0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan21 halaman

Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi

Dokumen ini adalah laporan asuhan keperawatan keluarga pada Tn. P yang menderita hipertensi, mencakup pengkajian kesehatan, riwayat keluarga, dan kondisi lingkungan. Tn. P tinggal bersama dua anaknya dan memiliki pendapatan bulanan sekitar Rp. 2.500.000, namun jarang menggunakan fasilitas kesehatan. Keluarga menunjukkan dukungan emosional yang baik, tetapi kurang dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Diunggah oleh

ayanaamanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan21 halaman

Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi

Dokumen ini adalah laporan asuhan keperawatan keluarga pada Tn. P yang menderita hipertensi, mencakup pengkajian kesehatan, riwayat keluarga, dan kondisi lingkungan. Tn. P tinggal bersama dua anaknya dan memiliki pendapatan bulanan sekitar Rp. 2.500.000, namun jarang menggunakan fasilitas kesehatan. Keluarga menunjukkan dukungan emosional yang baik, tetapi kurang dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Diunggah oleh

ayanaamanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA PADA TN.

P
DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN PEKAUMAN RT.06
KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN
PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN KELUARGA (PPKK)

Pembimbing
Perseptor Akademik : Hj. Ruslinawati, Ns., [Link].,[Link]
Perseptor Klinik : Hj. Marlina, [Link].,Ns

Disusun Oleh :
Amanda Cahaya Kencana, [Link]
NPM : 2414901210080

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
BANJARMASIN 2024/2025
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN
FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN PROFESI NERS

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Amanda Cahaya Kencana, [Link]


Tempat Praktik : Kelurahan Pekauman RT 04, 05, dan 06, Kec. Banjarmasin Selatan
Tanggal Praktik : 07 April – 03 Mie 2025
Tanggal Pengkajian : 13 April 2025

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. PENGKAJIAN
I. Data Umum
Kepala Keluarga (KK) : Tn. P
Alamat : Jl. Rantauan Timur 1, RT 06, Kel Pekauman
Pekerjaan KK : Wiraswasta
Pendidikan KK : SMA
Tife Keluarga : The Single-Parent Family
Suku Bangsa : Banjar
Agama : Islam
Komposisi Keluarga : Ayah dan 2 Anak

Status
Hub dgn
No Imunisasi
Nama JK Klien Umur Ket
BCG Polio DPT Hep Cam
pak
1 Tn. P L KK 50 Tahun - - - - -
2 An. SN P Anak 13 Tahun √ √ √ √ √
3 An. SH P Anak 9 Tahun √ √ √ √ √
GENOGRAM

Keterangan :
: Laki – Laki : Meninggal : Klien

: Perempuan : Tinggal Serumah

Keterangan :
Status sosial ekonomi keluarga :
Pendapatan keluarga dalam 1 bulan dan hasil pendapatan Tn. P sebagai Kepala
keluarga adalah sebesar ± Rp. 2.500.000 per-bulan dari gajih sebagai RT, Linmas
dan Pedagang kerupuk di pasar.

Aktivitas rekreasi keluarga :


Tn. P mengatakan jarang melakukan rekreasi keluarga, meskipun
pada hari libur. Begitupun dengan libur hari besar keagamaan
seperti hari raya Idul Fitri atau Idul ‘Adha, keluarga biasanya hanya
di rumah saja dan biasanya ada keluarga atau sanak family yang
berkunjung untuk silaturrahmi

II. Riwayat dan perkembangan Keluarga Saat Ini


Tahap perkembangan keluarga saat ini :
Keluarga Tn. P tinggal bersama kedua anak Perempuan, [Link] usia
13 tahun dan [Link] Usia 9 tahun. Keluarga Tn. P berada pada
tahap perkembangan keluarga dengan anak usia sekolah.

Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi :


Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi adalah
mempertahankan kesehatan dan menyediakan lingkungan yang
meningkatkan kesehatan.

