjelaskan cara pencegahan
hipertensi
6. Memberi informasi tentang cara
memilih makanan yang dapat
menimbulkan hipertensi
19 April 2025
14.45 WITA
Diagnosa Tanggal Jam Evaluasi Paraf
Ketidakmampuan 19 April 2025 14.45ITA S:
keluarga dalam - Tn.P mengatakan mengetahui tentang
merawat anggota yang
penyakit HT, tanda dan gejala, dan apa
sakit b.d Kurang
Sumber Pengetahuan hal yang bisa dilakukan ketika menderita
(Penyakit Kolesterol)
HT tapi masih kurang mengetahui diet
saat hipertensi
O:
- Tn.P mampu menjelakan tentang
penyakit hipertensi dan masih
menanyakan diet di saat hipertensi
TTV Tn.P
TD: 143 / 101 mmHg
N: 96 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ˚C
GDS : 142
Kolesterol : 138
Asam Urat : 9.6
A:
Masalah teratasi
P:
Lanjutkan Intervensi
1. Menjelaskan diet apa saja saat hipertensi
2. Mengkaji pengetahuan keluarga tentang
asam urat
3. Menjekaskan definisi, penyebab serta
tanda dan gelaja dari asam urat
4. Menjelaskan penatalaksanaan serta
mendemonstrasikan penatalaksanaan
asam urat
Ketidakmampuan 19 April 2025 14.45ITA S:
menggunakan fasilitas - Tn. P dan keluarga mengatakan akan
kesehatan yang menggunakan fasilitas kesehatan yang
terdapat di lingkungan ada seperti melakukan pemeriksaan di
setempat b.d Posyandu dan Puskesmas terdekat.
kurangnya kepedulian
keluarga dalam O:
memanfaatkan fasilitas - Tn.P dan keluarga tampak paham
dan layanan yang tentang pelayanan kesehatan
disediakan TTV :
TD: 143 / 101 mmHg
N: 96 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ˚C
GDS : 142
Kolesterol : 138
Asam Urat : 9.6
A:
Masalah teratasi
P:
Intervensi dihentikan
21 April 2025
16.00 WITA
Diagnosa Tanggal Jam Evaluasi Paraf
Ketidakmampuan 21 April 2025 16.0 ITA S:
keluarga dalam - Tn.P mengatakan
merawat anggota yang
mengetahui tentang diet di
sakit b.d Kurang
Sumber Pengetahuan saat hipertensi
(Penyakit Kolesterol)
O:
- Tn.P mampu
menyebutkan diet di saat
hipertensi
- Tn. P dapat menjelaskan
tentang definisi,
penyebab, tanda gejala,
penatalaksanaan serta
mendemonstrasikan
penatalaksanaan asam urat
TD: 169 / 109 mmHg
N: 92 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ˚C
A:
Masalah teratasi
P:
Intervensi dihentikan
Banjarmasin, 23 April 2025
Ners Muda
Mengetahui,
Presptor Akademik Preseptor Klinik