Riwayat kesehatan keluarga inti :


KK : Tn. P memiliki Riwayat penyakit Hipertensi dari ± 10
tahun yang lalu
Anak 1 : An. SN tidak pernah mempunyai penyakit menular
ataupun
penyakit keturunan
Anak 2 : An. SH tidak pernah mempunyai penyakit menular
ataupun
penyakit keturunan

Didalam keluarga inti tidak mengalami masalah kesehatan, hanya


Tn. P yang menderita penyakit Hipertensi sekitar 10 tahun terakhir,
saat di kaji terdapat tekanan darah tinggi yaitu 168/102. Tn.P
jarang pernah memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan
karena merasa tidak ada keluhan apa-apa dan tidak ada waktu,
biasanya kalau penyakitnya kambuh hanya membeli obat diapotik.
Tn. P mengatakan memiliki JKN (BPJS).

Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya :


Tn. P tidak mempunyai riwayat penyakit turunan dan tidak mempu
nyai penyakit menular lainnya. An. SN tidak mempunyai penyakit t
urunan dan tidak mempunyai penyakit menular lainnya. An. SH tid
ak mempunyai penyakit turunan dan tidak mempunyai penyakit m
enular lainnya.

III. Data Lingkungan


Karakteristik Rumah :
Rumah Tn. P bahannya dari kayu, tipe rumah sederhana yang
panjangnya ± 9m, dan lebarnya ± 9m, dan jarak rumah dengan
tetangga terpisah. Rumah Tn. P terdapat 1 ruang tamu, 2 kamar ti
dur, 1 daput, 1 kamar mandi dan wc. Jarang merawat rumah. L
lantai rumah tidak licin, rumah berventilasi dan jendela.

Denah

Kamar 1 Kamar 2 dapur

WC

Karakteristik Tetangga dan Komunitas :


Di lingkungan rumah Tn. P Jarak rumah dengan tetangga berdekatan, mayoritas
tetangga beragama islam dan bersuku banjar, hubungan antara tetangga cukup baik.

Mobilitas Geografis Keluarga :


Keluarga Tn. P tinggal bersama kedua anaknya dalam satu rumah, rumah yang di
tinggali saat ini adalah rumah sendiri. Akses transportasi yang digunakan adalah
sepeda motor.

Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat :


a. Didalam masyarakat Tn. P suka mengikuti gontong-royong di kelurahan dan
suka main catur dengan tetangga. Tn. P dan keluarga nya berkomunikasi dengan
baik saat ada masalah keluarga.
b. An. SN sekolah SMP dan An. SH sekolah SD, setiap sore berinteraksi dengan
teman sebaya.
c. Kegiatan yang sering dilakukan keluarga yaitu berkumpul untuk menonton tv,
interaksi.

Sistem pendukung keluarga :


Anggota keluarga Tn. P sehat hanya Tn.P yang menderita hipertensi. keluarga Tn. P
selalu tolong menolong dan menyayangi, begitu juga dengan lingkungan sekitar
rumah Tn. P.

IV. Struktur Keluarga


Struktur Peran :
Tn. P sebagai kepala keluarga, dan ayah
An. SN sebagai anak dan kakak dari SH
An. SH sebagai anak dan adik dari [Link]

Nilai atau norma keluarga :


Tn. P mengatakan ia terbiasa menanamkan pada kedua anaknya sikap menyayangi
antar keluarga dan saling tolong menolong dengan tetangga. Keluarga menganut
agama Islam. Dalam kehidupan sehari-hari menggunakan keyakinan sesuai syariat
islam. Keluarga menganut norma atau adat yang ada di lingkungan sekitar, misalnya
menjenguk tetangga yang sakit. Dalam kebiasaan keluarga tidak ada yang
bertentangan dengan kesehatan.

Pola komunikasi keluarga :


Adanya komunikasi antara keluarga terbina hubungan yang harmonis. Keluarga Tn.
P menggunakan bahasa banjar, komunikasi terbuka dan tidak formal.

Struktur Kekuatan Keluarga :


a. Tn. P sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah sebagai wiraswasta
(pedagang kerupuk, ketua RT, Linmas) untuk memenuhi kebutuhan keluarga ,
disamping itu Tn. P sebagai pelindung dan pemberi rasa aman pada keluarga.

V. Fungsi Keluarga
Fungsi Efektif :
Keluarga klien saling memberikan dukungan, perhatian dan kasih sayang. Serta
saling menjaga dan membantu jika ada masalah.

Fungsi Sosialisasi :
Interaksi sosial antar anggota keluarga terjalin baik, jika ada masalah dapat
dibicarakan dan diselesaikan baik – baik.

Fungsi Reproduksi :
Di keluarga tidak ada yang mengalami masalah reproduksi

Fungsi Ekonomi :
Tn. P berkerja sebagai wiraswasta untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan
anak pertama [Link] sedang sekolah SMP dan anak kedua [Link] sedang sekolah
SD.

Perawatan Kesehatan :
a. Kemampuan Mengenal Masalah Kesehatan
Tn.P mengatakan sedikit mengetahui tentang penyakit Hipertensi dan sedikit
mengetahui masalah perawatan kesehatan mengenai hipertensi seperti mengenal
apa itu, tanda dan gejala, penyebab dan apa hal yang bisa dilakukan ketika
menderita hipertensi. Ketika ada keluhan nyeri belakang kepala dan belakang
leher biasanya Tn.P hanya beristirahat sebentar sampai klien merasa lebih
nyaman. Jika Tn.P keluhan nyeri tak tertahankan Tn.P hanya meminum obat
yang dibeli di apotik. Tn. P mengatakan jarang menggunakan fasilitas
kesehatan yang ada seperti melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat.

b. Kemampuan Mengambil Keputusan


Bila ada masalah kesehatan yang dialami oleh keluarga, anggota keluarga yang
lain mencoba mengobati dengan membeli obat di apotik, bila di rasakan tidak
mengalami perubahan keluarga segera membawa anggota keluarga yang sakit ke
rumah praktek perawat atau puskesmas yang ada di daerahnya.

c. Kemampuan Merawat Anggota Keluarga Yang Sakit


Keluarga tidak mengetahui secara detail tentang penyakit Tn.P,
jika Tn.P mengalami keluhan nyeri belakang kepala dan leher belakang, keluarga
akan membantu membelikan obat. Keluarga kurang mengingatkan untuk
menjaga pola makan klien dan Tn.P terkadang masih memakan makanan yang
menyebabkan tinggi Darah.
Tn.R mengatakan sedikit mengetahui tentang penyakit hipertensi.
Tn.R mengatakan sedikit mengetahui tanda dan gejala, penyebab dan apa hal
yang bisa dilakukan ketika menderita hipertensi.

d. Kemampuan Keluarga Memelihara/Memodifikasi Lingkungan Rumah Yang


Sehat
Keluarga kurang menjaga kebersihan lingkungan, jarang membersihkan keadaan
rumah seperti menyapu, ngepel lantai, tersedianya sumber air bersih, dan
membuang sampah pada tempatnya

e. Kemampuan Menggunakan Fasilitas Kesehatan Yang Terdapat Di Lingkungan


Setempat
Keluarga TN. P mengatakan jarang menggunakan fasilitas kesehatan yang ada
seperti melakukan pemeriksaan di Posyandu dan Puskesmas terdekat.

VI. Stres dan Koping Keluarga


Stresor jangka pendek dan panjang :
a. Pendek : Tn. P mengatakan memikirkan agar penyakitnya dapat terkontrol
Panjang: Tn. P hanya berpikir semoga tidak ada anggota keluarganya yang sakit
dan selalu sehat

Kemampuan keluarga berespon terhadap stresor :


Keluarga Tn. P selalu melakukan musyawarah dalam menyelesaikan masalah baik
dalam lingkungan keluarga atau masyarakat.

Strategi koping yg digunakan :


Bila ada permasalahan dalam keluarga Tn. P menjadi pemegang keputusan.

Strategi adaptasi disfungsional :


Keluarga tidak pernah melakukan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.

Harapan Keluarga :
Harapan keluarga adalah agar semua anggota keluarga selalu sehat dan dipanjangkan
umurnya.
VII. Pemeriksaan Kesehatan Tiap individu anggota keluarga
Lakukan Pemeriksaan fisik pada setiap anggota keluarga
Nama Kepala Mata Hidung Telinga Leher Dada Abdomen Ekstermitas TTV
Tn. P Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada nyeri Tidak ada Tidak TD: 168 / 102
trauma, warna penglihatan,tidak masalah pendengaran, tidak pembesaran dada, tidak ada nyeri tekan, menggunakan mmHg
rambut hitam menggunakan penciuman, tidak menggunakan alat kelenjar tiroid keluhan sesak, BAB 1 alat bantu gerak N: 98 x/m
bercampur uban, kacamata ada peradangan bantu dengar ataupun masalah tidak ada trauma x/hari Skala kekuatan R: 20 x/m
kebersihan cukup dan perdarahan lainnya dan suara nafas BAK > 5x otot : 5 S: 36,5 ˚C
bersih vesikuler Bising usus
13x
[Link] Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada nyeri Tidak ada Tidak TD: - mmHg
trauma, warna penglihatan, tidak masalah pendengaran, tidak pembesaran dada, tidak ada lesi, tidak menggunakan N: 94 x/m
rambut hitam, menggunakan penciuman, tidak menggunakan alat kelenjar tiroid keluhan sesak, ada nyeri alat bantu gerak R: 20 x/m
kebersihan cukup kacamata ada peradangan bantu dengar ataupun masalah tidak ada trauma tekan, BAB Skala kekuatan S: 36,5 ˚C
bersih dan perdarahan lainnya dan suara nafas 1-2/hari otot : 5
vesikuler BAK > 5x
Bising usus
11 x
[Link] Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada masalah Tidak ada Tidak ada nyeri Tidak ada Tidak TD: - mmHg
trauma, warna penglihatan, tidak masalah pendengaran, tidak pembesaran dada, tidak ada lesi, tidak menggunakan N: 90 x/m
rambut hitam, menggunakan penciuman, tidak menggunakan alat kelenjar tiroid keluhan sesak, ada nyeri alat bantu gerak R: 22 x/m
kebersihan cukup kacamata ada peradangan bantu dengar ataupun masalah tidak ada trauma tekan, BAB Skala kekuatan S: 36,5 ˚C
bersih dan perdarahan lainnya dan suara nafas 1-2/hari otot : 5
vesikuler BAK > 5x
Bising usus
11 x
B. Diagnosa Keperawatan Keluarga
1. Analisa Data
No. Data Penyebab Masalah
1. DS: Kurangnya Kepedulian Ketidakmampuan
- Tn. P mengatakan bila sakit hanya Keluarga Dalam Menggunakan Fasilitas
beristirahat sebentar sampai merasa Memanfaatkan Kesehatan Yang
lebih nyaman Fasilitas Dan Layanan Terdapat Di
- Tn.P mengatakan jika sakit hanya Yang Disediakan Lingkungan Setempat
minum obat
- Tn. P mengatakan jarang
menggunakan fasilitas kesehatan
yang ada seperti melakukan
pemeriksaan di Posyandu dan
Puskesmas terdekat.

DO :
TD: 168 / 102 mmHg
N: 98 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ,5 ˚C

2. DS : Kurang Sumber Ketidakmampuan


- Keluarga kurang mengingatkan Pengetahuan (Penyakit keluarga dalam
untuk menjaga pola makan Tn.P hipertensi) merawat anggota yang
tetapi Tn.P terkadang masih sakit
memakan makanan yang
menyebabkan tinggi hipertensi
- Tn.P mengatakan sedikit mengetahui
tentang penyakit hipertensi
- Tn.P mengatakan sedikit mengetahui
tanda dan gejala, penyebab dan apa
hal yang bisa dilakukan ketika
menderita hipertensi

DO :
- Tn.R tidak bisa menjelaskan tentang
diet apa saja untuk penyakit
hipertensi
- Keluarga dan klien tampak tidak
mengetahui cara mengatasi masalah
yang di alami klien.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tanda –
tanda vital didapatkan :
TD: 168 / 9102mmHg
N: 98 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ,5 ˚C

2. Perumusan Diagnosa Keperawatan :


a. Ketidakmampuan Menggunakan Fasilitas Kesehatan Yang Terdapat Di
Lingkungan Setempat b.d Kurangnya Kepedulian Keluarga Dalam Memanfaatkan
Fasilitas Dan Layanan Yang Disediakan
b. Ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota yang sakit b.d Kurang Sumber
Pengetahuan (Penyakit hipertensi)

3. Skoring Prioritas Masalah :


a. Ketidakmampuan menggunakan fasilitas kesehatan yang terdapat di lingkungan
setempat berhubungan dengan kurangnya kepedulian keluarga dalam
memanfaatkan fasilitas dan layanan yang disediakan

No. Kriteria Skor Bobot Skoring Pembenaran


1 Sifat Masalah Tn.P mengatakan bila
Skala: sakit hanya beristirahat
 Tidak/kurang sehat 3 sebentar sampai klien
 Ancaman kesehatan 2 1 7 merasa lebih nyaman,
2/3 x 1 =
 Keadaan sejahtera 1 10 jika sakit tidak kunjung
sembuh maka Tn. P
meminum obat yang
dibeli di Apotik terdekat
2 Kemungkinan Masalah Tn. P mengatakan jarang
Untuk di Ubah menggunakan fasilitas
Skala: kesehatan yang ada
 Mudah 2 1/2 x 2 = 1 seperti melakukan
 Sebagian 1 2 pemeriksaan di
 Tidak dapat 0 Posyandu dan
Puskesmas terdekat.
3 Potensial Masalah Untuk 3/3 x 1 = 1 Tn.P kooperatif dalam
di Cegah penyuluhan kesehatan
Skala: yang diberikan
 Tinggi 3
 Cukup 2 1 Komplikasi dapat
 Rendah 1 dicegah dengan
melakukan perawatan
secara dini
4 Menonjolnya Masalah Bila tidak segera
Skala: ditangani maka Masalah
 Masalah berat, harus 2 dapat dirasakan
segera ditangani 2/2 x 1 = 1 bertambah berat dan
 Ada masalah, tetapi tidak 1 1 keluarga tidak
perlu ditangani menginginkan
 Masalah tidak dirasakan 0 masalahnya timbul lebih
parah
Jumlah Skor 7
3
10

b. Ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota yang sakit b.d Kurang


Sumber Pengetahuan (Penyakit hipertensi)
No Kriteria Skor Bobot Skoring Pembenaran
1. Sifat Masalah 1 7 Kekurangan pe
2/3 x 1 =
Skala: 10 ngetahuan
 Tidak/kurang sehat 3 keluarga
 Ancaman kesehatan tentang masalah
 Keadaan sejahtera 2 penyakit
hipertensi
1 merupakan
bahaya terhadap
kondisi klien.
2. Kemungkinan 2 2/2x2 = 2 Masalah mudah
Masalah Untuk di dicegah dengan
Ubah menjaga pola
Skala: makan,
 Mudah 2 mengurangi
 Sebagian 1 makanan asin.
 Tidak dapat 0
3. Potensial Masalah 1 3/3x1 = 1 Penyakit
Untuk di Cegah hipertensi
Skala: memungkinkan
 Tinggi 3 untuk dicegah
 Cukup 2 dengan
 Rendah menghindari
1 faktor resiko.

Keluarga mau
diajak
kerjasama
(kooperati).
4. Menonjolnya 1 2/2x1 = 1 Bila tidak
Masalah segera ditangani
Skala: akan
 Masalah berat, 2 memperparah
harus segera kondisi klien
ditangani seperti
 Ada masalah, tetapi 1 perdarahan dan
tidak perlu tersumbatnya
ditangani
 Masalah tidak 0
dirasakan
Jumlah Skor 7
4
10

4. Prioritas Dignosa Keperawatan


No. Diagnosa Keperawatan Skor
1 Ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota yang 7
4
sakit b.d Kurang Sumber Pengetahuan (Penyakit 10
Hipertensi)
2 Ketidakmampuan menggunakan fasilitas kesehatan yang 7
3
terdapat di lingkungan setempat berhubungan dengan 10
kurangnya kepedulian keluarga dalam memanfaatkan
fasilitas dan layanan yang disediakan
C. Rencana Asuhan Keperawatan

Diagnosa keperawatan :
1. Ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota yang sakit b.d Kurang Sumber
Pengetahuan (Penyakit Hipertensi)
Tujuan Kriteria Hasil/Standart Intervensi
 Jangka Panjang : Kognitif :  Keluarga mampu 1. kaji pengetahan
Setelah dilakukan Keluarga mengingat menyebutkan keluarga tentang
minimal 2 kali dan mengerti tentang pengertian, tanda hipertensi
kunjungan penyakit kolesterol gejala, penyebab 2. jelaskan pengertian,
diharapkan seperti tanda gejala, dan penanganan penyebab, tanda gejala
keluarga dapat penyebab, dan hipertensi hipertensi
mengenal masalah penanganan  Keluarga mampu 3. beri penjelasan tentang
hipertensi yang hipertensi. mengaplikasikan akibat hipertensi
dialami keluarga. Afektif : penanganan 4. bantu keluarga dalam
 Jangka Pendek : Keluarga melakukan hipertensi dalam mengambil keputusan
Setelah dilakukan penanganan kehidupan sehari- yang tepat
intervensi 30 menit pencegahan hari 5. jelaskan cara
diharapkan hipertensi pencegahan hipertensi
keluarga Psikomotor : 6. beri informasi tentang
mengetahui tanda Keluarga cara memilih makanan
gejala, penyebab, mengaplikasikan yang dapat
dan penanganan tindakan pencegahan menimbulkan
hipertensi penyakit hipertensi hipertensi
2. Ketidakmampuan menggunakan fasilitas kesehatan yang terdapat di lingkungan
setempat berhubungan dengan kurangnya kepedulian keluarga dalam memanfaatkan
fasilitas dan layanan yang disediakan
Tujuan Kriteria Hasil/Standart Intervensi
Setelah dilakukan Kognitif 1. Klien memanfaatkan 1. Kaji persepsi klien
tindakan Setelah diberikan fasilitas yang tentang pelayanan
keperawatan, penyuluhan kesehatan diberikan oleh desa kesehatan
keluarga: klien Tn. P dan keluarga 2. Klien rutin kontrol 2. Anjurkan klien untuk
mampu menggunkana mampu mengetahui ke fasilitas kesehatan ke puskesmas tiap
fasilitas pelayanan secara jelas tentang tiap bulan bulan
yang diberikan masalah penyakit 3. Jelaskan kepada
keluarga tentang
Afektif fasilitas kesehatan
Setelah diberikan yang ada untuk
penyuluhan kesehatan pemeriksaan dan
Tn. P dan keluarga pengobatan
selalu memanfaatkan
fasilitas kesehatan
yang ada di desa

Psikomotor
Setelah dberikan
penkes yang benar
Tn. P dan keluarga
mampu meningkatkan
status kesehatan
keluarga

D. Implementasi
Tanggal/ Waktu Diagnosa Keperawatan Implementasi
16 April 2025 Ketidakmampuan keluarga 1. Mengkaji pengetahuan keluarga
16.30 WITA dalam merawat anggota yang tentang hipertensi
sakit b.d Kurang Sumber 2. Menjelaskan pengertian, penyebab,
Pengetahuan (Penyakit tanda gejala hipertensi
hipertensi) 3. Memberi penjelasan tentang akibat
hipertensi
4. Membantu keluarga dalam
mengambil keputusan yang tepat
5. Menjelaskan cara pencegahan
hipertensi
6. Memberi informasi tentang cara
memilih makanan yang dapat
menimbulkan hipertensi

16 April 2025 Ketidakmampuan 1. Mengkaji persepsi klien tentang


16.30 WITA menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan
kesehatan yang terdapat di 2. Menganjurkan klien untuk ke
lingkungan setempat b.d puskesmas tiap bulan
kurangnya kepedulian 3. Menjelaskan kepada keluarga
keluarga dalam tentang fasilitas kesehatan yang ada
memanfaatkan fasilitas dan untuk pemeriksaan dan pengobatan
layanan yang disediakan

E. Evaluasi (Catatan Perkembangan Keluarga)


16 April 2025
17.00 WITA
Diagnosa Tanggal Jam Evaluasi Paraf
Ketidakmampuan 16 April 2025 17.00 WITA S:
keluarga dalam - Keluarga Tn. P mengatak
merawat anggota yang an kurang menjaga pola m
sakit b.d Kurang akan Tn.P
Sumber Pengetahuan - Tn.P mengatakan sedikit
(Penyakit hipertensi) mengetahui tentang
penyakit hipertensi
- Tn.P mengatakan sedikit
mengetahui tanda dan
gejala, penyebab dan apa
hal yang bisa dilakukan
ketika menderita
hipertensi
O:
- Tn.P masih bertanya-
tanya diet penyakit
hipertensi
- Tn.P sedikit mampu
menjelakan tentang
penyakit HT
TTV Tn.P
TD: 158 / 90 mmHg
N: 98 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ,5 ˚C
A:
Masalah teratasi sebagian
P:
Lanjutkan Intervensi 1 – 6
Ketidakmampuan 16 April 2025 17.00 WITA S:
menggunakan fasilitas - Tn. P mengatakan jarang
kesehatan yang menggunakan fasilitas
terdapat di lingkungan kesehatan yang ada seperti
setempat b.d melakukan pemeriksaan di
kurangnya kepedulian Posyandu dan Puskesmas
keluarga dalam terdekat.
memanfaatkan fasilitas - Tn.P mengatakan bila sakit
dan layanan yang hanya beristirahat sebentar
disediakan sampai klien merasa lebih
nyaman, jika sakit tidak
kunjung sembuh maka
Tn.P meminum obat yang
dibeli di warung atau
apotik terdekat
O:
Tn. P dan keluarga tampak
paham tentang pelayanan
kesehatan:
TTV Tn.P
TD: 158 / 90 mmHg
N: 98 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ,5 ˚C
A:
Masalah teratasi sebagian
P:
Lanjutkan Intervensi 1- 3

19 April 2025
14.45 WITA
Diagnosa Tanggal Jam Evaluasi Paraf
Ketidakmampuan 19 April 2025 14.45ITA S:
keluarga dalam - Tn.P mengatakan mengetahui tentang
merawat anggota yang
penyakit HT, tanda dan gejala, dan apa
sakit b.d Kurang
Sumber Pengetahuan hal yang bisa dilakukan ketika menderita
(Penyakit Kolesterol)
HT tapi masih kurang mengetahui diet
saat hipertensi

O:
- Tn.P mampu menjelakan tentang
penyakit hipertensi dan masih
menanyakan diet di saat hipertensi
TTV Tn.P
TD: 143 / 101 mmHg
N: 96 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ˚C
GDS : 142
Kolesterol : 138
Asam Urat : 9.6

A:
Masalah teratasi

P:
Lanjutkan Intervensi
1. Menjelaskan diet apa saja saat hipertensi
2. Mengkaji pengetahuan keluarga tentang
asam urat
3. Menjekaskan definisi, penyebab serta
tanda dan gelaja dari asam urat
4. Menjelaskan penatalaksanaan serta
mendemonstrasikan penatalaksanaan
asam urat
Ketidakmampuan 19 April 2025 14.45ITA S:
menggunakan fasilitas - Tn. P dan keluarga mengatakan akan
kesehatan yang menggunakan fasilitas kesehatan yang
terdapat di lingkungan ada seperti melakukan pemeriksaan di
setempat b.d Posyandu dan Puskesmas terdekat.
kurangnya kepedulian
keluarga dalam O:
memanfaatkan fasilitas - Tn.P dan keluarga tampak paham
dan layanan yang tentang pelayanan kesehatan
disediakan TTV :
TD: 143 / 101 mmHg
N: 96 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ˚C
GDS : 142
Kolesterol : 138
Asam Urat : 9.6

A:
Masalah teratasi

P:
Intervensi dihentikan

21 April 2025
16.00 WITA
Diagnosa Tanggal Jam Evaluasi Paraf
Ketidakmampuan 21 April 2025 16.0 ITA S:
keluarga dalam - Tn.P mengatakan
merawat anggota yang
mengetahui tentang diet di
sakit b.d Kurang
Sumber Pengetahuan saat hipertensi
(Penyakit Kolesterol)

O:
- Tn.P mampu
menyebutkan diet di saat
hipertensi
- Tn. P dapat menjelaskan
tentang definisi,
penyebab, tanda gejala,
penatalaksanaan serta
mendemonstrasikan
penatalaksanaan asam urat
TD: 169 / 109 mmHg
N: 92 x/m
R: 20 x/m
S: 36 ˚C

A:
Masalah teratasi

P:
Intervensi dihentikan
Banjarmasin, 23 April 2025

Ners Muda

(Amanda Cahaya Kencana, [Link])

Mengetahui,
Presptor Akademik Preseptor Klinik

(Hj. Ruslinawati, Ns., [Link]) (Hj. Marlina, [Link].,Ns)

Anda mungkin juga menyukai